Sorry, we're closed Opens Senin at 9:00 am

Polri

KLUNGKUNG || Jejak-indonesia.id – Kemeriahan dan kekhusyukan mewarnai hari terakhir rangkaian upacara di Pura Batur, Desa Sampalan Klod, Kecamatan Dawan, Klungkung. Personel Polsek Dawan dikerahkan secara penuh untuk melaksanakan pengamanan serta pengaturan lalu lintas guna memastikan kelancaran Prosesi Mepeed atau Meprani, yang menjadi simbol kemenangan dalam tradisi leluhur setempat, (5/4).

Pantauan di lapangan menunjukkan iring-iringan krama yang membawa sesajen (pajegan) berjalan dengan tertib. Mengingat tingginya volume masyarakat dan pemedek , Polsek Dawan melakukan sinergi erat dengan aparat keamanan desa adat atau Pecalang. Kolaborasi ini difokuskan pada pengaturan arus lalu lintas di jalur utama guna mencegah kemacetan total.

Di sela-sela pengamanan, petugas kepolisian juga melakukan langkah dialogis dengan tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat. Komunikasi ini bertujuan untuk memantau perkembangan situasi serta memastikan seluruh tahapan upacara Dewa Yadnya Punamaning Kadasa, yang rutin dilaksanakan setiap tahun sekali ini, berjalan sesuai rencana tanpa hambatan keamanan.

Kapolsek Dawan, AKP I Ketut Nariawan, S.H., menjelaskan bahwa kehadiran Polri di tengah kegiatan keagamaan adalah bentuk pelayanan untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat yang sedang menjalankan kewajiban spiritualnya.

“Hari ini adalah prosesi Mepeed sebagai simbol kemenangan. Kami terjunkan personel untuk melakukan ‘back-up’ penuh, terutama pada titik-titik rawan kemacetan. Sinergitas kami dengan Pecalang adalah kunci utama agar kegiatan adat dan kelancaran arus lalu lintas tetap seimbang,” ujar AKP I Ketut Nariawan.

“Kami mengapresiasi kerja sama para tokoh agama dan masyarakat Desa Sampalan Klod yang telah membantu menjaga ketertiban. Melalui dialog intensif, kami pastikan setiap potensi gangguan dapat diantisipasi sedini mungkin sehingga prosesi berjalan khidmat,” tutupnya.

KLUNGKUNG || Jejak-indonesia.id – Guna memastikan seluruh perangkat pendukung tugas kepolisian dalam kondisi prima, Polres Klungkung menggelar pemeriksaan menyeluruh terhadap sarana dan prasarana (Sarpras) dinas. Kegiatan yang dipusatkan di halaman Mapolres Klungkung ini dipimpin langsung oleh Kapolres Klungkung, AKBP Mikael Hutabarat, S.H., S.I.K., M.H., dengan didampingi Wakapolres Klungkung, Kompol I Made Ariawan P., S.H., serta pejabat utama Polres Klungkung dan Kapolsek jajaran, (6/4).

Pemeriksaan dilakukan secara mendetail, meliputi unit Armoured Water Cannon (AWC), kendaraan operasional roda enam, roda empat, hingga kendaraan bermotor roda dua. Tak hanya kendaraan, Kapolres juga mengecek kebersihan serta kelayakan senjata api (senpi) organik, peralatan Pengendalian Massa (Dalmas), hingga perlengkapan SAR (Search and Rescue).

Wujud Kesiapsiagaan Operasional Kapolres Klungkung menegaskan bahwa pergelaran sarpras ini bukan sekadar rutinitas, melainkan langkah krusial untuk menjamin kesiapan personel dalam menghadapi dinamika situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah hukum Polres Klungkung.

“Kegiatan hari ini adalah wujud kesiapsiagaan kami dalam menghadapi dinamika kamtibmas. Seluruh perlengkapan harus dalam kondisi siap pakai guna mendukung pelaksanaan tugas di lapangan secara cepat, tepat, dan profesional,” ujar AKBP Mikael Hutabarat di sela-sela pemeriksaan.

Ada yang berbeda dalam pemeriksaan kali ini. Sebagai bentuk motivasi bagi jajaran, Kapolres memberikan Reward (Penghargaan) kepada Polsek Kota Klungkung. Apresiasi ini diberikan karena Polsek Kota dinilai paling konsisten dalam merawat sarana prasarana serta menjaga kebersihan senjata api dengan standar terbaik dibandingkan unit lainnya.

Kapolres berharap penghargaan tersebut dapat menjadi pemicu bagi Polsek jajaran lainnya untuk senantiasa disiplin dalam memelihara inventaris negara yang dipercayakan kepada mereka.

“Sarpras yang terawat adalah cermin kedisiplinan personel. Dengan peralatan yang siap setiap saat, pelayanan kepada masyarakat tidak akan terkendala masalah teknis,” tegasnya.

Melalui pemeriksaan intensif ini, Polres Klungkung memastikan seluruh lini, mulai dari armada transportasi hingga peralatan taktis, siap dikerahkan kapan saja untuk menjaga kondusifitas wilayah Bumi Serombotan.

SEMARAPURA || Jejak-indonesia.id – Suasana penuh khidmat sekaligus bangga menyelimuti Lapangan Apel Polres Klungkung pada Senin (6/4). Kapolres Klungkung, AKBP Mikael Hutabarat, S.H., S.I.K., M.H., memimpin langsung upacara pelepasan Purna Bhakti bagi personel yang telah mengakhiri masa dinasnya, sekaligus merangkaikannya dengan pemberian piagam penghargaan kepada puluhan personel berprestasi, (6/4).

Masa purna bhakti kali ini secara resmi menandai berakhirnya masa tugas dua personel terbaik Polres Klungkung, yakni Iptu Ni Putu Suardhani dan Aiptu Dewa Made Danarjana. Sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi puluhan tahun, institusi memberikan apresiasi tinggi atas loyalitas yang telah diberikan.

Selain pelepasan purna bhakti, Kapolres juga menyerahkan penghargaan kepada 20 personel yang dinilai memiliki kinerja luar biasa. Rinciannya terdiri dari 18 personel gabungan dari jajaran Polsek Klungkung, Polsek Nusa Penida, serta Sat Resnarkoba Polres Klungkung. Selain itu, terdapat 2 personel dari Sat Lantas yang juga menerima penghargaan serupa.

Ke-20 personel tersebut diganjar penghargaan atas prestasi gemilang dalam pengungkapan berbagai kasus tindak pidana umum, keberhasilan pemberantasan peredaran gelap narkoba, ketanggapan dan kecepatan dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat.

Dalam amanatnya, AKBP Mikael Hutabarat menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang mendalam. Ia menekankan bahwa purna bhakti bukanlah akhir dari segalanya, melainkan babak baru untuk mengabdi di lingkungan masyarakat.

“Atas nama pimpinan dan keluarga besar Polres Klungkung, saya menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada Iptu (Purn) Ni Putu Suardhani dan Aiptu (Purn) Dewa Made Danarjana. Pengabdian saudara adalah kontribusi berharga bagi bangsa dan negara. Tetaplah menjadi teladan dan jaga silaturahmi dengan institusi,” ujar AKBP Mikael Hutabarat.

Kepada para penerima penghargaan, Kapolres berpesan agar pencapaian ini tidak membuat berpuas diri, melainkan menjadi pemantik semangat untuk terus menjaga integritas.

“Jadikan pencapaian ini sebagai motivasi untuk terus meningkatkan kinerja dan bekerja secara profesional serta humanis. Saya minta seluruh personel terus menjaga dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri,” tegasnya.

Upacara diakhiri dengan pemberian ucapan selamat dari seluruh jajaran Polres Klungkung kepada personel yang purna bhakti dan yang menerima penghargaan, diiringi suasana kekeluargaan yang erat.

TABANAN || Jejak-indonesia.id – Menyambut Hari Bhakti Pemasyarakatan (HBP) ke-62 Tahun 2026, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tabanan melaksanakan razia kamar hunian serta tes urine bagi petugas dan Warga Binaan yang digelar secara gabungan bersama Aparat Penegak Hukum (APH), Senin (06/04). Kegiatan ini menjadi langkah konkret dalam memperkuat deteksi dini serta mencegah peredaran barang terlarang di dalam Lapas.

Kegiatan razia dan tes urine tersebut dilaksanakan bersinergi dengan Komando Distrik Militer (Kodim) 1619 Tabanan, Kepolisian Resor (Polres) Tabanan, serta Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Badung sebagai bentuk kolaborasi dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban.

Kepala Lapas Tabanan, Prawira Hadiwidjojo, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan HBP ke-62 dengan tema “Pemasyarakatan Kerja Nyata Pelayanan Prima”, sekaligus mendukung 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan serta sebagai upaya deteksi dini dalam mencegah gangguan kamtib.

“Kegiatan razia dan tes urine ini kita laksanakan bersama APH sebagai bagian dari rangkaian HBP, sekaligus mendukung program pemerintah serta upaya deteksi dini guna mencegah potensi gangguan keamanan dan ketertiban di dalam Lapas,” ujar Prawira.

Prawira juga mengapresiasi keterlibatan seluruh APH dalam kegiatan tersebut sebagai bentuk sinergi yang kuat dalam menciptakan lingkungan Lapas yang bersih dari barang terlarang. “Kami juga sangat mengapresiasi rekan-rekan APH yang turut terlibat dalam pelaksanaan razia dan tes urine ini sebagai wujud sinergi dan kolaborasi dalam memastikan situasi kamtib Lapas selalu dalam keadaan aman dan kondusif,” imbuhnya.

Sementara itu, Dokter Lapas, Luh Putu Tresnadewi menyampaikan bahwa hasil pemeriksaan tes urine menunjukkan tidak ditemukan penyalahgunaan narkoba. “Berdasarkan hasil pemeriksaan kepada 53 orang petugas serta 100 orang Warga Binaan yang mengikuti tes urine hasilnya negatif semua. Ini menunjukkan bahwa kondisi Lapas Tabanan dalam keadaan bersih dari penyalahgunaan narkotika,” ucapnya.

Melalui kegiatan ini, Lapas Tabanan menegaskan komitmennya dalam menjaga lingkungan yang aman, tertib, dan bebas dari peredaran barang terlarang melalui sinergi bersama Aparat Penegak Hukum.

Kontributor: Humas Lapas Tabanan

PASURUAN || Jejak-indonesia.id – Satuan Pembinaan Masyarakat (Satbinmas) Polres Pasuruan melaksanakan takziah sekaligus membarikan santunan kepada keluarga korban kecelakaan di perlintasan kereta Senin (6/4/2026).

Kegiatan berlangsung sekitar pukul 11.30 WIB di rumah duka, Dusun Sobo RT 03/RW 06, Desa Wonokoyo, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan.

Korban diketahui bernama Alfidia Arofah (26), perempuan, warga Dusun Sobo, Desa Wonokoyo, Kecamatan Beji. Korban ditemukan meninggal dunia pada pukul 03.00 WIB di jalur rel kereta api petak Porong–Bangil Km 40+900, tepatnya di wilayah Desa Gununggangsir, Kecamatan Beji.

Korban meninggalkan seorang suami dan dua anak laki-laki yang masih berusia balita.

Kasat Binmas Polres Pasuruan, AKP Sunarti, menyampaikan bahwa kegiatan takziah ini merupakan bentuk empati sekaligus kepedulian Polri terhadap masyarakat yang sedang mengalami musibah.

“Kami hadir untuk memberikan dukungan moril kepada keluarga yang ditinggalkan, sekaligus menyalurkan bantuan sosial sebagai bentuk kepedulian kami,” ujar AKP Sunarti.

Ia juga menambahkan bahwa pihaknya mengimbau masyarakat agar lebih peduli terhadap kondisi lingkungan sekitar, termasuk memberikan perhatian kepada individu yang berpotensi mengalami tekanan psikologis.

“Kami mengajak masyarakat untuk saling peduli dan segera melaporkan apabila ada warga yang membutuhkan pendampingan atau perhatian khusus,” tambahnya.

Dalam kegiatan tersebut, turut hadir sejumlah pejabat dan personel Polres Pasuruan, antara lain Kasat Samapta, Kasubbag Binkar Bag SDM, Kanit Bhabinkamtibmas, serta anggota Satbinmas.

Polres Pasuruan berharap kehadiran mereka dapat memberikan kekuatan bagi keluarga korban dalam menghadapi duka yang mendalam.

error: Content is protected !!