We're open Closes at 5:00 pm

Bulan: November 2025

Warga Binaan Hindu Lapas Banyuwangi Peringati Hari Raya Kuningan

BANYUWANGI || jejakindonesia.id - Suasana khidmat menyelimuti Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banyuwangi pada Sabtu (29/11). Pasalnya, warga binaan yang beragama Hindu tampak serius melaksanakan persembahyangan Hari Raya Kuningan. Meski berada di balik tembok lapas, mereka tetap mendapatkan hak untuk merayakan hari suci keagamaan tersebut.

Dalam rangkaian perayaan ini, para warga binaan terlihat penuh penghayatan memanjatkan rasa syukur, sekaligus memberikan penghormatan kepada para leluhur. Mereka juga menggelar persembahyangan khusus yang ditandai dengan membuat dan mempersembahkan sesajen sebagai wujud bakti.

Kepala Lapas Banyuwangi, I Wayan Nurasta Wibawa, menyampaikan bahwa pelaksanaan ibadah, termasuk peringatan hari besar keagamaan, merupakan hak mendasar bagi setiap warga binaan.

"Menjalankan ibadah dan memperingati hari besar keagamaan adalah hak bagi warga binaan yang diatur oleh undang-undang," tegas Wayan.

Untuk memastikan hak tersebut terpenuhi, Lapas Banyuwangi berkomitmen memberikan wadah bagi mereka agar bisa menjalankan ibadah sesuai keyakinannya masing-masing. Wayan menambahkan, kegiatan ini juga menjadi bagian krusial dari program pembinaan kepribadian.

"Ini adalah bagian dari pembinaan yang bertujuan untuk membentuk pribadi yang lebih baik serta memperbaiki sikap dan perilaku warga binaan," jelasnya.

Lebih lanjut, Wayan berharap melalui perayaan Kuningan ini, warga binaan mampu meneladani nilai-nilai luhur yang terkandung di dalamnya.

"Kami berharap mereka memiliki tekad yang kuat untuk menjadi pribadi yang lebih baik kedepannya, sehingga saat kembali ke masyarakat, mereka dapat menjadi individu yang bermanfaat," pungkas Wayan.

Advokat Zaibi Susanto : Dari Pengabdian Panjang Menuju Doktor Ilmu Hukum

SURABAYA || jejakindonesia.id - Setelah menempuh perjalanan akademik yang panjang dan penuh dedikasi, Zaibi Susanto, S.H., M.H., akhirnya resmi menyandang gelar Doktor dalam bidang Ilmu Hukum.

Keberhasilan ini menjadi puncak dari pengabdian, riset mendalam, serta komitmen kuatnya untuk memperkuat fondasi hukum yang dinilai relevan dengan dinamika hukum nasional dan tantangan regulasi modern.

Upacara prosesi penganugrahan gelar doktor yang berlangsung pada
Hari Jumat, 28 November 2025, bertempat di Fakultas Hukum Universitas 17 Agustus (Untag) Surabaya, berjalan dengan khidmat.

Momentum bersejarah ini diwarnai suasana haru dan kebanggaan dari keluarga, puluhan rekan sejawat advokat, kolega, serta para undangan yang hadir, sesaat setelah Zaibi Susanto dikukuhkan oleh senat universitas dalam sidang terbuka tersebut.

Dalam sambutannya, Dr. Zaibi Susanto, S.H., M.H., menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan hingga akhirnya ia dapat dikukuhkan sebagai Doktor.

Ia pun mengaku pencapaian ini bukanlah akhir, melainkan awal langkah baru untuk terus memberikan kontribusi. Selain itu ia juga berharap gelar doktor yang diraihnya ini menjadi dorongan untuk berkontribusi yang lebih besar dalam pengembangan ilmu hukum. Serta peningkatan kualitas penegakan hukum di Indonesia.

Kiprah Advokat Zaibi Susanto selama ini dikenal luas, mulai dari keterlibatannya dalam kajian regulasi, advokasi hukum, hingga kontribusinya sebagai akademisi.

Dengan gelar doktor yang kini disandangnya, publik berharap hadirnya pemikiran-pemikiran baru yang lebih progresif, adaptif, dan mampu menjawab tantangan hukum di era yang terus berubah.

Perjalanan menimbah ilmu yang penuh kerja keras itu kini terbayar tuntas. Zaibi Susanto resmi bergelar Doktor, melangkah mantap membawa semangat baru dalam mewujudkan penegakan hukum yang berkeadilan dan berintegritas.(Redho)

Ratusan Siswa Ikuti Edukasi Jurnalistik Kolaborasi PW FRN dan SMPN 1 Rogojampi

BANYUWANGI || jejakindonesia.id — Perkumpulan Wartawan Fast Respon Nusantara (PW FRN) DPC Banyuwangi bersama SMPN 1 Rogojampi menggelar kegiatan edukasi jurnalistik bagi siswa–siswi pada, Sabtu (29–30 November 2025). Kegiatan ini diikuti ratusan murid di ruang kelas VII.A berlangsung hikmat dan menarik.

Edukasi ini bertujuan memperkenalkan dunia media sejak dini, mulai dari cara kerja jurnalis, proses pembuatan berita, hingga teknik mengenali informasi hoaks yang semakin marak di era digital.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh PLT Kepala Sekolah SMPN 1 Rogojampi, Ibu Emi, yang memberikan dukungan penuh atas terselenggaranya program literasi jurnalistik bagi para siswa.

Hadir pula jajaran pengurus PW FRN DPC Banyuwangi: Agus Samiaji Ketua PW FRN Banyuwangi, Hadi Sucipto (Buang) Ketua Harian, Marta Yofi Winatha Sekretaris, Idham Holid Bendahara, Koko serta Joko Wiyono selaku Divisi Hukum PW FRN yang menjadi pemateri utama.

Dalam penyampaian materinya, Joko Wiyono menyampaikan pentingnya literasi media sebagai bekal generasi muda di tengah derasnya arus informasi.

“Anak-anak harus tahu bagaimana berita itu dibuat. Ada proses, ada verifikasi, ada etika. Di era sekarang, siapa pun bisa membuat informasi, tetapi tidak semuanya benar. Maka kalian harus bisa membedakan mana berita valid dan mana berita hoaks,” jelas Joko.

Selain itu, Joko juga memberikan praktik langsung teknik menulis berita sederhana, mulai dari menentukan angle, membuat lead, hingga merangkai informasi dengan kaidah jurnalistik 5W+1H. Para siswa terlihat sangat antusias mengikuti setiap tahap dan beberapa bahkan mencoba membuat berita singkat sebagai latihan.

PLT Kepala Sekolah, Ibu Emi, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada PW FRN Banyuwangi atas kontribusinya dalam memberikan wawasan jurnalistik kepada peserta didik.

“Kami sangat mendukung kegiatan seperti ini karena meningkatkan kecerdasan literasi siswa, terutama di era digital yang penuh tantangan. Edukasi jurnalistik membantu mereka berpikir kritis dan lebih selektif dalam menerima informasi,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua PW FRN DPC Banyuwangi, Agus Samiaji, mengatakan bahwa FRN berkomitmen tidak hanya menjalankan tugas jurnalistik, tetapi juga mengambil peran edukatif di tengah masyarakat.

“Literasi informasi adalah benteng utama generasi muda. Kami hadir untuk memastikan siswa memahami cara kerja media, agar mereka tidak mudah terpengaruh berita bohong,” tegasnya.

Kegiatan ini ditutup dengan sesi tanya jawab interaktif. Para siswa tampak antusias bertanya seputar proses liputan, cara menentukan berita yang layak tayang, hingga bagaimana jurnalis menghindari pelanggaran kode etik.

(Tim redaksi)

Polresta Banyuwangi Raih Penghargaan Juara II pada Rakernis & Anev Ditresnarkoba Polda Jatim 2025

BANYUWANGI|| jejakindonesia.id – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan Polresta Banyuwangi. Pada kegiatan Rakernis dan Anev Ditresnarkoba Polda Jatim Tahun 2025, Kasat Resnarkoba Polresta Banyuwangi berhasil meraih penghargaan Juara II Kelompok A, sebagai apresiasi atas kinerja unggul dalam pengungkapan kasus narkoba selama periode Januari hingga November 2025. Jumat (28/11/2025)

Penghargaan di terima Kasat Resnarkoba Kompol Nanang Sugiono,S.H., M.H., setelah Satresnarkoba Polresta Banyuwangi mencatatkan hasil signifikan berupa barang bukti yang berhasil diamankan, yakni: 8.310,55 gram sabu, 32,35 gram ganja, 4.626 butir ekstasi, dan 202.364 butir okerbaya.

Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol. Rama Samtama Putra, S.I.K., M.Si., M.H. mengatakan bahwa “Penghargaan yang diraih Satresnarkoba Polresta Banyuwangi ini bukan hanya bentuk apresiasi, tetapi juga bukti nyata bahwa kerja keras, integritas, dan komitmen jajaran telah memberikan hasil yang membanggakan. Saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Kasat Resnarkoba beserta seluruh anggota yang tidak pernah berhenti berupaya menjaga Banyuwangi dari ancaman peredaran gelap narkoba." ujarnya

Ke depan, saya menekankan agar seluruh personel terus meningkatkan profesionalisme, memahami regulasi terbaru, memperkuat jejaring informasi, serta mengedepankan pelayanan yang humanis kepada masyarakat.

Kami akan terus hadir secara tegas dan konsisten dalam memberantas narkoba, demi menyelamatkan generasi muda dan mewujudkan Banyuwangi yang aman, sehat, dan bebas dari narkotika."tambahnya

Capaian ini menjadi bukti komitmen jajaran Satresnarkoba Polresta Banyuwangi dalam mendukung program prioritas nasional terkait pemberantasan narkotika.

Penghargaan ini sekaligus menjadi motivasi bagi jajaran Satresnarkoba Polresta Banyuwangi untuk terus meningkatkan kinerja dan memberikan kontribusi terbaik dalam menjaga keamanan serta menyelamatkan generasi bangsa dari ancaman narkoba.(***)

Rutan Kelas I Surabaya Gelar Jalan Sehat untuk Tingkatkan Kebugaran dan Soliditas ASN

SURABAYA || jejakindonesia.id - Rumah Tahanan (Rutan) Kelas I Surabaya menggelar kegiatan Jalan Sehat pada Jumat (28/11/2025) sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesehatan jasmani, kekompakan, dan etos kerja pegawai.

Kegiatan yang berlangsung di lingkungan Rutan Surabaya tersebut dipimpin oleh Kepala Rutan, Tristiantoro Adi Wibowo, serta diikuti oleh seluruh pegawai dan peserta magang Batch 2 dari Kementerian Ketenagakerjaan.

Pelaksanaan jalan sehat ini menjadi program rutin Rutan Surabaya dalam membangun lingkungan kerja yang sehat dan produktif. Selain menjaga kebugaran, kegiatan juga bertujuan mempererat komunikasi internal dan memperkuat hubungan antarpegawai.

Dalam sambutannya, Tristiantoro menekankan bahwa kesehatan merupakan unsur penting dalam mendukung tugas dan tanggung jawab ASN Pemasyarakatan.

“Pegawai yang sehat akan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan warga binaan. Jalan sehat ini adalah wujud komitmen kami dalam membentuk pegawai yang kuat, profesional, dan berintegritas,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan bahwa kegiatan ini selaras dengan program Kemenkumham melalui Kemenimipas, di mana setiap pegawai didorong untuk terus bergerak, berkinerja optimal, dan memberikan dampak positif bagi organisasi.

Kegiatan yang dimulai pukul 07.30 WIB tersebut berlangsung lancar dan penuh antusias. Seluruh peserta tampak menikmati rute yang telah ditentukan sambil menjaga kekompakan dan suasana kebersamaan.

Rutan Kelas I Surabaya menegaskan bahwa pihaknya akan terus mendorong terbentuknya ASN Pemasyarakatan yang tangguh, sehat, dan berintegritas sesuai dengan semangat Setahun Bekerja, Bergerak – Berdampak.
(Redho)

error: Content is protected !!