We're open Closes at 5:00 pm

Bulan: Agustus 2025

KH Hafidz Gunawan: Hindari Kekerasan dan Percayakan pada Polri

JAKARTA || jejakindonesia.id - Pengasuh Pondok Pesantren Miftakhul Khair Curug, Tangerang, Banten, KH Hafidz Gunawan mengingatkan masyarakat untuk menjaga perdamaian dengan menghindari kekerasan dan mempercayakan pengamanan situasi kepada Polri. Menurutnya, kepercayaan kepada aparat menjadi kunci agar situasi kembali kondusif.

“Percayakan sepenuhnya penanganan situasi ini kepada aparat kepolisian. Mereka bertugas untuk menjaga kita semua. Mari jangan mudah terprovokasi, karena perpecahan hanya akan menguntungkan pihak-pihak yang ingin memecah belah bangsa,” kata Hafidz dalam keterangannya yang diterima di Jakarta, Sabtu. Hafidz juga mengingatkan masyarakat agar tidak terjebak dalam lingkaran provokasi dan tindakan anarkis di tengah maraknya aksi unjuk rasa di berbagai daerah.

Dia menegaskan bahwa kedamaian dan keamanan adalah kunci keberlangsungan hidup berbangsa dan bernegara. Bangsa Indonesia, kata dia, harus kembali pada jati diri luhur sebagai bangsa yang santun, damai, dan menjunjung tinggi persaudaraan.

Maka dari itu, dia mengajak masyarakat untuk bersabar, menahan emosi, dan menghindari segala bentuk kekerasan yang hanya akan memperburuk keadaan.“Kita semua memiliki hak untuk menyampaikan aspirasi, tetapi jangan sampai hak itu disalahgunakan menjadi tindakan yang justru merusak fasilitas umum, memecah persatuan, dan merugikan orang banyak,” ujarnya.

Lebih lanjut, Hafidz mengimbau para tokoh agama, guru, santri, dan wali santri untuk menguatkan edukasi kepada masyarakat, menanamkan kesadaran bahwa persatuan lebih utama daripada kepentingan kelompok atau golongan. “Dengan mengedepankan akhlak santun, kesabaran, dan rasa persaudaraan, kita bisa melewati ujian ini. Saatnya seluruh elemen bangsa bersatu menjaga harmoni dan memastikan Indonesia tetap aman, damai, dan bermartabat,” katanya.

KH Dade Asyadurofik Minta Warga Tenang dan Percayakan pada Kapolri

JAKARTA || jejakindonesia.id - Pengasuh Pondok Pesantren Al Ikhlas Raudhatul Uluum Subang, Jawa Barat, KH Dade Asyadurofik mengajak masyarakat untuk menahan diri, menjaga ketenangan, dan tidak mudah terprovokasi oleh pihak-pihak yang ingin memecah persatuan bangsa. Ia menyoroti maraknya aksi unjuk rasa yang berujung anarkis di sejumlah daerah

Menurut Kiai Dade dalam keterangan diterima di Jakarta, Sabtu, penyampaian aspirasi adalah hak setiap warga negara, tetapi harus dilakukan dengan cara tertib, damai, dan sesuai koridor hukum. Tindakan anarkis seperti perusakan fasilitas umum dan provokasi hanya akan memperburuk keadaan dan berdampak luas pada kehidupan sosial dan perekonomian masyarakat.

"Perekonomian bangsa tidak akan berjalan baik tanpa situasi yang aman dan kondusif. Karena itu, kita harus bersama-sama menjaga ketertiban dan mempercayakan penanganan situasi ini kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan jajaran kepolisian," ujar Kiai Dade.

Ia menegaskan situasi aman dan tertib adalah fondasi untuk keberlangsungan aktivitas masyarakat, termasuk pendidikan, perdagangan, dan roda perekonomian. Ia mengajak semua pihak untuk menahan diri, tidak mudah termakan isu-isu menyesatkan serta mengutamakan dialog dan musyawarah.

"Kalau keamanan terganggu, perekonomian kita pun akan terpukul. Ini bukan hanya soal kepentingan kelompok atau golongan, tetapi soal keberlangsungan hidup bangsa dan negara. Mari kita bersama-sama menjaga situasi agar tetap kondusif," kata dia.

Lebih lanjut, ia juga menyerukan kepada para tokoh agama, guru, santri, dan wali santri untuk aktif memberikan edukasi kepada masyarakat agar tidak mudah terprovokasi dan memahami pentingnya persatuan bangsa.

"Dengan bersatu, saling menenangkan dan mempercayakan penanganan keamanan kepada aparat, kita bisa melewati situasi ini dengan baik. Saatnya memperkuat harmoni antar anak bangsa demi Indonesia yang damai dan sejahtera," katanya.

H. Ulung Purnama SH MH Sampaikan Belasungkawa dan Dorong Keadilan Hukum bagi Korban Ojol

Kabupaten Bekasi || jejakindonesia.id – Praktisi hukum asal Bekasi, H. Ulung Purnama SH MH, menyampaikan belasungkawa mendalam atas meninggalnya pengemudi ojek online (ojol), Affan Kurniawan, yang tewas terlindas kendaraan taktis Brimob dalam aksi unjuk rasa beberapa waktu lalu.

Dalam keterangannya pada Minggu (31/8/2025) Pagi. H. Ulung Purnama, S.H.,M.H berharap proses hukum dapat berjalan transparan dan adil bagi keluarga korban.

“Saya turut berduka cita atas meninggalnya almarhum Affan Kurniawan. Semoga pihak berwenang menegakkan hukum seadil-adilnya dan transparan, demi memberikan keadilan bagi keluarga korban,” ujarnya kepada media

Selain menyampaikan duka, H. Ulung Purnama, S.H., M.H juga mengungkapkan keprihatinannya atas maraknya aksi massa yang berujung pada penjarahan kediaman sejumlah tokoh publik. Rumah anggota DPR RI Ahmad Sahroni, artis Eko Hendro Purnomo (Eko Patrio), Uya Kuya, aktris Nafa Urbach, hingga Menteri Keuangan Sri Mulyani turut menjadi sasaran amukan massa.

“Saya turut prihatin atas kejadian yang menimpa beberapa tokoh masyarakat dan pejabat negara. Semoga hal ini menjadi pelajaran bersama agar dinamika demokrasi tidak berujung pada kerusuhan dan perusakan,” tegasnya.

Ia menambahkan, kondisi politik dan demokrasi di Indonesia diharapkan dapat segera mereda sehingga roda pemerintahan kembali berjalan normal," Tutup H. Ulung Purnama, S.H., M.H

Penulis: Haris Pranatha

Semarak HUT RI ke-80, Warga Pesona Candi 3 RT 6 RW 7 Kota Pasuruan Gelar Jalan Sehat dan Bagi-Bagi Doorprize

PASURUAN || Jejakindonesia.id - Suasana meriah mewarnai lingkungan Perumahan Pesona Candi 3 RT 6, Kota Pasuruan, Jawa Timur, dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80. Warga setempat menggelar acara jalan sehat yang dibuka secara resmi oleh Ketua RT 6, Surya, dengan mengusung semangat "Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju."

Dalam sambutannya, Surya mengajak seluruh warga, khususnya generasi muda, untuk terus mengisi kemerdekaan dengan semangat persatuan dan kedaulatan.

"Momentum HUT RI ini harus kita jadikan pengingat untuk bersama-sama membangun bangsa. Dengan persatuan yang kuat dan semangat kebersamaan, kesejahteraan rakyat dapat tercapai, dan Indonesia akan maju di berbagai bidang," ujarnya.

Ratusan warga dari berbagai kalangan tampak antusias mengikuti jalan sehat yang menempuh rute di sekitar lingkungan perumahan. Setelah mencapai garis finis di lapangan RT 6, para peserta disambut hiburan meriah dan pembagian doorprize menarik yang menambah semangat kebersamaan.

Acara ini tidak hanya menjadi ajang olahraga bersama, tetapi juga sarana mempererat silaturahmi antarwarga serta menanamkan nilai-nilai perjuangan kepada generasi muda. Kemeriahan peringatan HUT RI ke-80 di Pesona Candi 3 RT 6 menjadi bukti nyata semangat gotong royong dan kebersamaan warga dalam mengisi kemerdekaan.

Polri Pastikan Langkah Terukur dan Sesuai Aturan dalam Atasi Aksi Anarkis

JAKARTA || jejakindonesia.id – Kadiv Humas Polri Irjen. Pol. Sandi Nugroho menegaskan bahwa seluruh langkah yang diambil TNI dan Polri dalam menghadapi situasi terkini dilakukan secara terukur, profesional, dan sesuai dengan kewenangan serta peraturan yang berlaku. Hal ini disampaikan Irjen. Sandi sesuai arahan Bapak Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo, Sabtu (30/8/2025).

Irjen. Sandi menjelaskan, arahan Presiden kepada Kapolri dan Panglima TNI menegaskan perlunya langkah tegas dalam menindak aksi-aksi anarkis yang terjadi di sejumlah wilayah. Namun, ia menekankan bahwa seluruh tindakan aparat dilakukan berdasarkan Undang-Undang maupun ketentuan lainnya.

“Seluruh langkah yang dilakukan Polri dan TNI di lapangan bersifat terukur, profesional, dan sesuai dengan kewenangan serta peraturan yang berlaku, baik Undang-Undang, maupun ketentuan lainnya. Kami pastikan penanganan dilakukan dengan penuh tanggung jawab,” ujar Irjen. Pol. Sandi Nugroho.

Sandi menambahkan, Polri akan melaksanakan prosedur operasi standar (SOP) dan pentahapan penanganan situasi secara disiplin. Prioritas utama adalah melindungi keselamatan masyarakat, personel Polri dan TNI di lapangan, markas komando, asrama, serta objek vital lainnya.

“Polri memastikan seluruh SOP dan pentahapan penanganan dijalankan dengan ketat. Fokus kami adalah melindungi masyarakat, anggota, markas komando, asrama, dan objek vital lainnya agar situasi tetap aman dan terkendali,” tegasnya.

Lebih lanjut, Irjen. Sandi menegaskan bahwa seluruh jajaran Polda, Polres, hingga Polsek diminta untuk menindaklanjuti arahan Kapolri dengan cepat dan tepat. Kompulir data dan permasalahan yang sedang terjadi, buat persiapan dan perencanaan baik personel, cara bertindak maupun sarana prasarana yang dibutuhkan untuk menindaklanjuti secara proporsional dan profesional. Disamping itu, sinergi TNI dan Polri sangat penting dalam memulihkan situasi keamanan yang sedang terjadi.

“Kami sudah menginstruksikan kepada seluruh jajaran agar menindaklanjuti arahan Bapak Kapolri secara serius dan terukur. Sinergi TNI-Polri akan terus diperkuat untuk memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terjaga,” jelasnya.

Sandi juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk tetap tenang dan bekerja sama menjaga situasi agar kondusif. Ia menegaskan, Polri menghormati kebebasan menyampaikan pendapat, namun mengingatkan bahwa penyampaian aspirasi harus sesuai dengan aturan hukum.

“Kami menghormati hak masyarakat dalam menyampaikan pendapat, tetapi pelaksanaannya harus mematuhi ketentuan hukum dan tidak menimbulkan kerugian bagi kepentingan umum. Kami mengajak semua pihak menjaga ketertiban dan mendukung upaya TNI-Polri dalam menjaga stabilitas keamanan,” tutupnya.

error: Content is protected !!