Sorry, we're closed Opens today at 9:00 am

Bulan: Oktober 2025

Satgas Yonif 521/DY Gerakkan Roda Ekonomi Kecil di Pedalaman Papua

Jayawijaya || jejak-indonesia.id - Di tengah sunyi dan sejuknya pegunungan Papua, secercah harapan aktivitas yang tampak sederhana namun penuh makna belanja sayur milik mama-mama Papua di Distrik Walesi, Jayawijaya (12/10/2025).

Halaman Pos Walesi tampak lebih hidup dari biasanya, Beberapa mama dari Distrik Walesi datang membawa hasil kebun sayur, umbi-umbian, dan buah lokal, Tapi yang terjadi lebih dari transaksi ekonomi, Ada tawa, ada cerita, dan ada saling percaya, Di sinilah pembinaan teritorial hadir dalam bentuk Interaksi menjadi pembeli, menjadi pendengar, menjadi teman bahkan sahabat dari ufuk timur..

Bukan oleh warga biasa, tetapi oleh Prajurit TNI dari Satgas Yonif 521/DY Pos Walesi yang menjadikan interaksi ini sebagai jembatan hangat dengan rakyat yang dicintainya.

"Kalau jual sayur ke Pos hati senang, Abang Tentara pasti beli, kadang juga kasih beras,mi ataupun makanan ringan buat kami, " tutur Mama Ida, sambil tersenyum sambil membetulkan noken di pundaknya.

Pembelian hasil tani Masyarakat adalah wujud nyata komitmen TNI dalam mendukung ekonomi lokal serta memperkuat hubungan emosional dengan masyarakat akar rumput, Dengan menjadikan produk lokal sebagai bagian dari kehidupan mereka sehari-hari, Satgas Yonif 521/DY secara langsung turut menggerakkan roda ekonomi kecil di pedalaman.

Komandan Satgas Yonif 521/DY Letkol Inf Rahadyan Surya Murdata,S.E,M.I.P,
Mengungkapkan betapa pentingnya membangun hubungan saling membantu antar sesama dengan bersikap ramah tamah.

Kami di sini ingin menjadi bagian dari Masyarakat, Belanja dari mama-mama bukan kewajiban, tapi bentuk cinta dan penghargaan kami.

Kegiatan ini telah menjadi rutinitas yang dinanti-nantikan oleh masyarakat, Bagi mama-mama, ini bukan sekadar dagangan laku tetapi pengakuan bahwa keberadaan mereka dihargai.

Bagi TNI dari hati ke hati di tanah paling timur Indonesia, Kita hadir dengan senyum, merangkul dengan aksi nyata, dan menjadi bagian dari solusi rakyat, Kebersamaan inilah yang akan menjadi fondasi kedamaian dan pembangunan di Papua di Wilayah Penugasan Serta Menjadi contoh dan melopori usaha-usaha untuk mengatasi kesulitan Rakyat di Sekelilingnya.

*"Prajurit Macan Kumbang Berhasil" (Yonif 521/DY)*

Satgas TMMD ke-126 Kodim 0601/Pandeglang Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis untuk Warga Desa

PANDEGLANG || jejakindonesia.id – Dalam rangka mendukung kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-126 Tahun 2025, Satgas TMMD Kodim 0601/Pandeglang tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, namun juga turut memperhatikan aspek kesehatan masyarakat di sekitar lokasi kegiatan.

Salah satu bentuk kepedulian tersebut ditunjukkan melalui kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis yang dilaksanakan oleh anggota Satgas TMMD, Serda Muhammad Rizal, kepada warga masyarakat di sekitar Desa Pakuluran, Kecamatan Kroncong, Kabupaten Pandeglang, pada Minggu (12/10/2025).

Dalam kegiatan tersebut, Serda Muhammad Rizal yang juga memiliki kualifikasi kesehatan lapangan, melakukan pemeriksaan tekanan darah dan memberikan penyuluhan sederhana mengenai pola hidup sehat kepada warga yang ditemui di rumah-rumah mereka. Aksi kemanusiaan ini menjadi bentuk nyata kepedulian TNI terhadap kondisi masyarakat, terutama bagi mereka yang tinggal di daerah pelosok dan sulit menjangkau fasilitas kesehatan.

“Selain membangun infrastruktur seperti jalan, musholla, dan rumah layak huni, kami juga ingin hadir di tengah masyarakat untuk memastikan kesehatan mereka tetap terjaga. Kesehatan adalah pondasi utama untuk meningkatkan kualitas hidup,” ujar Serda Rizal saat ditemui di lokasi kegiatan.

Kegiatan pemeriksaan kesehatan ini disambut antusias oleh warga. Banyak masyarakat yang mengaku senang dan merasa terbantu dengan adanya pelayanan kesehatan langsung dari anggota TNI. Selain pemeriksaan tekanan darah, masyarakat juga diberikan edukasi tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan pola makan seimbang agar terhindar dari penyakit.

Komandan Kodim 0601/Pandeglang, Letkol Inf Afri Swandi Ritonga, S.I.P., selaku Dansatgas TMMD ke-126, menyampaikan bahwa kegiatan non-fisik seperti pemeriksaan kesehatan ini merupakan bagian integral dari program TMMD. “TNI tidak hanya membangun infrastruktur, tapi juga membangun semangat dan kesejahteraan masyarakat. Melalui kegiatan ini kami ingin memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat, sekaligus membantu meningkatkan taraf kesehatan warga di pedesaan,” ungkapnya.

Program TMMD ke-126 ini menjadi bukti nyata sinergi antara TNI dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan yang merata hingga ke pelosok negeri. Dengan hadirnya kegiatan seperti pemeriksaan kesehatan gratis, diharapkan masyarakat tidak hanya merasakan manfaat dari sisi pembangunan fisik, tetapi juga dari sisi sosial dan kesehatan yang langsung berdampak pada kehidupan sehari-hari.

Sumber: Pendim 0601 Pandeglang

Kaops Madago Raya Serahkan Bantuan Obat Hama ke Kebun Eks Napiter di Poso

POSO || jejakindonesia.id – Dalam upaya mendukung ketahanan pangan nasional, Kepala Operasi (Kaops) Madago Raya, Kombes Pol Heni Agus Sunandar, menyerahkan bantuan obat pencegah hama di kebun eks narapidana terorisme (napiter) yang terletak di Dusun Tamanjeka, Kabupaten Poso, Minggu (12/10/2025).

Penyerahan bantuan ini dilakukan sebagai bagian dari program pembinaan dan pemberdayaan eks napiter melalui sektor pertanian. Langkah ini juga menjadi bentuk nyata sinergi antara aparat keamanan dengan masyarakat untuk mewujudkan situasi yang aman, damai, dan produktif di wilayah operasi.

Kaops Madago Ray, Kombes Heni Agus Sunandar mengatakan, bantuan tersebut diharapkan dapat membantu para eks napiter dalam mengembangkan usaha pertanian mereka agar lebih mandiri dan berdaya saing.

“Kami hadir tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga membantu masyarakat bangkit dan berdaya melalui kegiatan positif seperti pertanian,” ujarnya.

Ia menambahkan, kegiatan ini sejalan dengan misi Operasi Madago Raya tahap IV yang menekankan pendekatan humanis, yakni membangun kepercayaan publik serta memperkuat perekonomian lokal melalui pendampingan dan pemberdayaan warga.
Penyerahan bantuan itu disambut hangat oleh para eks napiter yang kini telah beralih profesi menjadi petani. Salah satu di antara mereka, Samil, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada pihak kepolisian atas perhatian yang terus diberikan.

“Terima kasih kepada Kaops Madago Raya. Bantuan ini sangat bermanfaat untuk menjaga tanaman kami dari serangan hama,” kata Samil.

Menurut Samil, bantuan yang diberikan bukan hanya berupa barang, tetapi juga semangat untuk terus berbuat baik dan berkontribusi bagi masyarakat. Ia mengaku kini lebih fokus membangun kehidupan baru yang produktif bersama keluarganya melalui hasil kebun.

Selain penyerahan bantuan, kegiatan itu juga menjadi ajang silaturahmi antara personel Satgas Madago Raya dengan warga sekitar. Suasana keakraban tampak dalam pertemuan tersebut, memperlihatkan kedekatan aparat dengan masyarakat di wilayah Poso yang kini semakin kondusif.

Kaops Madago Raya menegaskan, pihaknya akan terus berkomitmen mendukung setiap upaya pemberdayaan masyarakat, termasuk eks napiter, agar dapat hidup mandiri dan menjadi bagian dari pembangunan bangsa.

“Ketika masyarakat sejahtera dan memiliki harapan, maka perdamaian akan tumbuh dengan sendirinya. Itulah tujuan utama kami Satgas Operasi Madago Raya,” tandasnya.

Ketum PW. FRN Tekankan Konsolidasi Program dan Peningkatan Citra Media Sosial

JAKARTA || jejakindonesia.id - Ketua Umum Perkumpulan Wartawan Fast Respon Nusantara (PW. FRN) Counter Polri, Agus Flores, menegaskan pentingnya seluruh jajaran organisasi untuk menjaga ritme kerja dan memastikan seluruh program strategis berjalan dengan baik.

Salah satu fokus utama yang ditekankan adalah peningkatan perwajahan media sosial organisasi, agar tampil profesional, solid, dan representatif di mata publik.

“Program-program harus jalan semua, utamanya soal peningkatan perwajahan medsos. Harus tampil bagus semua. Kita sudah cukup dalam sosialisasi organisasi. Sekarang tinggal pelaksanaan program yang harus dikontrol tiap hari,” tegas Agus Flores.

Menurutnya, saat ini nama besar PW. FRN sudah dikenal luas di berbagai kalangan, sehingga yang dibutuhkan ke depan adalah implementasi nyata program kerja di tingkat pusat maupun daerah.

Agus Flores juga menuturkan bahwa dirinya kini lebih banyak turun ke lapangan, memantau aktivitas pertambangan ilegal dan berbagai isu strategis lain yang menjadi perhatian publik.

“Saya fokus di lapangan, memantau tambang ilegal. Itu bagian dari komitmen kami mendukung langkah Polri dan pemerintah dalam menjaga sumber daya alam serta menegakkan aturan,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal PW. FRN, menegaskan bahwa pihaknya akan memastikan seluruh bidang organisasi, terutama divisi media dan informasi publik, bekerja optimal dalam mengelola konten serta memperkuat jaringan komunikasi antaranggota.

“Kami sudah mulai melakukan evaluasi harian terhadap seluruh akun resmi PW. FRN di berbagai platform. Citra organisasi di media sosial harus merefleksikan profesionalisme dan integritas kita sebagai insan pers,” ujar Sekjen PW. FRN.

Ia juga mengimbau kepada seluruh pengurus daerah agar aktif melaporkan setiap kegiatan dan inovasi yang dilakukan, guna memperkuat eksistensi organisasi di daerah masing-masing.

“Pengurus di daerah jangan hanya menunggu instruksi. Jalankan program sesuai garis besar organisasi, laporkan kegiatan, dan pastikan komunikasi berjalan dengan baik hingga ke tingkat lapangan,” tambahnya.

Langkah ini menunjukkan komitmen PW. FRN untuk terus memperkuat konsolidasi internal, meningkatkan citra organisasi di ruang digital, serta memperluas kontribusi nyata dalam pengawasan sosial dan pemberitaan yang berimbang.

(Redaksi)

Momentum HUT ke-80 Jatim, Bupati Ipuk Bagikan Helm dan Rompi kepada Driver Ojol dan Ojek Konvensional

BANYUWANGI || jejakindonesia.id – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Provinsi Jawa Timur, Pemerintah Kabupaten Banyuwangi menggelar kegiatan berbagi kepada para pengemudi ojek online (ojol) dan ojek konvensional, Minggu (12/10/2025).

Usai memimpin upacara peringatan di halaman Kantor Pemkab, Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menyerahkan secara simbolis helm dan rompi keselamatan kepada puluhan pengemudi ojek sebagai bagian dari program sosial “Banyuwangi Berbagi.”

Bupati Ipuk mengatakan, pemberian helm dan rompi tersebut merupakan bentuk perhatian pemerintah kepada para pengemudi yang berperan penting dalam mobilitas masyarakat sehari-hari.

“Di momen HUT Jawa Timur ini, kami ingin berbagi kebahagiaan dengan para pengemudi yang setiap hari membantu warga beraktivitas. Mereka juga bagian dari semangat ‘Jatim Tangguh, Terus Bertumbuh’,” ujar Ipuk.

Menurutnya, keselamatan kerja para pengemudi menjadi hal yang tak boleh diabaikan. Selain memberikan perlengkapan keselamatan, Pemkab juga mendorong kesadaran berkendara aman dan tertib di jalan.

Salah satu driver ojol, Abdul Fitrianto atau akrab disapa Monex, menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian pemerintah daerah. Ia mengaku, program “Jumat ASN Naik Angkutan Umum atau Ojol” yang dijalankan Pemkab Banyuwangi selama ini telah berdampak positif pada peningkatan pendapatan mereka.

“Terima kasih atas perhatian Ibu Bupati dan pemerintah. Sejak ada program ASN naik ojol, orderan kami meningkat. Bantuan helm dan rompi ini juga sangat membantu keselamatan kami di jalan,” ungkap Monex.

Kegiatan Banyuwangi Berbagi kali ini menjadi penutup rangkaian peringatan HUT ke-80 Provinsi Jawa Timur di Banyuwangi. Melalui aksi sederhana namun bermakna ini, semangat tangguh dan gotong royong yang diusung tema peringatan HUT Jatim tampak nyata di tengah masyarakat Banyuwangi.

error: Content is protected !!