Sorry, we're closed Opens today at 9:00 am

Bulan: Agustus 2025

Polisi Banyuwangi Sangat Baik,” Kata Turis Tiongkok Usai HP Hilang Ditemukan

Banyuwangi, Jejak - Indonesia.id | 9 Agustus 2025 – Personel Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Banyuwangi bergerak cepat membantu seorang wisatawan mancanegara asal Guandong, Tiongkok, yang kehilangan telepon genggamnya saat pulang dari berwisata di Taman Wisata Alam (TWA) Ijen.

Wisatawan bernama Weiyaxi (24) melaporkan kehilangan ponsel merek Xiaomi miliknya setelah menumpang dump truck dari kawasan Ijen menuju penginapan di Kota Banyuwangi. Tanpa disadari, ponsel tersebut terjatuh dari saku celana dan tertinggal di bak truk yang kemudian terisi penuh muatan pasir dan batu (sirtu) dalam perjalanan ke wilayah Kalibaru.

Mendapat laporan tersebut, Kanit Pidsus Ipda Azmal Rahadian bersama Tim Macan Blambangan segera melakukan penelusuran. Berdasarkan ciri-ciri kendaraan yang disampaikan pelapor, tim berhasil menghentikan truk di perjalanan dan melakukan pemeriksaan di bak bermuatan sirtu. Setelah dilakukan penggalian, ponsel berhasil ditemukan dalam keadaan tertimbun material di bagian dasar bak.

Kapolresta Banyuwangi melalui Kasat Reskrim Kompol Komang Yogi Arya Wiguna, S.H., S.I.K. menyampaikan bahwa keberhasilan ini merupakan bukti komitmen Polri dalam memberikan pelayanan terbaik tanpa membedakan latar belakang masyarakat.

“Kami selalu berupaya memberikan pelayanan yang cepat, profesional, dan humanis, termasuk kepada warga negara asing yang berada di wilayah hukum Polresta Banyuwangi. Respons cepat ini adalah bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat,” ujar Kompol Komang.

Ponsel tersebut kemudian diserahkan langsung kepada Weiyaxi, yang menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasihnya kepada jajaran Polresta Banyuwangi.

“Polisi Indonesia sangat cepat dan tulus membantu saya. Pelayanannya luar biasa,” ungkapnya turis Tiongkok usai HPnya yang hilang ditemukan.

Polresta Banyuwangi mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati menjaga barang berharga, terutama saat dalam perjalanan, guna menghindari kejadian serupa.

Pewarta: (red).

Ketum Faat Respon R. Mas Agus Rugiarto Sindir Rekan yang Hanya Banyak Teori Tanpa Aksi

Banyuwangi, Jejak - Indonesia.id |  Ketua Umum Fast Respon (FRN), R. Mas MH Agus Rugiarto SH, melontarkan sindiran tajam kepada sejumlah pihak yang dinilai hanya pandai mengeluh dan berteori, namun enggan turun langsung membuat berita atau melakukan aksi nyata.Minggu 10-08-2025.

Menurut Agus, banyak rekan di lapangan yang sering mengkritik atau memberi masukan, tetapi tidak diimbangi dengan kontribusi konkret. “Kebanyakan hanya bicara teori, tapi malas membuat berita. Padahal kerja nyata jauh lebih penting daripada sekadar omongan,” tegasnya.

Ia menegaskan, di dunia jurnalistik dan advokasi, kemampuan mengumpulkan data, menyusun laporan, dan menyajikan informasi akurat jauh lebih dibutuhkan daripada sekadar retorika. “Kalau semua hanya mengeluh, siapa yang mau bekerja?” tambahnya.

Agus mengajak seluruh anggota FRN dan insan pers untuk kembali fokus pada kerja lapangan, memperkuat investigasi, serta menghasilkan pemberitaan yang bisa memberi dampak positif bagi masyarakat. Menurutnya, itulah bentuk tanggung jawab moral sekaligus profesionalisme.

“FRN bukan tempat untuk sekadar bicara. Kita harus turun langsung, membuat berita yang berbobot, dan menghadirkan kebenaran untuk publik,” tutup Agus. (red)

Satpolairud Polresta Banyuwangi melaksanakan Kegiatan Patroli Dikawasan Pesisir Pantai Meneng

Banyuwangi, Jejak - Indonesia.id | Satuan Polisi Perairan dan Udara Polresta Banyuwangi jajaran Polda Jawa Timur melaksanakan kegiatan patroli dikawasan pesisir pantai Meneng dan sekitarnya. Minggu, (10/8/2025) pagi.

Dalam kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kajaga Regu 1 Aiptu I Gede Eka D dan diikuti Briptu Bintang dengan menyambangi masyarakat dan kelompok nelayan yang berada dikawasan pesisir pantai meneng Kelurahan Bulusan, Kecamatan Kalipuro.

Selain melakukan patroli pada kesempatan tersebut Aiptu I Gede Eka D menghimbau kepada masyarakat pesisir khususnya mereka yang berprofesi sebagai nelayan untuk menjaga kelestarian pesisir pantai dengan cara membuang sampah pada tempatnya dan menjaga biota ekosistem laut.

Mengingatkan kepada kelompok nelayan untu menggunakan alat tangkap yang ramah lingkungan agar tidak merusak ekosistem laut, melarang menggunakan pukat harimau, bahan peledak, potasium, obat bius dan racun dalam melakukan kegiatan perikanan di laut," imbuhnya.

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya untuk memberikan rasa aman, nyaman, dan menciptakan situasi yang kondusif kepada masyarakat pesisir, penyedia jasa perahu ojekan, kelompok nelayan dan ABK yang sedang membeli sembako.

Segera laporkan kepada pihak keamanan atau menghubungi Call Center 110 atau bisa menghubungi call center Satpolairud di nomer telepon 08113448222 jika ada hal mencurigakan atau tindak kejahatan. (red)

Polda Kalteng Gelar Gerakan Pangan Murah, Bantu Penuhi Kebutuhan Warga

Palangka Raya, Jejak - Indonesia.id |  Polda Kalimantan Tengah (Kalteng) melalui Direktorat Pembinaan Masyarakat (Ditbinmas) menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di kawasan Car Free Night Huma Betang, Bundaran Besar Talawang Palangka Raya, Sabtu (9/8) malam.

Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kepedulian kepolisian dalam membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.

Kapolda Kalteng, Irjen Pol Iwan Kurniawan, melalui Dirbinmas, Kombes Pol Budhi Rochmat, S.I.K., menjelaskan bahwa GPM tersebut terlaksana berkat kerja sama dengan Perum Bulog Kanwil Kalteng sehingga dapat menyediakan bahan pangan pokok seperti beras dan minyak goreng dengan harga di bawah pasaran.

“Kami menyiapkan beras kemasan 5 kilogram seharga Rp60.000 dan minyak goreng kemasan 1 liter dengan harga Rp15.700,” ujarnya.

Menurutnya, kegiatan ini mendapat sambutan positif dari warga. Antusiasme terlihat dari banyaknya masyarakat yang mendatangi stan GPM untuk mendapatkan bahan kebutuhan sehari-hari dengan harga lebih murah.

“Tujuan utama kegiatan ini adalah membantu meringankan beban masyarakat, terutama di tengah fluktuasi harga pangan di pasaran. Dengan adanya GPM, warga bisa mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau tanpa mengurangi kualitas,” tambah Budhi Rochmat.

Ia juga mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari dukungan Polda Kalteng terhadap program pemerintah dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pangan di daerah.

Selain itu, GPM yang digelar di kawasan Car Free Night Huma Betang ini juga diharapkan dapat menjadi sarana mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat melalui interaksi langsung yang lebih santai.

“Ke depan, kami berencana menggelar kegiatan serupa di berbagai lokasi strategis lainnya, sehingga manfaatnya bisa dirasakan lebih luas oleh masyarakat,” pungkasnya. (,red)

Polsek Kabat Polresta Banyuwangi Gandeng Perum Bulog Gelar Gerakan Pangan Murah, Sediakan 1 Ton Beras SPHP untuk Warga

Banyuwangi, Jejak - Indonesia.id | 10 Agustus 2025. Polsek Kabat Polresta Banyuwangi bersama Perum Bulog Banyuwangi menggelar Gerakan Pangan Murah di halaman Masjid Baiturrahman, Desa Dadapan, Kecamatan Kabat, Minggu (10/8/2025). Kegiatan ini menghadirkan bazar beras murah yang mendapat sambutan hangat dari warga.

Sebanyak 1 ton beras SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan) kemasan 5 kg dijual seharga Rp60.000 atau Rp12.000/kg, jauh lebih murah dari harga pasar. Bazar dimulai pukul 07.00 WIB dan langsung dipadati masyarakat yang ingin mendapatkan harga terjangkau.

Kegiatan ini dihadiri Kapolsek Kabat AKP Kusmin, SH, Kepala Desa Dadapan Moh. Jajuli, Ketua Bhayangkari Ranting Polsek Kabat Ny. Derry Kusmin, anggota Polsek Kabat, Bhayangkari, serta masyarakat setempat.

“Antusiasme masyarakat sangat tinggi. Ini membuktikan bahwa program stabilisasi harga pangan sangat dibutuhkan di tengah fluktuasi harga beras,” ujar AKP Kusmin.

Bazar beras murah tersebut berjalan aman, lancar, dan terkendali hingga berakhir pada pukul 07.50 WIB.

Sumber: Polsek kabat Polresta Banyuwangi.

(red)

error: Content is protected !!