ACEH || Jejak-indonesia.id – Personel Polsek Muara Batu bergerak cepat memantau dan mengantisipasi dampak abrasi serta naiknya air laut akibat pasang purnama yang menggenangi badan jalan, perlintasan rel kereta api dan permukiman warga di Dusun Pasi, Desa Keude Bungkah, Kecamatan Muara Batu, Kabupaten Aceh Utara, Sabtu (16/5/2026).
Kapolres Lhokseumawe AKBP Dr. Ahzan, S.H., S.I.K., M.S.M., M.H., melalui Kapolsek Muara Batu IPDA Syukrullah. S.E mengatakan, pihaknya langsung turun ke lokasi setelah menerima informasi terkait meluapnya air laut di kawasan pesisir tersebut.
“Begitu menerima laporan, personel langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pemantauan sekaligus mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi gelombang besar dan pasang air laut,” ujarnya.
Abrasi akibat pasang purnama tersebut terjadi di dua titik, yakni Desa Keude Bungkah dan Desa Meunasah Aron, Kecamatan Muara Batu. Namun, kondisi yang paling terdampak terpantau di Dusun Pasi Desa Keude Bungkah karena wilayah tersebut berada sangat dekat dengan bibir pantai.
Selain faktor pasang purnama, kawasan tersebut juga dinilai rentan terdampak banjir rob akibat kondisi badan jalan dan halaman rumah warga yang lebih rendah pasca bencana banjir pada November 2025 lalu.
Akibat luapan air laut tersebut, badan jalan, jalur perlintasan rel kereta api dan sejumlah rumah warga sempat tergenang air. Meski demikian, hingga saat ini kondisi air dilaporkan mulai berangsur surut dan belum ada warga yang mengungsi.
Kapolsek menambahkan, personel Polsek Muara Batu akan terus melakukan monitoring di sejumlah titik pesisir dalam wilayah Kecamatan Muara Batu guna mengantisipasi kemungkinan air laut kembali meluap.
“Kehadiran polisi di lokasi merupakan bentuk kesiapsiagaan dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat serta memastikan situasi tetap kondusif,” pungkasnya.