Sorry, we're closed Opens Rabu at 9:00 am

Polri

IMG-20250804-WA0133

Teken Nota Kesepahaman dengan Kementerian Imipas, Kapolri Harap Sinergisitas Makin Optimal

Jakarta, Jejak-Indonesia.id |  Polri dan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan meneken nota kesepahaman. Dengan adanya hal tersebut diharapkan sinergisitas kedua lembaga tersebut dalam berjalan semakin optimal.

Nota kesepahaman tersebut tentang Sinergisitas Tugas dan Fungsi di Bidang Kepolisian, Keimigrasian dan Pemasyarakatan di Jakarta Pusat, Senin (4/8/2025). Penandatanganan tersebut dilaksanakan langsung oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Menteri Imipas Agus Andrianto.

"Tentunya kita semua berharap agar sinergisitas antara Polri dan Kementerian Imipas, soliditas, dan juga kerja-kerja kita dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, bangsa, dan negara akan terus bisa terjaga dan terus bisa semakin baik untuk mendukung apa yang menjadi visi dan visi kebijakan Bapak Presiden Prabowo," kata Sigit dalam sambutannya.

Sigit memaparkan bahwa, penandatangan nota kesepahaman ini sangat penting di tengah terjadinya dinamika global yang dapat memengaruhi situasi dalam negeri.

Lebih dalam, Sigit juga menyinggung soal kejahatan lintas negara atau Transnational Crime, seperti Ilegal Fishing, penyelundupan senjata, narkoba hingga kejahatan lain yang berdampak pada perekonomian negara.

"Ini tentunya menjadi salah satu PR ke depan yang harus kita hadapi, belum kita menghadapi kejahatan yang terjadi di jalur-jalur resmi, baik yang ada di pelabuhan internasional. Kita memiliki 96 pelabuhan yang tentunya ini juga selain jalur tikus kita juga harus menghadapi ini, karena memang ada kejahatan-kejahatan di dalamnya, ada 20 bandara yang harus kita hadapi, dan kemudian juga wilayah-wilayah yang kemudian menjadi rute bagi para pelaku-pelaku ilegal untuk melakukan berbagai macam jenis kejahatannya," ujar Sigit.

Nota kesepahaman Polri dan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan ini sendiri terdiri dari tujuh poin. Hal itu yang sangat relevan dengan kondisi yang ada dewasa ini.

"Dan tentunya dengan nota kesepahaman yang ada ini, sinergitas, dan juga hal-hal yang perlu kita lakukan bersama di lapangan, utamanya untuk masalah kecepatan, kemudian bagaimana memanfaatkan fasilitas, bagaimana kemudian kita saling mengisi dan meningkatkan SDM yang kita miliki, ini akan semakin baik, semakin mudah, dan tentunya nota kesepahaman ini akan membuat bagaimana kita melaksanakan tugas di bidang masing-masing tentunya juga akan menjadi lebih optimal," ucap Sigit.

Di sisi lain, Sigit mengungkapkan, sinergisitas ini merupakan kunci untuk menjawab seluruh tantangan dan perkembangan dinamika saat ini. Dengan kolaborasi seluruh kekuatan Polri dan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan maka dapat bergerak mulai dari tingkat paling bawah hingga atas.

"Sehingga tentunya kekuatan ini kalau kita satukan, kita padukan, maka tentunya kita bisa bersama-sama melakukan berbagai macam kegiatan dalam rangka mendukung tugas kita agar bisa menjadi lebih optimal. Dan tentunya kita bisa menghadapi berbagai macam permasalahan, termasuk bagaimana kita memberikan pelayanan terhadap masyarakat dan bangsa kita," tutup Sigit. (red)

IMG-20250804-WA0134

Semarak Merah Putih: Brimob Polda Sultra Bagikan dan Pasangkan Bendera kepada Pengguna Jalan Sambut HUT RI ke-80

Kendari, Jejak-Indonesia.id |  Dalam rangka menyemarakkan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Satuan Brimob Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) melaksanakan aksi pembagian dan pemasangan bendera merah putih kepada para pengguna jalan yang melintas di depan Markas Komando (Mako) Brimob Polda Sultra.Sabtu, 2 Agustus 2025

Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu Sore ini dipimpin langsung oleh Komandan Satuan Brimob Polda Sultra, Kombes Pol Sugianto Marweki, S.I.K., M.Si., dan melibatkan seluruh jajaran personel Brimob dalam suasana yang penuh semangat nasionalisme.

“Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Brimob Polda Sultra dalam membangkitkan semangat kebangsaan dan cinta tanah air di kalangan masyarakat, khususnya dalam menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia,” ujar Kombes Pol Sugianto Marweki di sela kegiatan.

Lebih lanjut, Dansat Brimob menambahkan bahwa kegiatan ini tidak hanya sebagai simbol semarak perayaan, namun juga sebagai ajakan kepada seluruh elemen masyarakat untuk menghargai perjuangan para pahlawan dan menjaga persatuan bangsa.

“Melalui pemasangan bendera merah putih, kita ingin mengajak masyarakat agar ikut berpartisipasi aktif dalam peringatan HUT RI dengan cara sederhana namun penuh makna, yakni mengibarkan bendera di rumah maupun kendaraan masing-masing,” tambahnya.

Selain membagikan bendera, personel Brimob juga membantu memasangkannya langsung di kendaraan warga yang bersedia. Aksi ini mendapat sambutan positif dari para pengguna jalan, yang mengaku bangga dan senang mendapatkan bendera secara langsung dari aparat Brimob.

“Saya sangat mengapresiasi kegiatan ini, karena menunjukkan bahwa Brimob tidak hanya hadir dalam pengamanan, tetapi juga turut serta membangkitkan semangat nasionalisme,” ujar salah seorang pengendara sepeda motor yang menerima bendera.

Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk nyata komitmen Brimob Polda Sultra dalam mempererat hubungan dengan masyarakat, serta memperkuat semangat kebangsaan dalam menyambut bulan kemerdekaan. (red)

IMG-20250804-WA0081

Satpolairud Polresta Banyuwangi Berikan Sosialisasi Pentingnya Penggunaan Alat Keselamatan Kepada Para Nelayan Pesisir Pantai Meneng

Banyuwangi, Jejak-Indonesia.id | Cegah gangguan keamanan dan tingkatkan keselamatan pelayaran. Polairud Polresta Banyuwangi jajaran Polda Jawa Timur melakukan patroli dan sosialisasi akan pentingnya mengutamakan keselamatan pelayaran kepada masyarakat sekitar pesisir pantai Meneng dan sekitarnya. Senin, (4/8/2025).

Dalam kegiatan tersebut, Kajaga regu 1 Aiptu I Gede Eka mengatakan giat patroli yang dilaksanakan bersama personel Gakkum Aipda Aditya WP, S.H, dan personel Jaga Briptu Bintang Wiratama dalam rangka untuk memberikan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat pesisir akan pentingnya mengutamakan keselamatan pelayaran serta memastikan situasi kawasan pesisir pantai Meneng dalam keadaan aman dan kondusif.

Lebih lanjut, Aipda Aditya menjelaskan kegiatan patroli yang dilaksanakan merupakan bagian dari strategi preventif Polresta Banyuwangi dalam menciptakan situasi keamanan, kenyamanan dan ketertiban yang kondusif, khususnya di lingkungan kampung nelayan dan pesisir yang memiliki dinamika sosial dan ekonomi cukup tinggi.

Selain melakukan patroli, pada kesempatan tersebut personel Polairud Polresta Banyuwangi, berdialog secara langsung dan menyampaikan berbagai pesan kamtibmas seperti pentingnya menjaga keamanan, ketertiban, kerukunan, saling menghormati antar sesama, dan segera melapor bila terdapat potensi gangguan keamanan di wilayah pesisir pantai dan sekitarnya.

Dalam kegiatan ini, Satpolairud Polresta Banyuwangi memberikan sosialisasi dan imbauan kepada crew kapal yang sedang membeli sembako, penyedia jasa perahu ojekan, pemancing, nelayan tradisional dan masyarakat pesisir untuk selalu mengutamakan keselamatan dan menggunakan alat tangkap yang ramah lingkungan.

Selain itu, mengingatkan kepada kelompok nelayan dan crew kapal yang sedang legoh jangkar untuk tidak menggunakan bahan peledak, potasium cyanide, strum dan jaring trawl serta jaring pukat harimau.

Apabila dikemudian hari diketemukan penggunaan bahan tersebut, pihak Polairud bersama instansi terkait akan menindak tegas pelaku sesuai dengan aturan yang berlaku," tutup Aiptu Gede. (GP)

IMG-20250804-WA0005

Lindungi Konsumen, Polres Ponorogo Bersama Instansi Terkait Lakukan Pengecekan Kualitas Beras

PONOROGO || jejakindonesia.id – Polres Ponorogo Polda Jatim melalui Unit Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Satreskrim bersama Disperindag, Dinas Pertanian, Bulog, dan Kejaksaan melaksanakan pengecekan kualitas dan distribusi beras di wilayah Kabupaten Ponorogo Jawa Timur.

Pengecekan dilakukan di dua lokasi, yakni Penggilingan Padi di Jalan Trunojoyo Pasar Legi, serta Swalayan Bintang di Jalan Letjen Suprapto.

Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan tidak terjadi pelanggaran dalam distribusi dan penjualan beras kepada masyarakat.

Kapolres Ponorogo AKBP Andin Wisnu Sudibyo menyampaikan bahwa dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan adanya indikasi pengoplosan antara beras premium dan medium.

“Sejumlah merk kemasan beras diperiksa terkait berat kemasan sesuai dengan isi, serta tidak ditemukan pelanggaran kualitas,” jelasnya, Sabtu (2/8).

Lebih lanjut, pihaknya menegaskan bahwa kegiatan pengawasan ini akan terus dilakukan secara berkala untuk menjaga stabilitas harga dan kualitas bahan pokok di wilayah hukum Polres Ponorogo Polda Jatim.

“Kami pastikan pengawasan terus berjalan demi melindungi konsumen dan menekan potensi kecurangan,” pungkas AKBP Andin. (*)

IMG-20250804-WA0063

Kapolresta Banyuwangi Pimpin Apel Jam Pimpinan, Tekankan Kesehatan dan Kinerja Humanis

Banyuwangi, Jejak-Indonesia.id | Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol. Rama Samtama Putra, S.I.K., M.Si., M.H., memimpin Apel Jam Pimpinan di halaman Mapolresta Banyuwangi, Senin (4/8/2025).

Dalam arahannya, Kapolresta Banyuwangi menyampaikan apresiasi kepada seluruh anggota atas pelaksanaan pengamanan kegiatan Tour de Banyuwangi Ijen (TDBI) 2025, sebuah ajang balap sepeda internasional yang berlangsung sukses dan aman.

“Terima kasih atas dedikasi dan sinergi dalam mendukung suksesnya event TDBI. Kita tunjukkan bahwa Polresta Banyuwangi siap mengamankan agenda berskala internasional dengan baik,” ujar Kapolresta.

Dalam apel tersebut, kapolresta Banyuwangi juga menyoroti pelaksanaan penguraian arus lalu lintas di jalur menuju Pelabuhan Ketapang. Kapolresta meminta seluruh personel tetap menjaga kondisi fisik agar dapat menjalankan tugas dengan optimal.

“Kesehatan adalah modal utama dalam bertugas, apalagi di lapangan. Pastikan tubuh fit saat menjalankan pengamanan, terutama di titik-titik padat,” imbuhnya.

Terkait pemeliharaan Harkamtibmas (Pemeliharaan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat), Kapolresta Banyuwangi mengingatkan tentang kegiatan seperti pawai budaya dengan penggunaan sound system berlebihan (sound horeg). Kapolresta meminta agar kegiatan masyarakat tetap dalam batas waktu dan tidak mengganggu kenyamanan publik.

“Kegiatan masyarakat harus tetap kita fasilitasi, namun tidak boleh mengganggu ketertiban umum,” tegas Kapolresta.

Apel Jam Pimpinan rutin dilaksanakan sebagai sarana konsolidasi dan evaluasi internal sekaligus peneguhan komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Banyuwangi. (red)