Sorry, we're closed Opens Selasa at 9:00 am

Bulan: November 2025

SPPG Polres Tulungagung Penuhi Standar Higiene Terima SLHS Komitmen Sukseskan MBG

TULUNGAGUNG || jejakindonesia.id - Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polres Tulungagung Polda Jatim yang berlokasi di Dusun Krajan, Desa Sambirobyong, Kecamatan Sumbergempol, menjadi SPPG pertama di Kab. Tulungagung yang memperoleh Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) dari Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung.

Sertifikat dengan Nomor 400.7.11/7101/35.04.24/2025 itu diterbitkan pada 31 Oktober 2025 sebagai bentuk pengakuan bahwa dapur pengolahan pangan SPPG telah memenuhi standar keamanan dan sanitasi pangan yang berlaku.

SLHS merupakan sertifikat kelayakan yang memastikan bahwa tempat pengolahan makanan memiliki sanitasi lingkungan yang baik, peralatan bersih, penyimpanan bahan yang aman, proses pengolahan yang higienis, serta jaminan kesehatan tenaga kerja.

Sertifikat ini menjadi persyaratan penting dalam mendukung keberlanjutan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dijalankan Polres Tulungagung.

Kapolres Tulungagung AKBP Muhammad Taat Resdi menyampaikan apresiasinya atas keberhasilan tersebut.

“Alhamdulillah, dengan adanya sertifikat ini, SPPG Polres Tulungagung dinilai mampu menjamin kualitas pangan yang diproduksi, khususnya dalam mendukung Program Makan Bergizi Gratis agar lebih terjamin higienitas dan keamanannya,” terang AKBP Taat, Senin (3/11).

Tidak hanya itu, Polres Tulungagung Polda Jatim juga memastikan pengawasan kualitas dilakukan secara ketat melalui Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Sidokkes) serta ahli gizi.

Setiap hari, seluruh menu yang diproduksi SPPG diuji menggunakan metode laboratorium dan organoleptik.

“Pengujian dilakukan untuk memastikan makanan yang disajikan benar-benar aman dan bebas dari kandungan zat berbahaya,” lanjut AKBP Taat.

Parameter pengujian meliputi pemeriksaan kandungan formalin, arsenik, sianida, nitrit, serta uji organoleptik terhadap rasa, aroma, dan tekstur makanan.

AKBP Taat menegaskan komitmen Polres Tulungagung dalam menghadirkan layanan terbaik bagi masyarakat.

“Dengan status laik higiene sanitasi ini, produksi makanan yang disalurkan melalui program-program kepolisian dapat makin dipercaya dan memberikan manfaat optimal bagi masyarakat penerima,” pungkasnya.(*)

Polres Bondowoso Sidak SPBU Tindak Lanjuti Keluhan Masyarakat Terkait Pertalite

BONDOWOSO || jejakindonesia.id - Sejumlah pemilik kendaraan bermotor di Bondowoso mengeluh setelah motornya 'mbrebet' usai mengisi BBM Pertalite.

Merespon keluhan masyarakat, Polres Bondowoso Polda Jatim segera melakukan pengecekan di sejumlah SPBU.

Inspeksi mendadak (sidak) ke SPBU itu dilakukan untuk mengetahui kandungan BBM, mulai jenis Pertalite, Pertamax, Pertamax Turbo, dan lainnya.

Sidak dilakukan menindak lanjuti banyaknya pengaduan masyarakat terkait sepeda motornya yang harus masuk bengkel karena BBM-nya diduga bercampur air.

Bahkan, ada beberapa sepeda motor milik warga Bondowoso harus masuk bengkel untuk diservis dan menguras serta membuang BBM-nya.

"Sepeda motor saya dua kali masuk bengkel dan harus dikuras BBM-nya karena bercampur air," kata Eko (35), seorang warga Kelurahan Tamansari Bondowoso, Senin (3/11/2025).

Diungkapkannya, setelah mengisi di SPBU sepeda motornya seperti 'mbrebet'. Setelah dibawa ke bengkel ternyata BBM-nya seperti bercampur air.

"Setelah diservis di bengkel, saya isi lagi di SPBU yang berbeda. Ternyata sama, mogok lagi. Dibawa ke bengkel, tetap sama. Karena BBM bercampur air," jelasnya.

Padahal, imbuhnya, sepedanya motornya dalam kondisi baik. Tak mungkin kemasukan air dari tangkinya. Bocor pun juga tidak.

"Bukan cuma saya. Ternyata juga banyak yang mengalami kejadian serupa. Sepedanya motornya mbrebet karena diduga BBM-nya bercampur air," tandas Eko Priyanto.

Terpisah, Kasat Reskrim Polres Bondowoso, Iptu Wawan Triono mengatakan, untuk menanggapi keluhan atau pengaduan masyarakat pihaknya memang sengaja mengadakan sidak ke sejumlah SPBU.

"Untuk mengecek secara langsung dan acak BBM yang ada di SPBU," ujarnya, di sela sidak ke SPBU Pejaten.

Hasilnya, terang Iptu Wawan, memang belum ditemukan BBM yang bercampur bahan lain. Setelah diuji secara langsung masih dalam kondisi normal sesuai standar.

"Pengecekan akan terus kami lakukan ke beberapa SPBU lainnya dengan sistem acak," pungkas Iptu Wawan Triono.(*)

Senyum Ceria Pelajar Sambut Makan Bergizi Gratis dari Polres Ngawi

NGAWI || jejakindonesia.id – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) oleh Polres Ngawi Polda Jatim melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) mendapat sambutan hangat dari para siswa penerima manfaat di Kecamatan Kasreman.

Sebanyak 1.003 pelajar dari 11 satuan pendidikan di wilayah Desa Jatirejo dan Cangakan tampak antusias saat menerima makanan bergizi yang disalurkan langsung oleh tim SPPG Polres Ngawi.

Makanan yang dikemas rapi dan higienis tersebut berisi nasi putih, sayur, lauk, buah dan susu.

Salah satu siswa SDN 2 Jatirejo, bernama Rani (10), mengaku senang dan berterima kasih atas program ini.

“Terima kasih Pak Polisi, makanannya enak dan sehat. Saya jadi semangat ke sekolah,” ujar Rani dengan wajah ceria.

Polres Ngawi Polda Jatim memberikan perhatian terhadap dunia pendidikan, khususnya dalam hal pemenuhan gizi anak sekolah melalui program MBG

Program ini sangat bermanfaat bagi siswa, selain membantu mencukupi gizi harian, juga mengajarkan anak-anak pentingnya pola makan sehat bagi para penerima manfaat

Kegiatan tersebut tidak hanya sekadar pembagian makanan bergizi gratis, namun juga bentuk nyata kepedulian dan kedekatan Polri dengan masyarakat, khususnya dunia pendidikan.

Kapolres Ngawi AKBP Charles Pandapotan Tampubolon, S.I.K., S.H., M.H. menuturkan bahwa apresiasi dan kebahagiaan masyarakat menjadi motivasi bagi jajaran Polres Ngawi Polda Jatim untuk terus menjalankan program serupa dengan lebih baik.

“Ucapan terima kasih dari pihak sekolah dan para siswa menjadi penyemangat bagi kami,” ujar Kapolres Ngawi, pada Selasa (4/11/2025)

Kegiatan pendistribusian MBG Polres Ngawi Polda Jatim berjalan aman, tertib, dan penuh kegembiraan, menandai awal baru dalam pelayanan sosial kepolisian yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

Dengan sinergi antara Polri, sekolah, dan masyarakat, Program Makan Bergizi Gratis ini diharapkan mampu meningkatkan kesehatan, semangat belajar, dan kesejahteraan anak-anak di Kabupaten Ngawi Jawa Timur.

Kasad: Lakukan Penugasan dengan Baik, Maka Anda Jadi Orang Berhasil!

BANDUNG || jejakindonesia.id – Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., menegaskan bahwa kunci keberhasilan seorang perwira terletak pada cara mereka menjalankan setiap penugasan dengan baik. Hal tersebut disampaikannya saat memberikan amanat pada upacara penutupan Pendidikan Reguler (Dikreg) LXVI Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad) Tahun Ajaran 2025, di Gedung Prof. Dr. Satrio, Seskoad, Bandung, Selasa (4/11/2025).

“Perjalanan (penugasan) anda nanti ke depan, kalau dilakukan dengan baik, saya yakin anda akan menjadi orang yang berhasil,” tegas Kasad di hadapan para perwira siswa. “Saya pernah katakan, anda semua ini tidak punya alasan untuk jadi bodoh, karena akses untuk mendapatkan pembelajaran dan informasi (kini) lebih cepat. Belajarlah dan bacalah untuk menambah wawasan serta lakukan inovasi demi pengembangan diri dan kemajuan satuan kalian,” sambungnya.

Kasad mengucapkan selamat kepada seluruh perwira siswa yang telah menyelesaikan pendidikan strategis tersebut, dan menegaskan bahwa keberhasilan mengikuti Dikreg Seskoad bukanlah akhir, melainkan awal dari pengabdian yang lebih besar dalam mengemban tanggung jawab kepemimpinan di satuan masing-masing.

Ia juga mengingatkan bahwa setiap penugasan harus dijadikan bahan evaluasi dan pembelajaran, karena tantangan yang dihadapi TNI AD ke depan semakin kompleks, mencakup perkembangan teknologi, ancaman siber, perubahan sosial, hingga dinamika geopolitik global. Oleh sebab itu, para alumni Seskoad dituntut untuk memiliki visi jauh ke depan, inovatif, serta mampu mengambil keputusan yang cepat dan tepat di lapangan.

“Pemimpin TNI AD masa depan harus mampu menjadi pemecah masalah _(problem solver)_ di tengah perubahan, sekaligus mendukung program-program Presiden. Gunakan ilmu yang saudara peroleh untuk memberi solusi, bukan sekadar menjalankan rutinitas. Kita juga punya harga diri, supaya bangsa Indonesia bisa jadi bangsa yang dipandang dunia, dan kita punya kesempatan itu,” imbuh Kasad.

Pendidikan Reguler LXVI Seskoad TA 2025 diikuti oleh 255 perwira siswa, terdiri atas 249 Pasis TNI AD, tiga Pasis TNI AL, dua Pasis TNI AU, dan satu Pasis Polri. Pendidikan berlangsung selama 16 minggu dan menjadi salah satu momentum pembentukan kader pemimpin TNI di masa depan.

Sebagai lulusan terbaik Dikreg LXVI Seskoad, Mayor Inf Antonius Ernesto Diliano Putra, S.S.T.Han. meraih Piala Virajati. Penghargaan penulis tugas akhir terbaik diraih oleh Mayor Inf Arief Wibisono, S.S.T.Han., S.I.P., M.A. dan Kompol Dian Novita Pietersz, S.I.K., sedangkan Mayor Laut (P) Arie Wibowo, S.H., CBEI. dinobatkan sebagai Pasis tamu terbaik.

Sumber: Dispenad

Semarak HUT ke-80 PGRI: Cabang Siliragung Gelar Donor Darah & Senam Bersama, Wujud Nyata Dedikasi Guru untuk Negeri

BANYUWANGI || jejakindonesia.id — Semangat pengabdian dan kepedulian sosial mewarnai peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) dan Hari Guru Nasional Tahun 2025. PGRI Cabang Siliragung, Kabupaten Banyuwangi, menggelar rangkaian kegiatan sosial dan kebugaran yang sarat makna, mengusung tema besar “Guru Bermutu, Indonesia Maju — Bersama PGRI Wujudkan Indonesia Emas.”

Kegiatan perdana berupa donor darah massal digelar di Aula SMP Negeri 1 Siliragung pada Selasa (4/11/2025). Aksi kemanusiaan ini diikuti ratusan guru dari jenjang SD, SMP hingga SMA se-Kecamatan Siliragung, serta turut melibatkan guru dari kecamatan sekitar dan masyarakat umum. Kegiatan tersebut terselenggara berkat kerja sama antara PGRI Cabang Siliragung dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Banyuwangi.

Ketua PGRI Cabang Siliragung, Sukendro, S.Pd., yang juga menjabat sebagai Ketua Panitia HUT ke-80 PGRI tingkat kecamatan, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi bentuk nyata kepedulian guru terhadap nilai kemanusiaan dan kesehatan publik.

“Selain berperan dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, para guru juga memiliki tanggung jawab sosial. Melalui donor darah ini, kami ingin menunjukkan bahwa guru tidak hanya mendidik, tapi juga menolong sesama,” ungkap Sukendro kepada Bratapos.com.

Rangkaian peringatan HUT ke-80 PGRI di Siliragung tak berhenti di situ. Panitia juga menyiapkan senam bersama yang akan digelar pada Sabtu, 15 November 2025, di Lapangan Siliragung. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh guru dari berbagai jenjang pendidikan, dan akan dimeriahkan dengan beragam doorprize menarik sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi para pendidik.

Menurut Sukendro, kegiatan tersebut diharapkan dapat mempererat jalinan silaturahmi antaranggota PGRI serta menumbuhkan semangat hidup sehat di kalangan guru.

“Kami ingin momentum HUT PGRI ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi menjadi ajang memperkuat solidaritas dan kebersamaan antarpendidik. Guru yang sehat jasmani dan rohani akan melahirkan generasi yang kuat dan cerdas,” tegasnya.

Hadir dalam kesempatan tersebut, Ketua PGRI Kabupaten Banyuwangi, H. Sodiq, memberikan apresiasi tinggi terhadap langkah progresif PGRI Cabang Siliragung yang dinilai berhasil menghidupkan semangat sosial dan kebersamaan di kalangan pendidik.

“Guru adalah teladan masyarakat. Melalui kegiatan sosial seperti donor darah dan olahraga bersama, PGRI menunjukkan komitmennya dalam membangun solidaritas dan kepedulian yang menjadi bagian dari karakter bangsa,” ujar H. Sodiq.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa PGRI Banyuwangi mendorong seluruh cabang untuk melaksanakan program-program yang berdampak langsung kepada masyarakat.

“Kami ingin kegiatan PGRI bukan hanya berfokus pada peningkatan kompetensi guru, tapi juga menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat luas,” tuturnya.

Sebagai penutup rangkaian peringatan, PGRI Kabupaten Banyuwangi akan menggelar acara puncak HUT ke-80 PGRI pada 25 November 2025 mendatang. Acara tersebut akan diisi dengan pidato penguatan dan konsolidasi organisasi, doa bersama, serta Sholawatan Akbar yang akan digelar di halaman Kampus STIKOM Banyuwangi.

Dengan semangat kebersamaan dan pengabdian, PGRI Siliragung menegaskan bahwa peringatan HUT ke-80 PGRI bukan sekadar ajang seremonial, melainkan momentum reflektif untuk memperkuat dedikasi guru terhadap pendidikan, kemanusiaan, dan kemajuan bangsa menuju Indonesia Emas 2045. (rag/bp-bwi)

error: Content is protected !!