Sorry, we're closed Opens Rabu at 9:00 am

Polri

IMG-20250805-WA0102

Kapolresta dan Wabup Banyuwangi Melepas Tim Sepak Bola PKDI Banyuwangi ke Turnamen di Pasuruan

Banyuwangi, Jejak - Indonesia.id |  Dalam rangka laga tanding pada Turnamen Sepak Bola PKDI Cup 2025 Provinsi Jawa Timur. Tim Sepak Bola PKDI Kabupaten Banyuwangi Senin  malam 4 Agustus 2025 berangkat menuju Stadion R. Soedarsono Bangil Kabupaten Pasuruan.

Keberangkatan Tim Sepak Bola Persaudaraan Kepala Desa Indonesia (PKDI) Banyuwangi. Dilepas oleh Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol. Rama Samtama Putra, S.I.K., M.Si., M.H, dan Wakil Bupati Banyuwangi Ir. H. Mujiono, M.Si di halaman Kantor Bupati Banyuwangi. Tim kesebelasan PKDI Banyuwangi akan lakoni laga di grup zona 2 di Stadion R. Soedarsono Bangil – Pasuruan.

Pada laga yang digelar besok Selasa 5 Agustus 2025, Tim PKDI Kabupaten Banyuwangi akan berhadapan dengan Tim PKDI Kabupaten Trenggalek. Budiharto selaku Ketua PKDI Banyuwangi bersama rombongan pada kesempatan tersebut mohon doa dan dukungan moral, dengan harapan bisa membawa nama harum Kabupaten Banyuwangi.

Mengetahui semangat rekan-rekannya, Budiharto optimistis Tim Sepak Bola PKDI Banyuwangi, mampu menunjukkan kualitasnya dan akan tumbangkan lawannya dari Tim Sepak Bola PKDI Kabupaten Trenggalek.

“Kalau saya melihat begitu semangatnya teman-teman dan telah berlatih tanding hanya dua kali, saya optimisaya Banyuwangi akan lolos ke babak delapan besar hingga melaju ke final nanti” ungkapnya penuh optimis.

Atas nama rekan-rekan sejawadnya, Budiharto sampaikan ucapan terima kasih atas support dan dukungan Pemkab juga Polresta Banyuwangi. Menurutnya, support dan dukungan Pemkab juga Polresta Banyuwangi diyakini akan jadi nutrisi penyemangat yang luar biasa.

Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Rama Samtama Putra pada kesempatan tersebut menyampaikan, Banyuwangi pada Liga 4 juara satu Jawa Timur namun di Liga 3 masih belum beruntung. Harapnya di Turnamen PKDI Cup Jawa Timur, Tim PKDI Banyuwangi bisa membawa tropi juara yang menjadi kebanggaan bersama.

“Kalah menang dalam pertandingan itu sudah biasa, yang penting tunjukkan sportivitas dan permainan yang terbaik. Semoga para kepala desa ini memberi contoh yang muda-muda. Kalau masuk semifinal dan final kita berangkat ke Gresik,” doa dan harap Kapolresta Banyuwangi.

Sementara itu, Wabup Mujiono senada dengan Kapolresta, support dan memberikan semangat para Kepala Desa yang akan bertanding dalam Turnamen PKDI Cup Jawa Timur. Wabup juga berpesan agar pemain menjaga kondisi kesehatan, sehingga secara fisik siap bertanding.

“Para pemain yang akan bertanding jaga kesehatan, istirahat cukup, ingat anak istri dan cucu, jangan terlalu dipaksakan yang penting kebersamaan dan kebahagiaan. Semoga bisa meraih kemenangan dan membawa nama harum Banyuwangi,” pesan Wabup Mujiono.

Setelahnya Kapolresta juga Wabup Banyuwangi ucapkan selamat jalan dan selamat bertanding kepada Tim Sepak Bola PKDI Banyuwangi. Yang selanjutnya dilakukan berdoa bersama agar selamat di perjalanan sampai tujuan dan raih kemenangan. (red)

IMG-20250805-WA0011

Sambut Hari Kemerdekaan RI ke – 80 Brimob Polda Jatim Berbagi 2000 Bendera Merah Putih di Pamekasan

PAMEKASAN || jejakindonesia.id - Dalam Rangka menyambut hari kemerdekaan Republik Indonesia yang ke -80 tahun Satbrimob Polda Jatim, Kabupaten Pamekasan Madura Jawa Timur, bagi - bagi bendera Merah Putih.

Sejumlah personel Satbrimob Polda Jatim memasangkan bendera merah putih kepada para pengendara sepeda motor dan Abang becak di jalan raya.

Danyon D Pelopor Satbrimob Polda Jatim, Kompol Masrukin mengatakan pemasangan bendera Merah Putih kepada seluruh warga masyarakat Pamekasan itu dilakukan dalam rangka menyambut HUT Kemerdekaan RI yang ke- 80 tahun.

Ditambahkan oleh Danyon D Pelopor Satbrimob Polda Jatim Kompol Masrukin, bahwa pemasangan bendera merah putih ini juga bertujuan untuk mengajak kepada seluruh warga Pamekasan, selalu menghargai perjuangan para pahlawan yang telah gugur.

"Tujuannya adalah untuk mengajak kepada seluruh warga kabupaten Pamekasan untuk menggelorakan semangat nasionalis dan menanamkan nilai-nilai jasa pahlawan,"ungkap Kompol Masrukin, Senin (04/08/2025).

Pembagian bendera Merah Putih itu lanjut Kompol Masrukin dibagi menjadi 3 Kompi di tiga titik yakni di Mako Satbrimob Polda Jatim, Jalan Nyalaran Blumbungan, Jalan Jokotole lampu merah dan di Jalan Kabupaten Pegadaian.

"Kita tidak ikut merebut bendera, tapi kita mengisi kemerdekaan bangsa negara ini dengan menumbuhkan dan menggelorakan dengan tindakan membagikan bendera yang hari ini direncanakan ada 3 titik,"jelas Kompol Masrukin.

Ia juga berharap kepada seluruh warga negara Indonesia pada umumnya dan masyarakat Pamekasan untuk lebih menggelorakan dalam mengisi kemerdekaan ini dengan jiwa patriot nasionalis NKRI harga mati.

IMG-20250805-WA0063

Peluru di Lapangan, Doa di Mushola : IPDA Gani dan Pengabdian yang Tak Terlihat

Gorontalo, Jejak - Indonesia.id |  Ketegasan di medan tugas kerap menyamarkan kelembutan hati di balik seragam. Sosok IPDA Muhammad S. Gani, S.H., M.H., CPPS yang menjabat Dantim Unit Sapu Jagad Unit Wanteror Detasemen Gegana Satuan Brimob Polda Gorontalo menjadi potret nyata bagaimana seorang Anggota Polri Satuan Brimob tak hanya hadir untuk menegakkan hukum dan penghalau aksi unjuk rasa yang anarkis, tetapi juga menyalakan harapan di tengah sunyinya Mushola tanpa nama.

Kisahnya bermula dari perjalanan harian menuju markas Brimob. Di tepi jalan wilayah Isimu Utara, Kecamatan Tibawa, IPDA Gani sering melihat sekelompok anak tengah mengaji di sebuah Mushola kecil yang sederhana.

Tidak ada papan nama, tak ada fasilitas memadai. Papan tulis tua, kapur seadanya, dan Al-Qur’an lusuh menjadi teman setia para santri cilik itu dalam menimba ilmu agama.

Pemandangan itu membekas di hatinya. Tanpa publikasi, tanpa bantuan Lembaga manapun, IPDA Gani mulai mengumpulkan sisa potongan kayu, ranting bekas latihan tembak, dan material dari lokasi longsoran.

Barang-barang itu ia jual diam-diam ke pabrik kapur dan pengepul, lalu hasilnya ia belikan Al-Qur’an baru serta perlengkapan mengaji lainnya.

“Saya hanya ingin mereka belajar dengan semangat dan nyaman. Mereka adalah penerus kita. Jangan sampai kehilangan harapan hanya karena tempat belajar mereka tak layak,” ujar IPDA Gani saat ditemui awak media, Senin, 4 Agustus 2025.

Tak hanya berhenti pada pengadaan perlengkapan, IPDA Gani juga mulai merancang pengembangan Mushola tersebut agar lebih representatif.

Ia bahkan memikirkan insentif bagi guru mengaji yang selama ini mengajar dengan bayaran minim, hanya Rp.120 ribu per bulan, dan mereka berjalan sejauh 3 kilometer setiap harinya.

“Saya akan terus sisihkan waktu dan tenaga, kumpulkan lagi kayu dan apa pun yang bisa dijual. Semoga ke depan saya bisa bantu lebih banyak,” tambahnya tulus.

Inisiatif ini dilakukan sepenuh hati di sela padatnya tugas sebagai Anggota Brimob. Baginya, membangun karakter generasi muda melalui pendidikan agama adalah bagian tak terpisahkan dari pengabdian sebagai Abdi Negara.

“Apa yang saya lakukan ini bukan sekadar kegiatan sosial, tapi bentuk nyata cinta kami dari Brimob kepada masyarakat. Kami ingin hadir tidak hanya saat ada ancaman, tapi juga saat mereka butuh harapan,” tutur IPDA Gani.

Kehangatan dan rasa syukur pun datang dari warga sekitar. Mereka mengaku tersentuh oleh perhatian IPDA Gani yang memilih terlibat langsung dalam kehidupan masyarakat, membuktikan bahwa aparat keamanan bisa menjadi bagian dari solusi dan inspirasi.

Mushola tanpa nama itu kini perlahan bersinar, bukan karena kemegahannya, tapi karena cahaya kasih yang terpancar dari ketulusan seorang Perwira yang memilih memberi, meski dalam diam. (red)

IMG-20250804-WA0160

Kapolda Bali Kunjungan Kerja Di Polresta Denpasar, Sampaikan Arahan Kepada Personel

Denpasar, Jejak - Indonesia.id | Kapolda Bali, Irjen. Pol. Daniel Adityajaya, S.H., S.I.K., M.Si., didampingi Ketua Bhayangkari Daerah Bali, Ny. Didit Daniel Adityajaya, melaksanakan kunjungan kerja ke Mako Polresta Denpasar pada Senin (4/8/2025). Kedatangan rombongan disambut langsung oleh Kapolresta Denpasar, Kombes Pol. Muhammad Iqbal Simatupang, S.I.K., M.H., bersama Ketua Bhayangkari Cabang Kota Denpasar.

Hadir pula dalam kegiatan tersebut Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, S.H., jajaran Forkopimda Kabupaten Badung dan Kota Denpasar, serta seluruh pejabat utama Polresta Denpasar.

Mengawali kunjungan kerja, Kapolda Bali meresmikan gedung Mako Polresta Denpasar sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Usai peresmian gedung dilanjutkan dengan arahan Kapolda Bali kepada personel Polresta Denpasar, sebelumnya Kapolresta Denpasar menjelaskan situasi kamtibmas di wilayah hukum Polresta Denpasar yang membawahi 7 Polsek, terdiri dari 5 Polsek di Kota Denpasar dan 2 Polsek di Kabupaten Badung.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kapolda Bali atas dukungan yang diberikan, termasuk pemanfaatan teknologi untuk mendukung kerja personil di lapangan,” ungkap Kombes Pol. Iqbal.

Dalam arahannya kepada personel, Kapolda Bali menekankan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi berbagai tantangan keamanan di era yang semakin dinamis.
“Perkembangan zaman membuat tugas Polri semakin kompleks. Kita juga harus waspada terhadap potensi ancaman, dan penanganan Kasus-kasus yang menjadi perhatian publik juga harus kita respons dengan cepat dan tepat,” tegas Irjen. Pol. Daniel.

Pada kesempatan tersebut, Kapolda Bali memberikan penghargaan kepada personel berprestasi, di antaranya Kompol Laorens Raja Mangapul Kasat Reskrim Polresta Denpasar atas keberhasilannya mengungkap kasus pencurian, serta Bripda I Kadek Sutama Putra Ba Polsek Denpasar Barat yang meraih prestasi di bidang olahraga karate.

Selain itu, juga dilakukan penyerahan tali kasih kepada PNPP Polresta Denpasar, yaitu Aiptu Rachmad Eko Lesmono, Aiptu I Wayan Putu Sumerta, S.H., dan Bripka Suratman, dilanjutkan dengan sesi foto bersama. (red)

IMG-20250804-WA0161

Pimpin Apel Pagi, Ini Arahan Kapolda Kalteng

Palangka Raya, Jejak-Indonesia.id |  Kapolda Kalimantan Tengah (Kalteng), Irjen Pol Iwan Kurniawan, memberikan arahan penting dalam apel pagi personel, bertempat di Lapangan Barigas, Mapolda setempat, Senin (4/8/2025).

Hadir dalam apel tersebut, Wakapolda Kalteng Brigjen Pol Dr. Rakhmad Setyadi, dan para pejabat utama serta diikuti seluruh personel Polda Kalteng.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolda menyampaikan arahan terkait upaya pencegahan dan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kalteng.

"Saya minta kepada jajaran agar selalu kedepankan sosialisasi dan himbauan kepada masyarakat, serta penegakan hukum terhadap pelaku karhutla. Mengingat saat ini data hotspot mengalami kenaikan," ujarnya.

Kapolda Kalteng juga menyoroti terkait pembukaan lahan yang dilakukan oleh sejumlah masyarakat dengan cara dibakar, dengan alasan efisiensi biaya.

Meskipun terdapat peraturan daerah yang memperbolehkan pembakaran lahan, namun pelaksanaannya harus sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan harus dilakukan dengan pengawasan, tidak boleh ditinggalkan, dan wajib dengan izin dari damang atau kepala desa.

"Selain itu, untuk area membakar juga sudah ditentukan yaitu maksimal seluas satu hektare untuk satu kepala keluarga, dengan total dalam satu desa tidak melebihi 20 hektare, yang dapat berdampak terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat," terang Kapolda.

Lebih lanjut, Irjen Iwan juga menekankan kepada seluruh personel khususnya Bhabinkamtibmas agar selalu meningkatkan langkah strategis, seperti imbauan dan sosialisasi termasuk pemasangan spanduk di titik rawan karhutla.

"Lakukan juga pengawasan, monitoring dan koordinasi dengan melibatkan instansi terkait terhadap setiap aktifitas masyarakat, sebagai upaya pencegahan terhadap kegiatan pembakaran lahan," tandasnya.

Diakhir arahannya, Kapolda mengingatkan kepada jajaran agar selalu memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat, dan menjaga kebersihan lingkungan kerja.

"Jalankan tugas dengan baik dan ikhlas. Mari kita juga bersama-sama berdoa untuk Kalteng tetap dalam keadaan aman kondusif," pungkasnya. (red)