Sorry, we're closed Opens Rabu at 9:00 am

Polri

IMG-20250804-WA0056

Jalin Sinergi di Jumat Curhat Polres Pelabuhan Tanjungperak Ajak Toga Tomas Jaga Kamtibmas

Tanjungperak, Jejak-Indonesia.id | Polres Pelabuhan Tanjungperak kembali mengukuhkan komitmennya untuk lebih dekat dengan masyarakat melalui program Jumat Curhat.

Kali ini, secara khusus menggandeng Tiga pilar penting di masyarakat, yaitu tokoh agama (Toga),tokoh masyarakat (Tomas) dan tokoh pemuda dari Lima wilayah Polsek jajaran, diantaranya Krembangan, Kenjeran, Asemrowo, Pabean Cantikan, dan Semampir.

Kegiatan yang berlangsung hangat dan penuh keakraban ini diselenggarakan di Rupatama Sanika Satyawada, Mapolres Pelabuhan Tanjung Perak.

Acara dipimpin langsung oleh Wakapolres Kompol Anindita Harcahyaningdiyah, yang hadir bersama para pejabat utama (PJU) polres dan para kapolsek jajaran.

Dalam sambutannya, Wakapolres Kompol Anindita, yang mewakili Kapolres AKBP Wahyu Hidayat menegaskan bahwa program Jumat Curhat ini menjadi jembatan silaturahmi yang efektif antara kepolisian dengan warga.

"Tujuan utama kami adalah mempererat hubungan dan membuka ruang dialog seluas-luasnya. Kami ingin mendengar langsung setiap aspirasi, keluhan, hingga masukan terkait pelayanan kepolisian dan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas)," ujar Kompol Anindita, Jumat (1/8).

Ia menambahkan, kehadiran para tokoh masyarakat, agama, dan pemuda sangat strategis.

Mereka dianggap sebagai penyambung lidah masyarakat yang dapat secara efektif menyampaikan berbagai persoalan yang terjadi di lingkungannya.

Dengan demikian, setiap permasalahan yang muncul diharapkan dapat segera diidentifikasi dan ditindaklanjuti secara cepat dan tepat oleh pihak kepolisian.

"Kami sangat mengharapkan kerja sama dari para tokoh. Kolaborasi dalam mengelola kamtibmas adalah kunci untuk menciptakan wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Perak yang aman, damai, dan kondusif bagi kita semua," tutupnya. (red)

IMG-20250804-WA0057

Lindungi Konsumen, Polres Ponorogo Bersama Instansi Terkait Lakukan Pengecekan Kualitas Beras

Ponorogo – Jejak-Indonesia.id | Polres Ponorogo Polda Jatim melalui Unit Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Satreskrim bersama Disperindag, Dinas Pertanian, Bulog, dan Kejaksaan melaksanakan pengecekan kualitas dan distribusi beras di wilayah Kabupaten Ponorogo Jawa Timur.

Pengecekan dilakukan di dua lokasi, yakni Penggilingan Padi di Jalan Trunojoyo Pasar Legi, serta Swalayan Bintang di Jalan Letjen Suprapto.

Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan tidak terjadi pelanggaran dalam distribusi dan penjualan beras kepada masyarakat.

Kapolres Ponorogo AKBP Andin Wisnu Sudibyo menyampaikan bahwa dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan adanya indikasi pengoplosan antara beras premium dan medium.

“Sejumlah merk kemasan beras diperiksa terkait berat kemasan sesuai dengan isi, serta tidak ditemukan pelanggaran kualitas,” jelasnya, Sabtu (2/8).

Lebih lanjut, pihaknya menegaskan bahwa kegiatan pengawasan ini akan terus dilakukan secara berkala untuk menjaga stabilitas harga dan kualitas bahan pokok di wilayah hukum Polres Ponorogo Polda Jatim.

“Kami pastikan pengawasan terus berjalan demi melindungi konsumen dan menekan potensi kecurangan,” pungkas AKBP Andin. (red)

IMG-20250804-WA0036

Antisipasi Lonjakan Kendaraan, Polresta Banyuwangi Kawal Ketat Jalur Menuju Ketapang

Banyuwangi, Jejak-Indonesia.id |  Polresta Banyuwangi menerjunkan personel gabungan untuk mengurai kepadatan arus lalu lintas di sekitar kawasan Pelabuhan Ketapang, Minggu (3/8/2025).

Adanya Peningkatan volume kendaraan menuju Pelabuhan Ketapang, Polresta Banyuwangi melakukan penanganan cepat guna mencegah kemacetan arus Lalu lintas.

Kepala Kepolisian Resor Kota (Kapolresta) Banyuwangi, Kombes Pol. Rama Samtama Putra, S.I.K., M.Si., M.H., memimpin langsung pengaturan arus lalu lintas di sejumlah titik yang kerap mengalami penumpukan. Dalam pelaksanaan di lapangan, Kapolresta didampingi anggota Satuan Lalu Lintas, Sat Samapta, Sat Pamobvit, Satpol Airud, Polsek KP3 dan Polsek Jajaran.

Kami memperkuat pengaturan di titik-titik rawan untuk memastikan kelancaran dan keselamatan lalu lintas, khususnya bagi pengendara yang akan menyeberang ke Bali melalui Pelabuhan Ketapang,” kata Kombes Pol. Rama.

Langkah penanganan ini melibatkan koordinasi lintas satuan, serta penempatan petugas secara taktis di ruas-ruas jalan strategis. Selain pengaturan arus lalu lintas, petugas di lapangan juga aktif memberikan imbauan kepada para pengemudi agar tertib berlalu lintas dan mematuhi arahan petugas.

Menurut Kapolresta, respon cepat tersebut merupakan bagian dari upaya preventif guna menekan potensi gangguan lalu lintas, terutama saat terjadi peningkatan aktivitas kendaraan, baik angkutan pribadi maupun logistik.

Kami berkomitmen memberikan pelayanan publik terbaik, termasuk dalam menjamin kelancaran mobilitas masyarakat,” ujarnya.

Pelabuhan Ketapang merupakan simpul transportasi vital yang menghubungkan Pulau Jawa dan Bali. Polresta Banyuwangi secara rutin melakukan pemantauan situasi lalu lintas serta penerapan langkah-langkah taktis guna menjaga kelancaran distribusi dan mobilitas penumpang.

Kapolresta Banyuwangi bersama jajaran turut melakukan pemantauan langsung di depan Pelabuhan ASDP Ketapang sebagai bentuk komitmen dalam memberikan jaminan keamanan dan kenyamanan bagi masyarakat pengguna jasa penyeberangan.(red)

IMG-20250803-WA0091

Personel Gakkum Satpolairud Polresta Banyuwangi Giat Pengamanan Perlombaan Perahu Layar Dikawasan Perairan Selat Bali

Banyuwangi, Jejak-indonesia.id | Dalam rangka memeriahkan HUT Republik Indonesia yang ke 80 Tahun. Pokmaswas Tanjung Beach, Desa Bangsring, Kecamatan Wongsorejo, Kabupaten Banyuwangi melaksanakan kegiatan perlombaan perahu layar dikawasan perairan selat Bali. Minggu, (3/8/2025).

Dalam kegiatan tersebut, Personel Gakkum Satpolairud Polresta Banyuwangi Aipda Ida Bagus Permadi, S.H. mengatakan giat pengamanan yang dilaksanakan bersama Kapos Satpolairud unit Kota Aipda Haerul Umam, S.H.

Dalam giat pengamanan tersebut, personel Gabungan yang terdiri Satpolairud, Polsek Wongsorejo, Koramil Wongsorejo, Pemdes, dan Panitia menghimbau kepada peserta untuk selalu mengedepankan sportifitas dan menjaga keamanan secara bersama.

Dalam kegiatan tersebut turut hadir Sekdin PMD Banyuwangi Rido, Kepala Desa Bangsring Sutoyo, Tamu undangan dan dimeriahkan pertunjukan tari Gandrung dari Sanggar Tari Sayu Melik Desa Bangsring.

Adapun peserta lomba perahu layar berdiri dari 37 peserta dari kelompok nelayan desa Bangsring dan kelompok nelayan Gilimanuk yang merebutkan piala bergilir kepala desa Bangsring, Kecamatan Wongsorejo.

Perlombaan tersebut dibagi menjadi tiga etape, untuk etape 1 diikuti sebanyak 12 perahu, etape 2 sebanyak 12 perahu dan untuk etape 3 diikuti sebanyak 13 perahu serta untuk babak final diikuti sebanyak 10 perahu untuk merebut juara," ucap Aipda Bagus dari keterangan panitia.

Menghimbau kepada peserta lomba untuk selalu mengenakan lifejacket serta menyediakan alat keselamatan pendukung diatas perahu pada saat perlombaan berlangsung.

Selain dalam rangka memeriahkan HUT RI, maksud dan tujuan dilaksanakan lomba ini guna melestarikan tradisi dan budaya Banyuwangi. "Lomba perahu layar yang diselenggarakan merupakan agenda tahunan masyarakat dan kelompok nelayan desa Bangsring yang bertujuan untuk mendongkrak perekonomian Banyuwangi, dengan melibatkan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) serta menarik kunjungan wisatawan," terang Aipda Bagus dari Panitia.

Segera laporkan kepada pihak keamanan atau menghubungi Call Center 110 atau bisa menghubungi call center Satpolairud di nomer telepon 08113448222 jika ada hal mencurigakan atau tindak kejahatan.

Kegiatan pengamanan berjalan aman dan lancar tanpa ditemukan kejadian menonjol, dan panitia menyambut baik kehadiran Polairud sebagai bentuk perhatian dan perlindungan dari pihak kepolisian.

Diharapkan dengan kehadiran personel Polri khususnya Satpolairud Polresta Banyuwangi di tengah-tengah masyarakat pesisir mampu meningkatkan rasa aman dan memperkuat kerja sama dalam menjaga kamtibmas. (GP)

IMG-20250804-WA0024

Di Bawah Kepemimpinan Jenderal Sigit, Ketua PBNU Akui Ketentraman Dirasakan Masyarakat

Cirebon, Jejak-indonesia.id | Ketua PBNU, Yahya Cholil Staquf, mengungkap bahwa kepemimpinan Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo patut diapresiasi. Sebab, dengan kepemimpinanya di Polri, ketertiban dan keamanan masyarakat dapat dirasakan kondusif oleh seluruh masyarakat.

Ia pun memandang bahwa Jenderal Sigit seperti jimat yang mewujudkan keamanan di tengah masyarakat.

“Kita semua mengalami bahwa di bawah kepemimpinan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo ini, kita masyarakat mengalami keadaan relatif tentram tertib aman sehingga seolah-olah pak Listyo ini telah berfungsi sebagai jimat ketertiban dan keamanan masyarakat selama ini,” ujar Ketua PBNU dalam sambutannya di Haul Pondok Buntet Pesantren Cirebon, Sabtu (2/8/25).

Tak dipungkiri, ujarnya, Jenderal Sigit paham betul mengenai lingkungan para tokoh agama yang bisa bersinergi mewujudkan ketentramam dan keamanan di masyarakat.

“Pak Listyo ini pernah bertugas di Jogja kalau tidak salah, beliau tahu betul di Jogja banyak jimat-jimat yang disebut kiyai,” jelas Ketua PBNU.

Diketahui, Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo menghadiri Haul Pondok Buntet Pesantren Cirebon, Jawa Barat. Haul ini juga dihadiri Ketua MPR RI Ahmad Muzani, Ketua PBNU Yahya Cholil Staquf, dan Wakil Menteri Ketenagakerjaan Immanuel Ebenezer.

Sesepuh Pondok Buntet Pesantren, Kh. Adib Rofiuddin Izza pun mengucapkan terima kasih kepada Jenderal Sigit atas segala kontribusinya selama ini terhadap Pondok Buntet Pesantren. Tak dipungkiri, berbagai bantuan telah diberikan dari Polri sebagai bentuk kepeduliannya.

“Terima kasih Pak Kapolri seluruh bantuannya, terima kasih, beliau berbaik hati,” jelasnya dalam sambutan, Sabtu (2/8/25).

Ditegaskan Kh. Adib, keluarga besar pesantren ini mempercayai bahwa keamanan negeri ini terjamin dengan kepemimpinan Jenderal Sigit. Persatuan dan kesatuan menjadi komitmen bersama untuk menjaga bangsa ini.

“Kami di sini hanya menitipkan bangsa dan negara saja, tidak lebih dari itu,” ujarnya. (red)