Sorry, we're closed Opens today at 9:00 am

Bulan: Desember 2025

Polri Terbitkan Buku Rasa Bhayangkara Nusantara sebagai Rujukan Diversifikasi Pangan untuk Program Makan Bergizi Gratis

JAKARTA || jejakindonesia - Komjen. Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M., Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia bersama Dirgayuza Setiawan, B.A., M.Sc., Asisten Khusus Presiden Republik Indonesia Bidang Komunikasi dan Analisa Kebijakan, penulis kolaborasi menerbitkan buku Rasa Bhayangkara Nusantara. Buku ini menjadi rujukan penting dalam memperkuat diversifikasi pangan untuk mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto dan disambut baik oleh Badan Gizi Nasional (BGN).

Dalam pengantarnya, Kepala BGN Dadan Hindayana menegaskan bahwa buku ini diterbitkan sebagai bentuk penghormatan kepada masa depan anak-anak Indonesia. Ia menyampaikan bahwa keistimewaan Rasa Bhayangkara Nusantara tidak hanya terletak pada ratusan menu yang dihimpun, tetapi juga pada bagaimana kuliner Nusantara menjadi jembatan pendidikan gizi.
“Dari liwet yang hangat, woku yang harum, hingga papeda yang lembut, anak-anak diajak memahami keragaman budaya, menumbuhkan toleransi, dan menanamkan kecintaan pada Tanah Air,” tulisnya.

Buku Rasa Bhayangkara Nusantara menegaskan pandangan tersebut: bukan sekadar kumpulan gambar dan menu, tetapi catatan tentang bagaimana Polri mengabdi melalui sesuatu yang sederhana namun bermakna. Para Bhayangkara yang memulai hari sebelum matahari terbit—menakar bumbu, menjaga kebersihan dapur, hingga mengantarkan harapan kepada jutaan anak—digambarkan dengan jernih sebagai wujud pengabdian tanpa henti.

Badan Gizi Nasional juga memandang buku ini sebagai simbol cara baru membangun bangsa melalui perhatian yang nyata. Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri terus menjunjung standar tinggi: dapur halal, higienis, aman, dan berbasis prinsip ilmiah, sebagai bentuk penghormatan kepada generasi masa depan.

Sebagai bagian dari komitmen tersebut, Polri menyampaikan perkembangan terbaru pembangunan SPPG per Kamis, 04 Desember 2025, yaitu:
• 287 unit telah beroperasi penuh,
• 139 unit dalam tahap persiapan operasional,
• 263 unit dalam tahap pembangunan, dan
• 410 unit memasuki tahap groundbreaking.

Secara keseluruhan, total pembangunan SPPG Polri mencapai 1.099 unit di seluruh Indonesia. Capaian ini memperlihatkan keseriusan Polri dalam memperkuat fondasi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis agar berjalan masif, aman, dan berkelanjutan.

Buku ini didukung oleh akademisi diantaranya:
• Prof. Dr. drg. Sandra Fikawati, M.P.H, dan
• Prof. Fatma Lestari, S.Si., M.Si., Ph.D.

Kehadiran para akademisi dan praktisi lintas bidang memperkaya substansi buku ini, mencakup gizi masyarakat, keamanan pangan, manajemen risiko, hingga komunikasi kebijakan—dipublikasikan agar segera diketahui masyarakat sebagai bagian dari kontribusi Polri dalam menyukseskan Program Astacita Presiden Prabowo.

Wakapolri Komjen Pol Prof. Dr. Dedi Prasetyo membawa perpaduan pengalaman lapangan dan pemikiran ilmiah dalam pengembangan tata kelola program nasional. Dengan rekam jejak 35 buku dan penghargaan MURI sebagai perwira tinggi Polri dengan karya tulis terbanyak, Prof. Dedi menegaskan komitmen Polri dalam pengabdian berbasis riset.

Sementara itu, Dirgayuza Setiawan sebagai menghadirkan kerangka analisis kebijakan dan ketahanan pangan yang memperkuat standar desain buku. Prof. Sandra Fikawati memperkaya aspek gizi ilmiah, sementara Prof. Fatma Lestari memberikan fondasi kuat pada aspek keamanan pangan dan manajemen risiko.

Buku ini memuat ratusan hidangan Nusantara—dari Soto Lamongan, Nasi Pecel Madiun, Nasi Jagung Khas Kaili, hingga Pallu Basa—lengkap dengan analisis gizi, prinsip higienitas, dan pemanfaatan bahan pangan lokal. Pendekatan ini memperkuat diversifikasi pangan nasional sekaligus memperkenalkan budaya daerah sebagai pendidikan karakter sejak dini.

Polri menegaskan bahwa penerbitan buku ini adalah langkah nyata mendukung kebijakan pemerintah secara ilmiah, profesional, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat—sebagai bagian dari kontribusi Polri menyukseskan Program Astacita Presiden Prabowo.

Polri akan terus memastikan Program Makan Bergizi Gratis berjalan aman, lancar, dan memberikan manfaat maksimal bagi generasi masa depan Indonesia.

Update Penanganan Bencana Sumbar: Polri Percepat Pencarian dan Identifikasi Jenazah

SUBAR || jejakindonesia.id – Polri merilis perkembangan terbaru penanganan bencana di Sumatera Barat hingga Jumat (5/12/2025) pukul 09.00 WIB. Jumlah korban meninggal mencapai 210 orang, dengan 185 jenazah telah teridentifikasi, sementara 26 jenazah masih dalam proses identifikasi. Selain itu, 214 warga masih dinyatakan hilang dan terus dilakukan pencarian intensif.

Kabag Penum Divhumas Polri Kombes Pol Erdi A. Chaniago menyampaikan bahwa Polri meningkatkan kecepatan pencarian di seluruh wilayah terdampak.

“Fokus utama kami saat ini adalah mempercepat pencarian korban hilang serta memastikan proses identifikasi jenazah berjalan secepat mungkin,” ujar Kombes Erdi.

Tim DVI melaporkan dua jenazah tambahan telah diserahkan kepada keluarga hari ini. Total 21 sampel DNA antemortem dan 26 postmortem sudah dikirim ke Pusdokkes Polri untuk analisis lebih lanjut.

Upaya pencarian difokuskan di wilayah dengan dampak terparah seperti Palembayan, Kayu Pasak, Batu Busuk, dan Lembah Anai. Temuan terbaru di antaranya satu jenazah di Agam, potongan tubuh di Padang Pariaman, dan dua jenazah pasangan suami-istri di Bukittinggi.

Pelayanan kesehatan terus diberikan kepada warga, dengan 874 orang telah mendapatkan pengobatan gratis. Bantuan logistik dari berbagai pihak juga terus masuk dan langsung disalurkan ke posko-posko terdampak.

Kombes Erdi menegaskan bahwa Polri tetap siaga penuh menyikapi kondisi yang masih dinamis.

“Setiap bantuan yang masuk langsung kami distribusikan. Polri tetap siaga dan siap menindaklanjuti setiap perkembangan di lapangan,” pungkasnya.

Bantuan Logistik Kapolri untuk Polres Aceh Tamiang Tiba, Pastikan Pelayanan Kepolisian Segera Pulih

Aceh Tamiang || jejakindonesia — Bantuan logistik Kapolri untuk Polres Aceh Tamiang mulai berdatangan sejak kedatangan Wakapolri Komjen Pol Dr. Dedi Prasetyo, M.Hum., M.Si., M.M. 2 hari sebelumnya yang meninjau langsung kondisi wilayah terdampak banjir bandang Kabupaten Aceh Tamiang, salah satu wilayah yang mengalami dampak terparah setelah dihantam banjir bandang dan longsor pada Rabu, 26 November 2025. Kehadiran Wakapolri di lokasi bencana mempercepat proses identifikasi kebutuhan dan langkah respons Polri, yang kemudian segera ditindaklanjuti oleh Kapolri dengan mengirimkan dukungan moril dan material dalam jumlah besar. Puncak pengiriman bantuan dilakukan pada Jumat, 5 Desember 2025 pukul 08.00 WIB di Polres Aceh Tamiang, memastikan pelayanan kepolisian dapat segera pulih setelah fasilitas dan perlengkapan dinas banyak yang rusak akibat banjir. Pengawalan distribusi bantuan dilakukan oleh unit Lantas dan Satbrimob Polda Sumut dipimpin IPDA Ricky Sihotang, S.Psi., M.Psi., MBA.

Adapun bantuan yang dikirim Kapolri meliputi perlengkapan perorangan dinas (kapor) sebanyak 61 koli, terdiri dari 600 stel PDL II warna coklat, 600 potong T-shirt coklat, 600 buah topi rimba, 600 pasang sepatu dislap kulit jeruk, dan 600 pasang kaos kaki dislap. Selain itu, turut dikirim 20 unit sepeda motor KLX 150 cc SE+ untuk mendukung mobilitas operasional di wilayah terdampak, 1 drum Pertamax, 1 drum Dexlite, 2 box helm, serta 5 unit genset SDG12000 dengan kapasitas 7000W rated dan 7500W max untuk memastikan ketersediaan listrik darurat di lingkungan Polres. Seluruh logistik diterima dalam kondisi baik dan langsung didistribusikan guna memperkuat operasional Polres Aceh Tamiang yang terdampak parah.

Dalam kunjungannya pada 3 Desember lalu, Wakapolri melihat langsung kondisi masyarakat dan jajaran Polri yang ikut terdampak bencana. Di hadapan Kapolres, Kapolsek, dan anggota yang tetap bertugas meski menjadi korban bencana, Wakapolri memberikan dukungan moral dengan menyampaikan, “Saya bangga kalian tetap berdiri untuk masyarakat meski kalian sendiri terdampak. Kalian tidak sendiri, Polri akan hadir penuh untuk mendukung kalian.” Wakapolri juga memastikan perlengkapan dinas segera dikirim setelah mengetahui banyak anggota hanya memiliki pakaian yang melekat akibat banjir. Ia menegaskan, “Kita pastikan kalian mendapatkan perlengkapan yang layak. Kalian harus tetap kuat, tetap semangat, karena kehadiran kalian sangat berarti bagi warga.”

Selain memberikan motivasi kepada anggota, Wakapolri menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor untuk mempercepat pemulihan Aceh Tamiang. Dalam arahannya kepada jajaran Polri, pejabat daerah, dan unsur TNI, Wakapolri menyampaikan, “Polri harus bersinergi dengan pemerintah setempat, Kodim, dan seluruh elemen masyarakat agar Aceh Tamiang dapat pulih secepat mungkin. Tidak ada yang bisa bekerja sendiri dalam situasi sebesar ini.” Arahan tersebut memperkuat koordinasi lapangan untuk distribusi bantuan, pembukaan akses jalan, serta pengamanan wilayah rawan.

Selama peninjauan, Wakapolri juga mendengarkan langsung keluhan warga dan Bhayangkari yang kehilangan tempat tinggal, serta meninjau posko Kementerian Sosial dan berbagai titik terdampak lainnya. Kepada seorang Bhayangkari yang melaporkan kerusakan berat Asrama Polisi, Wakapolri menegaskan komitmen Polri dengan menyampaikan, “Kami tidak akan membiarkan kalian menghadapi ini sendirian. Polri akan berikan dukungan penuh sampai kalian pulih.”

Di sisi lain, bantuan kemanusiaan untuk masyarakat dari Polri dan warga terus mengalir. Bantuan berupa ±32 ton beras, lebih dari 1.300 kardus mie instan, 310 dus minyak makan, dan 300 dus air mineral telah tiba melalui Kapal KN Berhala. Tambahan bantuan dari Batalyon Dhira Brata Akpol 1990 berupa popok anak, makanan siap konsumsi, biskuit, minyak makan, dan air mineral juga memperkuat suplai kebutuhan warga. Menteri Perhubungan memberikan apresiasi kepada Alumni Akpol ’90 atas kontribusi besar dan cepat yang tiba di wilayah terdampak.

Polri menegaskan komitmennya untuk terus hadir memastikan pemulihan Aceh Tamiang berlangsung cepat, menyeluruh, dan terkoordinasi. Dengan langkah responsif Kapolri, kehadiran langsung Wakapolri di lapangan, serta sinergi bersama pemerintah daerah, Kodim, dan masyarakat, Polri memastikan pemulihan wilayah terdampak berlangsung tanpa hambatan dan pelayanan kepolisian dapat kembali maksimal.

Jelang NATARU, Satlantas Polresta Banyuwangi dan Dishub Gelar Ramp Check Angkutan Umum untuk Pastikan Keamanan Penumpang

BANYUWANGI || jejakindonesia.id — Dalam rangka meningkatkan keselamatan berlalu lintas serta memastikan seluruh kendaraan angkutan umum berada dalam kondisi layak jalan menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (NATARU) 2025/2026, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Banyuwangi bersama Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Banyuwangi melaksanakan kegiatan Ramp Check di sejumlah titik terminal dan pool kendaraan pad Jumat 05 Desember 2025. Kegiatan ini merupakan bentuk pengawasan langsung di lapangan untuk meminimalisir potensi kecelakaan serta memastikan kenyamanan masyarakat yang akan melakukan perjalanan libur akhir tahun.

Ramp check dilakukan secara menyeluruh, meliputi pemeriksaan kondisi teknis kendaraan seperti fungsi rem, lampu, ban, wiper, sistem kemudi, hingga pengecekan laik operasional kendaraan. Selain itu, tim gabungan juga mengecek kelengkapan administrasi kendaraan, termasuk surat-surat resmi, izin trayek, serta identitas pengemudi. Tidak hanya itu, aspek kesiapan pengemudi turut menjadi perhatian—mulai dari kondisi kesehatan, jam kerja, hingga kepatuhan terhadap aturan berlalu lintas. Sabtu (06/12/2025)

Kasat Lantas Polresta Banyuwangi Kompol Elang Prasetyo, S.I.Kom., M.H., melalui Kanit Satlantas Ipda Irvin Venda, menjelaskan bahwa kegiatan ramp check ini merupakan agenda rutin menjelang musim mudik maupun libur panjang. Menurutnya, pengawasan dini terhadap kelayakan kendaraan sangat penting untuk mencegah terjadinya gangguan keselamatan di jalan raya.

“Menjelang NATARU, intensitas perjalanan masyarakat meningkat signifikan. Oleh sebab itu, kami bersama Dishub melakukan ramp check untuk memastikan seluruh angkutan umum benar-benar siap melayani penumpang. Mulai dari kelayakan teknis kendaraan, administrasi, hingga kesiapan pengemudi kami periksa secara detail,” ujar Ipda Irvin Venda.

Ia menambahkan bahwa kegiatan pengawasan tersebut diharapkan mampu menekan angka kecelakaan lalu lintas, khususnya yang disebabkan oleh faktor teknis kendaraan maupun kelelahan pengemudi. Selain itu, ramp check juga bertujuan menciptakan transportasi yang tertib, aman, dan nyaman bagi masyarakat.

“Keselamatan penumpang adalah prioritas utama. Dengan kegiatan ini, kami ingin memastikan bahwa masyarakat Banyuwangi dapat melakukan perjalanan libur Natal dan Tahun Baru dengan tenang dan aman,” tambahnya.

Dalam kegiatan tersebut, beberapa kendaraan yang ditemukan tidak memenuhi standar langsung diberikan teguran dan diminta untuk melakukan perbaikan sebelum diizinkan beroperasi kembali. Sementara itu, bagi kendaraan yang dinyatakan layak diberikan tanda lulus pemeriksaan agar dapat melanjutkan operasional dengan aman.

Satlantas Polresta Banyuwangi bersama Dishub menegaskan komitmennya untuk terus melakukan pengawasan hingga puncak arus libur NATARU. Dengan adanya ramp check ini, diharapkan pelayanan transportasi publik di Kabupaten Banyuwangi semakin profesional, tertib, dan berorientasi pada keselamatan.

Percepat Distribusi Bantuan, KRI Teluk Gilimanuk-531 Tiba di Aceh Laksanakan Debarkasi Untuk Korban Bencana Alam

JAKARTA || jejakindonesia.id — Guna percepatan penanganan bencana alam yang melanda wilayah Aceh, Sumut, Sumbar, dan sekitarnya, TNI AL terus mengerahkan unsurnya untuk memastikan distribusi bantuan berjalan aman dan tepat sasaran. Kali ini, KRI Teluk Gilimanuk (TGK) - 531 melaksanakan debarkasi bantuan kemanusiaan di Dermaga Umum Krueng Geukueh, Lhokseumawe, Aceh. Jumat (5/12/2025)..

Pelaksanaan debarkasi tersebut turut dihadiri Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, yang meninjau langsung proses penurunan muatan serta kesiapan distribusi bantuan. Kehadiran unsur KRI ini menjadi bagian dari upaya percepatan pendistribusian logistik bagi masyarakat terdampak bencana.

Kegiatan debarkasi oleh KRI Teluk Gilimanuk (TGK) – 531 yang tiba pada pukul 21.15 WIB tersebut masih berlangsung hingga malam hari dan akan dilanjutkan pada Jumat (5/12/2025) di lokasi yang sama.

Keterlibatan KRI dalam operasi kemanusiaan ini selaras dengan tugas pokok TNI AL dalam memberikan dukungan cepat pada setiap penanganan bencana. Hal ini sejalan dengan penekanan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali bahwa TNI AL harus selalu siap hadir membantu segala kesulitan demi keselamatan serta kesejahteraan masyarakat.

Sumber: Dinas Penerangan Angkatan Laut.

error: Content is protected !!