We're open Closes at 5:00 pm

Bulan: Oktober 2025

Danramil Banyuwangi Kota Gelar Tasyakuran di HUT TNI Ke 80

BANYUWANGI || jejakindonesia.id - Koramil Banyuwangi kota gelar tasyakuran di hari ulang tahun ​Tentara Nasional Indonesia (TNI) ke 80 dengan penuh semangat dan optimisme. Peringatan tahun ini mengusung tema sentral "TNI PRIMA, TNI RAKYAT, INDONESIA MAJU," yang menjadi landasan filosofi dan operasional bagi seluruh prajurit TNI, dari matra Darat, Laut, hingga Udara. Selasa 07 Oktober 2025

Dalam sambutannya Kapten.kav.Andoko Danramil Banyuwangi kota menyampaikan visi TNI Prima TNI Rakyat Indonesia Maju, konsep TNI PRIMA adalah wujud nyata komitmen TNI untuk bertransformasi menjadi kekuatan pertahanan yang profesional.

​"Di usia ke-80 ini, TNI tidak hanya memperkuat alutsista, tetapi juga meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) prajurit. Prima berarti Profesional dalam setiap tugas, Responsif terhadap setiap ancaman, Inovatif dalam strategi, Modern dalam teknologi, dan Adaptif terhadap setiap perubahan lingkungan strategis global," ujar Danramil Banyuwangi Kota Kapten.Kav.Andoko .

​Aspek TNI RAKYAT menekankan kembali jati diri TNI yang lahir dari rahim perjuangan rakyat. Rangkaian kegiatan sosial, mulai dari bakti kesehatan, donor darah massal, hingga operasi bhakti TNI yang berfokus pada pembangunan infrastruktur pedesaan, telah dilaksanakan sebagai wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Ungkap Danramil Banyuwangi Kota Kapten.Kav.Andoko .

​"Tidak ada TNI tanpa rakyat. Kami adalah tentara pejuang, tentara nasional, dan tentara rakyat. Kekuatan pertahanan yang hakiki adalah sinergi antara TNI dan seluruh komponen bangsa," tegas Danramil Banyuwangi kota.

​makna Indonesia Maju menegaskan peran TNI tidak hanya sebagai penjaga kedaulatan, tetapi juga sebagai motor penggerak dan pengawal program pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045. TNI berkomitmen untuk terus mendukung program-program strategis pemerintah melalui Operasi Militer. termasuk penanggulangan bencana, ketahanan pangan, dan pengamanan objek vital nasional. Imbuh Danramil Banyuwangi kota

Terimakasih kepada forkopimka, organisasi masyarakat, tokoh masyarakat, media serta seluruh elemen masyarakat yang telah hadir di acara tasyakuran HUT TNI Ke 80 di Koramil Banyuwangi Kota. Tutup Danramil Banyuwangi Kota Kapten.Kav.Andoko .

Reporter : Rio

Polres Pelabuhan Belawan Tangkap 20 Tersangka Selama Operasi Kancil Toba 2025

Belawan || jejakindonesia.id – Polres Pelabuhan Belawan berhasil mengungkap dan menangkap 20 tersangka selama pelaksanaan Operasi Kancil Toba 2025, yang digelar selama 21 hari sejak 15 September hingga 5 Oktober 2025. Keberhasilan tersebut terungkap dalam kegiatan Analisa dan Evaluasi (Anev) Akhir Operasi Kancil Toba 2025, yang dipimpin oleh Plt. Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Wahyudi Rahman, SH., SIK., MM., CPHR., CBA., di ruang Lobi Polres Pelabuhan Belawan, Senin (5/10/2025).

Dalam kegiatan yang berlangsung santai tersebut, Kapolres menyampaikan apresiasinya kepada seluruh personel yang telah bekerja keras selama pelaksanaan operasi.

“Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada seluruh personel yang terlibat dalam Operasi Kancil Toba 2025. Polres Pelabuhan Belawan berhasil mengungkap 100 persen target operasi, terdiri dari 10 target orang, 5 target tempat, dan 10 target barang,” ujar AKBP Wahyudi Rahman.

Selain capaian target operasi, Polres Pelabuhan Belawan juga berhasil mengungkap non-target tambahan yang terdiri dari 10 orang tersangka, 3 tempat/lokasi, dan 7 barang bukti. Hasil tersebut menjadi bukti nyata keseriusan jajaran kepolisian dalam menindak kejahatan pencurian kendaraan bermotor di wilayah hukumnya.

“Ini adalah pencapaian besar dan hasil kerja sama yang solid antar satuan fungsi di lapangan. Selain melakukan penegakan hukum, kami juga terus memberikan himbauan kepada masyarakat untuk meningkatkan kesadaran keamanan kendaraan, seperti menggunakan kunci ganda, memasang alarm, dan parkir di tempat yang aman,” tambah Kapolres.

Lebih lanjut, AKBP Wahyudi Rahman menyampaikan harapannya agar hasil operasi ini dapat berkelanjutan dan menjadi momentum bagi seluruh personel untuk semakin meningkatkan kinerja dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Kami berharap hasil positif dari Operasi Kancil ini dapat menurunkan angka curanmor di wilayah Belawan dan sekitarnya. Ke depan, kami akan terus meningkatkan kegiatan preventif maupun represif agar situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif,” pungkasnya.

Mendagri: Pemda Berperan Penting Dukung Produktivitas Nasional

JAKARTA || jejakindonesia.id - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menegaskan peran penting pemerintah daerah (Pemda) dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan produktivitas nasional. Apalagi, dengan sistem pemerintahan semi-desentralisasi, Pemda memiliki kewenangan besar dalam mengelola urusan pemerintahan konkuren.

"Kalau pusat saja yang bekerja tanpa didorong oleh mesin daerah yang juga bekerja full, mungkin hasilnya tidak akan maksimal,” tegasnya pada Peluncuran Dokumen Master Plan Produktivitas Nasional 2025-2029 di Kantor Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Jakarta, Selasa (7/10/2025).

Mendagri mengatakan, Dokumen Master Plan Produktivitas Nasional 2025-2029 akan menjadi salah satu acuan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dalam melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap Pemda. Ia mengapresiasi Bappenas dan pihak terkait yang telah menyusun dokumen tersebut.

“Bapak (Menteri PPN/Kepala Bappenas) sudah membuat suatu cetak biru yang akan diikuti oleh semua K/L (Kementerian/Lembaga), termasuk juga tentunya semua pemerintah daerah,” ujarnya.

Ia menjelaskan, selama ini Kemendagri telah melakukan berbagai upaya untuk memperkuat pertumbuhan ekonomi dan produktivitas daerah. Hal ini antara lain dilakukan dengan meminta Pemda agar melakukan efisiensi dan optimalisasi belanja, sehingga penggunaan anggaran lebih tepat sasaran. “Efisiensi belanja wajib dilakukan supaya tidak terjadi pemborosan,” katanya.

Ia mencontohkan Kabupaten Lahat yang berhasil menghemat anggaran dan mengalihkannya untuk membangun sistem irigasi lahan pertanian. Pengalihan itu dinilai lebih mampu membantu masyarakat dan mendukung pertumbuhan ekonomi.

Langkah berikutnya, lanjut Mendagri, adalah pengendalian inflasi daerah. Kemendagri bersama kementerian dan lembaga terkait secara konsisten melakukan rapat mingguan dengan seluruh Pemda untuk memantau inflasi sekaligus membahas langkah pengendaliannya. “Mendagri ditunjuk dengan Perpres (Peraturan Presiden) sebagai koordinator tim pengendali inflasi daerah, dan kami lakukan [rapat] secara konsisten sudah hampir tiga tahun,” terangnya.

Pemerintah menargetkan inflasi berada di angka 2,5 persen plus minus 1 persen. Angka ini dinilai dapat menyenangkan produsen maupun konsumen. Berdasarkan data yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) per 1 Oktober 2025, angka inflasi nasional dari tahun ke tahun yakni dari September 2025 terhadap September 2024 sebesar 2,65 persen.

Tak hanya itu, ia juga meminta Pemda agar berinovasi mengembangkan sumber-sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang tidak memberatkan masyarakat kecil. Upaya optimalisasi pendapatan daerah juga dapat dilakukan melalui digitalisasi penerimaan pajak dan retribusi yang telah ada. Langkah ini diyakini dapat memastikan seluruh pajak maupun retribusi benar-benar masuk ke kas daerah.

Mendagri mengatakan, digitalisasi juga akan menjadi fondasi penting bagi penerapan e-government nasional yang berbasis data kependudukan. Ia mengatakan, data kependudukan dari Direktorat Jenderal (Ditjen) Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) telah mencakup hampir seluruh penduduk Indonesia. “Kami sudah siap kalau mau digabung menjadi platform utama untuk e-government,” tegasnya.

Selain itu, ia juga mengimbau Pemda agar memanfaatkan berbagai program strategis nasional (PSN) yang berlangsung di wilayah masing-masing. PSN yang dicanangkan pemerintah pusat diyakini dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan pembangunan di daerah.

“Semua [program] yang disampaikan oleh Pak Presiden yang berbasis kerakyatan itu, kalau itu terealisasi dengan baik, tereksekusi dengan baik, kami yakin akan bisa mendongkrak karena sangat berbasis kepada kerakyatan,” jelasnya.

Mendagri juga mendorong Pemda agar mampu menghidupkan sektor swasta melalui kemudahan perizinan. Menurutnya, swasta berperan penting dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi di daerah. Karena itu, Pemda perlu menerapkan berbagai inovasi pelayanan termasuk di bidang perizinan. Ia menyebutkan sejumlah daerah yang dinilai berhasil memberikan pelayanan optimal termasuk di bidang perizinan berusaha melalui Mal Pelayanan Publik (MPP).

“Di mana semua unsur-unsur kementerian/lembaga, dinas-dinas semua terkoneksi di dalam satu sistem digital sehingga perizinan bisa cepat, tidak lagi harus ke kantor sana [atau] ke tempat sana, tapi cukup di mal (MPP) itu saja,” jelasnya.

Ia turut menyoroti pentingnya penguatan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai tulang punggung ekonomi daerah. Ia mencontohkan keberhasilan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) yang mampu bertahan pada masa pandemi Covid-19 dengan mengandalkan UMKM lokal.

Di lain sisi, Mendagri menekankan pentingnya hilirisasi sektor pertanian, perkebunan, dan perikanan agar Indonesia tidak terus bergantung pada ekspor bahan mentah. Dirinya mengapresiasi langkah Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepulauan Riau yang menangkap peluang kerja sama ekspor produk pangan ke Singapura. Menurutnya, terobosan semacam ini tidak hanya menambah PAD, tapi juga menciptakan lapangan kerja.

Sebagai bentuk dukungan terhadap semangat produktivitas daerah, Mendagri mengusulkan pembentukan Productivity Award bagi Pemda berprestasi yang dilengkapi dengan insentif keuangan. Langkah ini diyakini akan memacu Pemda dalam meningkatkan produktivitas.

Turut hadir dalam forum tersebut Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy, Menteri Ketenagakerjaan Yassierli, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Asian Productivity Organization Indra Pradana Singawinata, serta pejabat terkait lainnya.

Puspen Kemendagri

Sekjen Kemendagri Dorong ASN Tingkatkan Kompetensi Lewat Pelatihan Kreator Konten

JAKARTA || jejakindonesia.id – Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Tomsi Tohir menegaskan pentingnya peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) melalui pelatihan kreator konten bersertifikasi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

Tomsi berharap, melalui pelatihan ini, Aparatur Sipil Negara (ASN) mampu menghasilkan konten yang membangun citra positif Kemendagri. “Nanti kita akan mencoba untuk memberikan tambahan-tambahan lagi sebagai pendalaman yang nantinya akan membuat mereka (peserta) yang sudah dididik ini akan menjadi lebih mahir,” ujar Tomsi saat menutup kegiatan Pelatihan Content Creator Bersertifikasi BNSP di Aula Kecapi AB, Sofyan Hotel Soepomo, Jakarta, Senin (6/10/2025).

Lebih lanjut, Tomsi mendorong para peserta agar segera mengimplementasikan ilmu yang diperoleh dalam tugas sehari-hari untuk memperkuat publikasi positif Kemendagri. “Selain daripada melaksanakan tugas sehari-hari, juga mengemban tugas yang berkaitan untuk memberikan penjelasan kepada masyarakat atas pekerjaan yang telah dicapai,” tambahnya.

Ia menekankan pentingnya penyesuaian gaya bahasa dalam penyusunan konten agar dapat menjangkau berbagai segmen audiens, termasuk generasi Z, milenial, maupun baby boomer. “Sehingga konten-kontennya itu dapat diterima dan disukai. Saya rasa itu,” ucap Tomsi.

Pada kesempatan yang sama, Tomsi menyampaikan apresiasi kepada seluruh penyelenggara dan pembina. “Serta seluruh penguji yang telah berpartisipasi sampai dengan selesainya acara pelatihan ini,” kata Tomsi.

Ia juga mengimbau agar pelatihan serupa dapat kembali diselenggarakan tahun depan sebagai upaya memperkuat publikasi positif Kemendagri. Menurutnya, pemberitaan yang baik memiliki peran penting dalam menjaga citra lembaga.

Puspen Kemendagri

Kapolda Terima Audiensi Bank Indonesia Jambi, Pererat Sinergitas Menjaga Stabilitas dan Keamanan Daerah

JAMBI || jejak-indonesia.id – Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar menerima kunjungan audiensi dari Bank Indonesia Provinsi Jambi bertempat di ruang kerja Kapolda Jambi, Senin (6 Oktober 2025).

Dalam pertemuan tersebut Kapolda Jambi didampingi oleh Karo Ops Polda Jambi Kombes Pol. M. Edi Faryadi dan Wadir Dit Pam Obvit Polda Jambi AKBP Agung Wahyu Nugroho.

Sementara dari pihak Bank Indonesia Jambi Bapak FX. Widarto selaku Plt. Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jambi, Bapak Prastyo Ariwibowo selaku Plt. Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jambi, bapak Fadry S selaku Pelaksana Pengawas Pam.

Kapolda Jambi dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi atas kunjungan dari Bank Indonesia Jambi dan menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor antara Polri dan BI dalam mendukung iklim investasi, keamanan transaksi keuangan, serta perlindungan terhadap aset strategis perbankan di Provinsi Jambi.

Sementara itu, Plt. Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jambi bapak FX. Widarto menyampaikan ucapan terima kasih atas sambutan hangat Kapolda Jambi beserta jajaran.

“Kami berharap kerja sama dan koordinasi dengan Polda Jambi dapat terus terjalin dengan baik, terutama dalam hal pengamanan kegiatan operasional BI serta upaya menjaga kestabilan ekonomi dan keuangan di Provinsi Jambi.” ujar bapak FX. Widarto.

error: Content is protected !!