Sorry, we're closed Opens Kamis at 9:00 am

Tahun: 2025

YKB Jatim Resmikan Aplikasi SI KEMBANG, Wujudkan Transparansi dan Akuntabilitas Keuangan

SURABAYA || jejakindonesia.id - Yayasan Kemala Bhayangkari (YKB) Daerah Jawa Timur resmi meluncurkan aplikasi Sistem Informasi Keuangan Kemala Bhayangkari (SI KEMBANG Jatim) di Gedung Mahameru Mapolda Jatim, pada Rabu (27/8/2025).

Peluncuran ini ditandai dengan sambutan Ketua Pengurus YKB Jatim, Ny. Dewi Nanang Avianto, yang menegaskan pentingnya transformasi digital dalam tata kelola keuangan yayasan.

Dalam acara yang turut dihadiri Kapolda Jatim Irjen Pol Drs. Nanang Avianto, M.Si, Wakapolda Jatim, pejabat utama Polda Jatim, perwakilan Bank Mandiri dan BRI, serta jajaran pengurus Bhayangkari dan YKB se-Jawa Timur, Ny. Dewi menekankan bahwa SI KEMBANG hadir sebagai langkah strategis menuju pengelolaan keuangan yang lebih transparan, akuntabel, dan efisien.

“Melalui aplikasi ini, seluruh proses administrasi keuangan, mulai penerimaan hingga pelaporan, dapat berjalan lebih cepat, tepat waktu, dan akurat. Dengan begitu, kepercayaan orang tua siswa, komite sekolah, dan seluruh pemangku kepentingan semakin meningkat,” ujarnya.

SI KEMBANG Jatim merupakan aplikasi untuk Yayasan Kemala Bhayangkari Daerah Jawa Timur, yang dibuat dan dikembangkan oleh BidTIK Polda Jatim, guna membantu Yayasan Kemala Bhayangkari Daerah Jawa Timur untuk lebih berkembang dan siap menghadapi perubahan.

Program aplikasi SI KEMBANG Jatim selain digunakan untuk keuangan digital seluruh bendahara YKB se-Jatim, juga dapat digunakan di sekolah-sekolah YKB se-Jatim untuk sistem absensi online, dengan Face Recognition, jadwal mata pelajaran, informasi kepada siswa dan orang tua siswa melalui Whatsapp blast.

Selain itu SI KEMBANG Jatim juga dapat memberikan kemudahan pembayaran sekolah melalui dukungan Bank BRI dan Bank Mandiri, dengan sistem pembayaran virtual account, Qris, Indomart, Alfamart, Alfamidi, Ovo, ShopeePay, Dana, GoPay, Virgo, Link aja, E-Wallet, serta di 11.307 mandiri agent yang tersebar diseluru Jawa Timur.

Kelebihan utama SI KEMBANG Jatim adalah kemampuannya menyajikan informasi secara realtime.

Hal ini memungkinkan untuk Ketua Pengurus Yayasan Kemala Bhayangkari Daerah Jawa Timur, serta seluruh Ketua Cabang se-Jawa Timur memantau kondisi keuangan dimana saja melalui perangkat digital komputer, laptop, dan Handphone.

Dengan begitu, proses pengawasan, evaluasi, serta pengambilan keputusan dapat dilakukan lebih cepat, efektif, dan berbasis data yang akurat.

Dengan hadirnya SI KEMBANG Jatim, Yayasan Kemala Bhayangkari Jawa Timur selangkah lebih maju dalam mewujudkan tata kelola keuangan yang profesional, modern, terpercaya dan presisi.

Peluncuran SI KEMBANG Jatim diharapkan membawa manfaat besar bagi kemajuan pendidikan, khususnya dalam lingkungan sekolah Kemala Bhayangkari di seluruh Jawa Timur.

“Mari kita bersama-sama mendukung dan mengoptimalkan penggunaan aplikasi ini demi kemajuan pendidikan dan pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara,” pungkas Ny. Dewi Nanang Avianto. (*)

Dua Pelaku Penyelundupan Happy Water Asal Malaysia dan Cina Berhasil Ditangkap

JAKARTA || jejakindonesia.id - Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri berhasil mengungkap kasus penyelundupan narkotika jenis Happy Water. Dua orang WNA asal Malaysia dan Cina beserta 1,7 kilogram Happy Water diamankan.

"Kasus ini terbongkar setelah tim Subdit I Dittipidnarkoba Bareskrim Polri mendapatkan informasi adanya narkotika yang akan masuk ke Indonesia melalui jalur udara," ujar Dirtipidnarkoba Bareskrim Polri Brigjen Pol. Eko Hadi Santoso, Selasa (26/8/2025).

Eko menjelaskan, berdasarkan informasi tersebut, tim opsnal langsung berkoordinasi dengan pihak Bea dan Cukai Bandara Soekarno Hatta dab mengamankan WN Malaysia, Muhammad Ridzuan Cheng (41) yang membawa narkotika tersebut dalam dus berwarna pink, atau sekitar 1,7 kilogram pada Senin (25/8) lalu saat tiba di Bandara Internasional Sokarno-Hatta.

Tersangka mengaku, lanjut Eko, dia diminta seseorang untuk menyerahkan happy water kepada tersangka Wei Sihao (28), WN China yang tinggal di apartemen di Kecamatan Pademangan, Jakarta Utara.

"Dari keterangan tersangka Muhammad Ridzuan Cheng, yang bersangkutan disuruh oleh seseorang inisial B untuk menyerahkan barang haram tersebut di apartemen," terangnya.

Merespon keterangan tersebut, tim yang dipimpin Kasubdit I Dittipidnarkoba Bareskrim Polri Kombes Erlin Tan Jaya mengatakan pihaknya melanjutkan penyelidikan dengan melakukan control delivery terhadap barang haram tersebut.

"Tim gabungan yang sudah memantau apartemen tersebut melihat seseorang pria yang mencurigakan berdiri di samping tower dan selanjutnya tim berhasil mengamankan penerima Happy Water tersebut yaitu seseorang WNA China inisial WZ (28)," tutur Kombes Erlin.

Dilokasi, tersangka Wi Zhiao diamankan pada Selasa (26/8) pukul 05.10 WIB untuk kemudian dibawa ke Bareskrim Polri untuk penyelidikan lebih lanjut terkait jaringan pelaku di atasnya.

Petugas Lapas Banyuwangi Dapatkan Penguatan Tugas Polsus dari Polda Jatim

BANYUWANGI || jejakindonesia.id  – Petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banyuwangi mendapatkan pembinaan dan penguatan terkait tugas Kepolisian Khusus Pemasyarakatan (Polsuspas). Penguatan yang digelar di Lapangan Apel Lapas setempat tersebut diberikan langsung oleh jajaran Polda Jawa Timur, Kamis (28/8).

Kasi Korwas Polsus Subdit Binsa TPAM/Polsus Ditbinmas Polda Jatim, Kompol Siti Mu’anipah, hadir sebagai pemberi materi utama. Acara ini dihadiri secara langsung oleh Kalapas Banyuwangi, I Wayan Nurasta Wibawa, beserta seluruh jajaran petugas Lapas.

Dalam arahannya, Kompol Siti Mu’anipah mengingatkan kembali akan sentral dan strategisnya tugas Polsus, khususnya Polsuspas. Ia menegaskan bahwa tanggung jawab yang diemban oleh Polsuspas tidaklah ringan.

“Tugas Polsuspas bisa dikatakan tidak ringan. Selain untuk menjaga keamanan dan ketertiban di dalam lapas, mereka juga bertanggung jawab penuh terhadap pembinaan bagi warga binaan. Tujuannya agar warga binaan, setelah bebas nanti, dapat kembali bermasyarakat dan diterima dengan baik oleh lingkungannya,” ujarnya.

Ia juga menghimbau agar seluruh personel Polsuspas senantiasa berpedoman pada peraturan perundang-undangan yang berlaku dalam setiap menjalankan tugasnya. Selain itu, penguatan fungsi intelijen juga menjadi perhatian penting.

“Perkuat kemampuan intelijen dengan selalu mengikuti perkembangan berbagai modus operandi tindak kejahatan yang kian hari semakin modern dan berkembang. Hal ini penting untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan menjaga stabilitas keamanan di lembaga pemasyarakatan,” tambahnya.

Sementara itu, Kalapas Banyuwangi menyambut positif dan mengapresiasi kegiatan penguatan tersebut. Ia menilai, pembinaan ini sangat penting dan strategis dalam menunjang pelaksanaan tugas dan fungsi dari Polsuspas Lapas Banyuwangi.

“Penguatan seperti ini sangat penting untuk menyegarkan kembali pemahaman dan kemampuan petugas kami dalam menjalankan tugas sebagai Polsuspas. Ini akan meningkatkan kinerja dan profesionalisme mereka,” ujar Wayan.

Wayan menegaskan bahwa pihaknya akan terus berkomitmen untuk menjalin sinergi dan koordinasi yang solid dengan kepolisian dan seluruh aparat penegak hukum lainnya.

“Sinergi ini kami bangun untuk menciptakan Lapas Banyuwangi yang aman, kondusif, dan mampu menjalankan fungsi pembinaan dengan optimal, sesuai dengan mandat yang diberikan oleh undang-undang,” pungkasnya.

Panen Raya Padi dan Launching Kompi Produksi Kodim 0601/Pandeglang Dukung Swasembada Pangan Nasional

Padeglang || jejakindonesia.id --Dalam mendukung program swasembada pangan nasional Kodim 0601/Pandeglang melaksanakan kegiatan kegiatan Panen Raya Padi Bersama sekaligus Launching Kompi Produksi Kodim 0601/Pandeglang, bertempat di Kampung Mataram, Desa Carita, Kecamatan Carita, Kabupaten Pandeglang, Kamis (28/08/2025).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Brigjen TNI (Purn) Ahmad Said, S.Sos (Komisaris Yayasan Bhakti Bela Negara), Letkol Inf Afri Swandi Ritonga, S.I.P (Dandim 0601/Pandeglang), Iptu Turip S.AP (Kapolsek Carita) mewakili Kapolres Pandeglang, Dr. Nasir, SP., MBA., MP (Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Pandeglang) mewakili Bupati Pandeglang, Sdr. M. Fachry Anggara (Ketua Pembina Yayasan Bhakti Bela Negara), H. TB. Agus Khotibul Umam (Ketua DPRD Kabupaten Pandeglang), Lettu Inf Zamzami (Pasi Intel Yon Mekanis 320/BP) mewakili Danyon Mekanis 320/BP, Mayor Inf Mulia Adi Dharma (Danyon TP 842/BS), Sdr. Agung Trisakti (Kepala Subdivre Bulog Lebak-Pandeglang), Sdr. Yadi Pribadi, S.E (Camat Carita), Kabid Pertanian Provinsi Banten, para perwira dan anggota Kodim 0601/Pandeglang, serta Kelompok Tani Berkah Carita.

Rangkaian acara dimulai dengan pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, sambutan-sambutan, doa, dan dilanjutkan dengan pelaksanaan panen raya padi.

Dalam sambutannya, Letkol Inf Afri Swandi Ritonga, S.I.P (Dandim 0601/Pandeglang) menyampaikan bahwa kegiatan panen raya padi sekaligus launching Kompi Produksi ini merupakan langkah nyata Kodim 0601/Pandeglang dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. “Kompi produksi dibentuk untuk meningkatkan efektivitas produksi pangan di wilayah binaan, memanfaatkan lahan tidur, serta mendorong kesejahteraan masyarakat melalui pendampingan dan kemitraan. Momentum ini membuktikan bahwa sinergi TNI, pemerintah daerah, aparat penegak hukum, Bulog, dan masyarakat mampu mewujudkan kemandirian pangan yang menjadi kekuatan pertahanan bangsa,” tegasnya.

Sementara itu, Sdr. M. Fachry Anggara (Ketua Pembina Yayasan Bhakti Bela Negara) menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor. Ia berharap ke depan Yayasan Bhakti Bela Negara dapat bersinergi dengan seluruh pemangku kepentingan untuk mengembangkan potensi pangan daerah. Hal senada disampaikan H. Sahruji (Ketua DPW Yayasan Bhakti Bela Negara Provinsi Banten) yang menegaskan bahwa petani perlu didukung dengan metode pertanian modern agar produktivitas meningkat dan ketahanan pangan di Banten tercapai.

Adapun Dr. Nasir, SP., MBA., MP (Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Pandeglang) mewakili Bupati Pandeglang menyatakan apresiasinya terhadap inisiatif Kodim 0601/Pandeglang. Menurutnya, Pandeglang memiliki potensi besar sebagai lumbung pangan di Provinsi Banten dengan kontribusi mencapai lebih dari 34% terhadap kebutuhan pangan daerah. Ia berharap melalui sinergi TNI, pemerintah, dan masyarakat, target swasembada pangan nasional dapat tercapai dalam waktu singkat.

Kegiatan panen raya ini tidak hanya menjadi wujud nyata sinergi antara TNI, pemerintah, aparat penegak hukum, dan masyarakat, namun juga sebagai momentum strategis dalam mewujudkan kemandirian pangan serta meningkatkan kesejahteraan petani di Pandeglang.

(Pendim 0601)

Kemenko Polkam Pimpin Penguatan IKLN, Wujudkan Visi Maritim Presiden Prabowo

JAKARTA || jejakindonesia.id – Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan bersama stakeholder terkait membaha langkah strategis dan komitmen serius pemerintahan di bawah Presiden Prabowo untuk mewujudkan visi Indonesia sebagai poros maritim dunia. Diperlukan konsolidasi Indeks Keamanan Laut Nasional (IKLN) sebagai tolok ukur utama keberhasilan pembangunan maritim dalam RPJMN 2025-2029.

Brigjen TNI Parwito, Asisten Deputi Koordinasi Doktrin dan Strategi Pertahanan, menyatakan bahwa menjadi bukti nyata peran sentral Kemenko Polkam dalam mengorkestrasi seluruh kekuatan maritim nasional. Kemenko Polkam tidak hanya berperan sebagai kementerian koordinasi, tetapi juga sebagai motor penggerak utama dalam transformasi tata kelola keamanan laut.

Perannya sebagai Ketua Forum Keamanan, Keselamatan, dan Penegakan Hukum di Laut (Forum KKPH), yang diperkuat oleh Peraturan Presiden Nomor 59 Tahun 2023, memberikan mandat hukum dan politik untuk mengatasi fragmentasi kewenangan yang selama ini menjadi hambatan.

Brigjen TNI Parwito menegaskan bahwa Forum KKPH adalah platform yang dirancang untuk mewujudkan sinergi, memastikan setiap kementerian dan lembaga bekerja dalam satu irama demi mencapai tujuan nasional. "Penguatan IKLN ini bukan sekadar tugas teknis, melainkan komitmen kolektif untuk memastikan setiap rupiah anggaran dan setiap detik kerja di laut dapat diukur dan akuntabel bagi rakyat," katanya.

Indonesia Ocean Justice Initiative (IOJI) dan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menekankan perlunya validasi data primer yang seragam dan penggunaan metodologi yang kokoh, sementara BRIN menggarisbawahi kesenjangan dramatis antara data referensi (79%) dengan tingkat cakupan operasional aktual di lapangan yang hanya mencapai 28%. Hal ini juga diperkuat oleh BPS, yang menekankan pentingnya adopsi prinsip Satu Data Indonesia untuk menjamin akurasi dan konsistensi data.

Inti dari rapat koordinasi ini adalah penyelarasan teknis yang mendalam dan fundamental. Diskusi menyoroti ketidakselarasan antara Rincian Output (RO) yang menjadi dasar pengukuran kinerja setiap K/L dengan sub-dimensi pada IKLN.

Forum ini juga secara mendalam membahas berbagai dimensi keamanan maritim. Basarnas menyoroti pentingnya modernisasi aset dan peningkatan kapasitas SDM untuk mengurangi tingkat kecelakaan laut, sementara KLH berfokus pada efisiensi penanganan kasus pencemaran.

Dari sisi ancaman baru, BMKG secara visioner mengusulkan integrasi data cuaca ekstrem ke dalam indeks, sementara Bappeten menekankan perlunya dimensi mitigasi risiko nuklir mengingat lalu lintas kapal berbahaya di perairan Indonesia.

error: Content is protected !!