Sorry, we're closed Opens today at 9:00 am

Tahun: 2025

Sat Narkoba Polres Simalungun Gemilang Bongkar Peredaran Sabu 3,31 Gram, Dua Pengedar Dibekuk di Gubuk

Simalungun, Jejak - Indonesia.id |  Sat Narkoba Polres Simalungun kembali menunjukkan kinerja profesional dalam memberantas peredaran gelap narkotika dengan berhasil mengamankan dua tersangka pengedar sabu beserta barang bukti narkotika jenis sabu seberat 3,31 gram dalam operasi penindakan di Nagori Cingkes, Kecamatan Dolok Silau, Kabupaten Simalungun, pada Kamis (7/8/2025) sekitar pukul 17.00 WIB hingga selesai.

Kasat Narkoba Polres Simalungun AKP Henry Salamat Sirait, S.IP., S.H., M.H., saat dikonfirmasi pada Senin (11/8/2025) pukul 10.50 WIB, menjelaskan bahwa keberhasilan operasi ini tidak lepas dari peran serta aktif masyarakat yang memberikan informasi kepada pihak kepolisian.

"Personil Sat Narkoba Polres Simalungun mendapat informasi dari masyarakat bahwa di area Pemakaman Umum Nagori Cingkes, Kecamatan Dolok Silau, sering terjadi transaksi narkotika jenis sabu," ujar AKP Henry Salamat Sirait.

Menindaklanjuti informasi tersebut, tim segera melakukan penyelidikan menuju lokasi yang dimaksud. Setibanya di lokasi, personil melakukan penindakan dan berhasil menangkap dua orang laki-laki dewasa di sebuah gubuk yang berada di area perkebunan kelapa sawit.

Kedua tersangka yang berhasil diamankan adalah Valentidius Tarigan (34), seorang petani beragama Kristen yang beralamat di Nagori Cingkes, Kecamatan Dolok Silau, dan Kimson Ginting (41), juga berprofesi sebagai petani dengan domisili yang sama di wilayah tersebut.

"Saat dilakukan penangkapan, kedua pelaku sedang duduk di gubuk sambil mengonsumsi sabu dan menunggu kedatangan pembeli," ungkap Kasat Narkoba dalam keterangannya.

Operasi penggeledahan dilakukan secara sistematis di dua gubuk berbeda yang menjadi tempat bersembunyi kedua tersangka. Dari gubuk pertama yang ditempati Kimson Ginting, petugas berhasil mengamankan 10 paket plastik klip kecil berisi narkotika jenis sabu, sedangkan dari gubuk kedua milik Valentidius Tarigan ditemukan 7 paket plastik klip kecil berisi sabu.

"Total barang bukti narkotika yang berhasil diamankan sebanyak 17 paket plastik klip kecil berisi sabu dengan berat bruto 3,31 gram," ucap AKP Henry Salamat Sirait, menekankan signifikansi penangkapan tersebut.

Selain narkotika, tim juga mengamankan sejumlah barang bukti pendukung yang menunjukkan aktivitas perdagangan gelap, meliputi uang tunai sebesar Rp 205.000, satu unit handphone Vivo warna hitam, satu alat hisap bong yang dibuat dari botol plastik, satu kotak rokok, dua plastik klip besar kosong, dan empat plastik klip kecil kosong.

Untuk memastikan tidak ada barang bukti lain yang disembunyikan, personil Sat Narkoba juga melakukan penggeledahan di rumah milik Valentidius Tarigan yang disaksikan langsung oleh kepala desa Cingkes, namun tidak ditemukan barang bukti tambahan.

"Dari hasil pemeriksaan, tersangka Valentidius Tarigan mengaku memperoleh narkotika jenis sabu tersebut dari seseorang bernama Bijak Sembiring yang tinggal di Desa Gergaji, Kecamatan Tiga Panah, Kabupaten Tanah Karo," ungkap Kasat Narkoba.

Pengakuan tersangka ini membuka peluang pengembangan kasus untuk mengungkap jaringan peredaran narkoba yang lebih luas di wilayah Sumatera Utara, khususnya jalur distribusi dari Tanah Karo menuju Simalungun.

Kedua tersangka kini telah dibawa ke Mapolres Simalungun untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Tim penyidik telah menerbitkan laporan polisi dan melakukan gelar perkara sebagai langkah awal sebelum berkas perkara dilimpahkan kepada Jaksa Penuntut Umum.

Keberhasilan operasi ini semakin mempertegas komitmen Sat Narkoba Polres Simalungun dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukumnya. Strategi operasi yang terencana dengan baik dan dukungan informasi dari masyarakat terbukti menjadi kunci sukses dalam memberantas peredaran narkotika.

"Kami sangat mengapresiasi peran serta masyarakat yang telah memberikan informasi. Kerjasama yang solid antara kepolisian dan masyarakat akan terus kami tingkatkan untuk memberantas segala bentuk penyalahgunaan narkotika di wilayah Simalungun," tegas AKP Henry Salamat Sirait.

Tim penyidik saat ini tengah mengembangkan kasus untuk mengamankan Bijak Sembiring dan mengungkap kemungkinan adanya jaringan distribusi narkoba yang lebih besar, guna memutus mata rantai peredaran gelap narkotika di kawasan tersebut. (red)

Kanit Pos Polairud Unit Muncar Bripka I Wayan Wedhana Melaksanakan Giat Patroli Kamtibmas Diwilayah Dermaga Pelabuhan Muncar

Banyuwangi, Jejak - Indonesia.id | Dalam rangka mewujudkan keamanan dan ketertiban serta mengantisipasi terjadinya gangguan kamtibmas diwilayah dermaga pelabuhan Muncar dan sekitarnya. Senin, (11/8/2025).

Dalam kegiatan tersebut, Kanit Pos Polairud Unit Muncar Bripka I Wayan Wedhana mengatakan kegiatan patroli dialogis yang dilaksanakan dalam rangka memberikan himbauan kamtibmas secara langsung kepada kelompok nelayan dan masyarakat pesisir yang sedang melakukan aktivitas bongkar muat disekitar dermaga pelabuhan Muncar.

Selain menyampaikan pesan kamtibmas, pada kesempatan tersebut Bripka I Wayan mengajak masyarakat pesisir dan kelompok nelayan agar ikut menjaga keamanan dan saling menjaga kerukunan antar sesama agar terciptanya keharmonisan dan menjalin kekeluargaan antar warga.

Mengingatkan kepada masyarakat pesisir dan nelayan untuk segera melaporkan apabila ada yang melihat atau mengetahui adanya suatu hal yang bisa menimbulkan gangguan kamtibmas untuk segera menghubungi Call Center 110 dan di nomer hp Satpolairud Polresta Banyuwangi 08113448222," ucapnya.

Selain melakukan patroli dan sosialisasi pada kesempatan tersebut Bripka I Wayan menghimbau kepada Nahkoda kapal dan anak buah kapal (ABK) agar memperhatikan kelengkapan diatas kapal serta mengingatkan Kapten Kapal dan ABK untuk memperhatikan kondisi cuaca saat hendak berlayar demi keselamatan dan keamanan penumpang.

“Demi keselamatan bersama kami mengingatkan kepada penyedia jasa pelayaran untuk selalu memperhatikan kondisi cuaca pada saat akan berlayar, pastikan alat keselamatan seperti lifejacket (jaket pelampung) atau alat keselamatan lainnya lengkap dan memadai demi menjaga keselamatan dan keamanan penumpang saat melakukan pelayaran,” tandasnya.

Polres Lamongan Salurkan 27 ton Beras Melalui Bazar Gerakan Pangan Murah

Lamongan, Jejak - Indonesia.id |  Polres Lamongan Polda Jatim bersama seluruh Polsek jajaran sukses menggelar Bazar Gerakan Pangan Murah(GPM) dalam rangka membantu masyarakat dan menjaga stabilitas harga beras di pasaran.

Kegiatan yang dilaksanakan pada Kamis (07/08/2025) dan Jumat (08/08/2025) tersebut mampu menyalurkan total 27 ton beras murah jenis SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan) dengan harga Rp 58.000 per sak kemasan 5 kg.

Berdasarkan laporan, penjualan pada 7 Agustus 2025 mencapai 12 ton dan pada 8 Agustus 2025, penjualan meningkat menjadi 15 ton.

Dengan demikian, total keseluruhan dua hari pelaksanaan mencapai 27 ton beras yang terjual habis.

Kapolres Lamongan AKBP Agus Dwi Suryanto menjelaskan bahwa penyaluran beras SPHP ini dilakukan serentak di 27 Polsek jajaran, masing-masing mendapatkan jatah 1 ton beras atau 200 karung (5 kg per sak). Seluruh stok terjual habis di setiap lokasi pelaksanaan.

“Alhamdulillah, kemarin antusiasme masyarakat sangat tinggi. Seluruh stok beras SPHP yang disediakan langsung habis terjual, " ujar AKBP Agus, Senin (11/8/25).

Ia mengatakan kegiatan ini akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan oleh Polsek jajaran Polres Lamongan sebagai bentuk komitmen Polri mendukung program pemerintah dalam stabilisasi harga pangan serta membantu masyarakat mendapatkan bahan pokok berkualitas dengan harga terjangkau.

Masyarakat yang hadir dalam kegiatan ini menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas upaya Polres Lamongan Polda Jatim bersama pemerintah yang dinilai sangat membantu di tengah kondisi harga beras yang fluktuatif di pasaran. (red)

Satgas Pamtas Yonif 763/SBA Pos JOSHIRO Gelar Kegiatan Pembagian sembako kepada masyarakat kampung

Sorong Selatan , Jejak - Indonesia.id | Papua Barat Daya, 11 Agustus 2025 — Dalam rangka mempererat hubungan dengan masyarakat, personel Satgas Pamtas RI-PNG Kewilayahan Yonif 763/SBA Pos Joshiro melaksanakan kegiatan Pembagian sembako yang rutin tiap bulan di bagikan kepada masyarakat (10/8).
Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Pos terhadap masyarakat. Dengan adanya kegiatan pembagian sembako kami juga berharap dapat terus menjalin kebersamaan dengan masyarakat sekitar.

Danpos Joshiro, Letda Christo Glouhard Infanio Doelelia, S.Tr. (Han)., mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Satgas untuk memberikan rasa kedekatan terhadap masyarakat dan sebagai bentuk menjalin silaturahmi yang baik dengan masyarakat.

“Kegiatan pembagian sembako juga merupakan bentuk kepedulian personil pos Joshiro serta sebagai bentuk menjalin silaturahmi dan mempererat hubungan antara Satgas dengan masyarakat sekitar,” ujar Danpos.

Warga Kampung Joshiro sangat menyambut baik kegiatan ini dan berharap program seperti ini dapat terus dilaksanakan secara rutin. Mereka merasa terbantu dengan kehadiran personel Satgas yang selalu memperhatikan masyarakat kampung.

Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan tercipta hubungan yang baik serta semakin harmonis antara TNI dan masyarakat di perbatasan RI-PNG, khususnya di wilayah tugas Yonif 763/SBA.

(Yonif 763)

Tonggak Sejarah: Jenderal TNI Tandyo Budi R. Resmi Jabat Wakil Panglima TNI

Batujajar, Jejak - Indonesia.id | Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto secara resmi melantik Jenderal TNI Tandyo Budi R. sebagai Wakil Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI) pada Upacara Gelar Pasukan Operasional dan Kehormatan Militer yang digelar di Lanud Suparlan, Pusat Pendidikan dan Latihan Pasukan Khusus (Pusdiklatpassus), Batujajar, Jawa Barat, Minggu (10/8/2025).

Selain pelantikan Wakil Panglima TNI, Presiden Prabowo juga memberikan penghargaan serta kenaikan pangkat kepada sejumlah perwira TNI, baik yang masih aktif maupun yang telah purna tugas, atas jasa dan pengabdiannya dalam berbagai tugas operasi TNI.

Momen ini menjadi catatan sejarah tersendiri, mengingat jabatan Wakil Panglima TNI telah kosong hampir 25 tahun. Terakhir kali, posisi tersebut diemban oleh Jenderal TNI (Purn) Fachrul Razi pada 26 Oktober 1999 hingga 20 September 2000.

Dasar pengisian kembali jabatan ini tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 84 Tahun 2025 tentang Susunan Organisasi TNI, yang ditetapkan pada 5 Agustus 2025 lalu.

Sebelum menduduki jabatan strategis ini, Jenderal TNI Tandyo Budi R. merupakan Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) dengan pangkat Letnan Jenderal TNI. Lulusan Akademi Militer tahun 1991 tersebut memiliki rekam jejak panjang dalam dunia militer, mulai dari jabatan Pangdam hingga posisi penting di Kementerian Pertahanan (Kemenhan).

Seiring pelantikannya, Presiden Prabowo Subianto juga menaikkan pangkat Letjen TNI Tandyo Budi R. menjadi Jenderal TNI. Langkah ini menjadi bagian dari penguatan struktur kepemimpinan TNI untuk menjawab tantangan keamanan nasional yang kian kompleks.

Sebagai jabatan strategis, Wakil Panglima TNI berperan penting membantu Panglima TNI dalam perencanaan, koordinasi, dan pengendalian pelaksanaan tugas pokok TNI, baik pada operasi militer untuk perang (OMP) maupun operasi militer selain perang (OMSP).

Upacara Gelar Pasukan Operasional dan Kehormatan Militer tersebut turut dihadiri oleh para Menteri Kabinet Merah Putih, pimpinan lembaga tinggi negara, para kepala staf angkatan, perwira tinggi TNI dan Polri, serta Atase Pertahanan dari negara sahabat.

Sumber: Dispenad

error: Content is protected !!