Sorry, we're closed Opens today at 9:00 am

Polri

IMG-20250806-WA0111

Satpolairud Polresta Banyuwangi Melaksanakan Giat Patroli Penyuluhan Kepada Kelompok Nelayan di Kawasan Pesisir Pantai Meneng

Banyuwangi, Jejak - Indonesia.id | Polresta Banyuwangi melalui Satpolairud Polresta Banyuwangi jajaran Polda Jatim melaksanakan giat patroli dan penyuluhan kepada masyarakat pesisir dan kelompok nelayan di kawasan pesisir pantai Meneng. Rabu, (6/8/2025).

Dalam kegiatan ini, Kajaga regu 2 Bripka I Nyoman Suma mengatakan giat patroli dan penyuluhan yang dilaksanakan bersama Aipda Ida Bagus Permadi, S.H dan Bripda Marvelino dalam rangka Untuk memberikan sosialisasi dan himbuan kepada kelompok nelayan tentang pentingnya penggunaan alat keselamatan pelayaran.

Selain himbuan keselamatan, pada giat tersebut Aipda Ida Bagus mengingatkan kepada masyarakat pesisir, pengunjung, dan penyedia perahu ojekan untuk selalu menjaga kebersihan kawasan dengan tidak membuang sampah sembarangan,dan tidak menggunakan bahan peledak pada saat melakukan aktivitas penangkapan ikan, selain dapat merusak ekosistem bawah laut, penggunaan bahan peledak dapat membahayakan keselamatan diri.

Dalam kegiatan ini, personel Polairud Polresta Banyuwangi melakukan kegiatan patroli harkamtibmas dengan sasaran masyarakat pesisir, penyedia jasa perahu ojekan, wisatawan dan kelompok nelayan yang berada dikawasan pesisir pantai meneng dan sekitarnya.

Segera laporkan kepada pihak keamanan atau menghubungi Call Center 110 atau bisa menghubungi call center Satpolairud di nomer telepon 08113448222 jika ada hal mencurigakan atau tindak kejahatan. (red)

IMG-20250806-WA0042

Kapolri Silaturahmi ke Ponpes Al-Hamidy Banyuanyar, Tekankan Sinergitas dan Persatuan

PAMEKASAN || jejakindonesia.id - Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo bersilaturahmi ke Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Hamidy Banyuanyar, Pamekasan, Jawa Timur. Turut mendampingi Irwasum Komjen Pol. Dedi Prasetyo, Kabaintelkam Polri Komjen Pol. Syahardiantono, As SDM Kapolri Irjen Pol. Anwar, Kadivpropam Polri Irjen Pol. Abdul Karim, dan Kadivhumas Irjen Pol. Sandi Nugroho.

"Alhamdulillah jadi walaupun terlambat tapi akhirnya kita semua diberikan kesempatan untuk bisa bersilaturahmi, tentunya kami semua berbahagia mendapatkan sambutan yang luar biasa, disambut dengan dua kuda yang sangat gagah pada saat masuk,” jelas Kapolri, Selasa (5/8/25).

Jenderal Sigit pun diiringi tiga ekor kuda saat memasuki pesantren. Pengasuh Ponpes Al-Hamidy Banyuanyar RKH Mohammad Rofi'i Baidhowi menyambut baik kedatangannya dan mengalungkan bunga di leher Kapolri.

“Saya sempat komplain ke sopir saya kenapa saya nggak turun malah dibawa masuk pakai mobil sampai di depan, harusnya saya tadi mengikuti pasukan kuda, jadi bisa menyapa para santri," ujar Jenderal Sigit.

Tak hanya bersilaturahmi, Kapolri juga memberikan paket santunan kepada 100 anak yatim. Paket bantuan itu berupa tas sekolah, buku tulis 2 lusin, alat tulis, dan sarung/mukena.

Jenderal Sigit juga memberikan plakat kepada Kyai Rofi'i. Kemudian, dilakukan penandatanganan lonceng.

Diungkapkan Kapolri, dirinya sangat senang dapat bersilaturahmi ke Ponpes Al-Hamidy Banyuanyar. Jenderal Sigit mengakui, silaturahmi ini sangat penting dalam menunjang kerja Polri menjaga keamanan di masyarakat.

"Yang jelas kami tentunya sangat bersyukur bisa diterima dan kami mewakili institusi Polri tentunya selalu berusaha bahwa Polri selalu bersama-sama dan dekat dengan ulama, karena bagi kami umaro dan ulama adalah penjaga utama terkait dengan masalah kamtibmas di dalam negeri dan NKRI," ujar Kapolri.

Diharapkan Kapolri, para kiai dan ulama lainnya yang hadir di acara itu bisa memberi masukan dan nasihat kepada anggota Polri. Polri pun menerima segala kritik demi menjadikan pelayanan masyarakat lebih baik lagi.

Diungkapkan Jenderal Sigit, jajarannya juga telah diperintahkan untuk selalu bersilaturahmi dan dekat dengan para tokoh, baik yang di tingkat Mabes, Polda, Polres, maupun Polsek. Hal itu karena dipercaya bahwa sinergitas dengan tokoh agaman akan mempermudah kerja Polri.

"Maka dari itu, dalam kesempatan ini kami sekaligus kami hadir, namun kami juga sekaligus titip anggota, anak buah kami yang sowan bersilaturahmi mohon untuk bisa diterima, dan apabila ada yang kurang mohon untuk diberikan masukan nasihat, karena kami yakin nasihat ulama sangat penting untuk kekuatan bagi kami semua dalam hal kami memberi pengabdian kepada masyarakat," ungkap Jenderal Sigit.

IMG-20250806-WA0099

Polres Bojonegoro Bersama Satgas Pangan Sidak Penggilingan Padi, Antisipasi Beras Oplosan

Bojonegoro, Jejak - Indonesia.id |  Tim Satuan Tugas (Satgas) Pangan Kabupaten Bojonegoro menggelar inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah penggilingan padi besar di wilayah Bojonegoro, Selasa (5/8/2025).

Kegiatan ini digelar sebagai upaya antisipatif terhadap potensi peredaran beras oplosan yang dikhawatirkan terjadi di berbagai daerah, termasuk Jawa Timur.

Sidak dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari Sat Reskrim Polres Bojonegoro, Dinas Pertanian, Dinas Perdagangan, serta Bagian Perekonomian Pemerintah Kabupaten Bojonegoro.

Dua lokasi menjadi sasaran utama, yakni UD Mitra Tani di Desa Banjarsari, Kecamatan Trucuk, serta CV Sumber Ekonomi Putra di Desa Pacul, Kecamatan Kota Bojonegoro.

Di kedua lokasi tersebut, tim Satgas Pangan memeriksa proses penggilingan serta pengemasan beras.

Pemeriksaan difokuskan pada kualitas bahan baku, metode produksi, hingga label kemasan untuk memastikan tidak terjadi praktik pencampuran beras kualitas rendah ke dalam kemasan beras premium.

Kanit II Sat Reskrim Polres Bojonegoro, Ipda Zainan Na’im, menjelaskan bahwa sidak ini merupakan tindak lanjut dari meningkatnya kekhawatiran nasional atas dugaan peredaran beras oplosan yang dinilai merugikan masyarakat.

“Beras merupakan kebutuhan pokok masyarakat. Jangan sampai ada permainan soal mutu yang merugikan konsumen,” ujarnya usai sidak.

Menurutnya, dari hasil pemeriksaan sementara, pasokan beras di wilayah Bojonegoro masih dalam kondisi aman.

Namun demikian, pengawasan akan terus diperketat guna mencegah potensi manipulasi mutu dan permainan harga yang tidak sesuai dengan ketentuan.

Lebih lanjut, Polres Bojonegoro dan Satgas Pangan mengimbau kepada seluruh pelaku usaha di sektor pangan untuk menjalankan seluruh proses produksi secara transparan dan sesuai dengan standar mutu nasional.

Pelaku usaha juga diminta menghindari segala bentuk praktik curang yang dapat mengganggu kestabilan pangan di masyarakat.

“Pastikan seluruh produksi memenuhi ketentuan hukum dan standar kualitas. Jangan bermain-main dengan bahan pokok masyarakat,” tambah Ipda Zainan Na’im.

Masyarakat pun diajak lebih teliti dan cermat dalam membeli produk beras.

“Periksa label, legalitas, dan mutu beras sebelum dikonsumsi. Jika menemukan kecurangan atau penyimpangan, silakan laporkan ke kepolisian terdekat atau melalui layanan hotline 110,” pungkasnya. (red)

IMG-20250806-WA0101

Polresta Banyuwangi Berbagi Bendera Merah Putih Sambut HUT Kemerdekaan RI ke – 80

Banyuwangi, Jejak - Indonesia.id |  Dalam semangat menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80, Polresta Banyuwangi Polda Jatim berbagi bendera Merah Putih.

Kegiatan ini merupakan bagian dari menumbuhkan semangat nasionalisme dan cinta tanah air di kalangan masyarakat.

Pembagian bendera Merah Putih kali ini dilaksanakan di Simpang Empat Karangente, Banyuwangi.

Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Rama Samtama Putra, bersama Wakapolresta AKBP Teguh Priyo Wasono, Kasat Lantas Kompol Elang Prasetyo,S.I.Kom., M.H., dan Anggota Lantas melaksanakan kegiatan pembagian bendera merah putih kepada pengendara yang melintas di jalan tersebut.

Dengan penuh kehangatan dan humanis, Kapolresta dan Wakapolresta Banyuwangi turun langsung ke jalan, menyapa dan membagikan bendera kepada para pengendara roda dua maupun roda empat.

"Melalui pembagian bendera ini, kami ingin mengajak masyarakat turut serta memeriahkan Hari Kemerdekaan RI dengan mengibarkan Merah Putih di rumah maupun kendaraan masing-masing," ujar Kombes Pol. Rama Samtama Putra, Selasa (5/8).

Kapolresta Banyuwangi menambahkan, momen ini juga menjadi sarana untuk mempererat kedekatan antara Polri dan masyarakat serta mendorong partisipasi aktif warga dalam memperingati hari bersejarah bangsa.

Warga yang melintas di lokasi kegiatan terlihat antusias menerima bendera.

Banyak di antara mereka langsung memasang bendera pada kendaraan masing-masing, sebagai bentuk dukungan terhadap ajakan nasional tersebut.

Salah satu pengendara, Budi Santoso (34), mengaku senang dan terharu atas perhatian dari jajaran kepolisian.

"Ini bukan sekadar bagi-bagi bendera, tapi mengingatkan kita untuk tidak lupa sejarah dan makna perjuangan kemerdekaan," ujarnya.

Selain membagikan bendera, Polresta Banyuwangi juga menyisipkan imbauan keselamatan berlalu lintas dan pentingnya menjaga ketertiban di jalan raya, guna menciptakan suasana perayaan kemerdekaan yang aman dan kondusif.(red)

IMG-20250805-WA0244

Bank Sampah Bhayangkari Polresta Banyuwangi Resmi Berdiri, Perkuat Gerakan Hijau

Banyuwangi, Jejak - Indonesia.id | Komitmen menjaga kelestarian lingkungan di Kabupaten Banyuwangi kembali mendapat penguatan nyata. Bank Sampah Bhayangkari Cabang Kota Banyuwangi resmi diluncurkan, hasil kolaborasi antara Bhayangkari dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Banyuwangi, Selasa (5/8/ 2025)

Peresmian berlangsung di tengah semangat kolaborasi lintas institusi, dihadiri Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Rama Samtama Putra,S.I.K., M.Si., M.H., Ketua Bhayangkari Cabang Kota Banyuwangi Ny. Nova Rama Samtama Putra, serta jajaran pejabat utama Polresta. Kepala DLH Banyuwangi, Dwi Handayani, turut hadir memberikan dukungan penuh terhadap inisiatif pengelolaan sampah berkelanjutan.

Dalam sambutannya, Kombes Pol. Rama Samtama Putra menegaskan bahwa kehadiran bank sampah ini bukan sekadar seremoni, melainkan langkah konkret membangun kesadaran kolektif akan pentingnya pengelolaan sampah sejak dari sumbernya.

“Kepolisian tidak hanya hadir sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang ikut bertanggung jawab terhadap pelestarian lingkungan. Melalui Bhayangkari, kami ingin berkontribusi langsung dalam gerakan Banyuwangi Hijau,” ujarnya.

Senada dengan itu, Kepala DLH Banyuwangi Dwi Handayani menekankan pentingnya penguatan fungsi bank sampah sebagai garda terdepan pengurangan sampah. Pihaknya, tengah intens melakukan pendampingan dan pelatihan kepada pengelola bank sampah di berbagai wilayah.

“Dengan semakin banyaknya bank sampah yang aktif dan terkelola dengan baik, kita bisa menekan volume sampah yang masuk ke TPA. Kehadiran Bank Sampah Bhayangkari ini merupakan contoh nyata kolaborasi yang membuahkan hasil positif,” jelasnya.

Program ini sejalan dengan misi Pemkab Banyuwangi untuk mewujudkan lingkungan bersih, sehat, dan berkelanjutan. Kolaborasi antara Bhayangkari dan DLH diharapkan menjadi pemantik tumbuhnya gerakan serupa di berbagai institusi lainnya.

Sebagai bagian dari kegiatan, DLH juga menggelar sesi edukasi pengelolaan sampah, termasuk pelatihan teknis pemilahan dan pemanfaatan sampah non-organik menjadi barang bernilai ekonomi.

Langkah ini menjadi penanda bahwa urusan lingkungan bukan hanya tugas satu instansi, tetapi merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat—termasuk institusi penegak hukum dan organisasi perempuan.

Dengan berdirinya Bank Sampah Bhayangkari, Banyuwangi kembali menunjukkan bahwa semangat gotong royong dan kepedulian terhadap lingkungan dapat berjalan beriringan dalam membangun masa depan yang lebih hijau. (red)