Sorry, we're closed Opens today at 9:00 am

Bulan: Oktober 2025

Pemkab Banyuwangi Gelar Upacara HUT ke-80 Provinsi Jawa Timur, Ipuk Ajak Masyarakat Tangguh dan Inovatif

BANYUWANGI || jejakindonesia.id – Pemerintah Kabupaten Banyuwangi menggelar upacara peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Provinsi Jawa Timur di halaman Kantor Pemkab Banyuwangi, Minggu (12/10/2025).

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani bertindak sebagai inspektur upacara, yang dihadiri jajaran Forkopimda, Wakil Bupati H. Mujiono, Dandim 0825 Letkol Arm Triyadi Indra Wijaya, Danlanal Letkol Laut (P) Pudji Santoso, Kabag SDM Polresta Kompol Ali Imron, serta Sekda H. Guntur Priambodo.

Dalam sambutannya, Ipuk menegaskan bahwa tema “Jatim Tangguh, Terus Bertumbuh” menjadi refleksi semangat untuk menghadapi tantangan zaman dan memperkuat kolaborasi antarwarga.

“Ketangguhan dan inovasi adalah kunci menghadapi perubahan global. Kita harus terus tumbuh bersama demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Ipuk.

Upacara berlangsung khidmat dan ditutup dengan doa bersama untuk kemajuan Jawa Timur serta kesejahteraan masyarakat Banyuwangi.

Mahardhika & Partners Tegaskan Komit

BANYUWANGI || jejakindonesia.id - Dalam dunia hukum yang kian kompleks dan sarat kepentingan, Kantor Hukum Mahardhika & Partners menegaskan posisinya untuk tetap berpihak pada kebenaran dan menjunjung tinggi prinsip due process of law dalam setiap penanganan perkara.

Pimpinan Mahardhika & Partners, Supriyadi, S.H., M.H., C.Md, menilai bahwa hukum sejati harus ditegakkan dengan hati nurani dan integritas, bukan sekadar berlandaskan formalitas prosedural yang kerap mengaburkan nilai keadilan.

> “Keadilan tidak boleh dikalahkan oleh formalitas. Kami terus mengawal setiap perkara dengan profesional, bermartabat, dan menjunjung tinggi integritas hukum,” tegas Supriyadi dalam pernyataannya kepada Jejak Indonesia.

 

Ia menambahkan bahwa penegakan hukum yang sehat harus menolak segala bentuk penyalahgunaan kewenangan, karena hal itu hanya akan merusak kepercayaan publik terhadap lembaga hukum. Menurutnya, keadilan sejati bukan sekadar kemenangan hukum, tetapi keberpihakan pada kebenaran dan kemanusiaan.

> “Kami akan terus berada di garis depan membela kepentingan masyarakat yang terzalimi. Mahardhika & Partners berdiri bukan untuk mencari popularitas, tetapi untuk memastikan hukum kembali menjadi pelindung bagi yang lemah, bukan alat bagi yang berkuasa,” imbuhnya.

 

Langkah konsisten Mahardhika & Partners ini menjadi cerminan semangat baru advokat daerah yang tidak hanya menjalankan profesi, tetapi juga menghidupkan cita-cita hukum yang berkeadilan sosial, sebagaimana diamanatkan oleh konstitusi.

Dengan komitmen dan integritas yang teruji, Supriyadi berharap agar seluruh penegak hukum di Indonesia bersama-sama menjaga marwah profesi dan menempatkan keadilan sebagai tujuan utama dari setiap proses hukum.

“Selama nurani masih hidup, keadilan akan tetap bernafas. Dan selama keadilan hidup, hukum tidak akan pernah mati,” pungkasnya.

Perkuat Soliditas dan Kaderisasi, GM FKPPI Batu Malang Jalin Sinergi dengan Banyuwangi

BANYUWANGI || jejakindonesia.id – Semangat sinergi dan soliditas antar kader Generasi Muda Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI-Polri (GM FKPPI) terus hidup di berbagai daerah. Salah satunya terlihat dalam kunjungan silaturahmi keluarga besar GM FKPPI PC-1334 Kota Batu Malang ke GM FKPPI PC-1325 Banyuwangi, Sabtu (11/10/2025) siang.

Pertemuan penuh keakraban tersebut berlangsung di SYLA Coffee Law, kawasan Pondok Pesantren Adz-Dzikra Banyuwangi, yang sekaligus menjadi momentum mempererat tali persaudaraan dan memperkuat sinergi antar-pengurus lintas daerah.

Rombongan GM FKPPI Kota Batu Malang yang dipimpin oleh Ketua PC-1334 Budi Purnomo hadir bersama Wakil Sekretaris Taufik Hidayat, Humas Aris Pratomo, dan anggota Noch Kamarudin.

Kedatangan mereka disambut hangat oleh Ketua GM FKPPI PC-1325 Banyuwangi KH. Ir. Achmad Wahyudi, S.H., M.H., didampingi Sekretaris Umum Marselinus Moa Dany, K., S.Pd., Ketua Rayon Kota Freddy Duana Surya Dharma, serta Koordinator Biro Publikasi dan Dokumentasi Ruslan Abdul Gani.

Dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan, kedua pihak membahas berbagai agenda strategis organisasi, mulai dari penguatan program kaderisasi, kolaborasi kegiatan sosial, hingga pengembangan peran GM FKPPI dalam mendukung nilai-nilai kebangsaan di tengah masyarakat.

Ketua GM FKPPI Banyuwangi, Ir. Achmad Wahyudi, menegaskan pentingnya menjaga semangat persaudaraan di antara sesama kader FKPPI.

“Kita semua adalah satu keluarga besar. Di manapun berada, semangat kekeluargaan dan pengabdian kepada bangsa harus terus kita jaga. Kunjungan seperti ini bukan hanya silaturahmi, tapi juga penguatan jaringan perjuangan dalam wadah FKPPI,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua GM FKPPI Batu Malang, Budi Purnomo, mengapresiasi sambutan hangat dari keluarga besar GM FKPPI Banyuwangi.

“Kami datang untuk belajar, bertukar gagasan, dan memperkuat sinergi antar-daerah. Banyuwangi memiliki banyak inovasi dan energi positif yang bisa menjadi inspirasi bagi daerah lain,” ungkapnya.

Menambahkan hal tersebut, Sekretaris Umum GM FKPPI PC-1325 Banyuwangi, Marselinus Moa Dany, K., S.Pd., menilai bahwa sinergi lintas daerah seperti ini sangat penting untuk memperkuat karakter dan soliditas organisasi.

“Kita ingin membangun generasi muda FKPPI yang tangguh, berkarakter, dan tetap menjunjung nilai-nilai pengabdian sebagaimana warisan dari orang tua kita, para prajurit TNI dan Polri. Pertemuan ini membuka ruang bagi pertukaran ide, sekaligus mempererat rasa memiliki terhadap organisasi,” ucapnya.

Kegiatan ini diakhiri dengan ramah tamah dan sesi foto bersama, menandai komitmen bersama kedua pengurus daerah untuk terus mempererat soliditas kader GM FKPPI di Jawa Timur sebagai benteng moral dan sosial anak-anak bangsa yang lahir dari rahim TNI dan Polri.

(sumber: Biro Publikasi dan Dokumentasi GM FKPPI PC-1325)

Kasdim 0825/Banyuwangi Hadiri Peringatan 10 Tahun Kampoeng Batara Papring Banyuwangi

BANYUWANGI || jejakindonesia.id – Kasdim 0825/Banyuwangi Mayor Kav Suprapto menghadiri acara peringatan 10 tahun berdirinya Kampoeng Batara Papring yang bertempat di wilayah Kalipuro, Banyuwangi. Kegiatan ini dihadiri oleh tokoh masyarakat, perangkat daerah, serta warga setempat yang turut meramaikan suasana penuh kebersamaan.

Dalam sambutannya, Mayor Kav Suprapto menyampaikan apresiasi atas kiprah Kampoeng Batara Papring yang selama ini berperan aktif dalam melestarikan budaya dan lingkungan sekitar. “Kegiatan seperti ini sangat positif karena menumbuhkan rasa cinta terhadap kearifan lokal sekaligus mempererat tali silaturahmi antarwarga,” ujarnya.

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi wadah bagi masyarakat untuk memperkenalkan potensi wisata dan budaya khas Banyuwangi, khususnya di wilayah Kalipuro. Berbagai penampilan seni tradisional dan pameran UMKM turut memeriahkan acara tersebut.

Kasdim 0825/Banyuwangi berharap, melalui momentum peringatan ini, Kampoeng Batara Papring dapat terus berkembang dan menjadi inspirasi bagi daerah lain dalam mengelola potensi lokal yang berdaya saing serta berwawasan lingkungan.

Timnas Indonesia Gagal Raih Poin, Tumbang 0-1 dari Irak di Kualifikasi Piala Dunia 2026

JEDDAH || jejakindonesia.id — Timnas Indonesia harus menelan kekalahan kedua di ronde keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia setelah takluk 0-1 dari Irak. Laga yang berlangsung di Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah, Arab Saudi, Minggu (12/10/2025) dini hari, memastikan langkah skuad Garuda terhenti di fase ini.

Kekalahan ini menjadi hasil minor beruntun setelah sebelumnya Indonesia juga tumbang 2-3 dari Arab Saudi pada laga perdana. Dengan hasil tersebut, Indonesia kini berada di dasar klasemen Grup B tanpa poin, sementara Irak dan Arab Saudi memimpin dengan masing-masing tiga poin.

Pelatih Patrick Kluivert menurunkan komposisi terbaiknya di laga ini. Posisi kiper masih dipercayakan kepada Maarten Paes, sementara duet bek tengah diisi Rizky Ridho dan Jay Idzes. Di lini tengah, Kluivert menurunkan Joey Pelupessy, Thom Haye, Ricky Kambuaya, serta Eliano Reijnders. Mauro Zijlstra tampil sebagai ujung tombak tunggal, sedangkan Ole Romeny memulai laga dari bangku cadangan.

Sementara itu, Irak yang dilatih Graham Arnold menerapkan skema empat bek dengan Hussein Ali, Younis Manaf, Zaid Tahseen, dan Merchas Doski di lini pertahanan. Meski tanpa striker andalan Aymen Hussein, Singa Mesopotamia tetap tampil agresif lewat duet Sherko Karim dan Mohanad Ali di lini depan.

Jalannya pertandingan berlangsung ketat sejak awal. Irak lebih dulu membuka peluang melalui sepakan jarak jauh Ibrahim Bayesh pada menit ke-3, namun bola masih melebar. Indonesia membalas lewat aksi Thom Haye dan Mauro Zijlstra, tetapi upaya mereka belum membuahkan hasil hingga babak pertama berakhir imbang 0-0.

Memasuki babak kedua, Kluivert melakukan beberapa pergantian dengan memasukkan Ragnar Oratmangoen dan Ole Romeny untuk menambah daya serang. Namun, justru Irak yang berhasil memecah kebuntuan pada menit ke-75 melalui tembakan keras Zidane Iqbal yang tak mampu dihalau Maarten Paes. Skor 0-1 untuk Irak bertahan hingga peluit akhir dibunyikan.

Dengan hasil ini, peluang Indonesia untuk lolos ke putaran final Piala Dunia 2026 resmi tertutup. Sementara Irak memperkokoh posisinya di papan atas klasemen Grup B bersama Arab Saudi.

Penulis: Haris Pranatha, Kepala Biro Bekasi, Jawa Barat (PERS)

error: Content is protected !!