We're open Closes at 5:00 pm

Bulan: Januari 2026

Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan: Tahun 2026, Saatnya Alam Riau Pulih Melalui Green Policing

PEKANBARU || jejakindonesia.id - Menyongsong tahun baru 2026, Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan membawa misi lingkungan dalam refleksi akhir tahunnya. Melalui semangat Green Policing, jenderal bintang dua ini berharap alam di Bumi Lancang Kuning dapat kembali pulih dan lestari.

"Di tahun 2026 ini, semoga alam diberi waktu untuk pulih," ujar Irjen Herry Heryawan dalam keterangan resminya, Kamis (1/1/2026).

Ia menekankan pentingnya peningkatan kesadaran masyarakat dalam menjaga ekosistem. Menurut Irjen Pol. Herry Heryawan, kelestarian bumi tidak bisa dicapai hanya dengan wacana, melainkan memerlukan langkah konkret dari setiap individu untuk menjaga harmonisasi alam.

"Semoga manusia diberi kesadaran untuk menjaga. Karena bumi tidak butuh janji, hanya butuh tindakan nyata," tegasnya.

Menutup lembaran tahun 2025, Kapolda juga menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh jajaran Forkopimda Riau. Ia menilai, stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di Provinsi Riau tetap terjaga berkat kolaborasi lintas sektoral yang solid.

"Saya sampaikan terima kasih dan apresiasi atas sinergi seluruh pihak dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta situasi kondusif di Bumi Lancang Kuning ini," tambahnya.

Mengawali langkah di tahun 2026, Irjen Pol. Herry Heryawan mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk memperkuat komitmen menjaga sesama dan lingkungan. Upaya ini dipandang krusial demi memastikan keberlangsungan hidup generasi mendatang.

"Melangkah ke 2026, komitmen bersama ini adalah ikhtiar kita dalam 'Melindungi Tuah dan Menjaga Marwah' demi masa depan yang aman, harmonis, dan berkelanjutan," pungkasnya.

Pimpin Upacara Kenaikan Pangkat 1036 Personel, Kapolda Sulteng: Ini Penghargaan atas Dedikasi dan Loyalitas

PALU || jejakindonesia.id – Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulawesi Tengah (Sulteng) Irjen Pol Dr. Endi Sutendi menghadiri sekaligus menjadi Inspektur Upacara (Irup) pada upacara laporan kenaikan pangkat personel Polri periode 1 Januari 2026 serta PNS Polri periode 1 Oktober dan 1 Desember 2025, Rabu 31/12/2025 pagi, di lapangan apel Polda Sulteng.

Upacara yang berlangsung khidmat itu dihadiri Wakapolda Sulteng Brigjen Pol Dr Helmi Kwarta Kusuma Putra Rauf, Karolog Polda Sulteng Kombes Pol Drs Slamet Riyadi, Karo Ops Kombes Pol Giuseppe Reinhard Gultom, para Pejabat Utama Polda Sulteng lainnya, Ibu Ketua dan Wakil Ketua Bhayangkari Daerah Sulteng beserta para pengurus Bhayangkari.

Dalam amanatnya, Kapolda Sulteng menegaskan bahwa kenaikan pangkat pada hakikatnya merupakan bentuk penghargaan yang diberikan oleh negara dan bangsa melalui institusi Polri atas prestasi, dedikasi, serta pengabdian personel dalam melaksanakan tugas.

“Kenaikan pangkat juga merupakan kehormatan dan kepercayaan dari pimpinan yang diberikan berdasarkan penilaian objektif terhadap loyalitas dan etos kerja dalam pembinaan karier personel, yang harus dapat dipertanggungjawabkan secara moral kepada masyarakat dan Tuhan Yang Maha Esa,” ujar Kapolda.

Kapolda mengingatkan agar kenaikan pangkat disyukuri dengan hati yang tulus sebagai anugerah, sekaligus dipahami sebagai tantangan yang menuntut peningkatan kedewasaan dalam berpikir, bersikap, dan bertindak sesuai tugas, tanggung jawab, serta wewenang yang diemban.

Menurutnya, semakin tinggi pangkat yang disandang, maka semakin besar pula tuntutan tanggung jawab dan beban kerja yang harus dipikul.

Oleh karena itu, Kapolda berharap kenaikan pangkat ini dapat menjadi motivasi dan sumber inspirasi bagi personel untuk meningkatkan semangat kerja, etos kerja, dedikasi, dan loyalitas dalam pelaksanaan tugas.

“Harapan saya, kenaikan pangkat ini semakin membulatkan tekad untuk mewujudkan Polri Presisi yang dicintai masyarakat, khususnya di jajaran Polda Sulawesi Tengah,” tambahnya.

Kapolda juga mengajak seluruh personel Polda Sulteng untuk terus meningkatkan kemampuan, kreativitas, inovasi, serta daya tangkap yang dinamis, dengan landasan pemikiran yang berorientasi pada pencapaian tugas pokok secara optimal dan sesuai dengan aturan yang berlaku di lingkungan Polri, sebagai cerminan nilai-nilai Bhayangkara, Tribrata, dan Catur Prasetya.

“Marilah kita bekerja dengan baik dan penuh rasa tanggung jawab, bekerja dengan tulus, ikhlas, cerdas, tuntas, dan berkualitas. Sekali lagi, saya selaku pimpinan dan seluruh keluarga besar Polda Sulawesi Tengah mengucapkan selamat kepada seluruh personel yang hari ini dinaikkan pangkatnya setingkat lebih tinggi, beserta keluarga yang turut hadir mendampingi dan menambah kebahagiaan dalam upacara ini,” tutup Kapolda.

Diketahui, total personel yang menerima kenaikan pangkat berjumlah 1.036 personel, terdiri dari 1.026 personel Polri dan 10 PNS Polri.

Untuk satuan kerja Polda sebanyak 363 personel dengan rincian 354 Polri dan 9 PNS, sedangkan di jajaran Polres sebanyak 673 personel yang terdiri dari 672 Polri dan 1 PNS.

109 Personel Naik Pangkat, Polresta Banyuwangi Gelar Upacara Kenaikan Pangkat dan Pelepasan Purna Bhakti

BANYUWANGI || jejakindonesia.id — Polresta Banyuwangi menggelar upacara kenaikan pangkat bagi personel Polri periode 1 Januari 2026 sekaligus pelepasan personel yang memasuki masa purna bhakti. Kegiatan berlangsung khidmat di halaman Mapolresta Banyuwangi, Rabu (31/12/2025).

Sebanyak 109 personel Polresta Banyuwangi dinyatakan memenuhi syarat dan layak menerima kenaikan pangkat setelah melalui penilaian menyeluruh terhadap kinerja, disiplin, serta dedikasi dalam pelaksanaan tugas kepolisian.

Upacara dipimpin langsung oleh Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Dr. Rama Samtama Putra, S.I.K., M.Si., M.H. Dalam amanatnya, Kapolresta menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh personel yang menerima kenaikan pangkat.

Kapolresta menegaskan bahwa kenaikan pangkat bukan merupakan hak yang diberikan secara otomatis, melainkan bentuk penghargaan institusi atas loyalitas, integritas, dan pengabdian yang telah ditunjukkan selama bertugas.

“Kenaikan pangkat ini hendaknya menjadi motivasi untuk meningkatkan etos kerja, profesionalisme, serta kualitas pelayanan kepada masyarakat. Pangkat adalah amanah yang harus dijaga dengan penuh tanggung jawab,” tegasnya.

Pada kesempatan yang sama, Polresta Banyuwangi juga melepas 9 personel yang memasuki masa purna bhakti. Pelepasan dilakukan melalui tradisi pedang pora sebagai bentuk penghormatan dan apresiasi institusi atas pengabdian para personel kepada Polri, bangsa, dan negara.

“Purna bhakti bukanlah akhir dari pengabdian, melainkan awal pengabdian dalam bentuk yang berbeda di tengah masyarakat. Jasa dan keteladanan para senior akan selalu menjadi bagian dari sejarah Polresta Banyuwangi,” ujar Kapolresta.

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan pemberian ucapan selamat dari pimpinan dan rekan sejawat. Sebagai wujud rasa syukur, acara ditutup dengan prosesi penyiraman air menggunakan mobil water cannon sebagai simbol semangat baru dan kesiapan mengemban tanggung jawab yang lebih besar.

Suasana hangat, penuh kebersamaan, dan rasa haru mewarnai seluruh rangkaian kegiatan, mencerminkan soliditas serta kekompakan keluarga besar Polresta Banyuwangi dalam mengabdi kepada masyarakat. (***)

FOBB Gelar Kopdar Akhir Tahun Bersama Kapolresta Banyuwangi, Kombes Rama Sampaikan Pesan Kamtibmas dan Pamit Tugas

BANYUWANGI || jejakindonesia.id – Forum Ojol Banyuwangi Bersatu (FOBB) menggelar Kopdar Akhir Tahun bersama Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol. Dr. Rama Samtama Putra, S.I.K., M.Si., M.H., di Basecamp Ojol Mendut, Selasa (30/12/2025). Acara berlangsung sederhana namun penuh kehangatan, ditandai dengan syukuran pemotongan tumpeng dan makan bersama para driver ojek online.

Kegiatan yang mengusung tema “Jalin Silaturahmi & Jogo Bareng Bumi Blambangan” itu dihadiri puluhan pengemudi ojol dari berbagai komunitas. Selain mempererat kebersamaan, acara ini menjadi momentum penyampaian pesan kamtibmas sekaligus perpisahan Kapolresta yang akan pindah tugas.

Koordinator FOBB, Yudha Okta Mahendra mengapresiasi kehadiran Kapolresta dan menegaskan bahwa komunitas ojol akan terus mendukung upaya menjaga kondusivitas wilayah.

“Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Kapolresta yang selama ini selalu membuka ruang komunikasi dengan komunitas ojol. Kopdar ini menjadi penguat silaturahmi sekaligus komitmen kami untuk terus ikut menjaga keamanan dan ketertiban di Banyuwangi,” ujarnya.

Mewakili Forum Ojol Banyuwangi Bersatu, Yudha Okta berharap sinergi antara driver ojol dan kepolisian tetap terjaga meskipun nantinya terjadi pergantian pimpinan.

“Siapapun Kapolresta yang menjabat nantinya, kami di FOBB siap bermitra, siap membantu memberikan informasi, dan siap menjadi bagian dari penjaga ketertiban lalu lintas,” tambahnya.

Sementara itu, Kombes Pol. Dr. Rama Samtama Putra dalam sambutannya menekankan pentingnya ketertiban lalu lintas bagi para pengemudi ojol yang sehari-hari beraktivitas di jalan raya.

“Salah satu indikator ketertiban lalu lintas itu bisa dilihat dari ketertiban rekan-rekan ojol. Memakai helm, memberikan helm pada penumpang, itu wujud disiplin. Mudah-mudahan dengan tertib, semuanya jadi selamat,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan, apresiasi kepada komunitas ojol Banyuwangi, yang dinilai berkontribusi menjaga kondusivitas daerah selama ia bertugas selama satu tahun tiga bulan.

“Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya. Dengan berbagai dinamika persoalan dan kegiatan masyarakat, alhamdulillah Banyuwangi tetap aman dan kondusif,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Kapolresta Banyuwangi juga meminta maaf apabila selama masa tugasnya terdapat kekurangan pelayanan dari dirinya maupun jajarannya.

“Sebagai manusia biasa, tak luput dari khilaf dan salah. Jika ada perilaku saya pribadi, keluarga, atau anggota yang kurang berkenan, saya minta maaf. Dan sebaliknya, saya tidak menganggap panjenengan semua punya salah, kalaupun ada pasti saya maafkan,” ucapnya.

Menjelang serah terima jabatan, pada Jumat (02/01/2026) di Polda Papua, Kombes Pol. Rama memohon doa restu agar diberikan kelancaran dan kesuksesan di tempat tugas yang baru.

“Saya mohon doa restu. Mudah-mudahan di tempat tugas yang baru diberikan kesehatan dan kelancaran. Tadi juga sudah didoakan, mudah-mudahan dapat bintang,” tuturnya disambut doa dan dukungan para driver.

Acara ditutup dengan sesi ramah tamah dan foto bersama, sekaligus menjadi momen perpisahan Kapolresta dengan komunitas ojol sebagai bagian dari detik-detik terakhir masa pengabdiannya di Banyuwangi. (***)

Kapolresta Banyuwangi Tegaskan Kesiapan Pengamanan Malam Tahun Baru 2026

BANYUWANGI || jejakindonesia.id — Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol. Dr. Rama Santama Putra,S I.K., M.Si., M.H., memimpin apel kesiapan Pengamanan Malam Tahun Baru 2026 di halaman Polresta Banyuwangi, Rabu (31/12/2025) dengan dikuti oleh Wakapolresta AKBP Teguh Priyo Wasono,S.I.K., Pejabat Utama Polresta Banyuwangi, TNI, Dinas Perhubungan, SatPol PP, Anggota Polresta Banyuwangi, Senkom dan Stage Holder Terkait Lainnya.

Dalam Arahannya Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol. Dr. Rama Samtama Putra,S.I.K., M.Si., M.H., menegaskan kesiapan jajaran Polresta Banyuwangi dalam mengamankan perayaan malam pergantian Tahun Baru 2026.Penegasan tersebut disampaikan saat apel kesiapan pengamanan sebagai langkah akhir pengecekan personel dan sarana prasarana pendukung pengamanan.

Kapolresta Banyuwangi menyampaikan bahwa pengamanan malam Tahun Baru merupakan bentuk nyata kehadiran negara dalam memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat. Seluruh personel disiagakan dan ditempatkan pada titik-titik strategis, khususnya di pusat keramaian dan aktivitas masyarakat seperti alun-alun, kawasan wisata, jalur utama, serta lokasi perayaan pergantian tahun.

“Pengamanan malam Tahun Baru ini adalah komitmen kami untuk menjamin keamanan masyarakat. Polri bersama TNI dan instansi terkait siap memberikan perlindungan maksimal kepada seluruh warga,” tegas Kapolresta Banyuwangi.

Dalam arahannya, Kapolresta Banyuwangi menekankan kepada seluruh personel agar mengedepankan sikap humanis, profesional, dan tidak arogan dalam pelaksanaan tugas. Personel diminta tetap waspada, menjaga etika pelayanan, serta menjalin komunikasi yang baik dengan masyarakat.

“Kehadiran anggota di lapangan bukan untuk menakuti, tetapi memberikan rasa aman. Pengamanan ini merupakan operasi kemanusiaan sekaligus bentuk pengabdian kepada masyarakat,” imbuhnya.

Guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat, Polresta Banyuwangi telah menyiapkan langkah-langkah antisipatif sejak beberapa hari menjelang malam pergantian tahun. Personel juga disiagakan dan siap digerakkan sewaktu-waktu sesuai dengan dinamika situasi di lapangan.

Kapolresta Banyuwangi berharap perayaan malam Tahun Baru 2026 di wilayah Banyuwangi dapat berlangsung aman, tertib, dan kondusif, sehingga masyarakat dapat merayakan pergantian tahun dengan penuh suka cita dan kenyamanan. (***)

error: Content is protected !!