Sorry, we're closed Opens today at 9:00 am

Tahun: 2025

HUT Ke 53 dan Sekaligus Menyambut Hari Kemerdekaan RI ke-80 Petrokimia Gresik Gelar Jalan Sehat

Gresik, Jejak - Indonesia.id |  Ribuan warga memadati area Gunungsari dan Babat untuk mengikuti jalan sehat yang digelar Petrokimia Gresik dalam rangka HUT ke-53 perusahaan sekaligus menyambut Hari Kemerdekaan RI ke-80.

Acara dibuka oleh Direktur Keuangan dan Umum Petrokimia Gresik, Adityo Wibowo, yang menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk apresiasi perusahaan terhadap masyarakat sekitar instalasi pengolahan air. “Kami melihat inilah kesempatan untuk menjalin kebersamaan sambil memperhatikan kesehatan warga,” ujarnya.

Selain jalan sehat, sorotan utama acara adalah program lingkungan yang dijalankan bersama Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Timur. Pj. Kepala DLH Jatim, Dr. Nurkholis, S.Sos., M.Si., M.Han., CIPA, CIHCM, turut hadir dalam penanaman bibit pohon di area pengolahan air Gunungsari dan penyerahan ribuan bibit untuk penghijauan Daerah Aliran Sungai (DAS) Brantas .

Menurut Nurkholis, “Penghijauan DAS Brantas adalah investasi lingkungan jangka panjang. Partisipasi korporasi seperti Petrokimia Gresik membuktikan bahwa pembangunan ekonomi dan pelestarian alam bisa berjalan berdampingan".

Petrokimia Gresik juga mendukung konservasi di Taman Keanekaragaman Hayati, Desa Wedani, dengan fokus pada flora langka seperti Sawo Kecil, Kesambi, Kepel, Ki Sampang, dan Bunga Kantil. Program ini diharapkan menjadi pusat edukasi dan pelestarian keanekaragaman hayati bagi generasi muda.

Adityo menambahkan, “Setiap langkah kita, termasuk perayaan ulang tahun, harus meninggalkan dampak positif bagi lingkungan. Semakin hijau bumi kita, semakin terjaga masa depan".

Acara ditutup dengan senang hati dan kebersamaan: jalan sehat, senam pagi, pemeriksaan kesehatan gratis, hingga pengundian doorprize dan grand prize menarik, menjadikan perayaan kemerdekaan tak hanya meriah, tapi juga bermakna untuk masa depan lingkungan.
(Redho)

Saat Lagu Daerah Dibawakan dengan Aransemen Berkelas di Jazz Gunung Ijen Banyuwangi

Banyuwangi, Jejak - Indonesia.id |  Jazz Gunung Ijen 2025, konser musik yang memadukan musik jazz berbalut keindahan alam Gunung Ijen, menyuguhkan penampilan berkelas bagi pecinta musik, di Taman Gandrung Terakota, Banyuwangi, Sabtu (9/8/2025) malam.

Di Series Ketiga Jazz Gunung itu, penyanyi Banyuwangi, Suliyana, membawakan lagu-lagu daerah yang familiar di telinga publik, dengan aransemen jazz bersama 13 personel Glam Orchestra.

Lagu-lagu daerah berbahasa Jawa seperti Cundamani, Kanggo Riko, Layang Sworo, dan lainnya dibawakan dengan nuansa jazz berkelas, mampu membius para penonton yang membuat mereka tak beranjak dari tempatnya meski malam itu diguyur gerimis.

"Suliyana mampu menyulap lagu-lagu daerah itu berkelas dunia. Jadi terasa mewah mendengarnya,” ungkap salah satu pengunjung, Aditya Purnama.

Founder Jazz Gunung, Sigit Pramono, mengatakan apa yang dilakukan Suliyana dan Glam Orchestra, sebagai upaya melahirkan cita rasa musik yang mendunia.

“Jazz terbukti mamu menjadi medium untuk merebranding sesuatu menjadi lebih berkelas,” terangnya.

Acara yang bertajuk BRI Jazz Gunung Series 3 Ijen ini, merupakan rangkaian pagelaran musik jazz, yang dua series sebelumnya diselenggarakan di Gunung Bromo. Beberapa gunung lain di Indonesia juga bakal dihelat series tersebut. “Kita juga bakal menggelarnya di Gunung Golo Mori di Labuan Bajo,” sebut penghobi fotografi itu.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani yang turut menyaksikan Jazz Gunung Ijen, mengapresiasi pagelaran yang telah berlangsung secara konsisten sejak 2013 itu. Menurutnya, hal tersebut memperkaya segmentasi pariwisata di Bumi Blambangan.

“Ini merupakan bagian dari Banyuwangi Festival yang rutin diselenggarakan. Kami menghadirkan perhelatan seni, dari yang bersifat etnik hingga modern. Dari yang kolosal hingga yang segmented,” ungkap Ipuk.

"Kami juga mengapresiasi penyelanggara Jazz Gunung, yang menggandeng musisi lokal Banyuwangi, dan bisa membuktikan musik daerah bisa dipadu apik dengan balutan jazz," tambah Ipuk.

Jazz Gunung Series 3 Ijen 2025 mengangkat konsep “jazz n beyond” mengusung konsep pemberdayaan ekonomi. Gerai-gerai UMKM lokal menjadi sajian utama di lokasi acara.

Para pengunjung dapat berbelanja dari warung-warung yang dikurasi dari sekitar Taman Gandrung Terakota. “Festival tak sekadar festival. Tapi, harus mengusung upaya pemberdayaan ekonomi lokal,” tambah Ipuk.

Selain Suliyana, di konser ini juga menghadirkan grup musik lokal, Jazz Patrol Kawitan, Temenggungan. Berbagi panggung dengan para musisi jazz kenamaan lainnya. Seperti The Aartsen ft. Adam Zagorski, Irsa Destiwi Trio, Dua Empat, Kevin Yosua Trio ft. Fabien Mary, hingga Surabaya Pahlawan Jazz.

Tak hanya itu, pada event jazz gunung tahun ini juga menggandeng ISI Yogyakarta yang menampilkan pameran seni visual bertajuk "Fora Fauna", dan pameran batik bertemakan "Beta Jamur". (red)

Polresta Sidoarjo Gelar Gerakan Pangan Murah Serentak di 18 Kecamatan

Sidoarjo, Jejak - Indonesia.id |  Polresta Sidoarjo Polda Jatim bersama stake holder terkait,melaksanakan Gerakan Pangan Murah (GPM) menyeluruh di wilayah Kabupaten Sidoarjo.

Kapolresta Sidoarjo Kombes. Pol. Christian Tobing menyampaikan, bahwa Gerakan Pangan Murah yang dilakukan merupakan sebagai wujud kehadiran Polri untuk Masyarakat.

Gerakan pasar murah ini sudah dimulai pada hari Jumat (8/8) yang lalu dengan melibatkan seluruh Polsek yang ada di jajaran Polresta Sidoarjo Polda Jatim.

"Kami hadir untuk masyarakat bukan hanya untuk Kamtibmas dan penegakan hukum namun juga dalam menjaga stabilitas harga bahan pokok dan ketersediaan pangan, khususnya beras, di tengah fluktuasi harga pasar," kata Kombes Pol Christian Tobing, Minggu (10/8).

Untuk harga beras jenis SPHP di GPM ini dipatok dibawah harga eceran tertinggi.

Untuk distribusinya kata Kombes Christian telah dilakukan serentak oleh Polresta Sidoarjo dan 18 polsek jajaran dengan mengoptimalkan peran Bhabinkamtibmas dan Babinsa agar dapat menyasar ke warga yang membutuhkan di tingkat pelosok desa

Gerakan Pangan Murah menjadi langkah strategis jangka pendek untuk menahan laju inflasi pangan serta memperkuat sinergi antara pemerintah, Polri, dan lembaga pangan dalam menjaga stabilitas harga di tingkat konsumen.

Adanya program ini, disambut baik warga Sidoarjo yang tampak antusias membeli beras meskipun jumlah pembelian dibatasi tiap orang.

Siti Fatikhah, warga yang mendatangi mobil patroli Polisi dengan bak terbuka membawa beras SPHP kemasan 5 kilogram mengaku senang adanya penjualan beras berkualitas baik dengan harga terjangkau ini.

"Alhamdulillah, terbantu sekali meski pembelian dibatasi,"ungkap Siti. (red)

SPPG Polres Tulungagung Siap Beroperasi Memproduksi 3.857 Porsi Makanan Bergizi Tiap Hari

Tulungagung, Jejak - Indonesia.id | Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polres Tulungagung Polda Jatim yang berada di Desa Sambirobyong Kecamatan Sumbergempol telah diresmikan dan siap beroperasi sepenuhnya.

Launching operasional SPPG Polres Tulungagung Polda Jatim itu dilaksanakan secara daring oleh Irwasum Polri mewakili Kapolri Jenderal Listiyo Sigit Prabowo,Rabu (6/8) yang lalu.

Kegiatan Launching SPPG Polres Tulungagung Polda Jatim juga dihadiri Forkopimda Tulungagung, PJU Polres, Bhayangkari Cabang Tulungagung, Forkopimcam, Pemerintah Desa serta Elemen Masyarakat.

SPPG Polres Tulungagung Polda Jatim itu berdiri megah di atas lahan seluas 3.114 meter persegi dengan luas bangunan mencapai 400 meter persegi.

Sebanyak 49 relawan akan mengawaki SPPG ini, terdiri dari unsur Bhayangkari, istri PNS Polri, keluarga besar Polri, serta masyarakat sekitar.

Keberadaan para relawan menjadi pilar utama dalam mendukung kegiatan produksi yang menyasar kelompok rentan, yakni anak-anak serta ibu hamil dan menyusui.

Kapolres Tulungagung AKBP Muhammad Taat Resdi usai Launching SPPG mengatakan, SPPG Polres Tulungagung dipilih menjadi salah satu yang paling representatif di jajaran Polda Jawa Timur.

Kapolres Tulungagung juga menegaskan bahwa seluruh proses pembangunan hingga pengoperasian SPPG dilaksanakan secara serius dan penuh komitmen.

“Kami tidak mau main-main. Ini menyangkut aspek kesehatan, asupan gizi, serta keamanan pangan yang dikonsumsi setiap hari oleh anak-anak sekolah dan ibu hamil menyusui”, terang AKBP Taat, Sabtu (09/08/2025).

Menurut AKBP Taat, SPPG Polres Tulungagung Polda Jatim dibangun 100% sesuai standar dan spesifikasi teknis (spektek) yang ditentukan oleh Badan Gizi Nasional (BGN).

"Mulai dari aspek lahan, bangunan, desain, struktur, peralatan, hingga SDM, semuanya memenuhi standar yang berlaku”, sambung AKBP Taat.

SPPG Polres Tulungagung Polda Jatim juga diharapkan menjadi role model bagi pengembangan SPPG di lingkungan Polri maupun di luar Polri.

AKBP Taat mengatakan SPPG ini direncanakan akan beroperasi mulai 21 Agustus 2025 menunggu penunjukan Kepala SPPG.

“SPPG Polres Tulungagung direncanakan akan memproduksi 3.857 porsi makanan bergizi setiap hari”, terangnya.

Hal itu lanjut AKBP Taat mencakup untuk 23 Sekolahan dari mulai TK sampai dengan SMA/SMK serta akan melayani hampir 300 ibu hamil, ibu menyusui dan juga balita tersebar di 2 Desa.

Untuk memastikan dampak ekonomi yang luas, pengelola SPPG akan melibatkan Primkoppol Koperasi Desa Merah Putih sebagai penyedia bahan baku utama.

“Kami juga akan menyerap bahan baku dari BUMDes yang menampung hasil Program Pekarangan Pangan Bergizi (P2B) yang dicanangkan oleh Bapak Kapolri”, imbuh AKBP Taat.

Dengan kolaborasi ini, SPPG tak hanya memberi manfaat pada aspek kesehatan dan gizi, tetapi juga mendukung perekonomian lokal, selaras dengan arah kebijakan Presiden RI,Prabowo Subianto yang mendorong ketahanan pangan Nasional berbasis masyarakat. (red)

Ribuan Bendera Merah Putih Dibagikan oleh Polres Probolinggo untuk Warga, Bangkitkan Semangat Kemerdekaan RI ke – 80

Probolinggo - Jejak - Idnonesia.id | Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Polres Probolinggo Polda Jawa Timur menggelar aksi pembagian Bendera Merah Putih kepada masyarakat.

Aksi yang merupakan bagian dari Gerakan Nasional Pembagian 10 Juta Bendera Merah Putih yang digagas pemerintah ini, dilaksanakan di desa-desa dan jalur pantura Probolinggo.

Kegiatan ini juga sebagai bentuk nyata partisipasi Polri dalam membangun semangat nasionalisme, cinta tanah air, serta mempererat rasa persatuan dan kesatuan bangsa.

Kapolres Probolinggo AKBP M. Wahyudin Latif menegaskan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya bersifat simbolis.

Menurutnya pembagian bendera Merah Putih jelang peringatan HUT RI ke -80 memiliki makna mendalam dalam membangkitkan semangat kebangsaan masyarakat.

"Kami ingin mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk mengibarkan Bendera Merah Putih selama bulan Agustus ini. Ini adalah bentuk penghormatan atas jasa para pahlawan yang telah memperjuangkan kemerdekaan bangsa," kata AKBP Latif, Minggu (10/8).

Dalam kegiatan tersebut, bendera Merah Putih dibagikan secara gratis kepada masyarakat yang melintas, baik pengendara roda dua maupun roda empat, serta ke rumah-rumah warga.

Aksi ini disambut antusias warga, yang terlihat senang dan mengapresiasi inisiatif Polres Probolinggo

Warga menyampaikan rasa terima kasihnya atas pembagian bendera yang dinilai sebagai bentuk kepedulian aparat terhadap semangat nasionalisme masyarakat.

"Kami bangga dan senang. Ini bentuk kedekatan polisi dengan rakyat," ujar seorang pengendara yang menerima bendera.

Selain membagikan bendera, jajaran Polres Probolinggo Polda Jatim juga menyampaikan imbauan kepada masyarakat untuk menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan selama perayaan HUT RI.

Masyarakat diminta ikut serta menjaga suasana kondusif agar perayaan kemerdekaan dapat berlangsung meriah, aman, dan damai.

Kegiatan ini berlangsung tertib dan penuh semangat nasionalisme, hal ini menjadi bukti sinergi positif antara aparat kepolisian dan masyarakat dalam merawat nilai-nilai kebangsaan dan cinta tanah air. (red)

error: Content is protected !!