Opening soon Opens today at 9:00 am

Bulan: Desember 2025

Pasmar 1 Kirim Prajuritnya Untuk Misi Penanggulangan Bencana Alam di Sumatera

JAKARTA || jejakindonesia.id - Pasmar 1 kembali menunjukkan kesiapsiagaanya dalam berbagai penugasan. Kali ini para prajurit Pasmar 1 siap diterjunkan dalam Operasi Militer Selain Perang (OMSP) yaitu dengan mendukung misi kemanusiaan dengan bergabung dalam misi penanggulangan bencana alam yang melanda berbagai provinsi di Sumatera.

Para prajurit Pasmar 1 ini, selanjutnya diberangkatkan ke daerah bencana alam menggunakan KRI dr. Soeharso-990 dan bergabung dengan para unsur lainnya.

Pada misi ini, para prajurit Pasmar 1 mengirimkan berbagai personel khususnya dari Batalyon Kesehatan 1 Marinir (Yonkes 1 Mar) yang akan sangat berguna untuk memberikan layanan kesehatan kepada para pengungsi dan Batalyon Zeni 1 Marinir (Yonzeni 1 Mar) yang akan memperbaiki jalan maupun jembatan yang rusak agar segera dapat digunakan.

Pada kesempatan tersebut, Komandan Pasmar 1 (Danpasmar 1) Mayjen TNI (Mar) Ili Dasili, S.E., juga mendampingi para prajuritnya sebelum berangkat ke daerah misi.

Tugas kalian ini adalah tugas yang mulia, selain kalian disana nantinya akan membantu para korban bencana alam, tugas kalian juga akan menyalurkan bantuan-bantuan yang telah dihimpun oleh seluruh unsur TNI AL dan masyarakat yang berada disana untuk segera dapat didistribusikan kepada para korban. Tetap bersikap humanis dan kedepankan unsur kemanusiaan dalam setiap perbuatan kalian disana, pesan Danpasmar 1 jelang keberangkatan prajuritnya di Dermaga Kolinlamil, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Minggu (30/11/2025).

Keberangkatan misi kemanusiaan ini dipimpin oleh Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali.

Sumber: Dispen Kormar, Pasmar 1

Aipda Agus, Polisi Desa yang Sukses Jadi Peternak Domba

PASURUAN || jejakindonesia.id — Aipda Agus Setiya Budi, Bhabinkamtibmas Desa Wonosari, Kecamatan Gempol, membuktikan bahwa anggota Polri juga mampu menggerakkan ekonomi.

Di tengah tugasnya menjaga kamtibmas, ia sukses mengembangkan peternakan domba yang menghasilkan pendapatan belasan juta rupiah setiap tiga bulan.

Usaha itu dirintis sejak 2009 dari hobi memelihara hewan. Pada 2022, ia mulai fokus beternak domba dengan modal awal 10 ekor betina. Kini, peternakan yang ia kelola berkembang pesat; dalam satu periode tiga bulan, ia mampu menjual 10–15 ekor domba dengan omzet Rp15–20 juta.

“Awalnya hanya hobi. Alhamdulillah sekarang bisa menambah penghasilan keluarga,” ujar Aipda Agus.

Meski sukses, ia menegaskan usaha ternaknya tidak mengganggu tugas kepolisian. Beberapa karyawan dipercaya mengelola kandang sehari-hari. Tantangan terbesar yang ia hadapi adalah banyaknya pemain baru bermodal besar dan turunnya harga domba.

Untuk meningkatkan kualitas ternak, Agus aktif mengikuti pelatihan. Terbaru, ia mengikuti Sekolah Lapang Peternakan Terintegrasi Komoditas Domba yang digelar Dinas Peternakan Kabupaten Pasuruan bersama Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya.

Kapolsek Gempol, Kompol Giadi Nugraha, mengapresiasi dedikasi anggotanya. “Di tengah tugas yang berat, Pak Agus masih semangat belajar. Semoga ilmunya bermanfaat bagi warga Wonosari,” ujarnya.

Kisah Aipda Agus menjadi inspirasi bahwa polisi juga bisa berperan ganda: menjaga keamanan sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat.

Apel Jam Pimpinan: Wakapolresta Banyuwangi Soroti Kinerja Mingguan, Upaya Preventif, dan Kesiapan Operasi Nataru

BANYUWANGI || jejakindonesia.id — Wakapolresta Banyuwangi AKBP Teguh Priyo Wasono, S.I.K. memimpin apel jam pimpinan di halaman Markas Polresta Banyuwangi, Senin (1/12/2025).

Apel diawali dengan pengucapan Tribrata, Catur Prasetya, dan Panca Prasetya Korpri sebagai bentuk konsolidasi nilai-nilai dasar kepolisian.

Dalam arahannya, AKBP Teguh Priyo Wasono,S.I.K., menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan tugas personel selama sepekan terakhir yang berlangsung aman dan kondusif. Wakapolresta Banyuwangi menyebut berbagai kegiatan masyarakat dapat berjalan lancar berkat kesiapan anggota di lapangan.

Terkait upaya menjaga stabilitas keamanan, Wakapolresta menekankan pentingnya langkah preemtif( Pembinaan), Preventif( Pencegahan), dan Refresif (Penegakan Hukum) sebagai upaya terakhir. Wakapolresta Banyuwangi menyampaikan lebih lanjut Sinergitas perguruan silat, agar potensi gesekan dapat dicegah melalui kegiatan positif dan pendekatan dialogis.

AKBP Teguh Priyo Wasono,S.I.K., juga mengingatkan anggota untuk mengimplementasikan arahan dan program pimpinan (Quick wins) secara konsisten dengan komitmen bersama yang telah diatensikan pimpinan.

Selain itu, Wakapolresta Banyuwangi meminta sistem pengamanan markas (Sispam Mako) terus dioptimalkan guna mengantisipasi potensi kerawanan.

Menjelang penutupan tahun anggaran, Wakapolresta Banyuwangi meminta seluruh bagian melakukan pengecekan ulang terhadap administrasi masing-masing dan menambahkan bahwa setelah Operasi Zebra berakhir, Polresta Banyuwangi kini bersiap menghadapi Operasi Lilin Nataru yang akan memfokuskan pada pengamanan libur Natal dan Tahun Baru.

Polresta Banyuwangi menegaskan komitmennya untuk menjaga stabilitas keamanan menjelang akhir tahun. Seluruh personel diharapkan siap menghadapi peningkatan aktivitas masyarakat serta agenda pengamanan Natal dan Tahun Baru.

Mas ZAR Jadi Mentor TikTok Jalin Nusantara Bersama Kemenparekraf di 3 Kota Dorong UMKM Go Digital

MALANG || jejakindonesia.id - Dalam rangka meningkatkan kapasitas pelaku UMKM di era ekonomi digital, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) bersama TikTok menghadirkan program nasional TikTok Jalin Nusantara. Program ini bertujuan memberikan edukasi pemasaran digital dan penguatan ekonomi kreatif kepada UMKM di berbagai daerah Indonesia.

Mas ZAR (Zarnuzi Fustatul), sebagai Dosen Sosial Media dan praktisi media kolaborasi, menjadi salah satu mentor terpilih yang dipercaya mengisi pelatihan di 3 kota, yaitu Balikpapan, Yogyakarta, dan Malang pada tahun 2023.

Di Kota Malang, pelatihan diselenggarakan di Gedung Malang Creative Center (MCC) pusat inkubasi ekonomi kreatif setempat bekerja sama dengan Disperindag dan Indiekraf Indonesia, sebuah media dan komunitas yang berfokus pada perkembangan industri kreatif.

Materi yang diberikan Mas ZAR meliputi strategi konten kreatif, peluang FYP, fitur TikTok Shop, hingga pemanfaatan data analitik untuk peningkatan omzet penjualan UMKM.

“TikTok bukan hanya platform hiburan. Ia adalah ruang ekonomi baru yang bisa mempercepat pertumbuhan usaha lokal,” ujar Mas ZAR saat sesi pelatihan.

Antusias peserta terlihat dengan banyaknya interaksi langsung dan praktik di lokasi. Para pelaku usaha dibimbing agar mampu mengemas produk lokal menjadi lebih menarik di ranah digital.

“Transformasi digital UMKM harus terus didorong agar produk Nusantara mampu bersaing di pasar nasional hingga global,” tambahnya.

Lewat TikTok Jalin Nusantara, pemerintah terus mendorong inovasi pemasaran berbasis teknologi demi memperkuat ekosistem ekonomi kreatif Indonesia.

(Redho)

Polres Sumenep Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Desa Pinggirpapas

SUMENEP || jejakindonesia.id - Tanggap keluhan warga terkait sulitnya air bersih di Dusun Kauman, Desa Pinggirpapas, Kecamatan Kalianget, Polres Sumenep Polda Jatim segera memberikan bantuan melalui Polsek Kalianget.

"Sesuai petunjuk dan arahan dari Bapak Kapolres Sumenep sudah kami salurkan bantuan air bersih untuk warga setempat," ujar Kapolsek Kalianget, Iptu Doni Widodo, Minggu (30/11).

Kegiatan penyaluran dimulai pukul 09.30 WIB dan dipimpin langsung Kapolsek Kalianget Iptu Doni Widodo, S.H., dengan didampingi Tiga personel Polsek.

Satu unit mobil tangki berisi air bersih dikerahkan ke lokasi dan langsung mengisi dua tandon penampungan yang berada di RT 6 dan RT 7 RW 002 Dusun Kauman.

Di lokasi terpisah, Kapolres Sumenep AKBP Rivanda S.I.K mengatakan, bantuan air bersih untuk warga Kalianget itu sebagai langkah cepat merespons kebutuhan masyarakat.

Meskipun aliran PDAM di sebagian wilayah Pinggirpapas mulai menunjukkan perbaikan, kondisi tersebut belum maksimal dan diperkirakan membutuhkan waktu sekitar tiga hari untuk kembali normal.

"Kepolisian akan terus hadir membantu masyarakat, terutama dalam situasi yang berkaitan dengan kebutuhan dasar," ujarnya.

Kapolres Sumenep menegaskan bahwa Polri tidak hanya menjalankan fungsi penegakan hukum, tetapi juga berkewajiban memberikan pelayanan dan kepedulian nyata kepada masyarakat.

"Penyaluran air bersih ini merupakan bentuk komitmen Polres Sumenep untuk membantu warga yang sedang mengalami kesulitan,”tambahnya.

Ia juga mengatakan bahwa Polres Sumenep Polda Jatim siap bersinergi dengan pemerintah daerah serta instansi terkait untuk memastikan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi, terutama dalam kondisi darurat atau sedang mengalami keterbatasan layanan publik.

Warga Dusun Kauman menyambut baik bantuan tersebut dan berharap suplai air dari PDAM segera kembali normal. (*)

error: Content is protected !!