We're open Closes at 5:00 pm

Tahun: 2025

Satgas TMMD Ke-125 Kodim 0825/Banyuwangi Gelar Istighosah Bersama Warga di Dusun Silirsari

Banyuwangi,Jejak-indonesia.id |  Dalam suasana yang penuh kekhusyukan dan kebersamaan, Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-125 TA. 2025 Kodim 0825/Banyuwangi menggelar kegiatan istighosah bersama warga masyarakat. Acara yang berlangsung pada malam hari tersebut dilaksanakan di rumah Bapak Jumakun, warga Dusun Silirsari, Desa Kesilir, Kecamatan Siliragung, Sabtu malam (02/08/2025).

Kegiatan istighosah ini menjadi salah satu bentuk pendekatan spiritual yang dilakukan oleh Satgas TMMD untuk memohon kelancaran dan keberkahan atas seluruh rangkaian program yang tengah dijalankan, sekaligus mempererat hubungan emosional antara TNI dan masyarakat setempat.

Puluhan anggota Satgas TMMD dan warga dari berbagai kalangan hadir dan duduk bersama dalam suasana akrab dan penuh kehangatan. Lantunan doa dan dzikir menggema di ruangan sederhana namun sarat makna, mencerminkan semangat gotong royong dan kebersamaan yang menjadi roh dari program TMMD.

Komandan SSK TMMD Ke-125 Kodim 0825/Banyuwangi dalam keterangannya menyampaikan bahwa istighosah ini bukan hanya sebagai kegiatan religius, tetapi juga wujud syukur dan permohonan kepada Tuhan agar seluruh proses TMMD dapat berjalan aman, lancar, serta membawa manfaat nyata bagi masyarakat.

“Kami ingin kehadiran Satgas TMMD bukan hanya terasa secara fisik melalui pembangunan, tapi juga memberi sentuhan spiritual dan sosial. Doa bersama ini menjadi bagian dari penguatan batin untuk kita semua,” ujarnya.

Sementara itu, tokoh masyarakat setempat mengapresiasi kegiatan ini. Ia menyampaikan rasa terima kasih atas kedekatan yang ditunjukkan oleh anggota TNI. “Kami merasa sangat dihargai dan diperhatikan. TNI bukan hanya membangun infrastruktur, tapi juga membangun jiwa dan kebersamaan,” tuturnya.

Istighosah ini diakhiri dengan makan bersama antara Satgas TMMD dan warga sebagai simbol persaudaraan dan persatuan. Suasana hangat dan kekeluargaan begitu terasa, menandai bahwa TMMD tidak hanya membangun desa, tapi juga membangun harapan dan keharmonisan. (red)

Jumat Berkah Marnit Labuan Bajo: Kapolda NTT Salurkan Tali Asih kepada Nelayan Pesisir

Labuan Bajo, Jejak-indonesia.id | Wujud kepedulian Polri terhadap masyarakat pesisir kembali ditunjukkan melalui kegiatan “Jumat Berkah” yang digelar Markas Unit Polisi Perairan (Marnit) Labuan Bajo. Kegiatan yang berlangsung pada Jumat (1/8) pukul 11.00 WITA ini diisi dengan penyerahan tali asih dari Kapolda Nusa Tenggara Timur, Irjen Pol Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si., yang disampaikan secara langsung oleh Dirpolairud Polda NTT, Kombes Pol Irwan Deffi Nasution, S.I.K., M.H., kepada para nelayan di perairan Labuan Bajo.

Dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan, personel Marnit Labuan Bajo mendistribusikan bantuan berupa paket sembako, bendera Merah Putih, dan jaket pelampung (life jacket) kepada para nelayan yang tengah melaut. Selain bantuan fisik, para personel juga memberikan imbauan keselamatan agar para nelayan senantiasa mengutamakan keselamatan diri dalam menjalankan aktivitas di laut.

Kegiatan ini melibatkan beberapa unsur satuan perairan, seperti kru KP. P. Padar 3018, KPC. 2007, dan KP. 2006, serta didukung alat utama (alut) berupa Kapal Patroli Cepat KPC-2007 dan Rigid Inflatable Boat (RIB) Intercept 03.

Kapolda NTT Irjen Pol Rudi Darmoko melalui Kabid Humas Polda NTT, Kombes Pol Henry Novika Chandra, S.I.K., M.H., menyampaikan apresiasi kepada jajaran Ditpolairud atas dedikasi dan kepedulian nyata terhadap masyarakat pesisir.

“Kegiatan Jumat Berkah ini adalah bentuk nyata kehadiran Polri, khususnya Ditpolairud, di tengah masyarakat pesisir. Tali asih yang diberikan diharapkan dapat meringankan beban para nelayan sekaligus menjadi pengingat pentingnya menjaga keselamatan saat melaut. Polri berkomitmen untuk terus hadir melalui aksi-aksi kemanusiaan seperti ini,” ujar Kombes Pol Henry, Minggu (3/8).

Dengan mengedepankan semangat sinergi dan pendekatan humanis, kegiatan Jumat Berkah berjalan dengan lancar dan aman. Kehadiran Polairud di tengah-tengah nelayan diharapkan dapat mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat, sekaligus menjadi wujud komitmen dalam menjaga keselamatan serta meningkatkan kesejahteraan warga pesisir. (red)

Maksimalkan Edu – Lead, SPN Polda Jatim Bentuk 247 Calon Bintara Polri yang Berdedikasi dan Berkarakter

MOJOKERTO || jejakindonesia.id - Lapangan Catur Prasetya Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Jawa Timur di Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto, pada Minggu (3/8) pagi dipenuhi suasana edukatif yang berbeda.

Para pengasuh siswa Pendidikan Pembentukan Bintara (Diktukba) Polri T.A. 2025 menggelar kegiatan pengasuhan yang berfokus pada detail-detail esensial, sebagai implementasi dari program inovasi terbaru, "Edu-Lead" (Education and Leadership).

Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya yang cenderung konvensional, kali ini para pengasuh terlihat sabar dan telaten membimbing para siswa secara personal.

Mereka mendekat, menjelaskan, dan mempraktikkan cara memasang drahriem dan ransel dengan rapi, baik, dan benar.

Setiap pengasuh secara rinci mengajarkan mulai dari pengaturan drahriem yang presisi hingga cara pemasangan tas ransel yang efektif.

Pendekatan ini bertujuan untuk menanamkan pentingnya kerapian dan ketelitian sejak dini, yang merupakan bagian tak terpisahkan dari karakter seorang anggota Polri.

Kepala SPN Polda Jatim, Kombes Pol Agus Wibowo, S.I.K., menjelaskan bahwa program Edu-Lead dirancang untuk mencetak calon Bintara yang tidak hanya tangguh secara fisik, tetapi juga berdedikasi dan memiliki karakter kepemimpinan yang kuat.

Kombes Pol Agus Wibowo, S.I.K juga mengatakan, kerapian dalam menggunakan drahrim dan ransel bukan sekadar aturan, melainkan cerminan dari kedisiplinan dan tanggung jawab.

"Ini adalah pelajaran mendasar yang harus dipahami oleh setiap peserta didik selama tujuh bulan masa pendidikan," kata Kombes Pol Agus Wibowo, Minggu (3/8).

Lebih lanjut, Kombespol Agus Wibowo menekankan bahwa Edu-Lead merupakan komitmen SPN Polda Jatim dalam menciptakan generasi Polri yang unggul dan profesional.

"Kami ingin para lulusan SPN tidak hanya memiliki kemampuan teknis, tetapi juga menjadi pribadi yang peduli pada detail dan siap menjadi pelayan, pelindung pengayom di tengah masyarakat," tambah Kombes Pol Agus Wibowo, Minggu (3/8).

Masih menurut Kombes Pol Agus Wibowo, setiap kegiatan pengasuhan, sekecil apa pun, adalah bagian dari proses pembentukan karakter tersebut.

Respons Cepat Polres Gresik, Enam Remaja Balap Liar Diamankan Sat Samapta di Jalan Raya Bungah

GRESIK || jejakindonesia.id - Satuan Samapta Polres Gresik Polda Jatim bergerak cepat menindak aksi balap liar yang meresahkan masyarakat. Melalui Unit Raimas Kalam Munyeng, Enam remaja berhasil diamankan saat tengah melakukan balap liar di Jalan Bungah, pada Minggu dini hari (3/8/2025).

Kegiatan ini merupakan bagian dari Patroli Perintis Presisi yang rutin digelar sebagai bentuk tindakan preventif dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) serta mengantisipasi aksi kriminalitas 3C (curas, curat, curanmor) dan balap liar.

Patroli dimulai sejak Sabtu malam (2/8), tepatnya pukul 23.30 WIB. Personel menyisir sejumlah titik rawan di wilayah hukum Polres Gresik.

Pada pukul 23.53 WIB, tim patroli memastikan situasi kondusif di kawasan JIIPE.

Sekitar pukul 01.05 WIB, petugas bergerak ke Jalan Betoyo, Manyar, lokasi yang sering dijadikan ajang balap liar.

Namun, puncak kegiatan terjadi pukul 02.22 WIB saat petugas mendapati sekelompok remaja tengah melakukan aksi balapan liar di Jalan Bungah.

Langsung saja, tim melakukan penindakan. Enam remaja beserta kendaraan mereka berhasil diamankan.

Identitas enam remaja yang diamankan adalah R (13), warga Sidayu Gresik; A (14), warga Sidayu Gresik; R (16), warga Kemangi, Bungah Gresik; A (16), warga Kemangi, Bungah Gresik; F (15), warga Betoyo, Manyar Gresik; A (16), warga Betoyo, Manyar Gresik.

Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu melalui Kasat Samapta Polres Gresik, AKP Heri Nugroho menegaskan bahwa patroli ini adalah wujud nyata komitmen Polres Gresik dalam menjaga kamtibmas.

“Kami tidak akan memberi ruang bagi aksi-aksi yang mengganggu ketertiban umum, termasuk balap liar yang membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya,” tegas AKP Heri.

AKP Heri juga menyampaikan bahwa keenam remaja tersebut tidak hanya diamankan, tetapi juga akan diberikan pembinaan.

“Mereka akan didata dan diberi edukasi, serta orang tua masing-masing dipanggil untuk diberikan pemahaman mengenai bahaya dan dampak hukum dari balap liar,” tambahnya.

Polres Gresik juga mengimbau masyarakat untuk aktif berperan menjaga keamanan lingkungan.

Jika menemukan aktivitas mencurigakan, masyarakat bisa segera melapor ke kantor kepolisian terdekat atau melalui hotline layanan aduan “Lapor Kapolres Cak Roma” di nomor 0811 - 8800 - 2006.

Upaya Polres Pasuruan Wujudkan Masyarakat Sadar Hukum, Kenalkan Paralegal Justice

[video width="1078" height="648" mp4="https://jejak-indonesia.id/wp-content/uploads/2025/08/V9Crop_134328.mp4" preload="auto"][/video]

PASURUAN || jejakindonesia.id - Polres Pasuruan Polda Jatim melalui Seksi Hukum menggelar penyuluhan bertema Paralegal Justice ke desa dan kelurahan.

Kapolres Pasuruan AKBP Jazuli Dani Iriawan mengatakan, penyuluhan ini bertujuan untuk membekali masyarakat dengan pemahaman tentang hak dan tanggung jawab hukum mereka.

"Kegiatan ini sebagai upaya meningkatkan kesadaran hukum di tingkat desa dan kelurahan," kata AKBP Dani, Sabtu (2/8).

Konsep Paralegal Justice sendiri kata AKBP Dani, menekankan peran kepala desa atau lurah sebagai mediator damai sekaligus penggerak kesadaran hukum di lingkup masyarakat.

"Paralegal bukanlah pengacara atau advokat, melainkan warga yang memahami hukum dan mampu menjadi ujung tombak deteksi serta pencegahan konflik sosial berbasis masyarakat,"jelas AKBP Dani.

Melalui kegiatan ini, AKBP Dani berharap dapat terbentuk kelompok masyarakat sadar hukum yang dapat berkontribusi dalam menciptakan lingkungan yang adil, aman, dan harmonis.

Kapolres Pasuruan juga menambahkan, kegiatan serupa akan dimaksimalkan dengan road show ke setiap wilayah hukum Polres Pasuruan Polda Jatim.

Seperti pekan lalu, penyuluhan dilaksanakan di Kelurahan Bendomungal, Kecamatan Bangil, diikuti sekitar 60 peserta.

Kegiatan dibuka Camat Bangil dan dihadiri oleh Kasi Hukum dan Kasubsi Luhkum Polres Pasuruan Polda Jatim.

Peserta terdiri dari Muspika Kecamatan Bangil, perangkat Kelurahan Bendomunga, termasuk Lurah, RT/RW), tokoh agama (toga), tokoh masyarakat (tomas) dan tokoh pemuda (toda). Hadir kelompok masyarakat seperti ibu-ibu PKK dan kader kesehatan.

error: Content is protected !!