Sorry, we're closed Opens Senin at 9:00 am

Polri

BANGLI || Jejak-indonesia.id – Dalam upaya menjaga keamanan serta kelestarian wilayah perairan, personel Satpolairud Polres Bangli melaksanakan patroli rutin di pesisir Danau Batur pada Selasa, 7 April 2026 pukul 10.00 WITA.
Kegiatan patroli ini dilakukan menggunakan Kapal Patroli KP XI-2009 dengan melibatkan tiga personel, yaitu AIPDA I Wayan Suparta, AIPDA I.B. Diriantika, dan AIPDA I Wayan Sudarsana.

Patroli menyusuri sejumlah titik strategis di wilayah perairan dan pesisir Danau Batur, meliputi Kedisan, Buahan, Danu Kuning, Pelepasan, Bantang Anyud, Abang, Bantas, Cemara Landung, Tangun Titi, Terunyan, Kuburan Terunyan, Tulak, Patung Dewi Danu, Songan, Jempana, Dalem, Toyabungkah, Belong Keliki, Rejeng Anyar, Pura Jati, Seked, hingga kembali ke Kedisan.

Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen kepolisian dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah perairan sekaligus mendukung pelestarian lingkungan danau sebagai salah satu kawasan vital di Kintamani.

Adapun hasil yang dicapai dalam kegiatan patroli tersebut antara lain terciptanya situasi perairan Danau Batur yang aman dan kondusif di wilayah hukum Polres Bangli. Selain itu, terjalin pula sinergi yang baik antara masyarakat dengan aparat kepolisian, khususnya Satpolairud, dalam menjaga keamanan dan kelestarian lingkungan perairan.

Selama patroli berlangsung, personel juga melaksanakan kegiatan pengawasan di daerah pesisir guna mencegah potensi kerusakan lingkungan, serta melakukan patroli dialogis sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP). Dalam interaksi tersebut, masyarakat diimbau untuk terus berperan aktif menjaga kebersihan dan keamanan kawasan danau.

Secara umum, kegiatan patroli berjalan dengan aman, tertib, dan lancar, tanpa ditemukan adanya kejadian menonjol maupun pelanggaran di wilayah perairan.

Melalui kegiatan rutin ini, diharapkan keamanan serta kelestarian Danau Batur tetap terjaga, sehingga dapat memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat sekitar maupun sektor pariwisata di Kabupaten Bangli.

JAKARTA || Jejak-indonesia.id – Kepala Divisi Humas Polri, Johnny Eddizon Isir, menegaskan bahwa proses rekrutmen terpadu Polri Tahun Anggaran 2026 dilaksanakan dengan mengedepankan prinsip bersih, transparan, akuntabel, dan humanis. Hal tersebut disampaikan dalam keterangan resmi yang juga dihadiri sejumlah pejabat utama di lingkungan Polri serta rekan-rekan jurnalis.

Dalam pembukaannya, Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir menyampaikan salam lintas agama sebagai bentuk penghormatan kepada seluruh masyarakat Indonesia. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran SDM Polri, termasuk Brigjen Pol. Artel Stephen dan Brigjen Pol. Turun Yudho, atas komitmen dalam mengawal proses rekrutmen agar tetap sesuai prinsip yang telah ditetapkan.

Menurutnya, arahan tegas telah disampaikan oleh Kapolri, Listyo Sigit Prabowo, bahwa penerimaan anggota Polri harus berjalan secara objektif, jujur, dan adil, serta bebas dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN).

“Rekrutmen Polri harus bersih. Artinya seluruh proses dilakukan secara objektif dan tidak ada ruang bagi praktik KKN. Ini komitmen yang tidak bisa ditawar,” tegasnya.

Selain itu, aspek transparansi juga menjadi perhatian utama. Proses seleksi dilakukan secara terbuka dengan melibatkan pengawasan dari berbagai pihak, baik internal maupun eksternal, guna memastikan tidak ada penyimpangan dalam setiap tahapan.

Irjen Pol. Johnny juga menekankan pentingnya akuntabilitas, di mana seluruh proses dan hasil seleksi dapat dipertanggungjawabkan. Sementara itu, prinsip humanis diwujudkan melalui sikap ramah, santun, serta menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan dalam setiap tahapan seleksi.

Secara khusus, ia menyoroti proses penerimaan taruna dan taruni Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 2026 yang hanya melalui satu jalur, yakni jalur reguler. Tidak ada jalur khusus ataupun jalur titipan dalam proses seleksi tersebut.

“Perlu kami tegaskan, rekrutmen Akpol hanya melalui jalur reguler. Tidak ada kuota khusus dalam bentuk apa pun,” ujarnya.

Data sementara menunjukkan antusiasme masyarakat cukup tinggi. Tercatat sebanyak 7.988 peserta telah mendaftar secara online sebagai calon taruna dan taruni Akpol 2026. Dari jumlah tersebut, sebanyak 5.432 peserta dinyatakan lolos verifikasi dan berhak mengikuti tahapan seleksi selanjutnya, yang saat ini memasuki tahap pemeriksaan administrasi.

Lebih lanjut, Kadiv Humas Polri mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap oknum yang menjanjikan kelulusan melalui jalur tidak resmi. Ia menegaskan bahwa segala bentuk iming-iming, termasuk penawaran kelulusan dengan imbalan tertentu, merupakan bentuk penipuan.

“Jika ada pihak yang menjanjikan kelulusan melalui jalur khusus atau dengan sejumlah bayaran, jangan ditanggapi. Abaikan saja,” tegasnya.

Bagi masyarakat yang menemukan atau telah menjadi korban praktik tersebut, Polri membuka saluran pengaduan melalui Divisi Propam Polri, hotline rekrutmen, maupun laporan resmi ke Bareskrim atau Ditreskrimum di Polda setempat.

Ia juga mengingatkan bahwa rekrutmen taruna dan taruni Akpol memiliki peran strategis karena para peserta yang lolos nantinya diproyeksikan menjadi pemimpin Polri dalam 25 hingga 30 tahun mendatang. Oleh karena itu, proses seleksi harus benar-benar menjaring calon terbaik yang memiliki integritas tinggi.

Menutup keterangannya, Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir mengajak seluruh masyarakat untuk turut mengawal proses rekrutmen Polri agar tetap bersih dan berintegritas, serta memberikan dukungan kepada para peserta yang berjuang secara jujur.

“Seluruh masyarakat kami harapkan turut berdoa dan mendukung agar proses ini berjalan dengan baik, serta melahirkan calon-calon pemimpin Polri yang profesional dan berintegritas,” pungkasnya.

PASURUAN || Jejak-indonesia.id – Satuan Binmas Polres Pasuruan menggelar koordinasi dan pembinaan bersama para koordinator wilayah (korwil) suporter Aremania Jalur Bromo sebagai langkah mitigasi guna menjaga keamanan dan ketertiban menjelang laga besar antara Arema FC dan Persebaya Surabaya (Bonek). Kegiatan ini berlangsung di Mapolsek Purwodadi, Senin (6/4/2026) sore.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kasat Binmas Polres Pasuruan, AKP Sunarti, bersama Kapolsek Purwodadi AKP Mochammad Yusuf dan dihadiri sejumlah korwil suporter, di antaranya perwakilan Aremania Nongkojajar, Gerbo Fanatif, Zona Terong, hingga Aremania Jalur Bromo.

Dalam pertemuan tersebut, kepolisian mendorong seluruh elemen suporter untuk bersatu dalam satu wadah komunikasi resmi guna memudahkan koordinasi dengan aparat keamanan.

“Kami mengimbau agar seluruh korwil bisa masuk dalam satu wadah, yakni Aremania Jalur Bromo, sehingga komunikasi dengan pihak keamanan lebih mudah dan terarah,” ujar AKP Sunarti.

Selain itu, pihak kepolisian juga menyoroti maraknya provokasi melalui media sosial yang kerap memicu konflik antar suporter, termasuk ajakan tawuran di lokasi tertentu.

“Media sosial sering dijadikan sarana provokasi. Ini yang harus kita antisipasi bersama agar tidak terjadi bentrokan yang merugikan semua pihak,” tegasnya.

AKP Sunarti juga mengungkapkan bahwa konflik di tingkat akar rumput tidak sepenuhnya terjadi antara suporter utama, melainkan kerap dipicu oleh kelompok atau sekutu suporter tertentu.

“Pada dasarnya akar rumput Aremania dan Bonek tidak selalu bermasalah. Namun ada kelompok tertentu yang mengatasnamakan suporter dan justru memicu konflik,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, polisi juga memberikan sejumlah imbauan, di antaranya larangan mengonsumsi minuman keras dan narkoba saat menonton pertandingan, tidak melakukan tindakan main hakim sendiri, serta tidak mudah terprovokasi oleh kelompok lain, termasuk potensi gesekan dengan komunitas pencak silat.

Sementara itu, Kapolres Pasuruan, Harto Agung Cahyono, menegaskan pentingnya peran semua pihak dalam menjaga kondusivitas wilayah.

“Kami berharap seluruh elemen suporter dapat menahan diri dan bersama-sama menjaga situasi tetap aman dan kondusif,” ujarnya singkat.

Kegiatan koordinasi dan pembinaan tersebut berlangsung tertib, lancar, dan dalam situasi aman terkendali.

BANDUNG || Jejak-indonesia.id – Kepala Kepolisian Daerah Jawa Barat, Irjen. Pol. Dr. Rudi Setiawan, S.I.K., M.H. melaksanakan kegiatan silaturahmi strategis ke Kantor Pemerintahan Provinsi Jabar yang berlokasi di Gedung Sate, Jalan Diponegoro No. 22, Kecamatan Bandung Wetan, Kota Bandung, Jawa Barat, Senin (6/4/2026).

Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka memperkuat sinergitas kelembagaan antara Kepolisian Daerah Jawa Barat dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Kehadiran Kapolda Jabar dalam kegiatan tersebut didampingi oleh sejumlah pejabat utama Polda Jabar, di antaranya Wakapolda Jawa Barat, Karo Rena, Karo SDM, Direktur Lalu Lintas, Direktur Reserse Kriminal Umum, Direktur Reserse Kriminal Khusus, serta Direktur Reserse PPA dan PPO.

Kapolda Jabar mengatakan bahwa Momentum ini menjadi bagian penting dalam membangun komunikasi yang konstruktif serta mempererat koordinasi lintas sektoral guna mendukung terciptanya stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Jawa Barat.

Dalam suasana yang penuh kehangatan dan kebersamaan, Kapolda Jabar menegaskan komitmen institusinya untuk terus meningkatkan kolaborasi dengan jajaran pemerintah daerah, khususnya dalam menghadapi berbagai tantangan keamanan yang dinamis. Sinergi yang terjalin diharapkan mampu mendorong optimalisasi pelayanan publik, penegakan hukum yang profesional, serta penguatan perlindungan terhadap masyarakat.

“Kegiatan silaturahmi ini juga menjadi forum strategis dalam menyelaraskan program kerja antara Polda Jabar dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, sehingga setiap kebijakan yang diambil dapat berjalan secara efektif, terintegrasi, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat luas.” tutur Kapolda Jabar.

Dengan terlaksananya kegiatan ini, diharapkan hubungan kelembagaan antara Polda Jawa Barat dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat semakin solid, harmonis, dan mampu memberikan kontribusi nyata dalam menjaga kondusivitas wilayah serta mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan.

SERANG || Jejak-indomesia.id – Pelaksanaan apel pagi Personel Polresta Serang Kota digelar pada Selasa (07/04/2026) di Lapangan Hitam Polresta Serang Kota. Kegiatan apel tersebut dipimpin langsung oleh Wakapolresta Serang Kota, AKBP Winarno, S.H., S.I.K.

Apel pagi diikuti oleh para Pejabat Utama (PJU), Kapolsek jajaran, serta seluruh Personel Polresta Serang Kota.

Dalam arahannya, AKBP Winarno menyampaikan ucapan terima kasih atas nama pimpinan kepada seluruh personel atas keberhasilan pelaksanaan pengamanan selama Operasi Ketupat 2026 yang berjalan aman dan terkendali, baik di wilayah hukum Polresta Serang Kota maupun di wilayah Polda Banten secara umum.

Selain itu, pimpinan memberikan atensi khusus terkait maraknya kegiatan perjudian berkedok sabung ayam. Ditekankan kepada seluruh personel agar tidak terlibat dalam aktivitas tersebut, mengingat komitmen Polri dalam memberantas segala bentuk perjudian. Pimpinan menegaskan akan memberikan tindakan tegas kepada siapa pun yang terbukti terlibat.

Atensi berikutnya juga disampaikan terkait larangan keras terhadap pelanggaran oleh personel, baik yang berkaitan dengan tindak pidana maupun penyalahgunaan narkoba. Hal ini menjadi perhatian serius dari Kapolda Banten, dan akan ditindak tegas apabila ditemukan pelanggaran.

Lebih lanjut, seluruh personel diinstruksikan untuk meningkatkan kegiatan patroli sambang di wilayah masing-masing guna menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif.

Dalam kesempatan tersebut, Wakapolresta juga mengingatkan pentingnya menjaga soliditas antar rekan kerja dalam pelaksanaan tugas agar setiap tanggung jawab dapat dilaksanakan dengan baik, efektif, dan efisien.

Menutup arahannya, personel diimbau untuk selalu menjaga kesehatan agar tetap optimal dalam menjalankan tugas sehari-hari sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

Humas

error: Content is protected !!