Sorry, we're closed Opens Senin at 9:00 am

Peristiwa

JAKARTA || Jejak-indonesia.id – Ketua Umum Perkumpulan Wartawan Fast Respon (PW FRN) sekaligus Direktur Fast Respon Nusantara, Agus Flores, menyampaikan apresiasi serta pesan kepada Kadiv Humas Polri agar terus mendampingi Kapolri Jenderal Pol. Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., dalam menjalankan tugas kepemimpinannya.

Menurut Agus Flores, sejak dirinya menjabat sebagai Ketua Umum PW FRN dan Direktur Fast Respon Nusantara pada tahun 2021, ia menilai sosok Kapolri sebagai pribadi yang sederhana, terbuka, dan memiliki kepedulian tinggi terhadap masyarakat.

“Bapak Kapolri orangnya sangat baik. Walaupun sudah menyandang pangkat tertinggi di Polri, beliau tetap responsif terhadap berbagai aduan masyarakat yang saya sampaikan. Banyak laporan yang kemudian ditindaklanjuti dengan cepat,” ujar Agus Flores.

 

Agus juga menyampaikan bahwa Kapolri dinilainya sebagai pemimpin yang terbuka terhadap masukan dan saran yang bersifat membangun. Menurutnya, kepemimpinan yang mengedepankan komunikasi menjadi salah satu kekuatan Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Selain dikenal tegas dalam menjalankan tugas, Agus menggambarkan Kapolri sebagai pribadi yang rendah hati, humoris, dan memiliki kedekatan dengan berbagai kalangan.

Dalam kesempatan tersebut, Agus Flores turut menyampaikan harapannya kepada Kadiv Humas Polri agar senantiasa memberikan pendampingan kepada Kapolri di tengah padatnya aktivitas dan tanggung jawab sebagai pimpinan tertinggi institusi Polri.

“Saya berharap Pak Kadiv Humas terus mendampingi Bapak Kapolri. Saya juga sudah menyampaikan pesan tersebut secara langsung melalui WhatsApp agar beliau selalu menjaga dan mendampingi Bapak Kapolri dalam menjalankan tugasnya,” ungkapnya.

 

Agus Flores juga menyampaikan apresiasi kepada istri Kapolri, Ny. Juliati Sigit Prabowo, yang menurutnya dikenal ramah dan bersahaja dalam berbagai kesempatan.

Di akhir pernyataannya, Agus berharap sinergi antara Polri dan insan pers dapat terus terjalin dengan baik demi memberikan pelayanan informasi yang positif kepada masyarakat serta mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif.

🇮🇩 “Semoga Polri semakin Presisi, semakin dicintai masyarakat, dan terus memberikan pelayanan terbaik bagi bangsa dan negara.” 🇮🇩

BANYUWANGI || Jejak-indonesia.id – Upaya pencarian terhadap korban yang dilaporkan hilang di perairan Pantai Pulau Merah terus dilakukan. Memasuki hari kedua, Kamis (16/7/2026), personel Satpolairud Polresta Banyuwangi bersama tim SAR gabungan kembali melaksanakan operasi pencarian di kawasan pesisir Pantai Pulau Merah hingga wilayah Karang Junjun, Pasir Pendek, Tanjungan Karang Jahe.

Kegiatan SAR berlangsung mulai pukul 09.00 WIB dengan melibatkan personel Satpolairud Polresta Banyuwangi, Basarnas Banyuwangi, Pos TNI AL (Posal) Pancer, serta keluarga korban. Operasi pencarian dipimpin di lapangan oleh jajaran Satpolairud Polresta Banyuwangi, dengan Aipda I Wayan Wedhana selaku Kanit Polairud Unit Selatan turut terlibat dalam pelaksanaan pencarian.

Tim gabungan menyisir sejumlah titik yang diduga menjadi lokasi korban hilang, termasuk area sekitar tempat kejadian perkara (TKP) hingga perairan Karang Junjun. Pencarian dilakukan dengan mengutamakan keselamatan personel mengingat kondisi cuaca dan gelombang laut yang cukup ekstrem.

Namun, sekitar pukul 11.00 WIB, operasi SAR terpaksa dihentikan sementara karena kondisi cuaca tidak memungkinkan. Gelombang tinggi, angin kencang dari arah timur, serta arus laut yang kuat ke arah barat dinilai berisiko bagi keselamatan tim pencari.

Hingga operasi SAR hari kedua berakhir, korban atas nama M. Japar Sodik masih belum berhasil ditemukan. Meski demikian, seluruh rangkaian kegiatan pencarian berlangsung dalam keadaan aman, tertib, dan lancar.

Pihak Satpolairud Polresta Banyuwangi bersama tim SAR gabungan menyatakan akan terus melakukan upaya pencarian sesuai perkembangan kondisi cuaca dan tetap mengedepankan aspek keselamatan seluruh personel yang terlibat dalam operasi kemanusiaan tersebut.

Situasi di lokasi selama kegiatan berlangsung dilaporkan dalam keadaan aman dengan kondisi cuaca cerah, namun disertai gelombang besar dan arus laut yang cukup kuat sehingga menjadi tantangan utama dalam proses pencarian korban.

PASURUAN || Jejak-indonesia.id – Dinas Lingkungan Hidup, Kebersihan dan Pertamanan (DLHKP) Kota Pasuruan resmi menutup dan menyegel saluran pembuangan limbah milik gerai makanan Mie Gacoan yang berlokasi di Jalan Soekarno-Hatta. Penindakan ini diambil karena Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang dimiliki tidak memenuhi standar teknis, sehingga terbukti menimbulkan dampak pencemaran lingkungan.

Kepala DLHKP Kota Pasuruan, Samsul Rizal, menjelaskan bahwa pihaknya sebenarnya telah menyampaikan peringatan berulang kali kepada pihak terkait. Namun, belum ditemukan upaya nyata perbaikan hingga keluhan dari warga semakin meluas dan dirasakan dampaknya secara langsung.

“Sebenarnya sudah ada peringatan berkali-kali. Namun karena keluhan terkait limbah ini berdampak nyata, maka kami harus mengambil langkah tegas, berupa penutupan saluran pembuangan sebelum air limbah tersebut masuk ke jaringan drainase umum,” ungkap Rizal saat memberikan keterangan pada Rabu (15/7/2026).

Dari hasil pemantauan terakhir sebelum penyegelan, terlihat jelas aliran air limbah bercampur lemak melimpah tepat di area depan tempat parkir. Limbah tersebut bahkan mengalir di sela-sela saluran drainase trotoar hingga meluber ke badan jalan.

Dasar hukum penindakan ini juga didukung hasil uji laboratorium yang dilakukan dua minggu sebelumnya. Hasil pengujian menunjukkan bahwa kualitas air limbah yang dialirkan Mie Gacoan ke saluran umum telah melampaui batas baku mutu lingkungan yang ditetapkan peraturan perundang-undangan.

“Kami menuntut pihak Mie Gacoan segera melakukan perbaikan menyeluruh pada sistem IPAL miliknya agar sesuai standar,” tegas Rizal.

Di sisi lain, perwakilan manajemen Mie Gacoan yang hadir menyaksikan langsung proses penyegelan menyatakan sikap menerima keputusan tersebut. Mereka mengakui telah menerima surat peringatan dari instansi terkait dan berkomitmen untuk segera memperbaiki sistem pengolahan limbah.

“Benar, kami sudah menerima surat peringatan tersebut dua minggu yang lalu. Kami berjanji akan segera melaksanakan perbaikan sistem IPAL sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar Adinda, salah satu manajer gerai Mie Gacoan Kota Pasuruan. (An)

PALEMBANG || Jejak-indonesia.id – Kapolda Sumatera Selatan, Irjen Pol Sandi Nugroho, melakukan kunjungan silaturahmi ke Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Selatan di kawasan Jakabaring, Palembang, pada Selasa (14/7/2026) pagi. Pertemuan ini bertujuan untuk memperkuat soliditas antar-aparat penegak hukum guna memastikan situasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) di Bumi Sriwijaya senantiasa kondusif.

​Kesungguhan dalam merawat Kamtibmas ini terlihat dari hadirnya Pejabat Utama (PJU) Polda Sumsel yang mendampingi Kapolda. Rombongan yang terdiri dari Wakapolda Brigjen Pol Rony Samtana, Direskrimsus, Dirresnarkoba, Dirres PPA-PPO, Dirintelkam, Dirbinmas, Dirpolairud, hingga Kabid Propam dan Kabid Humas tersebut disambut hangat oleh Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sumsel, Dr. Ketut Sumedana, beserta Wakil Kepala dan para Asisten Kajati.

​Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Sumsel menyampaikan bahwa keakraban antar-institusi ini bermuara pada satu tujuan besar, yakni situasi kamtibmas yang kondusif.

​”Silaturahmi hari ini kami lakukan dalam rangka meningkatkan sinergitas dengan rekan-rekan kejaksaan. Tujuan utama kita adalah memantapkan situasi Kamtibmas yang kondusif di wilayah Sumatera Selatan, yang juga merupakan bagian tak terpisahkan dari semangat bersama kita, yakni ‘Nyago Bumi Sriwijaya’,” tegas Kapolda Sumsel.

​Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, menambahkan bahwa kehadiran jajaran kepolisian ini menjadi bukti keseriusan institusi dalam berkolaborasi.

​”Pertemuan ini memberikan pesan yang sangat jelas kepada publik bahwa aparat penegak hukum di Sumatera Selatan sangat solid. Kolaborasi proaktif tanpa ego sektoral ini murni berorientasi pada terciptanya rasa aman dan perlindungan hukum bagi seluruh elemen masyarakat,” ujar Kabidhumas.

​Sinergi yang hangat dan kuat antara kepolisian dan kejaksaan di Provinsi Sumatera Selatan ini bukan sekadar bentuk koordinasi kelembagaan, melainkan wujud nyata kehadiran negara di tengah masyarakat. Melalui semangat persaudaraan “Nyago Bumi Sriwijaya”, kedua institusi penegak hukum ini berdiri sejajar untuk memastikan roda kehidupan, pembangunan, dan perekonomian warga Sumsel dapat terus berputar di atas fondasi keamanan yang kokoh, sejuk, dan damai.

DENPASAR || Jejak-indonesia.id – Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto secara resmi membuka Festival Rakyat Nobar Bola Gembira di Lapangan I Gusti Ngurah Made Agung (Lapangan Puputan Badung), Jalan Udayana, Denpasar, Bali, Rabu (15/7/2026). Kegiatan yang berlangsung selama lima hari, mulai 15 hingga 19 Juli 2026 tersebut menjadi wujud nyata sinergi TNI bersama pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat dalam menghadirkan ruang kebersamaan yang edukatif, produktif, sekaligus menghibur.

Festival Rakyat Nobar Bola Gembira merupakan program inisiasi Markas Besar TNI yang diwujudkan melalui kolaborasi erat antara Kodam IX/Udayana, LPP TVRI, dan Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Provinsi Bali. Selain menghadirkan nonton bareng pertandingan sepak bola, festival ini juga diramaikan dengan bazar UMKM, donor darah, pelayanan cek kesehatan gratis, permainan interaktif, playground anak, pameran alutsista TNI, hiburan musik, pertunjukan Bondres, penampilan band lokal Bali, kompetisi E-Sport, senam Zumba, hingga Yoga.

Ketua KADIN Provinsi Bali, I Made Ariandi, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada Kodam IX/Udayana yang telah melibatkan KADIN dalam penyelenggaraan Festival Rakyat tersebut. Ia mengungkapkan bahwa KADIN Bali telah memfasilitasi keikutsertaan sekitar 100 pelaku UMKM untuk berpartisipasi, sehingga diharapkan mampu meningkatkan geliat ekonomi masyarakat sekaligus memperluas promosi produk-produk lokal Bali.

Sementara itu, Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara memberikan apresiasi tinggi atas penyelenggaraan kegiatan tersebut. Menurutnya, Festival Rakyat Nobar Bola Gembira tidak hanya mempererat silaturahmi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat, tetapi juga menjadi momentum penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi melalui pemberdayaan sektor UMKM.

Dalam sambutannya, Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya Festival Rakyat Nobar Bola Gembira, serta mengapresiasi antusiasme masyarakat yang memadati lokasi kegiatan.

Pangdam menegaskan bahwa Festival Rakyat menjadi sarana yang sangat strategis untuk mempererat tali silaturahmi, memperkokoh persatuan dan kesatuan, serta menginspirasi generasi muda agar semakin mencintai olahraga sekaligus berpartisipasi aktif dalam membangun bangsa.

“Festival ini bukan sekadar menghadirkan hiburan melalui nonton bareng sepak bola, tetapi juga menjadi wadah pemberdayaan ekonomi kerakyatan melalui kehadiran UMKM binaan KADIN Bali dan Pemerintah Kota Denpasar. Di sisi lain, berbagai pertunjukan seni budaya yang ditampilkan merupakan bentuk komitmen bersama dalam melestarikan budaya lokal di tengah semangat persatuan,” ujar Pangdam.

Lebih lanjut, Pangdam menitipkan pesan kebangsaan kepada seluruh masyarakat agar senantiasa menjaga kerukunan, memperkuat semangat gotong royong, serta menjadikan nilai-nilai sportivitas sebagai teladan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Pangdam juga menegaskan bahwa Kodam IX/Udayana akan terus memperkuat sinergi dengan Polri, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat guna menciptakan situasi yang aman, tertib, dan kondusif.

“Kodam IX/Udayana akan selalu hadir di tengah masyarakat untuk memastikan setiap kegiatan dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar. Mari kita nikmati euforia pertandingan ini dengan penuh kegembiraan, tetap menjaga keamanan, menghindari segala bentuk provokasi, serta bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan,” tegasnya.

Pembukaan Festival Rakyat Nobar Bola Gembira turut dihadiri unsur Forkopimda Provinsi Bali, Wali Kota Denpasar, serta jajaran pejabat Kodam IX/Udayana, di antaranya Kasdam IX/Udayana, Irdam IX/Udayana, Kapoksahli Pangdam IX/Udayana, Danrem 163/Wira Satya, Danrindam IX/Udayana, Asrendam IX/Udayana, para Asisten Kasdam, LO TNI AL, LO TNI AU, serta para Komandan/Kabalakdam IX/Udayana.

Melalui Festival Rakyat Nobar Bola Gembira, Kodam IX/Udayana tidak hanya menghadirkan ruang hiburan bagi masyarakat, tetapi juga memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat, mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui UMKM, melestarikan budaya lokal, serta memperkokoh semangat persatuan dan kebangsaan sebagai fondasi menuju Indonesia yang semakin maju.(Pendam IX/Udy)

error: Content is protected !!