Sorry, we're closed Opens today at 9:00 am

Bulan: Agustus 2025

Berbagi Bibit Pertanian Satgas Yonif 521/DY di Distrik Walesi, Jayawijaya

Jayawijaya, Jejak - Indonesia.id | TNI secara aktif membagikan bibit pertanian kepada masyarakat di Papua dan Edukasi Kesehatan, terutama di daerah-daerah terpencil, sebagai bagian dari upaya meningkatkan ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat. Kegiatan ini meliputi pembagian bibit sayuran, buah-buahan, dan alat pertanian melalui Kepala Kampung serta penyuluhan tentang cara bercocok tanam yang baik, Sabtu (09/08/2025).

Kepala Kampung Apenas Bpk. Kristian Yelepele mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada TNI. “Kegiatan-kegiatan ini sangat dirasakan manfaatnya bagi masyarakat. Terima kasih bapak-bapak TNI dari Satgas Yonif 521/DY, yang telah membagikan berbagai macam Bibit Pertanian dan Kasih sayangnya kepada anak-anak kami juga di bagikan Makanan ringan, Biskuit, Permen, tentunya sangat bermanfaat, Semoga Tuhan YME Selalu Memberkati.

Dansatgas Yonif 521/DY Letkol Inf Rahadyan Surya Murdata, S.E,M.I.P, Sebagai sarana mempererat tali silaturahmi dan selalu dekat dengan masyarakat di Wilayah Penugasan, Secara rutin melaksanakan Binter terbatas melalui anjangsana ke rumah warga atau berkunjung kerumah Warga Binaan. Dengan melaksanakan program pembagian bibit tanaman sayur di Kampung di Wilayah Penugasan, Kegiatan-kegiatan ini merupakan wujud nyata dari kemanunggalan TNI dengan masyarakat Papua, untuk meningkatkan produktivitas lahan kosong dan mendukung perekonomian masyarakat serta upaya mendukung program pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat di Papua.

"Prajurit Macan Kumbang Berhasil" (Yonif 521/DY)

Polri Distribusikan 6 Ton Beras Menggelar Gerakan Pasar Murah di Madiun, Sinergi dengan Bulog Tekan Inflasi

Kota Madiun, Jejak - Indonesia.id |  Kepolisian Republik Indonesia (Polri) memperkuat peran aktifnya dalam menekan inflasi melalui Gerakan Pasar Murah (GPM) di Lapak Kampir, Kelurahan Kanigoro (8/8/2025).

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Irwasum Polri Komjen Pol Prof. Dr. Dedi Prasetyo, SH, M.Hum, MSi, MM bersama Wali Kota Madiun Dr. Drs. H. Maidi dan jajaran Forkopimda.

Dalam kesempatan ini, Komjen Pol Dedi Prasetyo mengungkapkan capaian distribusi nasional 310,25 ton beras SPHP di empat wilayah, termasuk 6 ton di Madiun Kota yang diintegrasikan dengan program pasar murah.

Polres Madiun Kota bekerja sama dengan Bulog dan Pemkot menyelenggarakan bazar GPM dengan skema 500 kupon yang menjual paket komoditas terjangkau: 6 ton beras, 5 ton minyak goreng, dan 4 ton gula.

Masyarakat juga dapat membeli kebutuhan pokok seperti Beras Medium SPHP (Rp55.000/5 kg), Gula Premium (Rp16.500/kg), dan MinyaKita (Rp15.500/liter), dengan realisasi penjualan mencapai 250 kemasan beras, 130 kg gula, dan 150 liter minyak pada hari pertama.

Sementara itu, pembangunan Pusat Layanan Gizi (SPPG) akan fokus pada pemenuhan nutrisi kelompok rentan, memperkuat ketahanan kesehatan jangka panjang.

Komjen Pol Dedi Prasetyo menegaskan, ini wujud kebijakan Kapolri mendukung pemerintah melalui sinergi strategis dengan Bulog.

"Kami berharap Polri terus bersinergi dengan Bulog di seluruh kota/kabupaten untuk menjaga stabilitas harga pangan, mengawasi distribusi dan pasokan bahan pokok penting."ujar Komjen Pol Dedi Prasetyo.

Ia juga menyoroti keterlibatan BUMN dan UMKM lokal sebagai tulang punggung pengendalian inflasi berbasis perlindungan sosial.
Antusiasme tinggi masyarakat membuktikan efektivitas program ini, dengan seluruh paket kupon terserap sempurna.

Puncak GPM rencananya digelar serentak di seluruh Indonesia pada 13-14 Agustus 2024.

"Kolaborasi Polri-Bulog-Pemda ini bukan hanya menekan inflasi, tapi juga membangun ketahanan pangan berkelanjutan," pungkas Komjen Pol Dedi usai meninjau pasar murah. (red)

Polres Madiun Berhasil Bongkar Jaringan Narkoba, 4 Tersangka dan 1,1 Kg Sabu Disita

Madiun, Jejak - Indonesia.id |  Satuan Reserse Narkoba Polres Madiun Polda Jatim berhasil membongkar jaringan peredaran sabu-sabu di wilayah Kabupaten Madiun.

Empat pelaku dengan peran berbeda diamankan dalam operasi terpisah. Total barang bukti mencapai 1,1 kilogram sabu-sabu.

Kapolres Madiun AKBP Kemas Indra Natanegara menjelaskan, penangkapan pertama dilakukan terhadap DS di tepi Jalan Raya Madiun–Ponorogo, Kecamatan Geger, Rabu (04/06/2025). Dari tangan DS, polisi menemukan 0,43 gram sabu-sabu.

“DS ini pengguna. Dari pengakuannya, barang didapat dari NAR. Sorenya kami tangkap NAR di wilayah Kota Madiun dengan barang bukti sabu seberat 0,44 gram,” ujar AKBP Kemas saat konferensi pers di Mapolres Madiun, Jumat (08/08/2025).

Dari hasil pemeriksaan, NAR disebut sebagai pengedar yang mendapatkan pasokan dari seorang kurir berinisial IIR.

Setelah dilakukan penyelidikan, Polisi menangkap IIR pada Rabu (09/07/2025) di Jalan Yos Sudarso, Kota Madiun, dan DBP alias Kancil di Jalan Serayu, Kota Madiun.

“Dari IIR, kami amankan tas totebag hijau berisi sekitar 1 kilogram sabu-sabu dalam kemasan teh China berlogo harimau emas, serta 100,68 gram sabu dalam plastik klip,” jelas AKBP Kemas.

Selanjutnya petugas menangkap saudara DS yang berperan sebagai perantara/kurir dalam jual beli Sabu dari saudara IIR.

Dalam keterangannya, IIR mengaku sudah empat kali menjadi kurir dengan bayaran Rp5 juta per pengiriman.

“Barang dari Surabaya, mau dikirim ke Nglames. Uangnya untuk kebutuhan sehari-hari,” ungkapnya.

Keempat pelaku dijerat pasal berbeda sesuai perannya masing-masing.

Polisi juga masih mengembangkan penyelidikan untuk mengungkap bandar yang memasok narkotika tersebut.

Kapolres Madiun mengimbau masyarakat untuk tidak ragu melaporkan jika mengetahui adanya indikasi peredaran narkoba di lingkungannya.

“Sekecil apa pun informasi yang diberikan akan sangat membantu upaya pemberantasan narkoba,” ujar Kapolres Madiun.

Dengan terungkapnya kasus ini, diharapkan jalur distribusi narkoba di wilayah Madiun dan sekitarnya dapat terputus, sekaligus menjadi peringatan bahwa aparat penegak hukum akan bertindak tegas tanpa kompromi terhadap pelaku peredaran narkoba. (red)

Polri Serius Wujudkan Asta Cita Presiden Prabowo Melalui Akselerasi Program Makan Bergizi Gratis

MADIUN || jejakindonesia.id - Kepolisian Republik Indonesia (Polri) menegaskan komitmen kuatnya dalam mewujudkan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya peningkatan gizi anak bangsa, melalui akselerasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Bukti konkretnya adalah peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Lapak Kampir di Kelurahan Kanigoro, Kecamatan Kartoharjo, Kota Madiun, pada Jumat (8/8/2025) sore.

Acara yang dipimpin langsung oleh Irwasum Polri Komjen Pol Prof. Dr. Dedi Prasetyo, SH, MHum, MSi, MM ini dihadiri jajaran Forkopimda Kota Madiun, tokoh agama, tokoh masyarakat, kepala sekolah penerima manfaat, dan perwakilan instansi terkait.

SPPG Kanigoro, dibangun dengan anggaran sekitar Rp1,9 miliar hasil sinergi dengan PT Arya Motor Indonesia dan ditargetkan selesai dalam 45 hari, akan beroperasi pada Oktober 2025 untuk melayani 4.103 siswa SD dan SMP penerima program MBG di Kota Madiun, dengan bahan baku bersumber dari pasar tradisional dan UMKM setempat.

Aksi di Madiun ini bukanlah kegiatan insidental, melainkan bagian dari lompatan strategis Polri secara nasional.

Baru pada 6 Agustus 2025 di Malang, Polri telah meresmikan 8 SPPG operasional sekaligus melakukan groundbreaking 205 unit baru secara serentak di seluruh Indonesia.

Perkembangannya hingga Agustus 2025 menunjukkan akselerasi signifikan: 27 unit SPPG telah beroperasi melayani 86.777 penerima manfaat per hari dan menyerap 1.344 tenaga kerja, 34 unit dalam persiapan akhir operasional, 155 unit tahap konstruksi, serta tambahan 205 unit yang memulai pembangunan hari ini.

Total 421 SPPG ini akan menjadi tulang punggung distribusi gizi bagi 1,47 juta orang per hari ketika seluruhnya beroperasi. Polri menargetkan penyelesaian 500 SPPG pada akhir 2025 dan akan memperluas menjadi 1.000 unit pada tahun 2026.

Polri melalui Irwasum Komjen Pol Dedi Prasetyo menekankan dua pilar utama keberhasilan program.

Pertama, komitmen mutu tinggi melalui mekanisme *Security Food Test* yang wajib dijalankan tim medis Polri (Pusdokkes, Bidokkes Polda, Urkes Polres) pada setiap produksi makanan.

"Ini adalah pembeda SPPG Polri: setiap produksi makanan wajib melalui uji keamanan untuk menjamin standar higienis tertinggi, mencegah keracunan, dan memastikan gizi yang aman untuk penerima manfaat," tegas Dedi Prasetyo.

Kedua, strategi kolaborasi *Penta Helix* yang berkelanjutan, melibatkan Pemerintah (TNI-Pemda-K/L), Akademisi (ahli gizi, pangan, kesehatan), Bisnis (UMKM, koperasi, kelompok tani), Masyarakat (relawan, pengelola Yayasan Komunitas Bantu/YKB), dan Media dalam diseminasi informasi.

Pendekatan holistik ini dirancang untuk memutus rantai stunting melalui intervensi gizi tepat sekaligus menggerakkan ekonomi lokal.

Keberadaan SPPG memberikan dampak multidimensi. Walikota Madiun Dr. Drs. H. Maidi, SH, MM, M.Pd menyambut antusias, menyatakan bahwa SPPG tidak hanya memastikan anak-anak mendapat asupan bergizi, tetapi juga menjadi bagian integral dari strategi ketahanan pangan dan peningkatan kualitas lingkungan kota.

“Dapur gizi ini juga menjadi bagian dari upaya menurunkan suhu kota, meningkatkan oksigen, dan menggerakkan ekonomi lokal. Semua harus saling terhubung demi Madiun yang sehat, hijau, dan mandiri pangan,” jelas Maidi.

Irwasum Polri mengajak seluruh rakyat Indonesia bersinergi: "SPPG adalah bukti POLRI hadir membangun masa depan bangsa.

Mari sukseskan program ini bersama demi generasi sehat yang akan memimpin Indonesia Emas 2045."

Program SPPG menjadi investasi nyata Polri untuk mempercepat pencegahan stunting dan mewujudkan ketahanan pangan serta SDM unggul, mencerminkan presisi Polri dalam mendukung cita-cita nasional.

**#SPPGAkselerasi #PolriPresisiUntukBangsa #AstaCitaPrabowo #IndonesiaEmas2045**

Personel Satpolairud Polresta Banyuwangi Giat Binmas Dikawasan Wisata Green Watu Dodol

Banyuwangi, Jejak - Indonesia.id | Personel Satpolairud Polresta Banyuwangi Polda Jawa Timur meningkatkan kegiatan patroli dan binmas keselamatan dikawasan wisata pantai dan sekitarnya. Sabtu, (9/8/2025).

Kegiatan patroli dilaksanakan dalam rangka meningkatkan keamanan, ketertiban dan pemahaman kepada pengelola wisata dan wisatawan akan pentingnya menjaga situasi harkamtibmas dikawasan wisata.

Pada kesempatan tersebut, Kajaga Regu 2 Bripka I Nyoman Suma mengatakan giat patroli yang dilaksanakan bersama personil Gakkum Aipda Ida Bagus Permadi, S.H. dan personil jaga Bripda Marvelino dalam rangka memberikan sosialisasi dan edukasi kepada wisatawan dan pemandu wisata yang akan pergi snorkeling untuk selalu mengutamakan dan mengenakan alat keselamatan snorkeling.

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya untuk memberikan rasa aman, nyaman, dan menciptakan situasi yang kondusif kepada pengelola tempat wisata dan wisatawan yang berada dikawasan wisata Green Watu Dodol dan sekitarnya," ucap Bripka I Nyoman Suma.

Selain melakukan patroli dan sosialisasi, pada kesempatan tersebut personel Polairud menyampaikan himbuan kepada wisatawan khususnya mereka yang membawa anak kecil untuk selalu diawasi pada saat bermain air.

Dalam kegiatan patroli yang dilaksanakan dalam untuk meningkatkan pengawasan terhadap pengunjung yang datang ke tempat wisata. “Tujuannya tak lain untuk menjaga keamanan, kenyamanan dan ketertiban di area wisata,” tandasnya.

Segera laporkan kepada pihak keamanan atau menghubungi Call Center 110 atau bisa menghubungi call center Satpolairud di nomer telepon 08113448222 jika ada hal mencurigakan atau tindak kejahatan. (red)

error: Content is protected !!