Sorry, we're closed Opens Selasa at 9:00 am

Bulan: Desember 2025

Kolonel BAIS Terkejut: Agus Flores Habiskan 300 Peluru dalam Sekali Latihan Tembak

MALANG || jejakindonesia.id – Salah satu kolonel Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI, Kolonel NK, mengungkapkan keahlian menembak pengacara Agus Flores yang luar biasa, bahkan membuatnya "kalang kabut." Menurut NK, Agus Flores selalu menyiapkan minimal 300 peluru untuk sekali sesi latihan.

"Kita kalang kabut, jika pengacara satu itu, kalau latihan nembak harus siapkan 300 peluru," ujar Kolonel NK saat berbincang dengan Media Malang di Malang, Jumat (5/12).

NK menambahkan, Agus Flores sering berlatih di Lapangan Korem Malang atau di Lapangan Gegana Brimob Polda Jatim. Hobi menembak Agus ini didukung oleh akurasi yang mengesankan.

"Jarak 100 meter saja, bisa kena sasaran. Dari delapan lempengan piring yang dipasang, enam pasti kena sasaran," ungkap pentolan BAIS tersebut, memuji ketepatan target Agus Flores.

Polri Salurkan Puluhan Ribu Bantuan Logistik untuk Korban Bencana Alam di Sumatera Barat

SUMUT || jejakindonesia.id - Upaya penanganan bencana alam di wilayah Sumatera Barat terus dipercepat. Hingga Jumat, (5/12 2025), Polda Sumatera Barat melaporkan telah mengerahkan 52 personel untuk melakukan pendistribusian bantuan ke sejumlah daerah terdampak.

Total bantuan yang dihimpun mencapai:

- 356 unit peralatan penyelamatan, dan

- 72.377 paket bahan makanan.

Bantuan tersebut disalurkan secara bertahap ke kabupaten/kota prioritas yang terdampak bencana, meliputi:

1. Kota Padang

Total: 18.946 bantuan
- Peralatan: 167
- Bahan makanan: 18.779

2. Kota Padang Panjang / Kabupaten Tanah Datar

Total: 4.170 bantuan
- Peralatan: 33
- Bahan makanan: 4.137

3. Kabupaten Agam

Total: 13.636 bantuan
- Peralatan: 36
- Bahan makanan: 13.600

4. Kota Solok / Kabupaten Solok

Total: 1.762 bantuan
- Peralatan: 4
- Bahan makanan: 1.758

5. Kabupaten Padang Pariaman

Total: 1.369 bantuan
- Peralatan: 37
- Bahan makanan: 1.332

Jenis bantuan yang telah disebar mencakup peralatan evakuasi seperti pelampung, perahu karet, chain saw, solar panel, genset, tenda pengungsi, hingga lampu emergency. Sementara bantuan kebutuhan dasar terdiri dari beras, gula, kopi, teh, makanan bayi, mie instan, minyak goreng, air mineral, susu berbagai jenis, hingga telur dan makanan siap saji.

Karo Penmas Divhumas Polri, Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, menyampaikan bahwa Polri memastikan distribusi kebutuhan masyarakat berjalan cepat dan merata.

“Polri terus bekerja di lapangan untuk memastikan setiap bantuan yang diterima bisa sampai ke masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Respons cepat ini kami lakukan agar warga terdampak bencana dapat segera terbantu,” ujarnya.

Ia menegaskan komitmen Polri untuk terus berada di tengah masyarakat hingga situasi benar-benar pulih.

“Kami memonitor seluruh titik terdampak. Polri siap menambah personel maupun bantuan tambahan kapan pun diperlukan. Prinsipnya, keselamatan dan kebutuhan masyarakat adalah prioritas kami,” tambah Brigjen Trunoyudo.

Upaya pendistribusian yang dilakukan Polda Sumbar ini diharapkan dapat mempercepat penanganan darurat dan membantu meringankan beban masyarakat di wilayah bencana.

Helikopter AW169 Polri Distribusikan 348 Kg Logistik Kemanusiaan untuk Korban Bencana di Aceh Tamiang

Aaceh || jejakindonesia.id - Upaya bantuan kemanusiaan terus dilakukan Polri untuk mendukung penanganan korban bencana di wilayah Aceh Tamiang. Pada Jumat, 5 Desember 2025, satu unit helikopter AW169 (P-3303) diterbangkan dalam misi Dukungan Kemanusiaan, membawa total 348 kilogram logistik penting untuk masyarakat terdampak.

Penerbangan yang dilaksanakan melalui rute Polda Aceh – SIM – Aceh Tamiang – KNO – SIM itu merupakan bagian dari tugas BKO Polda Kalteng / Backup Polda Aceh. Lokasi dropping logistic dilakukan di Islamic Center, Kabupaten Aceh Tamiang.

Adapun jenis logistik yang dibawa meliputi:

- Alkom 5 koli (135 kg)
- Air mineral 3 galon (60 kg)
- Mesin air 2 koli (12 kg)
- Inventaris Dansat 1 koli (17 kg)
- Obat-obatan 4 koli (51 kg)
- Rak galon 1 koli (4 kg)
- Komputer & berkas SDM 1 koli (15 kg)
- Biskuit 9 koli (54 kg)

Penerbangan dipimpin oleh AKP Sya'ban, dibantu Iptu Rexy Subroto, Aipda Rudi Nurmaludin, dan Aipda Rian Prabowo sebagai kru. Turut serta pula tiga personel sebagai PAX, yaitu anggota Divhumas, anggota Bagkes Brimob, dan anggota TIK Polda.

Helikopter mulai Start Engine pukul 08.20 WIB dan Take Off pukul 08.30 WIB dari Bandara Sultan Iskandar Muda menuju Kabupaten Aceh Tamiang untuk proses pengiriman logistik.

Karo Penmas Divhumas Polri, Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, menyampaikan bahwa Polri akan terus memastikan penyaluran bantuan berjalan cepat dan tepat sasaran.

“Pengiriman logistik melalui jalur udara ini menjadi langkah cepat Polri untuk memastikan kebutuhan warga terdampak bencana segera terpenuhi. Kami hadir untuk membantu masyarakat dengan segala kemampuan yang kami miliki,” ujarnya.

Brigjen Trunoyudo juga menegaskan bahwa Polri akan terus memonitor perkembangan situasi di Aceh Tamiang dan menambah dukungan bila dibutuhkan.

“Kami akan terus melakukan pemantauan di lapangan. Bila diperlukan tambahan bantuan, baik personel maupun logistik, Polri siap mengirimkan,” tambahnya.

Misi kemanusiaan ini diharapkan dapat membantu mempercepat pemulihan masyarakat Aceh Tamiang serta memastikan distribusi bantuan berlangsung aman dan lancar.

Penyalahgunaan Fungsi, Terminal Bus Kapuran Menjadi Tempat Rongsokan Besi Tua Diduga Tanpa Izin.

Banyuwangi, Jejak - Indonesia.id || Garda Satu Banyuwangi menggelar sidak di penumpukkan besi tua di Terminal Bus Kapuran Banyuwangi. Alamat lokasi: V9JX+76W, Lkr. Krajan, Bulusan, Kec. Kalipuro, Kabupaten Banyuwangi. Jum`at (5/12/2025)

Salah satu anggota Garda Satu Banyuwangi, Bunarwi mengatakan, aktivitas penumpukan besi tua ini sangat meresahkan masyarakat.

Apalagi, secara keberadaan Diduga izin peruntukkan belum pernah dikantongi.

Saat berada di lokasi, pengusaha yang bertanggung jawab pun tidak diketahui pemiliknya. Apalagi, aktivitas ini sudah masif dilakukan bertahun-tahun.

"Ini siapa pemiliknya saja kami tidak tahu. Sementara soal izin sementara tidak ada. Makanya kami sidak dan akan tindaklanjuti," kata Bunarwi saat berada di lokasi sidak.

Bunarwi menjelaskan,Pemanfaatan lahan terminal bus sebagai tempat rongsokan besi tua tanpa izin merupakan tindakan ilegal yang melanggar berbagai peraturan daerah dan undang-undang terkait pengelolaan lingkungan hidup serta penyelenggaraan terminal. Ucapnya.

Terminal penumpang angkutan jalan memiliki fungsi spesifik untuk pelayanan transportasi dan fasilitas penunjang yang diatur oleh peraturan menteri perhubungan. Lahan terminal tidak diperuntukkan bagi kegiatan penampungan barang bekas atau rongsokan yang tidak relevan dengan fungsi utamanya.

Usaha pengumpulan dan penjualan logam tua atau barang bekas memerlukan izin khusus dari pemerintah daerah setempat. Menjalankan usaha ini di lahan publik terminal tanpa izin yang sah adalah pelanggaran administrasi dan pidana.

Penumpukan besi tua yang berkarat dan berpotensi mencemari lingkungan dapat dikategorikan sebagai limbah (bisa jadi limbah B3 jika mengandung komponen berbahaya seperti oli atau aki bekas). Pengelolaan limbah B3 wajib memenuhi persyaratan ketat dan memerlukan izin dari Kementerian Lingkungan Hidup, Gubernur, atau Bupati/Wali Kota terkait. Jelas Bunarwi

Peraturan daerah tentang ketertiban umum sering kali melarang aktivitas pemulungan, penimbunan sampah, atau barang bekas di area terminal untuk menjaga kebersihan, keindahan, dan keamanan.

Bunarwi berharap Pihak berwenang, seperti Dinas Perhubungan, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), dan Dinas Lingkungan Hidup, berhak melakukan penertiban dan penegakan hukum terhadap aktivitas ilegal tersebut. Sanksi yang dapat diberikan meliputi:

•Peringatan administratif.

•Penyegelan dan pembongkaran tempat penampungan.

•Penyitaan barang rongsokan.

•Denda administratif hingga tuntutan pidana, tergantung pada tingkat pelanggaran dan dampak yang ditimbulkan.

Garda Satu Banyuwangi membuka pengaduan untuk Masyarakat dapat melaporkan kegiatan ilegal ini kepada pihak berwenang setempat agar dapat ditindaklanjuti sesuai dengan hukum yang berlaku di Indonesia. (red)

Polda Jatim Gelar Shalat Ghaib untuk Korban Bencana di Aceh Sumatera

SURABAYA || jejakindonesia.id – Wujud kepedulian terhadap sesama, Polda Jatim menggelar Shalat Ghaib dan doa bersama untuk para korban bencana alam banjir bandang dan tanah longsor yang melanda Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat, di Masjid Arif Nurul Huda Mapolda Jatim, Jumat (5/12/2025).

Kegiatan Shalat Ghaib ini diikuti langsung oleh Kapolda Jatim Irjen Pol Nanang Avianto, Wakapolda Jatim Brigjen Pol Pasma Royce, para pejabat utama, serta seluruh anggota Polda Jatim yang beeragama Islam.

Ribuan personel tampak khusyuk melaksanakan Shalat Ghaib untuk mendoakan para korban yang meninggal dunia akibat bencana tersebut.

Usai pelaksanaan Shalat Ghaib, kegiatan dilanjutkan dengan doa bersama. Doa dipanjatkan agar para korban mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Jules Abraham Abast mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian dan solidaritas jajaran Polda Jatim terhadap masyarakat yang tengah dilanda musibah.

“Pelaksanaan Shalat Ghaib ini sebagai wujud belasungkawa dan doa bersama agar para korban bencana diberikan tempat terbaik di sisi Allah SWT, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” kata Kombes Pol J. Abast.

Ia juga menambahkan bahwa kebersamaan dan kepedulian menjadi kunci dalam menghadapi musibah besar seperti ini.

“Kami berharap kondisi di wilayah yang terdampak segera pulih, dan masyarakat bisa kembali menjalankan aktivitasnya dengan aman,” ujar Kombes Pol J. Abast.

Melalui kegiatan ini, Polda Jatim juga berharap dapat memberikan dukungan moral maupun materiil bagi masyarakat di wilayah terdampak bencana, sekaligus menjadi pengingat pentingnya empati terhadap sesama. (*)

error: Content is protected !!