Closing soon Closes at 5:00 pm

Bulan: Oktober 2025

Wujudkan Program Ketahanan Pangan Polres Probolinggo Bersama Kelompok Tani Panen Jagung di Bantaran

PROBOLINGGO || jejakindonesia.id - Polres Probolinggo Polda Jawa Timur melalui Polsek Bantaran melaksanakan panen jagung di lahan binaan Polri yang dikelola oleh kelompok tani Tunas Harapan yang terletak di Dusun Lampek'an, Desa Tempuran, Bantaran, Kabupaten Probolinggo, Senin (6/10/2025).

Panen jagung ini merupakan bagian dari program Swasembada Pangan Nasional yang dicanangkan Presiden RI Prabowo Subianto.

Dari lahan yang ditanami, panen kali ini diperkirakan menghasilkan jagung hingga 1,2 ton.

Kapolres Probolinggo AKBP M Wahyudin Latif melalui Kapolsek Bantaran,AKP Rini Ifo Nila Krisna menyampaikan bahwa panen ini adalah bukti nyata keterlibatan Polri dalam mendukung ketahanan pangan.

“Polres Probolinggo akan selalu hadir menjaga stabilitas ekonomi dan membantu masyarakat. Panen ini adalah bukti sinergi antara Kepolisian dengan kelompok tani,” kata AKP Nila

Ia menambahkan, dengan dukungan berbagai elemen diharapkan Indonesia mampu mencapai swasembada pangan dan mengurangi ketergantungan impor pada tahun 2025.

“Harapan kami, ketahanan pangan di Kabupaten Probolinggo terus meningkat sehingga manfaatnya bisa langsung dirasakan masyarakat,” ujar AKP Nila.

Densus 88 Gelar Capacity Building untuk Kepala SMA di Kabupaten Langkat dan Binjai

ACEH  || jejakindonesia.id - Densus 88 AT Polri melalui Direktorat Pencegahan menggelar kegiatan Capacity Building untuk seluruh Kepala SMA se-Kabupaten Langkat dan Binjai pada Kamis, 2 Oktober 2025. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan kemampuan kepala sekolah dalam mencegah penyebaran paham radikalisme dan terorisme di lingkungan sekolah.

Kombespol Dr. Didik Novi Rahmanto, selaku ketua tim Pencegahan Densus 88 AT Polri, menyampaikan tentang strategi mencegah penyebaran paham radikalisme dan terorisme di sekolah, antara lain melalui pendidikan karakter bangsa, penegakan sistem moralitas, dan sistem pembelajaran, toleransi. Ia juga mengajak seluruh sekolah untuk menjadikan sekolah sebagai lingkungan yang toleran dan cinta tanah air.

Sesi tanya jawab juga dilakukan, di mana salah satu kepala sekolah SMA 1 Babalan Langkat, Pak Purwito, bertanya tentang tindakan apa yang harus dilakukan apabila ditemukan anak siswa/siswi yang terpapar radikalisme. Kasatgaswil Sumut Densus 88 AT Polri menyampaikan bahwa jika ditemukan siswa/siswi yang terpapar radikalisme dan terorisme, kepala sekolah dapat menghubungi Tim Pencegahan Densus 88 atau Bhabinkamtibmas/Kantor Polisi terdekat.

Densus 88 AT Polri berencana melaksanakan kegiatan vaksin pencegahan IRET terhadap siswa/siswi di sekolah-sekolah se-Kabupaten Langkat dan Binjai.

Tim DVI Polda Jatim Berhasil Identifikasi 17 Jenazah Santri Ponpes Al Khoziny Sidoarjo

SURABAYA || jejakindonesia.id - Tim Disaster Victim Identification (DVI) Kepolisian Daerah Jawa Timur kembali menyampaikan perkembangan identifikasi jenazah korban robohnya bangunan Pondok Pesantren Al-Khoziny, Buduran, Sidoarjo, Selasa (7/10/2025).

Kabid Humas Polda Jawa Timur Kombes Pol Jules Abraham Abast menyampaikan, sebelum memaparkan perkembangan terbaru, pihaknya terlebih dahulu mengungkapkan rasa duka cita yang mendalam atas musibah yang menimpa para santri di Pondok Pesantren Al-Khoziny.

“Izinkan kami menyampaikan bela sungkawa yang sedalam-dalamnya terhadap para korban. Polda Jawa Timur bersama seluruh jajaran terus berupaya maksimal dalam penanganan identifikasi jenazah, dengan tetap menjunjung tinggi kehormatan para korban,” ujar Kombes Pol Jules Abraham Abast, dihadapan awak media.

Kabid Humas Polda Jatim menjelaskan, penanganan jenazah dilakukan melalui Operasi DVI yang melibatkan Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Jawa Timur, Pusdokkes Polri, tim Inafis, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur, serta para ahli dari Persatuan Dokter Forensik Indonesia (PDFI).

Tim DVI bekerja tanpa henti selama 24 jam penuh sejak hari pertama kejadian, dengan mengutamakan ketelitian, kecepatan, dan rasa hormat terhadap para korban.

“Tim bekerja seakurat mungkin dan secepat mungkin, namun tetap dengan penuh kehati-hatian serta penghormatan terhadap jenazah,” tambahnya.

Kombes Pol Jules Abraham Abast juga mengajak seluruh masyarakat untuk mendoakan agar seluruh jenazah yang tersisa dapat segera teridentifikasi dan keluarga korban diberi ketabahan.

Ia turut menyampaikan apresiasi kepada keluarga korban, relawan, serta seluruh pihak yang telah memberikan dukungan selama proses berlangsung, termasuk media yang terus menginformasikan perkembangan sejak hari pertama.

“Semoga seluruh korban segera dapat teridentifikasi dan keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan serta ketabahan. Terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu proses kemanusiaan ini,” pungkas Kombes Pol Jules Abraham Abast.

Pada kesempatan yang sama, Kabiddokkes Polda Jawa Timur Kombes Pol Dr. dr. M. Khusnan Marzuki, memaparkan hasil identifikasi terbaru yang dilakukan oleh tim DVI.

“Hari ini, Selasa tanggal 7 Oktober 2025, tim DVI Polda Jawa Timur telah berhasil melaksanakan identifikasi terhadap 18 kantong jenazah, yang terdiri dari 17 jenazah dan 1 body part,” ungkap Kombes Pol Khusnan.

Dari 18 kantong jenazah tersebut, 17 di antaranya telah teridentifikasi dengan kecocokan data Ante Mortem melalui berbagai metode, termasuk pemeriksaan DNA, medis, gigi, sidik jari, dan properti atau barang milik korban.

Berikut beberapa nama korban yang telah berhasil teridentifikasi:

1. Mohammad Anas Fahmi (15), asal Bangkalan.

2. Muhammad Reza Syfai Akbar (14), asal Surabaya.

3. Afifuddin Zarkasi (13), asal Surabaya.

4. Moh. Rizki Maulana Saputra (16), asal Sidoarjo.

5. Moh. Ubaidillah (17), asal Bangkalan.

6. Virgiawan Narendra Sugiarto (16), asal Lamongan.

7. Moch Ali Sirojuddin (13), asal Surabaya.

8. Muhammad Azam Habibi (14), asal Surabaya.

9. M. Maulidy Hasany Kamil (16), asal Bangkalan.

10. Ach Fathoni Abil Falaf (17), asal Bangkalan.

11. M. Azam Alby Alfa Himam (17), asal Bangkalan.

12. Khoirul Mutaqin (18), asal Kediri.

13. Farhan (17), asal Surabaya.

14. Syafiuddin (15), asal Sampang.

15. Achmad Ghiffary Haekal Nur (17), asal Gresik.

16. Muhammad Ubay Dillah (15), asal Kalimantan Barat.

17. Achmad Alby Fahri (13), asal Surabaya.

Dengan identifikasi terbaru ini, total sebanyak 34 jenazah korban telah berhasil diidentifikasi dari 67 kantong jenazah yang diterima oleh tim DVI Polda Jatim.

“Proses operasi DVI masih terus berjalan dengan melakukan pendalaman data Ante Mortem (AM) dan Post Mortem (PM). Kami berkomitmen menyelesaikan proses ini hingga seluruh korban teridentifikasi,” tegas Kombes Pol Khusnan. (*)

Mahasiswa Universitas Pelita Harapan Berpartisipasi Aktif dalam Giat Posyandu RW 06 Sukabakti, Kabupaten Tangerang

TANGERANG || jejakindonesia.id - Universitas Pelita Harapan (UPH) melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) kembali menunjukkan komitmennya dalam pengabdian kepada masyarakat. Kali ini, mahasiswa UPH berkolaborasi dengan Posyandu RW 06 Desa Sukabakti untuk memberikan pelayanan kesehatan masyarakat, edukasi gizi, dan kegiatan sosial kemasyarakatan lainnya.

Kegiatan Posyandu yang berlangsung pada Rabu, 8 Oktober 2025, di wilayah RT03/RW06 Sukabakti ini diikuti oleh puluhan ibu dan balita. Mahasiswa KKN UPH berperan aktif dalam membantu kader Posyandu melaksanakan berbagai layanan, seperti:
- *Layanan Kesehatan:*
- Penimbangan balita
- Pemeriksaan kesehatan dasar
- Pemberian vitamin
- Imunisasi
- *Edukasi:*
- Penyuluhan tentang gizi seimbang dan pencegahan stunting
- Edukasi mengenai pentingnya kebersihan lingkungan dan penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dalam keluarga
- Senam sehat bersama

Ketua RW 06 Sukabakti, Sinta Suci, menyampaikan apresiasi atas partisipasi mahasiswa KKN UPH. "Kami sangat mengapresiasi keterlibatan adik-adik mahasiswa. Kehadiran mereka memberikan energi positif dan semangat baru bagi kader Posyandu serta warga masyarakat kami," ujarnya.

Ketua tim KKN UPH, Citra Rohani Zega, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program pengabdian kepada masyarakat yang menjadi implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi. "Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat turut berkontribusi dalam peningkatan kualitas kesehatan masyarakat dan memperkuat kepedulian sosial mahasiswa," ungkapnya.

Bidan Ayu juga memberikan apresiasi atas kolaborasi tersebut. "Kami menyambut baik sinergi antara mahasiswa KKN UPH, kader Posyandu, dan perangkat RW. Kegiatan seperti ini sangat penting untuk memperkuat layanan kesehatan masyarakat berbasis komunitas, sekaligus mendukung upaya pencegahan stunting dan peningkatan gizi keluarga," ujarnya.

Polres Ngawi Gelar Bakti Kesehatan Gratis Warga Padas : Terima kasih Pak Polisi

NGAWI || jejakindonesia.id — Polres Ngawi Polda Jawa Timur kembali menggelar kegiatan Bakti Kesehatan Pengobatan Gratis di Dusun Pancuran, Desa Pacing, Kecamatan Padas, Kabupaten Ngawi.

Kapolres Ngawi AKBP Charles Pandapotan Tampubolon mengatakan kegiatan ini melibatkan Si Dokkes Polres Ngawi.

"Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap kesehatan masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan," ujar AKBP Charles yang hadir di lokasi, Rabu (8/10).

Dalam pelaksanaannya, warga mendapat layanan kesehatan berupa pengecekan tekanan darah, kadar gula darah, asam urat, kolesterol, serta pemberian obat gratis sesuai dengan keluhan yang dirasakan oleh warga.

Kegiatan bakti kesehatan gratis yang diikuti 100 warga ini, merupakan wujud nyata dukungan Polres Ngawi Polda Jatim terhadap program pemerintah di bidang kesehatan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin hadir lebih dekat dengan masyarakat, tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga membantu mewujudkan masyarakat yang sehat dan sejahtera,” ujar AKBP Charles P. Tampubolon.

Kegiatan bakti kesehatan ini mendapat sambutan hangat dari warga sekitar yang antusias mengikuti pemeriksaan kesehatan sejak pagi hari.

Selain memberikan pelayanan medis, kegiatan ini turut mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat dalam menjaga keamanan serta kesejahteraan bersama.

"Terima kasih Pak Polisi. Alhamdulillah dapat vitamin dan obat pusing gratis," ujar Siti (46) yang mengeluhkan sakit kepala.

error: Content is protected !!