We're open Closes at 5:00 pm

Tahun: 2025

Divhumas Polri Tebar Keberkahan Lewat Pengajian dan Khataman Rutin

JAKARTA || jejakindonesia.id – Suasana khidmat menyelimuti Mushola lantai 3 Gedung Divisi Humas (Divhumas) Polri pada Senin pagi (25/8/2025). Sejak pukul 06.00 WIB, para personel Polri bersama tahfidz lulusan Perguruan Tinggi Ilmu Al-Qur’an (PTIQ) Jakarta mengikuti kegiatan pengajian dan khataman Al-Qur’an.

Kegiatan yang berlangsung hingga menjelang Dzuhur ini menjadi ikhtiar spiritual sekaligus wujud rasa syukur jajaran Divhumas Polri kepada Allah SWT. Melalui lantunan ayat suci, dzikir, dan doa bersama, para insan Bhayangkara memohon kelancaran serta bimbingan dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

Salah satu personel Divhumas Polri, Bripda Tri, mengaku bersyukur dapat mengikuti khataman di tengah kesibukan tugas. “Alhamdulillah, di sela-sela kesibukan melaksanakan tugas sebagai anggota Polri, saya dan rekan-rekan diberikan kesempatan untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT melalui khataman ini,” ungkapnya.

Sejumlah tahfidz memimpin jalannya khataman, di antaranya Ustadz Ali Kholidin, Ustadz Muhaimin, Ustadz Salim Maftukhi, dan Ustadz Irfan Zuliansah. Atmosfer religius terasa kental, menambah keteduhan suasana kegiatan tersebut.

Ustadz Ali Kholidin turut memberikan apresiasi atas pelaksanaan rutin khataman tersebut. “Terima kasih dan apresiasi yang luar biasa kepada Kadivhumas Polri beserta seluruh jajaran atas pelaksanaan khataman yang rutin dilaksanakan setiap hari Senin dan Jumat di kantor Divhumas Polri. Saya doakan semoga semuanya diberikan kesehatan dan keberkahan dalam menjalankan tugas,” ujarnya.

BNNK + RKBK + LPSS + BCM = Squad Anti Narkoba, CFD Jadi Arena Edukasi Seru

Banyuwangi, Jejak - Indonesia.id | Minggu pagi (24/8/2025) di Taman Blambangan terasa istimewa. Biasanya, Car Free Day (CFD) hanya diwarnai peluh para pejoging, goweser dan aroma sate, tapi kali ini ada pemandangan unik: pelapak UMKM Banyuwangi Creative Market (BCM) berjualan sembari mengenakan pakaian adat Nusantara. Meriah, warna-warni, dan penuh semangat 80 Tahun Indonesia Merdeka. 🇮🇩✨

Selesai melayani pembeli, para pelapak langsung geser posisi: dari mode pedagang, mereka berubah jadi peserta Sosialisasi Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN). Bayangkan, habis nawarin kopi gula aren, langsung serius dengerin materi bahaya narkoba. Multitalenta banget!

Acara yang dipandu Rachmad Hidayat, S.Kom Ketua BCM dan Hakim Said, SH Ketua Rumah Kebangsaan Basecamp Karangrejo (RKBK) itu menghadirkan squad lengkap: Yayasan Anti Narkoba LPSS, BNNK Banyuwangi, Bakesbangpol, Dinsos PPKB, UMKM BCM, sampai Klinik KDS Gitik Rogojampi.

Yudhi Erwanto mewakili Bakesbangpol bilang: “Saya lihat tadi UMKM BCM bisa kompak jualan di CFD, kita dari pemerintah daerah juga harus kompak hadir lawan narkoba. Semangat pagi ini bukti Banyuwangi kuat, guyub, dan nggak bisa dikalahkan narkoba.”

Ivan dari Dinsos PPKB menambahkan: “Pemkab Banyuwangi apresiasi penuh. Narkoba itu bukan hanya masalah hukum, tapi juga sosial. Kalau masyarakat dan UMKM ikut turun tangan, Banyuwangi pasti benar-benar Bersinar, bersih dari narkoba.”

Sementara itu, Hakim Said, SH, yang juga Ketua Yayasan Anti Narkoba Lapor Pulih Sehat Sejahtera (YAN LPSS), dengan semangat menyampaikan aspek hukum narkoba: “Narkoba itu musuh bersama. Kalau masih ada peredaran, jangan harap anak muda kita bisa sejahtera. Mari lawan, mari pulihkan, mari sejahterakan!”

Dari dunia UMKM, Rachmad Hidayat, S.Kom, Ketua BCM nyeletuk sambil bikin penonton ngakak: “Di CFD yang laku itu kopi, sate, dan kreativitas. Kalau narkoba? Cancel aja bos! Pelapak BCM itu anti narkoba, pro dagangan laris.”

Narasumber dari BNNK Banyuwangi, dari Seksi Berantas, mengupas gamblang soal bahaya narkoba. “Gerakan seperti ini penting, karena lawan narkoba itu kerja bareng, bukan cuma urusan polisi.”

Rudi Purwantoro, S.Kep., Ns. dari LPSS menambahkan:“Korban narkoba jangan dijauhi. Mereka harus kita pulihkan. Rehabilitasi itu kunci.”

Dari sisi kesehatan, Diah Fitrianingsih, S.Keb, Owner Klinik KDS sekaligus Divisi Kesehatan RKBK, berpesan: “Hidup bebas narkoba itu investasi kesehatan. Badan sehat, pikiran sehat, rejeki juga lancar.”

Sesi tanya jawab jadi makin seru sewaktu Mbah Gabut, salah satu pelapak BCM, angkat tangan. “Kalau narkoba sudah jelas No, miras juga No. Tapi kalau dagangan saya sepi di CFD, ada solusinya nggak? Apa BNNK bisa bantu promosi?”😀

Satu selasar pun ketawa bareng. Narasumber menimpali dengan santai: “Solusinya gampang, Mbah. Dekatkan lapak dengan kreativitas, jauhi narkoba. Barang bagus pasti laku. BCM kan sudah terbukti, Yes… Yes… Yes!”

Acara ditutup dengan yel-yel kompak:
💊 Narkoba, NO!
🍻 Miras-Minol, NO!
🤼‍♀️ Prestasi, YES!
🌞 Banyuwangi Bersinar, YES!
👑 BCM ? YES… YES… YES!!!

Sosialisasi P4GN kali ini bukan cuma soal edukasi, tapi juga bukti bahwa perang melawan narkoba bisa dikemas santai, penuh canda, tapi tetap serius makna. Banyuwangi pun makin yakin: bersih narkoba itu keren, kreatif tanpa narkoba itu juara! (red)

Dirgahayu Hari Kemerdekaan RI Ke-80, PPGB Adakan Potong Tumpeng dan Hiburan Musik

Banyuwangi, Jejak - Indonesia.id | Malam puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80 di Dusun Guwo, Desa Grogol Kecamatan Giri, Kabupaten Banyuwangi berlangsung meriah. Meskipun Sederhana, kegiatan yang dilakukan oleh Pemuda Pemudi Guwo Bersatu (PPGB), membuat warga setempat tumpah ruah di area peringatan untuk melakukan tasyakuran potong tumpeng dan makan bersama, Minggu (24/8/2025) malam.

Sebelum malam puncak, Minggu pagi (24/8/2025) di isi dengan acara lomba-lomba yang berlangsung meriah dan penuh semangat dari para peserta dan warga.

Pembjna PPGB Sholihin menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pemuda dan pemudi, warga dan pihak-pihak yang telah mendukung berpartisipasi dalam kegiatan ini.

“Kami sangat bersyukur acara ini dapat berjalan lancar dan menjadi momen menggugah nasionalisme bagi warga Dusun Guwo, Desa Grogol,” katanya.

Nampak, potong Tumpeng sebagai simbol rasa syukur atas kemerdekaan Indonesia dan rasa syukur atas tidak terjadi kenaikan pajak bumi bangunan (PBB) di Banyuwangi. Potong tumpeng dilakukan oleh tokoh pemuda Taufiq diberikan kepada Bhabinkamtibmas Giri dan Ketua DPC GRIB Banyuwangi, Yahya Umar, dilanjutkan dengan makan bersama sebagai wujud kebersamaan dan persaudaraan warga Guwo.

Ketua DPC GRIB Banyuwangi, Yahya Umar mengapresiasi dan bangga kepada pemuda pemudi Guwo dalam memperingati hari kemerdekaan. "Saya melihat pemuda sini penuh kesemangatan dalam pengadaan kegiatan seperti ini. Ayo kita tingkatkan terus rasa nasionalisme yang tinggi, karena dengan pemuda yang tangguh, yang hebat maka akan tangguh pula suatu daerah tersebut," ujar Yahya.

Pasca potong Tumpeng, kegiatan diisi dengan hiburan musik baik penyanyi lokal dan artis-artis Banyuwangi.

Sementara itu pembina Pemuda Pemudi Guwo Bersatu, Sholihin menuturkan bahwa anggaran dalam kegiatan ini bersumber dari para pemuda dan para donatur. "Alhamdulillah, kegiatan ini bersumber dari para pemuda dan dibantu oleh para donatur, sehingga kegiatan pada hari ini berjalan dengan lancar dan sukses," tuturnya.

Hiburan musik yang dimeriahkan oleh artis-artis Banyuwangi menambah semarak suasana peringatan Agustusan malam ini. Peringatan HUT RI ke-80 di Dusun Guwo, Desa Grogol ini menjadi ajang untuk mempererat tali persaudaraan dan meningkatkan semangat nasionalisme di kalangan pemuda dan warga. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat menuju Dusun Guwo Desa Grogol bahagia, makmur dan membanggakan. (tfq)

Masyarakat Jember Meminta Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo Tindak Tegas Anggotanya Yang Terlibat Judi Sabung Ayam Di Desa Karang Duren, Kecamatan Balung

Jember, Jejak - Indonesia.id |  Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, menegaskan bahwa pemberantasan perjudian adalah bentuk upaya untuk meraih kembali kepercayaan masyarakat terhadap Polri.

Tetapi hal ini tidak dilakukan oleh jajarannya,satu pekan pemberitaan terkait perjudian di wilayah Jawa Timur Kabupaten Jember,sempat menjadi pergunjingan Masyarakat luas.

Kegiatan judi Sabung ayam yang terletak Dusun Krajan, Desa Karang Duren, Kecamatan Balung, Kabupaten Jember, Jawa Timur, mulai beraktivitas kembali walau sempat di bubarkan oleh pihak kepolisian polres Jember.

Merasa aman dan bisa dikondisikan kalangan judi sabung ayam ini mulai terlihat aktifitasnya pada Minggu 24 Agustus 2025. Pasalnya tak hanya sabung ayam di lokasi tersebut juga berlangsung judi dadu, dan cap jeki, Informasi yang berhasil dihimpun media ini di lokasi perjudian, diduga aktifitas tersebut perjudian dimotori Yon dan Imam yang mengaku anggota dari Unit Resmob polres Jember. Kegiatan tersebut sudah buka lagi cukup lama, dan nyaris tidak tersentuh hukum, hal itu menyisakan sejumlah pertanyaan dari warga sekitar lokasi.

Salah satu warga yang enggan namanya disebutkan mengatakan jika arena perjudian tersebut bandarnya sangat kuat sehingga tidak disentuh oleh petugas, karena didalam perjudian tersebut Oknum Polisi.
“Bandarnya kuat mas, kalau gak kuat sudah lama ditutup permanen tidak buka lagi,” Ucap warga saat berbincang dengan wartawan. Minggu, (24/8/2025),

Parahnya lagi aktifitas multi judi tersebut berlangsung hampir tiap hari,, hal tersebut bukanlah rahsia umum lagi, bahkan warga setempat memperkirakan adanya uang keamanan sehingga aman aman saja.

“Mungkin mas ada uang keamanannya sehingga bisa aman”Kata warga. Hal tersebut diungkapkan warga saat di konfirmasi media ini di salah satu warung yang tak jauh dari lokasi sabung ayam.

Menurut masyarakat setempat dulu lokasi judi sabung ayam itu pernah di grebekan tapi gak ada yang kena mungkin sudah bocor atau sudah ada info kalau ada grebekan, mungkin hanya formalitas.

Masyarakat meminta Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menindak tegas para anggotanya yang terlibat di dalam perjudian 303 maupun lainnya. Untuk menghilangkan dugaan serta persepsi negatif dari masyarakat, seyogyanya ada tindakan tegas dari aparat penegak hukum, dalam hal ini Polres Jember, untuk membuktikan bahwa polres jember tidak seperti yang masyarakat duga. (red)

Satgas Yonif 700/WYC Rajut Kasih di Tanah Papua, Ibadah Bersama Jemaat Gereja Bethesda Batilame

PUNCAK || jejakindonesia.id — Dengan langkah penuh ketulusan, Satgas Yonif 700/WYC melalui Pos Kout kembali hadir di tengah masyarakat Kampung Wako, Distrik Gome, Kabupaten Puncak. Kali ini, para prajurit tidak hanya membawa senjata menjaga kedaulatan, tetapi juga membawa kasih dan doa, dengan melaksanakan kegiatan Binter terbatas berupa ibadah bersama di Gereja Bethesda Batilame. (24/8/2025).

Kegiatan rohani tersebut dipimpin langsung oleh Pabintal Satgas Yonif 700/WYC, Lettu Inf Iwan Simon. Dalam sambutannya, ia menyampaikan pesan mendalam yang menggugah hati jemaat.
“Semoga masyarakat menerima kami dengan baik, karena kami sudah lebih dulu menaruh cinta dan kasih sayang kepada warga Papua. Kami hadir bukan sekadar menjalankan tugas, tetapi ingin menjadi saudara dan keluarga bagi seluruh masyarakat,” ungkapnya.

Suasana ibadah terasa begitu khidmat. Lagu pujian dan doa yang bergema dari dalam gereja seolah menjadi pengikat persaudaraan antara prajurit TNI dan warga setempat. Kehangatan tersebut membuat batas-batas perbedaan hilang, digantikan rasa persatuan.

Pendeta Weni Murib, yang memimpin ibadah, menyambut baik kehadiran Satgas di tengah jemaatnya.

“Kehadiran Satgas Yonif 700/WYC memberi kekuatan rohani dan semangat baru bagi kami. Mereka bukan hanya penjaga keamanan, tetapi juga sahabat dan saudara yang mau berdoa bersama. Semoga kasih Tuhan melimpah bagi prajurit dan masyarakat di sini,” tuturnya dengan penuh syukur.

Ibadah bersama ini menjadi bukti nyata bahwa prajurit TNI tidak hanya berdiri gagah di garis depan menjaga bangsa, tetapi juga merendahkan hati, menyatu dengan masyarakat, dan menghadirkan damai di Tanah Papua.

Autentikasi: Pen Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 700 Wira Yudha Cakti

error: Content is protected !!