We're open Closes at 5:00 pm

Tahun: 2025

Kodam I/BB Bagikan 160 Paket Makan Sehat ke Siswa SD di Desa Tembung

Deli Serdang, Jejak - Indonesia.id | 13 Agustus 2025. Kodam I/Bukit Barisan menyalurkan 160 paket Makan Sehat Bergizi (MSB) untuk siswa SDN 101767 di Desa Tembung, Kecamatan Percut Sei Tuan. Penyaluran dilakukan pada Selasa (12/8/2025).

Paket makanan dibagikan personel Koramil 0201-13/Percut Sei Tuan bersama Tim MSB Kodam I/BB langsung di ruang kelas. Cara ini dipilih agar proses belajar mengajar tetap berjalan lancar.

Menu yang diberikan terdiri dari nasi putih, ayam semur kecap, tempe goreng, sayur tumis wortel-buncis, dan buah pisang. Menu ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan gizi seimbang anak.

“Program MSB ini untuk membangun kesadaran sejak dini soal gizi seimbang. Harapannya, anak-anak dan keluarganya bisa menerapkan pola hidup sehat,” kata Pamen Ahli Bidang Ideologi Politik Kodam I/BB Kolonel Arm Eric C. Simanjuntak.

Kapendam I/BB Kolonel Inf Asrul Kurniawan Harahap menambahkan, kegiatan ini juga mempererat hubungan TNI dengan masyarakat. “Kami berharap kerja sama seperti ini terus berlanjut dan memberi dampak positif bagi lingkungan,” ujarnya. (Pendam I/BB)

PW Fast Respon Apresiasi Polresta Banyuwangi, Aksi Presisi Gagalkan Penyelundupan 3.150 Botol Arak Bali

Banyuwangi, Jejak - Indonesia.id | Perkumpulan Wartawan Fast Respon Nusantara (PW FRN) DPC Banyuwangi memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Satuan Perintis Presisi Polresta Banyuwangi yang berhasil menggagalkan upaya penyelundupan minuman keras (miras) ilegal jenis arak Bali di pintu keluar Pelabuhan Ketapang, pada Selasa (12/8/2025).

Aksi pengungkapan yang dilakukan Tim Patroli Perintis Presisi ini dinilai PW FRN sebagai langkah konkret dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan kesehatan masyarakat.

Ketua PW FRN Banyuwangi, Agus Samiaji, menegaskan bahwa keberhasilan ini menjadi bukti nyata profesionalisme dan kecepatan respons aparat di lapangan.

“Polresta Banyuwangi menunjukkan kerja yang presisi, sigap, dan tegas. Ini bukan hanya penegakan hukum semata, tetapi juga bentuk perlindungan terhadap generasi muda dari bahaya miras ilegal. Kami mengapresiasi setinggi-tingginya dan berharap langkah ini terus dilakukan secara konsisten,” tegas Agus, Rabu (13/8/2025) siang.

Dari hasil pemeriksaan, polisi menemukan 63 dus arak Bali yang disembunyikan di dalam bak truk Isuzu Nopol N 8544 EW. Masing-masing dus berisi 50 botol, dengan total 3.150 botol miras ilegal.

Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Rama Samtama Putra, S.I.K., M.Si., M.H., menyatakan bahwa barang bukti, kendaraan, dan sopir telah diamankan untuk proses hukum lebih lanjut.

“Kami menduga kuat miras ini berasal dari Bali dan akan diselundupkan ke wilayah Malang. Penyidik saat ini tengah mengembangkan penyelidikan guna mengungkap jaringan pemasok dan pemesan,” jelas Kapolresta.

PW FRN Banyuwangi menilai keberhasilan ini merupakan sinyal kuat bagi para pelaku kejahatan lintas daerah, bahwa Banyuwangi tidak akan menjadi jalur aman peredaran barang terlarang. Organisasi ini juga mendorong sinergi berkelanjutan antara kepolisian, pemerintah daerah, dan elemen masyarakat untuk menutup celah peredaran miras dan narkoba.

“Banyuwangi harus menjadi daerah yang aman, tertib, dan bebas dari miras ilegal. Kami siap mendukung dan mengawal setiap langkah aparat penegak hukum,” pungkas Agus.

Dengan penindakan tegas ini, Polresta Banyuwangi tidak hanya menegaskan komitmennya dalam memberantas peredaran miras ilegal, tetapi juga memperkuat kepercayaan publik terhadap kinerja kepolisian. (rag)

Kolaborasi KKN UNIIB dan Desa Kedungringin Perkuat Pengelolaan Sampah

Banyuwangi, Jejak - Indonesia.id | Kelompok Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Universitas Islam Ibrahimy (UNIIB) Banyuwangi 02 Desa Kedungringin, Kecamatan Muncar, melakukan pendampingan revitalisasi administrasi Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) Resik, Selasa (12/8/2025).

Revitalisasi ini bertujuan memperbarui sistem manajemen dan teknis operasional KSM Resik yang merupakan salah satu unit usaha BUMDes Kedungringin. Sejak berdiri pada 2019 dengan 18 anggota, KSM Resik mengalami penurunan jumlah anggota hingga tersisa 7 orang akibat berbagai kendala operasional.

Koordinator terpilih, Mas U’un, menyampaikan apresiasi atas pendampingan KKN UNIIB.

“Terima kasih atas loyalitas dan arahan yang diberikan, semoga manajemen operasional kami ke depan semakin baik,” ujarnya. Dukungan penuh juga datang dari Kepala Desa Kedungringin.

Ketua Kelompok KKN 02 UNIIB, Syehnur Bongkar Pamungkas, menjelaskan bahwa revitalisasi ini menjadi langkah awal untuk menguatkan legalitas administrasi KSM Resik.

“Kami akan terus mendampingi, membangun komunikasi, dan berkolaborasi dengan stakeholder pemerintah Banyuwangi agar pengelolaan sampah lebih optimal,” ungkapnya.

Kegiatan ini diharapkan membawa dampak positif bagi KSM Resik dan menjadi contoh bagi kelompok masyarakat lain dalam meningkatkan kualitas pengelolaan sampah secara berkelanjutan. (red)

Direkomendasi Menkes, Organisasi Kesehatan Internasional jadikan Banyuwangi Pilot Project Care Companion Program

Banyuwangi, Jejak - Indonesia.id | Mendukung pelayanan bidang kesehatan di Banyuwangi, organisasi nirlaba internasional Noora Health menggelar Program Pendamping Perawatan (Care Companion Program/CCP). Para tenaga kesehatan diajak untuk mengedukasi dan melatih keluarga pendamping pasien guna mempermudah perawatan pasien di rumah.

Program Pendampingan Keluarga ini melatih para perawat untuk menyampaikan informasi kesehatan kepada warga tentang tindakan terbaik seorang pengasuh keluarga khususnya bagi anggota keluarga prioritas (sakit/ibu hamil) di tingkat rumah ataupun selama perawatan di rumah sakit.

Program yang telah berjalan sejak Januari 2025 ini melibatkan 1175 tenaga kesehatan dari 45 puskesmas dan 2 RSUD. Mulai dokter, perawat, bidan dilatih bagaimana memberikan materi edukasi pada keluarga pasien.

Co-CEO & Co-Founder, Noora Health dr. Shahed Alam mengatakan lembaganya hadir di Banyuwangi sebagai bagian dari pilot project program kesehatan di Indonesia yang mendukung sistem kesehatan dengan menjadikan keluarga sebagai pihak yang berperan penting dalam perawatan pasien.

“Saat kami bertemu dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin beliau merekomendasikan Banyuwangi sebagai salah satu daerah yang dinilai akan siap untuk menerima program ini. Karena bidang kesehatan Banyuwangi dinilai berjalan dengan baik,” kata dr. Shahed Ahmad.

Ia mengatakan program ini melatih tenaga kesehatan, seperti di rumah sakit, Puskesmas, Posyandu, agar sistem kesehatan dapat mempersiapkan keluarga secara efektif dalam merawat pasien.

Program ini juga menyediakan layanan konsultasi jarak jauh. Warga dapat mengakses informasi dan mengajukan pertanyaan kepada platform Pendamping Keluarga Noora Health berbasis WhatsApp.

Shahed Ahmad sendiri berkesempatan bertemu dengan Bupati Ipuk Fiestiandani di Kantor Bupati Banyuwangi pada 11 Agustus 2025 lalu. Selama di Banyuwangi dr. Shahed Ahmad juga sempat mengunjungi kegiatan edukasi kepada warga yang dilakukan oleh tenaga kesehatan di sejumlah puskesmas di Banyuwangi.

Bupati Ipuk Fiestiandani mengatakan pengasuh keluarga adalah komponen sistem kesehatan yang seringkali terabaikan namun vital. Membekali keluarga dengan keterampilan dan pengetahuan untuk merawat orang terkasih di rumah adalah hal penting.

“Keluarga memainkan peran sangat penting, meskipun seringkali diremehkan dan diabaikan. Saya kira program ini sangat baik karena fokus pada upaya penanganan pasien di rumah. Dengan edukasi yang tepat untuk menghasilkan tindakan perawatan yang benar, maka perawatan di rumah dapat mengurangi tingkat fatalitas bagi pasien yang sakit serta mempercepat penyembuhan pasien yang sakit,” kata Ipuk, Rabu (13/8/2025).

Ditambahkan Kepala Dinas Kesehatan Amir Hidayat, saat ini 1.175 tenaga kesehatan telah terlatih dan mendapatkan paket edukasi. Sebanyak 470 tenaga kesehatan untuk pelatihan Kesehatan Ibu dan Anak (KIA), serta 705 tenaga kesehatan untuk pelatihan gabungan Pencegahan Penyakit Tidak Menular (PTM) dan KIA.

“Program ini telah menjangkau hampir 50 ribu warga yang mendapatkan edukasi terkait perawatan pasien selama di rumah,” pungkasnya. (red)

Polresta Banyuwangi Gagalkan Penyelundupan 3.150 Botol Arak Bali, Sopir dan Truk Diamankan

Banyuwangi, Jejak - Indonesia.id | Upaya penyelundupan ribuan botol minuman keras (miras) ilegal jenis arak asal Bali berhasil digagalkan aparat Polresta Banyuwangi, Selasa (12/8/2025). Aksi ini terungkap berkat kesiapsiagaan Tim Patroli Perintis Presisi saat melakukan pemeriksaan di pintu keluar Pelabuhan Ketapang.

Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Rama Samtama Putra, S.I.K., M.Si., M.H., mengungkapkan petugas menghentikan laju truk Isuzu Nopol N 8544 EW yang dikemudikan seorang pria berinisial A. Hasil pemeriksaan mendalam menemukan truk tersebut memuat 63 dus arak Bali, masing-masing berisi 50 botol.

“Total barang bukti yang kami sita berjumlah 3.150 botol arak. Seluruhnya diamankan bersama truk dan sopir untuk proses hukum lebih lanjut,” tegas Kombes Pol Rama.

Menurutnya, miras ilegal tersebut diduga kuat berasal dari Bali dan rencananya akan diselundupkan menuju wilayah Malang. Saat ini penyidik masih mendalami jaringan pemasok dan pemesan minuman haram tersebut.

“Kami masih melakukan pengembangan untuk mengungkap siapa pemilik dan pengendali distribusinya. Sopir truk ini masih berstatus saksi utama dalam kasus ini,” ujar Kapolresta.

Kombes Pol Rama menegaskan, Polresta Banyuwangi berkomitmen penuh memberantas peredaran miras ilegal yang kerap memicu gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

“Miras adalah salah satu faktor pemicu kejahatan yang cukup signifikan. Kami akan terus meningkatkan patroli dan penindakan, tidak hanya terhadap miras, tetapi juga narkoba dan barang terlarang lainnya,” tandasnya.

Polresta Banyuwangi mengimbau masyarakat, untuk aktif melaporkan apabila mengetahui adanya aktivitas peredaran miras dan narkotika di lingkungan sekitar. Aparat memastikan akan menindak tegas setiap pelanggaran demi menciptakan Banyuwangi yang aman, tertib, dan kondusif. (rag)

error: Content is protected !!