We're open Closes at 5:00 pm

Bulan: Februari 2026

Operasi Keselamatan Semeru 2026 Polres Jember Ramp Check dan Periksa Kesehatan Awak Bus

JEMBER || Jejak-indonesia.id - Operasi Keselamatan Semeru 2026 yang digelar serentak oleh jajaran Polda Jawa Timur memasuki hari ke - 6 pada Sabtu (7/2/26).

Pada Operasi Keselamatan Semeru ini, petugas fokus pada sosialisasi mengedepankan pendekatan humanis namun tegas melalui upaya preemtif, preventif, dan represif terlebih pada armada angkutan umum.

Hal itu seperti disampaikan oleh Kasatlantas Polres Jember, AKP Bernadus Bagas Simarmata usai menggelar ramp chek dan pemeriksaan kesehatan awak bus di Jember kemarin, Jumat (6/2/26).

AKP Bagas mengatakan kegiatan ramp check kali ini menyasar Bus angkutan umum reguler dan angkutan khusus Pariwisata terutama yang akan digunakan transportasi Harlah 1 Abad NU yang akan dilaksanakan di Kota Malang.

"Kami ingin memastikan angkutan umum dan pariwisata yang akan dipakai rombongan dalam rangka Harlah 1 Abad NU di Kota Malang ini laik jalan dan pengemudinya sehat serta bebas dari pengaruh narkoba maupun alkohol," ujar AKP Bagas.

Kasatlantas Polres Jember ini menerangkan, kegiatan ramp check dan pemeriksaan kesehatan para awak bus tersebut demi untuk keselamatan bersama.

" _Out put_ nya demi keselamatan bersama, baik pengemudi, penumpang dan pengguna jalan lainnya," tegas AKP Bagas.

Dalam kegiatan ramp check dan pemeriksaan kesehatan ini, Polres Jember Polda Jawa Timur (Jatim) menggandeng Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Jatim, Dinas Perhubungan dan Dinas Kesehatan Kabupaten Jember serta PT. Jasa Raharja. (*)

Kapolresta Malang Kota Pastikan Layanan Pengamanan Maksimal Mujahadah Kubro 1 Abad NU

MALANG || Jejak-indonesia.id – Wujud pelayanan dan pengamanan maksimal bagi masyarakat terus ditunjukkan Polresta Malang Kota Polda Jatim terutama pada pelaksanaan Mujahadah Kubro 1 Abad Nahdlatul Ulama (NU).

Pada H-1 kegiatan Mujahadah Kubro 1 Abad NU, Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Putu Kholis Aryana didampingi Kabag Ops Kompol Wiwin Rusli memimpin Tactical Floor Game (TFG) di Ballroom Sanika Satyawada, Jumat (06/02/2026).

TFG diikuti perwakilan seluruh unsur pengamanan dan pelayanan untuk menyukseskan Mujahadah Kubro yang digelar Sabtu–Minggu (7–8/02/2026) di Stadion Gajayana Malang, sekaligus mengantisipasi kehadiran tamu VVIP Presiden RI Prabowo Subianto.

Melalui simulasi seluruh unsur memetakan tugas, jalur, dan skema pengamanan agar kegiatan keagamaan berjalan aman, tertib, dan kondusif, seiring meningkatnya standar pengamanan VVIP.

Kapolresta Malang Kota, menegaskan, TFG merupakan jantung perencanaan pengamanan, untuk pelaksanaan mulai H -1 kegiatan Mujahadah Kubro 1 Abad NU yang akan dihadiri Presiden RI, Prabowo Subianto.

“TFG untuk menyamakan langkah seluruh unsur agar pengamanan Mujahadah Kubro 1 Abad NU benar-benar maksimal," kata Kombes Putu Kholis usai pimpin TFG, Jumat (6/2/26).

Kombes Putu Kholis menegaskan, setiap potensi gangguan harus diantisipasi secara preventif dan preemtif, mulai dari sterilisasi lokasi, pengaturan jamaah, hingga skenario darurat.

Sementara itu, Kabag Ops Polresta Malang Kota Kompol Wiwin Rusli memaparkan skema teknis pengamanan yang dibahas dalam TFG, mulai dari drop zone, alur masuk-keluar jamaah, hingga penempatan tenda pengamanan dan kesehatan.

“Pola pengamanan dibagi terbuka dan tertutup, dengan penempatan personel di pintu masuk, patroli area, dan sterilisasi lokasi sebelum kegiatan,”ujarnya.

Dalam pengamanan Mujahadah Kubro, Polresta Malang Kota Polda Jatim menyiapkan 8 pos penjagaan di titik strategis.

Tujuh pos berfungsi sebagai pos pengamanan, sementara satu pos pelayanan didirikan di pintu masuk Stadion Gajayana.

Pos tersebut berada di: depan Perpustakaan Kota Malang Jalan Ijen, Simpang Balapan, depan Kantor DPRD Kota Malang, Simpang Talun Jalan Kawi, pertigaan Jalan Bromo–Semeru, Pintu Timur Stadion Gajayana, dan depan MOG.

Diberitakan sebelumnya, bahwa pengamanan 1 Abad NU Polresta Malang Kota siagakan 4.081 personel gabungan, tidak hanya berorientasi pada Presiden, tetapi juga pada kenyamanan jamaah dan masyarakat umum. (*)

Penguatan Gakkum Lalin Berbasis Teknologi, Korlantas Polri Terbangkan ETLE Drone Patrol Presisi di Semarang

JAKARTA || Jejak-indonesia.id - Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri melaksanakan kegiatan Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) Drone Patrol Presisi sebagai bagian integral dari strategi penguatan penegakan hukum (Gakkum) lalu lintas (Lalin) berbasis teknologi di wilayah Kota Semarang.

Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka meningkatkan efektivitas pengawasan, menekan potensi pelanggaran, serta meminimalisir risiko kecelakaan lalu lintas pada kawasan dengan tingkat mobilitas masyarakat yang tinggi.

Pelaksanaan ETLE Drone Patrol Presisi difokuskan pada empat titik strategis, yaitu di depan Simpang Lima Semarang, depan Lawang Sewu, depan Akademi Kepolisian (Akpol), serta di depan Satlantas Ungaran.

Penentuan titik-titik tersebut didasarkan pada hasil analisa dan evaluasi secara komprehensif terhadap karakteristik lalu lintas, kepadatan arus kendaraan, serta potensi terjadinya pelanggaran yang berdampak pada keselamatan pengguna jalan.

Kepala Korps Lalu Lintas Polri Irjen Pol Agus Suryo Nugroho, S.H., M.Hum menegaskan bahwa penerapan ETLE berbasis drone merupakan langkah strategis Korlantas Polri dalam mengakselerasi transformasi penegakan hukum lalu lintas yang modern, objektif, dan berkeadilan.

"Pemanfaatan teknologi drone memungkinkan pelaksanaan pengawasan dilakukan secara luas, presisi, dan berkesinambungan tanpa mengganggu kelancaran arus lalu lintas di lapangan," ujarnya Jumat (6/2/26).

Sejalan dengan kebijakan tersebut, Direktur Penegakan Hukum (Dirgakkum) Korlantas Polri Brigjen Pol Faizal, S.I.K., M.H. menyampaikan bahwa fokus utama pengawasan ETLE Drone Patrol Presisi di Kota Semarang diarahkan pada pelanggaran melawan arah.

Menurutnya pelanggaran melawan arah berdasarkan hasil evaluasi lapangan masih kerap terjadi dan memiliki tingkat risiko kecelakaan lalu lintas yang tinggi.

"Pelanggaran ini berpotensi menimbulkan kecelakaan frontal dengan konsekuensi fatal, khususnya pada ruas jalan perkotaan yang padat dan dinamis," terang Brigjen Pol Faizal.

Dirgakkum Korlantas Polri menegaskan bahwa tindakan berkendara melawan arah merupakan bentuk pelanggaran serius terhadap tata tertib berlalu lintas dan keselamatan jalan.

Berdasarkan ketentuan Pasal 287 ayat (1) jo Pasal 106 ayat (4) huruf a Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, pelanggar dapat dikenakan sanksi pidana kurungan paling lama 2 (dua) bulan atau denda paling banyak Rp500.000 (lima ratus ribu rupiah).

Setiap pelanggaran yang terekam melalui ETLE Drone Patrol Presisi selanjutnya diproses melalui sistem ETLE nasional secara elektronik, tanpa adanya interaksi langsung antara petugas dan pelanggar di lapangan.

"Mekanisme ini mencerminkan pelaksanaan penegakan hukum yang transparan, akuntabel, serta menjunjung tinggi prinsip presisi dan profesionalitas," pungkas Brigjen Pol Faizal.

Pelaksanaan kegiatan ETLE Drone Patrol Presisi kali ini berada di bawah pengawasan dan pengendalian teknis Kasubdit Dakgar Ditgakkum Korlantas Polri, Kombes Pol Dwi Sumrahadi Rakhmanto, S.H., S.I.K., M.H.

Mantan Wadir Lantas Polda Banten itu memastikan kesiapan sumber daya manusia, optimalisasi pemanfaatan perangkat drone, serta keabsahan dan validitas data hasil perekaman pelanggaran.

Evaluasi dan pengendalian dilakukan secara berkelanjutan guna menjamin kualitas penindakan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Kombes Pol Dwi Sumrahadi menambahkan bahwa penindakan terhadap pelanggaran melawan arah tidak hanya bertujuan memberikan efek jera.

Kombes Pol Dwi Sumrahadi menyebut penindakan pelanggaran melawan arah juga merupakan bagian dari upaya pembinaan dan edukasi kepada masyarakat agar semakin disiplin dan patuh terhadap aturan lalu lintas.

"Pendekatan preemtif dan preventif tetap dikedepankan secara beriringan guna membangun kesadaran kolektif tentang pentingnya keselamatan berlalu lintas," ujar Kombes Dwi Sumrahadi.

Melalui pelaksanaan ETLE Drone Patrol Presisi di Kota Semarang, Korlantas Polri berharap dapat meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap peraturan lalu lintas, menurunkan angka kecelakaan, serta mewujudkan sistem lalu lintas yang aman, tertib, dan berkelanjutan sebagai bagian dari pelayanan prima Polri kepada masyarakat. (*)

Kapolda Kepri Terima Kunjungan Bea Cukai Batam Guna Perkuat Hadapi Ancaman Kejahatan Lintas Batas

BATAM || Jejak-indonesia.id – Kapolda Kepri Irjen Pol. Asep Safrudin, S.I.K., M.H., menerima kunjungan silaturahmi Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Batam beserta jajaran di Ruang Kerja Kapolda Kepri, Jumat (6/2/2026).

Kegiatan silaturahmi tersebut turut dihadiri Wakapolda Kepri Brigjen Pol. Dr. Anom Wibowo, S.I.K., M.Si., Dirreskrimsus Polda Kepri Kombes. Pol. Silvester M.M. Simamora, S.I.K., M.H., Dirpolairud Polda Kepri Kombes. Pol. Ade Mulyana, S.I.K., Dirresnarkoba Polda Kepri Kombes. Pol. Suyono, S.I.K., S.H., M.H., serta Kabidhumas Polda Kepri Kombes. Pol. Dr. Nona Pricillia Ohei, S.I.K., S.H., M.H., dari jajaran Bea dan Cukai hadir Kepala Bea Cukai Batam Agung Widodo, Kepala Bea Cukai Kepri Sodikin, Kabag Umum Bea Cukai Batam Eka Purnama, serta Kasi Intel Bea Cukai Batam Fastabiqul.

Dalam pertemuan tersebut, Kapolda Kepri menyampaikan apresiasi atas kunjungan Bea dan Cukai Batam serta menegaskan pentingnya penguatan komunikasi dan koordinasi lintas instansi, khususnya dalam menghadapi berbagai isu strategis di wilayah Kepulauan Riau yang memiliki karakteristik geografis perbatasan.

“Provinsi Kepulauan Riau memiliki kerawanan tersendiri terhadap berbagai bentuk kejahatan lintas batas. Oleh karena itu, sinergi yang solid dan koordinasi yang berkelanjutan antarinstansi merupakan kunci utama dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat,” ungkap Kapolda Kepri.

Kapolda Kepri Irjen Pol. Asep Safrudin, S.I.K., M.H., juga menyoroti sejumlah atensi bersama yang membutuhkan penanganan terpadu, di antaranya pengawasan barang impor, pengelolaan limbah termasuk limbah B3, tantangan peredaran narkotika, serta penyesuaian terhadap penerapan ketentuan hukum pidana yang baru. Seluruh isu tersebut dinilai memerlukan langkah strategis yang terkoordinasi dan berkesinambungan.

Sementara itu, Kepala Bea Cukai Kepri Bpk. Sodikin menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas sambutan hangat dari Kapolda Kepri beserta jajaran. Ia berharap sinergi yang telah terjalin antara Bea dan Cukai dan Polda Kepri dapat terus diperkuat guna mendukung efektivitas pengawasan dan penegakan hukum di wilayah Kepulauan Riau.

Pada kesempatan yang sama, Wakapolda Kepri menegaskan kesiapan Polda Kepri untuk terus menjadi mitra strategis Bea dan Cukai. Ia juga menekankan pentingnya kejelasan kewenangan antarinstansi agar setiap permasalahan di lapangan dapat ditangani secara cepat, tepat, dan profesional.

Kegiatan silaturahmi antara Polda Kepri dan Bea Cukai Batam berlangsung dalam suasana hangat, aman, dan kondusif, serta diharapkan semakin memperkuat kolaborasi dan soliditas antarinstansi dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kepulauan Riau.

*Polri Untuk Masyarakat*

Bidang Humas Polda Kepri

Kombes. Pol. Dr. Nona Pricillia Ohei, S.I.K., S.H., M.H.
Kabidhumas Polda Kepri

E-Mail: humaspoldakepri1@gmail.com
Telp/Fax: 0778-7760038
Twitter: @poldakeprihumas
Facebook: Humas Polda Kepri
Instagram: @humaspoldakepri

Gandeng Media Polres Pelabuhan Tanjungperak Ajak Warga Jadi Pelopor Tertib Lalu Lintas

TANJUNG PERAK || Jajak-indonesia.id  - Upaya menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) terus digencarkan Satlantas Polres Pelabuhan Tanjungperak Polda Jatim.

Tidak hanya melakukan penindakan di jalan raya, Polisi Lalu Lintas ini juga aktif melakukan pendekatan persuasif melalui media massa.

Kali ini, Kasat Lantas Polres Pelabuhan Tanjung Perak, AKP Imam Sayfudin Rodji, menyapa masyarakat dan berdialog interaktif melalui gelombang radio di Wijaya FM, Kamis sore (5/2/2026).

Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari sosialisasi Operasi Keselamatan Semeru 2026 yang digelar selama dua pekan dari 2 Pebruari 2026 hingga 15 Februari 2026.

Dalam siaran tersebut, AKP Imam didampingi KBO Satlantas mengajak para pendengar untuk tidak sekadar takut pada petugas, melainkan menjadikan tertib lalu lintas sebagai kebutuhan keselamatan diri sendiri.

"Kami mengimbau masyarakat, khususnya pendengar setia radio, untuk selalu tertib di jalan. Jadilah pelopor keselamatan berlalu lintas. Ingat, keluarga menanti di rumah," ujar AKP Imam.

Ia mengatakan, Operasi Keselamatan Semeru 2026 ini menjadi cipta kondisi vital sebelum memasuki agenda besar berikutnya, yakni Operasi Ketupat.

Tahun ini, Operasi Keselamatan Semeru mengusung tema spesifik: ‘Terwujudnya Kamseltibcarlantas yang Aman, Nyaman dan Selamat Menjelang Operasi Ketupat Semeru 2026’.

"Pendekatan yang kami ke depankan adalah preemtif dan preventif. Edukasi seperti lewat radio ini dinilai efektif menjangkau masyarakat luas," tambahnya.

Melalui sosialisasi via udara ini, diharapkan kesadaran warga Surabaya Utara dan sekitarnya semakin meningkat, sehingga angka kecelakaan dapat ditekan seminimal mungkin jelang musim mudik mendatang.(*)

error: Content is protected !!