We're open Closes at 5:00 pm

Tahun: 2025

Buntut Aksi Anarkhis di PT IMIP, Polres Morowali Tetapkan 3 Orang Jadi Tersangka

Morowali, Jejak - Indonesia.id | Buntut aksi masa anarkhis dilokasi kawasan industri PT. Indonesia Morowali Industrial Park (PT. IMIP) dengan melakukan perusakan, pembakaran dan pencurian, pada Jumat (8/8/2025), Polres Morowali telah menetapkan 3 (tiga) orang sebagai tersangka.

"Ada 2 laporan polisi yang diterima Polres Morowali pasca aksi anarkhis masa pada Jumat (8/8) pukul 23.00 wita di Desa Labota Kecanatan Bahodopi Kabupaten Morowali, atau tepatnya di Pos Poltek PT IMIP," ungkap Kasatreskrim Polres Morowali AKP Erick Wijaya Siagian didampingi Ps. Kasihumas Ipda Abdul Hamid, Selasa (12/8/2025)

Laporan polisi dimaksud kata Erick, LP/B/96/VIII/SPKT/Polres Morowali/Polda Sulteng tanggal 9 Agustus 2025 tentang Curat dan LP/B/100/VIII/2025/SPKT/Polres Morowali/Polda Sulteng tanggal 11 Agustus 2025 tentang perusakan.

Untuk diketahui Aksi anarkhis ini terjadi karena beredarnya informasi adanya penganiayaan seorang pemuda MR (19) yang dilaporkan meninggal dunia di Desa Labota Kecamatan Bahodopi Kabupaten Morowali,

"Saat mereka turut melakukan aksi anarkhis dengan melakukan perusakan diamankan anggota Kepolisian yang melaksanakan pengaman di perusahaan. Mereka adalah IM dan R," jelas AKP Erick Wijaya Siagian.

Lanjut Erick juga menjelaskan, hasil pemeriksaan hanya IM yang mengakui melakukan perusakan Pos Security. Hanya saja IM dan R menerangkan, teman mereka inisial F dan NIU turut serta berunjuk rasa dan melakukan penjarahan.

Polres Morowali yang dalam penanganan kasus ini di back up Polda Sulteng, langsung mengamankan inisial F dan NIU, hasil pemeriksaan keduanya mengaku melakukan penjarahan barang milik PT IMIP.

"Barang yang mereka ambil adalah 1 unit teropong automatic level, 2 unit bor beton, 2 unit bor impact (Bor cas) dan 1 unit sawmell (gergaji listrik)," bebernya.

Masih ungkap Erick, baik F (20) dan NIU (25) telah ditetapkan tersangka dan penyidik melakukan penahanan di rutan Polres Morowali untuk 20 hari kedepan. Sementara IM oleh penyidik juga telah ditetapkan sebagai tersangka kasus perusakan.

Kepolisian akan terus mengembangkan kasus penjarahan atau pencurian dan perusakan aset milik PT. IMIP, serta memastikan siapapun yang terlibat akan ditindak tegas, ujarnya.

"Kami juga mengimbau, mereka yang melakukan penjarahan untuk sebaiknya menyerahkan diri dan menyerahkan barang yang diambil, sehingga dapat memperingan hukuman nantinya," pungkas Erick. (red)

Polresta Banyuwangi bersama Polsek Jajaran dan Bulog Salurkan Puluhan Ton Beras SPHP Ludes Diserbu Warga

Banyuwangi, Jejak - Indonesia.id |  Ribuan warga Banyuwangi menyerbu puluhan titik penyaluran Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar Polresta Banyuwangi bersama polsek jajaran dan Bulog Kancah Banyuwangi, Rabu (13/8/2025). Hanya dalam hitungan jam, seluruh stok beras langsung habis.

GPM digelar serentak dari pusat kota hingga pelosok desa. Beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dijual Rp 12.000 per kilogram atau Rp 60.000 untuk kemasan lima kilogram.

“Total beras yang kami salurkan hari ini mencapai puluhan ton,” kata Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Rama Samtama Putra.,S.I.K., M.Si., M.H.,

Kepala Bulog Banyuwangi, Dwiana Puspitasari, menegaskan stok beras SPHP di gudang masih aman dan kegiatan akan terus digelar secara berkala.

Lokasi penyaluran tersebar di antaranya :
Sat pam obvit di Simpang 5 Banyuwangi, Polsek Rogojampi di Balai Desa Blimbingsari, Pasar Rogojampi, Polsek Kalipuro di Pasar Kalipuro, Polsek Srono menyalurkan di Pasar Srono, Polsek Gambiran penyaluran Di depan Radio Bintang Tenggara, Polsek Tegalsari penyaluran di pasar Tegalsari, Polsek Songgon penyaluran di Lapangan Sragi, Polsek Sempu dan Polsek Glenmore di Halaman polsek masing masing, Polsek Purwoharjo melaksanakan di Pasar Purwoharjo. Polsek Bangorejo penyaluran di pasar Shubuh, Polsek Silinagung menyalurkan di perempatan krombang, Polsek cluring penyaluran di Pasar Taman Agung, Polsek Tegaldlimo penyaluran di Simpang 4 Dam Buntung.

Sejak pagi, antrean warga terlihat di berbagai titik. “Berasnya bagus dan lebih murah daripada di pasar. Sangat membantu,” ujar Romlah (47)

Dengan sinergi antara Polresta, polsek jajaran, dan Bulog, Gerakan Pangan Murah ini diharapkan mampu menjadi solusi memperkuat ketahanan pangan di Banyuwangi. (red)

Kapolda Jateng Cup 2025: Aksi Tembak Presisi dan Dueling Warnai Hari Bhayangkara ke-79

Boyolali, Jejak - Indonesia.id | Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-79, Polda Jawa Tengah menggelar Lomba Menembak Kapolda Cup Tahun 2025 di Lapangan Tembak Kompi 3 Yon C Brimob Jateng, Desa Kragilan, Kecamatan Mojosongo, Kabupaten Boyolali, Selasa (12/8/2025).

Kegiatan bergengsi ini dibuka langsung oleh Kapolda Jateng Irjen Pol Ribut Hari Wibowo dan dihadiri sekitar 100 tamu undangan dari unsur Forkopimda Provinsi Jawa Tengah, TNI, Polri, pemerintah daerah, serta instansi terkait.

Sejak pagi, para peserta yang berasal dari Satker dan Satwil jajaran Polda Jateng terlihat sangat antusias mengikuti lomba, apalagi pertandingan tersebut disaksikan langsung oleh Kapolda Jateng. Sorak semangat dari rekan-rekan peserta terdengar di sepanjang lapangan tembak, menambah atmosfer kompetisi yang penuh sportivitas.

Dalam sambutannya, Kapolda Jateng menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas terselenggaranya lomba ini.

“Alhamdulillah, kita dapat melaksanakan lomba menembak antar Satker dan Satwil dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-79. Saya menyampaikan apresiasi kepada panitia yang telah mempersiapkan kegiatan ini dengan baik. Jadikan lomba ini sebagai ajang silaturahmi sekaligus meningkatkan kemampuan menembak. Saya berpesan kepada seluruh peserta untuk selalu menjaga keselamatan, dan semoga kegiatan ini membawa berkah bagi kita semua,” ujar Kapolda.

Sementara itu, Dansat Brimob Polda Jateng Kombes Pol Noor Hudaya menjelaskan bahwa lomba diikuti oleh personel Resmob Polres jajaran Polda Jateng dengan empat sesi penilaian terintegrasi, sehingga pelaksanaannya berjalan efektif dan terpantau dengan baik.

Rangkaian acara dimulai dengan pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, pembacaan doa, sambutan, sesi foto bersama, hingga pembukaan lomba secara simbolis oleh Kapolda Jateng. Usai pembukaan, para peserta unjuk kemampuan menembak dengan penuh konsentrasi dan tehnik terbaik.

penyerahan piala dan penghargaan dilakukan secara bergiliran. Kapolda Jateng menyerahkan piala kepada para juara Presisi VIP, Wakapolda Jateng menyerahkan piala Dueling VIP.

Kategori Presisi VIP;
• Kapolres Boyolali (Juara 1)
• Kapolres Semarang (Juara 2)
• AKBP Heru Antariksa (Ditreskrimsus) (Juara 3)

Kategori Dueling VIP;

• Kabagbinkar Polda Jateng (Juara 1)
• Kapolres Kendal (Juara 2)
• Subdit Reskrimsus (Juara 3)

Pada sore hari, sementara Kabagbinkar Polda Jateng bersama Kapolres Boyolali dan Danyon C Satbrimob Polda Jateng, menyerahkan hadiah untuk kategori Lomba Perorangan dan Presisi Beregu.

Lomba Perorangan:
• Herman Bambang Susilo, S.H. – Polres Klaten (Juara 1)
• Bripda Ilham Dwi Sandya – Polresta Surakarta (Juara 2)
• Arel Dewanta Bhara Prabowo, S.Trk., M.H. – Polrestabes Semarang (Juara 3)

Presisi Beregu:
• Aipda Yudi Andrianto, Bripka Abda Alif, Brigpol Arif Rachman – Ditreskrimum Polda Jateng 1 (Juara 1)
• Tugiman, Kurnia Adi Darma, S.H., Tria Yogi Rintoko – Polres Kebumen (Juara 2)
• Sugiyanta, Bagas Surya Anggara, Safitri Febyana Hapsari ES, S.H. – Polres Magelang Kota (Juara 3)

Kategori Shoot of Beregu, piala diberikan kepada:
• Polres Semarang (Juara 1)
• Polres Kebumen (Juara 2)
• Polres Salatiga (Juara 3)

Selama kegiatan berlangsung, suasana tetap aman, tertib, dan kondusif. Lomba ini tidak hanya menjadi ajang adu keterampilan menembak, tetapi juga mempererat tali persaudaraan antar personel Polri di Jawa Tengah. (red)

Pemkab dan DPRD Banyuwangi Tegaskan Tidak Ada Kenaikan PBB

Banyuwangi, Jejak - Indonesia.id |  Pemkab dan DPRD Banyuwangi merespons kabar tentang kenaikan tarif Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2). Dipastikan kabar tersebut tidak benar.

Plh. Sekretaris Daerah (Sekda) Banyuwangi Guntur Priambodo, menegaskan tidak ada kenaikan tarif PBB-P2. “Kami pastikan tidak ada kenaikan tarif PBB-P2,” tegasnya, Selasa (12/8/2025).

Guntur meminta agar seluruh elemen masyarakat tidak mudah terprovokasi atas kabar yang beredar.

Menurut Guntur, Pemkab Banyuwangi tidak pernah memiliki proyeksi menaikkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dengan menaikan tarif PBB-P2. “Tidak ada proyeksi peningkatan PAD dari objek pajak PBB yang berasal dari kenaikan tarif pada tahun 2026,” ungkapnya.

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Banyuwangi Samsudin memastikan tidak ada kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan atau PBB-P2.

"Tidak ada pembahasan kenaikan tarif PBB-P2 antara Pemkab dan DPRD, tarif PBB-P2 penghitungannya tetap sama dengan sebelumnya," katanya.

Sebelumnya, lanjut Samsudin, Kementerian Dalam Negeri memang memberikan rekomendasi perubahan penghitungan tarif PBB-P2 dari multitarif menjadi single-tarif atas Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Banyuwangi Nomor 1 Tahun 2024.
Ia menjelaskan dalam peraturan daerah tersebut Pasal 9 dijelaskan besarnya tarif PBB-P2 Banyuwangi masih dengan penghitungan multitarif.

Samsudin menyebutkan Nilai Jual Objek Pajak atau NJOP sampai dengan Rp1 miliar sebesar 0,1 persen per tahun, NJOP Rp1 hingga Rp5 miliar sebesar 0,2 persen dan NJOP Rp5 miliar ke atas sebesar 0,3 persen.

Atas perda tersebut, menurut Samsudin, Kementerian Dalam Negeri merekomendasikan agar pemerintah daerah setempat menggunakan single-tarif, semuanya menjadi 0,3 persen diambil dari ambang tertinggi.

"Namun demikian, Pemkab Banyuwangi tetap menggunakan penghitungan multitarif seperti sebelumnya alias sama sekali tidak ada kenaikan, tidak ada perubahan dari tahun sebelumnya. Ini tidak menyalahi aturan, Kemendagri juga memberikan kewenangan pada kepala daerah untuk menentukan tarif PBB-P2 lebih rinci dalam peraturan bupati," katanya.

Selain tidak menaikkan tarif PBB, menurut Samsudin selama ini Pemkab Banyuwangi justru memberikan stimulus atau pengurangan secara akumulatif tarif PBB-P2.

Jika sesuai perhitungan asli, potensi PBB-P2 Banyuwangi sebesar Rp177 miliar, namun diberikan stimulus sebesar Rp104 miliar atau ada pengurangan sampai 60 persen sehingga potensi yang dihitung hanya Rp73 miliar.

"Itu pun masih diasumsikan kepatuhan membayar pajak masyarakat hanya sebesar 75-80 persen, sehingga PAD yang benar-benar ditargetkan untuk PBB-P2 hanya Rp60 miliar di tahun 2024," ujarnya.

Hal yang sama diutarakan Anggota DPRD Banyuwangi, Muhammad Ali Mahrus, bahwa saat proses pengajuan perubahan Perda PDRD dari Pemkab tidak ada usulan terkait dengan perubahan tarif PBB-P2.

"Intinya tidak ada kenaikan, tetap seperti sebelumnya," kata Ketua Gabungan Komisi II dan III Pembahasan Perubahan Perda PDRD ini. (red)

Pesan Bijak Istri Ketum Fast Respon Nusantara: Kompak, Profesional, Responsif, dan Setia pada Negara

Banyuwangi, Jejak - Indonesia.id |  Istri Ketua Umum Fast Respon Nusantara (FRN) DPP Pusat, Agus Flores, Ibu Fitri Manoppo Datau, S.Pd, menyampaikan pesan bijak kepada seluruh pengurus dan anggota FRN se-Indonesia untuk selalu bersikap baik, bijaksana, serta cepat tanggap dalam melayani masyarakat.12-08-2025.

Ia menegaskan, kekompakan dan profesionalitas di semua tingkatan—DPP, DPD, hingga DPC—menjadi kunci keberhasilan organisasi. Sinergi yang terjalin dengan baik diyakini mampu memperkuat peran FRN di tengah masyarakat, disertai komitmen setia pada Negara Kesatuan Republik Indonesia, pemerintah pusat, dan Kepolisian Negara Republik Indonesia.

“FRN harus menjadi contoh. Bersikap santun, cepat merespons, bekerja secara profesional, dan tetap memegang teguh kesetiaan pada negara adalah kewajiban bagi setiap anggota,” ujarnya.

Ibu Fitri juga mendorong peningkatan koordinasi lintas daerah agar program kerja dapat berjalan efektif. Dengan jaringan yang luas, FRN diharapkan mampu mempercepat pelayanan dan aksi sosial di seluruh wilayah, sekaligus menjadi mitra strategis pemerintah dan kepolisian.

Ia menutup pesannya dengan harapan FRN menjadi rumah besar yang benar-benar bermanfaat bagi rakyat. “FRN harus hadir untuk mengayomi, memperjuangkan, dan membela kepentingan masyarakat secara tulus, sambil menjaga persatuan dan kesetiaan kepada bangsa,” pungkasnya.

(Redaksi)

error: Content is protected !!