Sorry, we're closed Opens today at 9:00 am

Bulan: Februari 2026

Respon Cepat Polsek Glagah dan BPBD Evakuasi Pohon Tumbang di Jalur Glagah-Licin, Arus Lalin Kembali Normal

BANYUWANGI || Jejak-indonesia.id – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Glagah pada Kamis (12/2/2026) siang mengakibatkan sebuah pohon jenis Sengon dengan diameter sekitar 50 cm tumbang di area Tikungan Cawan, Dusun Salakan, Desa Kenjo. Pohon tersebut roboh melintang di tengah jalan, sehingga sempat memutus arus lalu lintas yang menghubungkan wilayah Kecamatan Glagah dengan Kecamatan Licin.

Kejadian yang berlangsung sekira pukul 12.00 WIB ini dipicu oleh kondisi tanah yang labil di lereng tebing serta intensitas hujan yang tinggi. Menerima laporan dari masyarakat, personel Polsek Glagah di bawah pimpinan Kapolsek Glagah, AKP Edi Jaka Supa'at, S.H., langsung bergerak cepat menuju lokasi kejadian.

Setibanya di Tempat Kejadian Perkara (TKP), petugas kepolisian segera melakukan pengamanan dan pengaturan arus lalu lintas guna mencegah terjadinya kecelakaan. Langkah koordinasi pun langsung dilakukan dengan menghubungi Tim TRC BPBD Kabupaten Banyuwangi serta perangkat desa setempat.

Proses evakuasi dilakukan secara kolaboratif oleh satu unit Tim TRC BPBD, tiga personel Polsek Glagah, serta dibantu oleh perangkat Desa Kenjo. Dengan menggunakan alat pemotong kayu, petugas berjibaku menyingkirkan material pohon yang menutupi badan jalan.

Berkat respon cepat seluruh unsur di lapangan, pada pukul 13.00 WIB, proses pembersihan selesai dilakukan. Arus lalu lintas dari kedua arah pun dinyatakan kembali normal dan dapat dilalui kendaraan dengan aman.

Menanggapi kejadian tersebut, Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Dr. Rofiq Ripto Himawan, S.I.K., S.H., M.H., memberikan apresiasi atas kesiapsiagaan personel di lapangan sekaligus memberikan imbauan kepada masyarakat.

"Kami mengapresiasi kecepatan anggota Polsek Glagah bersama tim BPBD dan warga dalam menangani pohon tumbang ini. Respon cepat adalah kunci agar gangguan terhadap aktivitas publik, terutama akses jalan utama, bisa segera teratasi tanpa ada korban jiwa," ujar Kombes Pol Dr. Rofiq.

Beliau juga mengingatkan warga agar lebih waspada mengingat kondisi cuaca yang sedang tidak menentu di wilayah Banyuwangi.

"Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya para pengguna jalan yang melintasi jalur rawan longsor atau pohon tumbang seperti di wilayah Glagah dan Licin, agar ekstra hati-hati saat hujan deras disertai angin kencang. Segera laporkan kepada petugas terdekat jika menemui kendala di lapangan. Polresta Banyuwangi bersama instansi terkait akan selalu bersiaga 24 jam untuk memberikan pelayanan dan memastikan keselamatan masyarakat," pungkasnya. (***)

Habiburokhman: Jangan Biarkan “Penumpang Gelap” Tunggangi Reformasi Polri

JAKARTA || Jejak-indonesia.id – Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman, melontarkan peringatan keras terhadap pihak-pihak yang dinilainya menunggangi isu reformasi Polri demi kepentingan pribadi dan politik. Ia menyebut ada “penumpang gelap” yang memanfaatkan momentum evaluasi institusi kepolisian untuk membangun opini yang melemahkan negara.

Menurut Habiburokhman, kelompok tersebut kerap tampil seolah-olah menjadi motor percepatan reformasi Polri. Namun, di balik itu, ia menduga terdapat agenda tersembunyi, mulai dari dendam politik hingga upaya mencari panggung.

“Mereka mengklaim mendorong reformasi, tetapi narasi yang dibangun cenderung ekstrem, menyudutkan Polri tanpa data yang jelas, bahkan sulit diverifikasi. Ini berbahaya,” tegasnya.

Ia menyinggung ironi adanya mantan pejabat yang dahulu memiliki kewenangan menentukan arah kebijakan terkait Polri, tetapi tidak menunjukkan langkah signifikan saat masih berkuasa. Kini, kata dia, mereka justru paling lantang bersuara.

“Kalau memang punya komitmen kuat terhadap reformasi, mengapa saat memiliki kewenangan tidak melakukan pembenahan maksimal? Jangan sampai publik lupa pada rekam jejak,” sindirnya.

Habiburokhman menegaskan bahwa reformasi Polri bukan ruang bebas untuk membongkar bangunan konstitusional yang sudah diatur jelas dalam Pasal 30 UUD 1945 dan TAP MPR Nomor VII/MPR/2000. Dalam aturan tersebut, posisi Polri berada di bawah kendali Presiden dengan fungsi pengawasan oleh DPR.

Ia mengingatkan, dorongan reformasi yang keluar dari koridor konstitusi justru berpotensi menciptakan instabilitas dan memperlemah sistem ketatanegaraan.

“Kita akui, setiap institusi pasti ada oknum yang melanggar. Tapi jangan karena ulah oknum, seluruh institusi digiring seolah-olah rusak total. Itu framing yang tidak adil,” ujarnya.

Lebih jauh, ia menilai narasi yang terus-menerus membangun persepsi negatif tanpa dasar kuat dapat memengaruhi opini publik dan pada akhirnya berdampak pada stabilitas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

“Reformasi Polri harus dikawal bersama, bukan dijadikan alat politik. Jangan sampai agenda percepatan reformasi justru menjadi pintu masuk pelemahan institusi dan pemerintahan,” pungkasnya.***

Jelang Ramadhan, Ditreskrimsus Polda Sumut Sidak Pasar di Medan, Pastikan Stok dan Harga Bapokting Aman

MEDAN || Jejak-indonesia.id — Subdit I Indag Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sumatera Utara melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah pasar tradisional di Kota Medan dan sekitarnya, Jumat (13/2/2026) pagi hingga siang.

Kegiatan tersebut dilakukan sebagai langkah monitoring harga dan ketersediaan bahan pokok penting (bapokting) menjelang bulan suci Ramadhan.

Sidak dipimpin langsung oleh Direktur Reskrimsus Polda Sumut, Rahmat Budi Handoko, didampingi Kasubdit I Indag AKBP Budi Prasetyo, SH, SIK, MH, M.Han serta Kanit IV Kompol Juriadi, SH, MH.

Di Pasar Halat dan Pasar Sukaramai, pengecekan dipimpin Kompol Juriadi bersama perwakilan pengelola pasar. Tim menyambangi sejumlah pedagang beras, gula, minyak goreng, daging, bawang hingga cabai untuk memastikan distribusi berjalan lancar dan tidak terjadi praktik penimbunan maupun lonjakan harga yang merugikan masyarakat.

Dari hasil pemantauan di lapangan, petugas tidak menemukan adanya kelangkaan bapokting maupun kenaikan harga yang signifikan. Aktivitas jual beli di pasar terpantau normal dan daya beli masyarakat relatif stabil.

“Kita melakukan sidak pasar ini untuk memantau harga dan ketersediaan bapokting menjelang bulan suci Ramadan,” ujar Direktur Reskrimsus Polda Sumut, Kombes Pol Rahmat Budi Handoko, SIK, MH.

Ia menegaskan bahwa secara umum kondisi bapokting di pasar-pasar yang disidak masih dalam keadaan aman dan terkendali.

“Semuanya bapokting masih dalam harga jual yang normal,” terang Direktur Reskrimsus.

Polda Sumut memastikan pengawasan akan terus dilakukan secara berkala guna menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok, khususnya menghadapi peningkatan kebutuhan masyarakat menjelang Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri 2026.

Polres Magetan Raih Nilai Sempurna IKPA Bukti Pengelolaan Anggaran yang Profesional dan Akuntabel

MAGETAN || Jejak-indonesia.id – Polres Magetan Polda Jawa Timur (Jatim) kembali menorehkan prestasi membanggakan di bidang pengelolaan keuangan negara.

Pada Periode Semester II Tahun Anggaran 2025, Polres Magetan Polda Jatim berhasil meraih Sertifikat Penghargaan Nilai Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA) dengan nilai sempurna 100.

Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Kapolres Magetan, AKBP Raden Erik Bangun Prakasa, bertempat di Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Madiun, Jalan Salak, Kota Madiun, Rabu (11/2/2026) yang lalu.

IKPA merupakan indikator yang digunakan oleh Kementerian Keuangan Republik Indonesia untuk mengukur kinerja pelaksanaan anggaran pada kementerian dan lembaga.

Penilaian IKPA mencakup berbagai aspek, di antaranya efektivitas, efisiensi, ketertiban administrasi, akuntabilitas, serta kesesuaian dengan perencanaan anggaran.

Penghargaan IKPA ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kinerja Polres Magetan Polres Magetan Polda Jatim dalam pengelolaan dan pelaksanaan anggaran yang dinilai tertib administrasi, tepat waktu, serta akuntabel sepanjang Tahun Anggaran 2025.

Kapolres Magetan, AKBP Raden Erik Bangun Prakasa, menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya kepada seluruh personel atas capaian tersebut.

Ia mengatakan penghargaan ini merupakan hasil kerja keras dan komitmen seluruh jajaran Polres Magetan Polda Jatim dalam mengelola anggaran secara profesional, transparan, dan bertanggung jawab.

"Capaian nilai 100 ini tentu menjadi kebanggaan sekaligus motivasi bagi kami untuk terus mempertahankan bahkan meningkatkan kinerja ke depan,” ujar AKBP Raden Erik, Kamis (12/2/26).

Lebih lanjut, Kapolres Magetan menegaskan bahwa pengelolaan anggaran yang baik merupakan bagian penting dalam mendukung pelaksanaan tugas-tugas kepolisian di lapangan.

Ia juga menekankan pengelolaan keuangan negara harus dilakukan secara tertib dan patuh terhadap regulasi.

"Dengan tata kelola anggaran yang akuntabel dan tepat sasaran, kami dapat mendukung pelayanan kepada masyarakat secara optimal serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi Polri,” tambahnya.

Capaian ini menunjukkan komitmen Polres Magetan Polda Jatim dalam menjalankan pengelolaan keuangan negara secara tertib dan patuh terhadap ketentuan yang berlaku, sekaligus mencerminkan upaya berkelanjutan dalam meningkatkan kinerja institusi secara profesional dan bertanggung jawab.

Dengan raihan nilai sempurna IKPA Semester II Tahun 2025, Polres Magetan kembali membuktikan diri sebagai satuan kerja yang berintegritas dan berprestasi. (*)

Operasi Keselamatan Semeru Polres Lamongan Ajak Ojol Jadi Pelopor Tertib Lalin

LAMONGAN || Jejak-indonesia.id – Dalam upaya mempererat kemitraan dengan masyarakat sekaligus meningkatkan kesadaran tertib berlalu lintas, Satlantas Polres Lamongan Polda Jatim menggelar kegiatan Polantas Menyapa Warkop Ojol Kamtibmas, Rabu (11/02).

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Kanit Kamsel Satlantas Polres Lamongan Iptu Muji Agung Kurniawan, S.H., M.H., bersama anggota Satlantas Polres Lamongan dan perwakilan komunitas ojek online (ojol) di wilayah Lamongan.

Dalam suasana santai dan penuh keakraban, jajaran Satlantas Polres Lamongan berdiskusi ringan bersama para driver ojol terkait Kamseltibcar Lantas (Keamanan, Keselamatan, Ketertiban dan Kelancaran Lalu Lintas) dan situasi kamtibmas di wilayah Kabupaten Lamongan.

Para pengemudi ojol diajak untuk selalu mematuhi aturan lalu lintas, menggunakan perlengkapan keselamatan berkendara, serta menjadi pelopor keselamatan di jalan raya.

Selain itu, Satlantas Polres Lamongan Polda Jatim juga mensosialisasikan pelaksanaan Operasi Keselamatan Semeru 2026, dengan menekankan pentingnya disiplin berlalu lintas guna menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas.

Para ojol diimbau untuk melengkapi surat-surat kendaraan, menggunakan helm berstandar SNI, serta tidak menggunakan ponsel saat berkendara.

Dalam kesempatan tersebut turut disampaikan sosialisasi layanan darurat Call Center 110 serta layanan Lapor Lur Kapolres Lamongan sebagai sarana pengaduan cepat masyarakat.

Diharapkan para pengemudi ojol dapat memanfaatkan layanan tersebut apabila menemukan gangguan kamtibmas maupun kejadian darurat di lapangan.

Sebagai bentuk kepedulian dan dukungan kepada komunitas ojol, Satlantas Polres Lamongan Polda Jatim juga membagikan bantuan beras serta helm kepada para pengemudi yang hadir.

Ditempat terpisah Kasihumas Polres Lamongan Ipda M. Hamzaid, S.Pd menjelaskan bahwa kegiatan Polantas Menyapa ini merupakan wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat termasuk komunitas ojek online (Ojol).

"Ojol memiliki mobilitas tinggi dan peran penting dalam mendukung aktivitas masyarakat sehari-hari, oleh karenanya kami ajak komunitas ojol sebagai pelopor tertib lalu lintas," kata Ipda Hamzaid.

Dengan kegiatan ini diharapkan terjalin sinergitas yang semakin kuat antara Polantas dan komunitas ojol dalam menciptakan situasi lalu lintas yang aman, tertib, dan kondusif di wilayah hukum Polres Lamongan Polda Jatim. (*)

error: Content is protected !!