We're open Closes at 5:00 pm

Bulan: Januari 2026

Satlantas Polresta Banyuwangi Pasang Spanduk Imbauan Ram Check Berkala, Tekankan Keselamatan Bersama

BANYUWANGI || Jejak-indonesia.id – Satuan Lalu Lintas Polresta Banyuwangi terus mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis dalam menjaga keselamatan pengguna jalan.

Kasat Lantas Polresta Banyuwangi AKP I Gusti Bagus Krisna Fuady, S.I.K., M.A.P., melalui Wakasat AKP Ridho Ronaldo Harap, S.Tr.K., M.H., disampaikan bahwa pemasangan spanduk imbauan rampcheck kendaraan dilakukan sebagai bagian dari Operasi Keselamatan Semeru 2026. Sabtu, (31/01/2026).

Pemasangan spanduk tersebut bertujuan mengajak para pengemudi, khususnya kendaraan angkutan umum dan angkutan barang, untuk melakukan pemeriksaan kendaraan secara berkala sebelum beroperasi di jalan raya. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran bersama akan pentingnya kondisi kendaraan yang layak jalan demi keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.

AKP Ridho menegaskan, kegiatan preventif ini bukan semata penindakan, melainkan bentuk kepedulian Polri terhadap keselamatan masyarakat. Dengan memastikan kendaraan dalam kondisi prima, potensi kecelakaan lalu lintas dapat ditekan sejak dini.

“Keselamatan di jalan adalah tanggung jawab bersama. Melalui imbauan ini, kami mengajak seluruh pengguna jalan untuk lebih peduli terhadap kondisi kendaraan yang digunakan,” ujar AKP Ridho.

Satlantas Polresta Banyuwangi berharap, melalui pemasangan spanduk dan edukasi berkelanjutan ini, masyarakat semakin sadar bahwa keselamatan berlalu lintas bukan hanya soal aturan, tetapi juga tentang melindungi nyawa dan menciptakan rasa aman di jalan raya.***

OPS Keselamatan Semeru 2026, Polresta Banyuwangi Imbau Masyarakat Tertib Berlalu Lintas dan Lengkapi Kendaraan

BANYUWANGI || Jejak-indonesia.id – Polresta Banyuwangi melalui Satuan Lalu Lintas (Satlantas) terus mengintensifkan imbauan kepada seluruh masyarakat agar selalu menaati aturan berlalu lintas, khususnya terkait kelengkapan surat-surat kendaraan roda dua maupun roda empat serta kelayakan dan kelengkapan bodi kendaraan. Imbauan ini disampaikan dalam rangka pelaksanaan Operasi (Ops) Keselamatan Semeru 2026 yang digelar secara serentak di wilayah hukum Polresta Banyuwangi mulai tanggal 02 Februari - 15 Februari 2026.

Kapolresta Banyuwangi melalui Kasat Lantas Polresta Banyuwangi, AKP I Gusti Bagus Krisna Fuady, S.I.K., M.A.P., menegaskan bahwa Ops Keselamatan Semeru 2026 bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas, sekaligus menekan angka kecelakaan di jalan raya. Kegiatan ini dilaksanakan bersama Wakasatlantas AKP Ridho Rinaldo Harahap, S.Tr.K., S.I.K., M.H., serta seluruh jajaran dan satuan unit lalu lintas Polresta Banyuwangi. Minggu (31/01/2026)

Menurut AKP I Gusti Bagus Krisna Fuady, keselamatan berlalu lintas bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat kepolisian, namun juga merupakan kewajiban seluruh pengguna jalan. Dengan mematuhi aturan dan melengkapi kendaraan sesuai ketentuan, risiko terjadinya kecelakaan dapat diminimalisir sejak dini.

"Melalui Ops Keselamatan Semeru 2026 ini, kami mengajak seluruh masyarakat Banyuwangi untuk lebih disiplin dan tertib berlalu lintas. Mulai dari kelengkapan surat-surat kendaraan, penggunaan perlengkapan keselamatan, hingga mematuhi rambu dan marka jalan,” ujarnya.

Selain memberikan imbauan, operasi ini juga diarahkan untuk menekan angka pelanggaran lalu lintas yang berpotensi menimbulkan kecelakaan, serta mengurangi fatalitas korban kecelakaan di jalan raya melalui peningkatan kualitas keselamatan berkendara.

Dalam pelaksanaannya, Satlantas Polresta Banyuwangi menetapkan sejumlah pelanggaran prioritas yang menjadi sasaran penindakan karena dinilai memiliki risiko tinggi terhadap keselamatan pengguna jalan. Pelanggaran tersebut meliputi pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan helm Standar Nasional Indonesia (SNI), pengemudi mobil yang tidak mengenakan sabuk pengaman, penggunaan telepon seluler saat berkendara, serta pengendara yang tidak membawa kelengkapan surat-surat kendaraan seperti SIM dan STNK.

Selain itu, sasaran operasi juga mencakup pengemudi di bawah umur, pelanggaran melawan arus lalu lintas, melebihi batas kecepatan, berkendara di bawah pengaruh alkohol, kendaraan dengan muatan berlebih atau berboncengan lebih dari satu orang, serta penggunaan knalpot yang tidak sesuai dengan spesifikasi teknis.

Meski demikian, Ops Keselamatan Semeru 2026 tetap mengedepankan pendekatan edukatif dan preventif, tanpa mengesampingkan tindakan represif berupa penilangan. Penindakan hukum akan difokuskan pada pelanggaran yang bersifat kasat mata dan berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan lainnya.

Polresta Banyuwangi berharap, melalui operasi ini, kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas semakin meningkat sehingga tercipta kondisi lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar di seluruh wilayah Banyuwangi. Dengan kerja sama antara kepolisian dan masyarakat, angka kecelakaan lalu lintas diharapkan dapat terus ditekan demi keselamatan bersama. (***)

Kabag Log Polres Simalungun Pimpin Apel Pagi dan Olahraga Bersama, Tekankan Disiplin dan Kesiagaan di Akhir Pekan

SIMALUNGUN || Jejak-indonesia.id – Kepala Bagian Logistik Polres Simalungun Kompol Pandapotan Butar Butar SH memimpin apel pagi dan olahraga bersama personel Polres Simalungun di Lapangan Apel Mako Polres Simalungun, Sabtu (31/1/2026). Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB ini menekankan pentingnya disiplin dan kesiagaan personel, terutama di akhir pekan saat pimpinan sedang ada kegiatan di luar kota.

Kabag Log Polres Simalungun Kompol Pandapotan Butar Butar SH menjelaskan, apel pagi di akhir pekan ini penting untuk memastikan seluruh personel tetap siaga dan tidak lengah meski hari libur.

"Kami melaksanakan apel pagi yang saya pimpin langsung di Lapangan Apel Mako Polres Simalungun, Jalan Jon Horailam Saragih No 110 Pematang Raya. Kegiatan dimulai pukul 08.00 WIB dengan dihadiri seluruh jajaran pimpinan dan personel Polres Simalungun," ujar Kompol Pandapotan saat dikonfirmasi, Sabtu (31/1/2026) sekitar pukul 11.10 WIB.

Apel pagi yang berlangsung dengan tata tertib lengkap ini diawali dengan laporan komandan pasukan, penghormatan pasukan, laporan komandan apel kepada pimpinan apel, doa apel pagi, arahan pimpinan apel, hingga penghormatan kepada pimpinan apel sebelum pasukan dibubarkan.

"Apel berjalan dengan tertib sesuai protokol. Semua tahapan dilaksanakan dengan baik mulai dari laporan komandan pasukan hingga doa bersama," ungkap Kompol Pandapotan.

Apel pagi dihadiri oleh jajaran pimpinan Polres Simalungun, termasuk Wakapolres Simalungun Kompol Imam Alriyuddin SH MH, seluruh Kasat, Kasie, Kasubbag, hingga para perwira, bintara, dan ASN Polres Simalungun.

"Kehadiran lengkap jajaran pimpinan menunjukkan komitmen kita bersama untuk menjaga kedisiplinan dan kesiagaan, meski ini hari Sabtu," jelas Kompol Pandapotan.

Dalam arahannya, Kompol Pandapotan mengawali dengan yel-yel Polres Simalungun "Salam Presisi" yang dilantunkan dengan penuh semangat oleh seluruh personel.

"Yel-yel Polres Simalungun, Salam Presisi! Ini menjadi semangat kita bersama dalam menjalankan tugas dengan profesional dan presisi," ucap Kompol Pandapotan dengan lantang.

Kompol Pandapotan juga mengajak seluruh personel untuk mengucapkan syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa atas kesehatan dan kesempatan yang diberikan.

"Yang terutama dan paling utama, ucapan salam dan syukur selalu kita haturkan kehadirat Tuhan Yang Maha Kuasa karena ridho-Nya lah kita diberi kesehatan, keselamatan, dan kesempatan dapat hadir berdiri sekarang ini," ucap Kompol Pandapotan dengan khidmat.

Salah satu arahan penting yang disampaikan adalah terkait kedisiplinan, terutama masalah keterlambatan yang masih terjadi di beberapa personel.

"Dari laporan para danton, masih ada personel yang terlambat. Padahal waktu apel sudah ditetapkan pukul 08.00 WIB dan dilaksanakan di Kantor Sat Lantas Jalan Asahan. Mari kita lebih disiplin lagi untuk kegiatan apel pagi dan untuk pelaksanaan tugas kita," tegas Kompol Pandapotan.

Mengingat hari ini adalah akhir pekan dari Sabtu sampai Minggu dan pimpinan sedang ada kegiatan di luar kota, Kompol Pandapotan menginstruksikan kepada seluruh personel untuk tetap siaga.

"Hari ini weekend Sabtu sampai Minggu dan pimpinan sedang ada kegiatan di luar kota. Kepada personel, jangan ada yang bepergian meninggalkan wilayah hukum Polres Simalungun. Kita harus tetap siaga," perintah Kompol Pandapotan.

Kompol Pandapotan juga mengingatkan tentang kewajiban pembuatan laporan indeks bagi personel yang ditunjuk.

"Untuk laporan indeks bagi personel yang ditunjuk, tolong disiapkan dan penuhi kewajibannya. Ini penting untuk administrasi dan evaluasi kinerja kita," ungkap Kompol Pandapotan.

Khusus untuk personel yang terlibat dalam siaga Mako, Kompol Pandapotan menginstruksikan untuk melaksanakan apel khusus pukul 09.00 WIB di halaman Mako Sat Lantas Polres Simalungun.

"Bagi personel Polres Simalungun yang terlibat siaga Mako, melaksanakan apel pukul 09.00 WIB di halaman Mako Sat Lantas Polres Simalungun. Pastikan kehadiran dan kesiapan kalian," perintah Kompol Pandapotan.

Setelah pelaksanaan apel selesai, kegiatan dilanjutkan dengan olahraga bersama berupa jalan santai mengelilingi kawasan Sat Lantas Polres Simalungun.

"Setelah apel, kita lanjut dengan olahraga bersama jalan santai mengelilingi Sat Lantas Polres Simalungun. Ini untuk menjaga kebugaran kita semua," ajak Kompol Pandapotan.

Salah seorang personel yang mengikuti apel pagi menyampaikan, arahan Kabag Log sangat jelas dan memotivasi untuk lebih disiplin.

"Arahan Bapak Kabag Log sangat jelas dan tegas. Kami jadi lebih termotivasi untuk disiplin dan tetap siaga meski hari libur," ucap salah seorang personel.

Wakapolres Simalungun Kompol Imam Alriyuddin SH MH yang juga hadir dalam apel pagi memberikan apresiasi atas kedisiplinan personel.

"Saya mengapresiasi kehadiran lengkap personel dalam apel pagi ini. Ini menunjukkan komitmen kita untuk tetap profesional dalam kondisi apapun," ucap Kompol Imam.

Kasat Lantas Polres Simalungun Iptu Devi Siringo-ringo SH S.Sos menambahkan, pelaksanaan apel di Sat Lantas merupakan strategi untuk lebih dekat dengan personel Sat Lantas.

"Dengan pelaksanaan apel di Sat Lantas, kami berharap koordinasi semakin baik dan personel Sat Lantas merasa lebih diperhatikan," ungkap Iptu Devi.

Kasidokkes Polres Simalungun dr. Siro Venesia Banjarnahor yang juga hadir mengingatkan pentingnya olahraga untuk menjaga kesehatan personel.

"Olahraga jalan santai setelah apel sangat baik untuk kesehatan. Saya mendukung kegiatan ini dan mengajak seluruh personel untuk rutin berolahraga," ucap dr. Siro.

Kegiatan apel pagi dan olahraga bersama ini berlangsung dengan lancar dan selesai dalam suasana yang penuh semangat dan kekeluargaan.

"Alhamdulillah, kegiatan berjalan lancar. Semua personel mengikuti dengan baik dari apel hingga olahraga bersama. Ini adalah wujud soliditas Polres Simalungun," tutup Kompol Pandapotan.

Apel pagi dan olahraga bersama ini menjadi bukti bahwa Polres Simalungun tetap menjaga kedisiplinan dan kesiagaan personel, bahkan di hari libur akhir pekan.

BNN dan WITT Jalin Sinergi Perangi Evolusi Narkoba dalam Rokok Elektrik

JAKARTA || Jejak-indonesia.id - Kepala BNN RI, Komjen Pol. Suyudi Ario Seto S.H., M.Si., menerima audiensi dari jajaran pengurus Wanita Indonesia Tanpa Tembakau (WITT) di Gedung BNN, Cawang, Jakarta Timur, pada Jumat (30/1). Pertemuan ini membahas kekhawatiran bersama terkait evolusi rokok elektrik yang kini kerap disalahgunakan sebagai media peredaran narkotika.

Dalam sambutannya, Kepala BNN RI memberikan apresiasi tinggi kepada WITT atas kepedulian mereka terhadap isu tembakau yang dinilai sangat beririsan dengan upaya pencegahan narkoba. Beliau mengungkapkan bahwa pada awal tahun 2026, BNN telah berhasil mengungkap laboratorium terselubung yang mengelola narkotika jenis baru untuk disusupkan ke dalam cairan rokok elektrik atau vape.

"Rokok sekarang sudah berevolusi. Isinya bukan lagi sembarangan, tapi mulai disusupi narkotika golongan dua seperti etomidate yang sangat membahayakan generasi muda Kita," ujar Kepala BNN RI di hadapan pengurus WITT.

Beliau juga menekankan pentingnya kampanye berkelanjutan melalui media sosial untuk melawan masifnya peredaran narkotika yang kini mencapai angka prevalensi 2,11% atau sekitar 4,11 juta penduduk Indonesia.

Sementara itu, Ibu Venna Melinda yang hadir sebagai perwakilan pengurus WITT menyatakan bahwa organisasi mereka berkomitmen untuk fokus pada edukasi dan literasi bagi perempuan dan anak muda. Ia mengakui bahwa tantangan ke depan semakin berat karena pengetahuan masyarakat yang masih minim mengenai zat-zat baru yang disamarkan dalam bentuk tembakau atau produk lainnya.

Audiensi ini dihadiri oleh Ketua Umum WITT, Ibu Dra. Zulfianti Noor, M.Si., beserta jajaran pengurus lainnya, termasuk Ibu Mirna Kurniati dan Ibu Nova Hasan. Turut mendampingi Kepala BNN RI adalah sejumlah pejabat utama, antara lain Deputi Pencegahan, Deputi Rehabilitasi, Plt. Deputi Pemberdayaan Masyarakat, serta Kepala Biro Humas dan Protokol.

Melalui pertemuan ini, BNN dan WITT sepakat untuk memperkuat sinergi dalam memberikan edukasi dini di sekolah-sekolah guna membentengi calon pemimpin bangsa dari ancaman narkotika dan zat adiktif lainnya.

BIRO HUMAS DAN PROTOKOL BNN

Merubah nasib dari anak jalanan menjadi Anak buah kapal ( ABK) ikan di pelabuhan Benoa bali

Jejak-indonesia.id || Dari jalanan menuju nelayan, kisah seorang ABK yang mencoba merubah hidupnya di bali dengan nelayan kapal ikan / longline.D engan proses yg panjang mengurus surat" Dan atmitrasi perlengkapan kapal, dengan tekat yang tajam sampailah dia ke Bali untuk merubah nasip".

Kepada awak media menjelaskan sebut saja firman yang dulu nya seorang anak jalanan/pengamen di sekitaran kota metropolitan, itu memang kisah saya mas, sambil meneteskan air matanya, " Terangnya.

Dengan tekat dan proses panjang ahirnya pria asal dari jakarta ahirnya, bisa menjadi nelayan disalah satu PT. Yang cukup populer di bali di bidang nelayan dan perikanan.

Lanjut dengan modal nekat tanpa bekal pengalaman iya pun terjun untuk merubah nasip dari jalanan menjadi nelayan pelabuhan Benoa bali.

Kira" 10- sampai 12 bulan beliau mengarungi lautan, untuk mencari ikan bersama kru ABK lain, suka duka canda dan tawa mengisi hari", selama bekerja menjadi ABK dikapal ikan.

Terkadang pikiran terbagi antara keluarga, dirumah yang ditinggalkan dan pekerjaan, cuaca buruk ombak ekstrim tidak merubah niatnya untuk mundur".

Tapi alhamdulilah di bawah naungan PT yang bertanggung jawab dan kapten kapal yang baik dan amanah saya betah mas " Imbuh nya".

Dengan perjalanan melaut sampai 10 bulan menjadi ABK di ka p al ikan pria asal jakarta ini terus semangat.

Satu modal pengalaman serta keberhasilan merubah nasip kini firman bisa merangkul", sahabat- sahabatnya yang mm masih dijalanan, untuk ikut menjadi nelayan, dengan harapan bisa bersama" Merubah nasip, yang tadinya anak jalanan menjadi anak buah kapal ikan.

Dengan harapan Cuaca ekstrim saat ini, Mudah-mudahan mudahan bisa segera kembali berubah nor mal, agar bisa mendapatkan hasil tangkapan yang lebih banyak, dan bisa membawa hasil uang yang cukup untuk bekal keluarga di rumah yang selama ini ditinggal di l aut.

 

(gusti).

error: Content is protected !!