Sorry, we're closed Opens Senin at 9:00 am
Beranda » Peristiwa » Halaman 885

Peristiwa

IMG-20250825-WA0058

Proyek Jalan ‘Siluman’ di Rajeg Asri: Tanpa Transparansi, Tanpa Kualitas

Tangerang || jejakimdonesia.id - Jalan lingkungan perumahan Rajeg asri RT 08 RW 01, Kecamatan rajeg, Kabupaten Tangerang, tiba-tiba “naik kelas”. Bukan karena kualitasnya membaik, melainkan karena paving blok lama ditimpa begitu saja dengan paving baru.

Praktik tambal-sulam seala kadarnya ini bikin geleng-geleng kepala, proyek atau sekadar formalitas menghabiskan anggaran?

Pantauan awak media di lokasi, pekerjaan dilakukan dengan cara instan,paving lama tak dibongkar, langsung ditindih paving baru. Hasilnya, permukaan jalan memang terlihat rapi sesaat, tapi secara teknis justru berpotensi menimbulkan masalah.

Drainase terancam mampet, air bisa menggenang, dan paving mudah ambles karena dasar lama tidak rata.

Lebih aneh lagi, proyek ini berjalan tanpa Papan Informasi Proyek (PIP). Artinya,tak tahu siapa pelaksana, berapa anggarannya, atau dari mana sumber dananya.

Praktik tanpa transparansi ini kerap disebut publik sebagai “proyek siluman” ada bangunan, tapi tak jelas siapa tuannya.

Ia menegaskan, pemasangan paving block yang benar harus melalui pembongkaran lapisan lama, perbaikan dasar, hingga pemadatan ulang. Tanpa itu semua, pola kuncian antar paving (interlock) tak akan berfungsi, sehingga jalan hanya menunggu waktu untuk retak dan bergeser.

Situasi ini menguatkan dugaan bahwa pekerjaan hanyalah upaya “mark-up” jalan. Bukan peningkatan kualitas, melainkan sekadar menutupi kerusakan lama dengan kemasan baru. Jalan memang tampak kinclong, tapi daya tahannya dipertanyakan.

Hingga berita ini dipublikasikan, pihak pelaksana dan dinas terkait tidak dapat dikonfirmasi. Publik pun hanya bisa menebak-nebak, apakah ini proyek serius atau sekadar “seni menata paving blok dengan gaya instan”?

IMG-20250825-WA0048

Momen Agustusan, Bupati Ipuk Gelar Lomba-lomba Bareng Warga di CFD

BANYUWANGI || jejakindonesia.id  – Memeriahkan HUT ke 80 RI, Pemkab Banyuwangi menggelar berbagai lomba khas Agustusan yang berlangsung di area CFD Jl. A. Yani pada Minggu pagi (24/8/2025). Acara ini ramai diikuti ribuan warga dari penjuru Banyuwangi.

Acara yang dikemas dalam Gebyar Merah Putih tersebut berlangsung meriah. Kegiatan diawali dengan senam bersama yang juga diikuti langsung oleh Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani. Selanjutnya digelar aneka lomba seperti makan kerupuk, balap karung, panco, bola voli, push bike dan sepatu roda.

Pekikan semangat hingga canda tawa terdengar riuh membuat acara berlangsung semarak. Semua orang berbaur dan tampak antusias memenangkan lomba-lomba.

“Ini adalah ajang silaturahmi dan memupuk kebersamaan. Semua berbaur ikut lomba,” kata Ipuk.

Tidak hanya menggelar lomba, Ipuk juga menggelar dialog terbuka dengan warga. Warga diberi kesempatan untuk mengeluarkan uneg-unegnya secara langsung ke Bu Ipuk.

Usai dialog, Ipuk langsung turut menyemangati para peserta lomba. Warga terlihat antusias mengikuti lomba. Seperti halnya Meitha, yang terlihat berdandan atraktif mengenakan kebaya.

"Ikut lomba makan krupuk bareng teman-teman yang lain. Sudah janjian kita ber-delapan ketemu di sini untuk ikut lomba," kata dia.

Tidak ketinggalan, Ipuk juga ikut dua lomba yakni lomba panco dan makan kerupuk. Di lomba makan kerupuk, Ipuk menjadi juaranya.

“Semuanya harus bergembira dan terus kompak,” kata Ipuk.

Pemkab juga menyediakan puluhan doorprize menarik. Mulai dari sepeda listrik, kulkas, hingga aneka sembako.

Event ini menjadi kesempatan bagi para pelapak UMKM yang menjajakan kulinernya di sana. Ratusan UMKM kuliner ramai diserbu warga.

“Alhamdulillah, dagangan saya habis lebih cepat. Hari ini pengunjung yang datang di CFD memang sangat ramai,” kata Dyah yang menjual aneka dimsum.

Selain Gebyar Merah Putih, peringatan HUT RI ke-80 di Banyuwangi juga dimeriahkan dengan berbagai event atraktif. Mulai

IMG-20250825-WA0043

Peluncuran Dapur Makan Bergizi Gratis di Wringinpitu, Wujud Sinergi Dukung Gizi Anak Bangsa

BANYUWANGI || jejakindonesia.id — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) resmi diluncurkan dengan pembukaan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Wringinpitu di Desa Wringinpitu, Kecamatan Tegaldlimo, Kabupaten Banyuwangi. Kegiatan ini menandai dimulainya sinergi antara berbagai pihak untuk memastikan akses gizi yang baik bagi anak-anak di daerah tersebut. Senin (25/08/2025)

Acara peluncuran yang berlangsung di Jl. Masjid Dusun Ringinasri dihadiri oleh berbagai tokoh penting, termasuk Ketua Yayasan Barokah Sinergi Terpadu, Danramil 0825/09 Tegaldlimo, Plt. Camat Tegaldlimo, Kapolsek Tegaldlimo, Korwilker Satdik, serta perangkat desa dan tokoh agama setempat. Setelah seremoni pemotongan pita, distribusi awal makanan bergizi langsung dilakukan kepada siswa-siswi di SMA Negeri 1 Tegaldlimo.

Sudarsono, S.T., Ketua Yayasan Barokah Sinergi Terpadu, “Program ini adalah langkah nyata dari komitmen kami untuk berkontribusi pada kesehatan dan masa depan generasi muda. Dengan adanya Dapur MBG ini, kami berharap dapat membantu meringankan beban orang tua dan memastikan setiap anak bisa mendapatkan nutrisi yang layak untuk mendukung proses belajar mereka. Kami mengajak seluruh pihak untuk terus mendukung dan berpartisipasi dalam program ini demi keberlanjutan manfaatnya.” Ujarnya.

Peltu Harun Rofiq, Bati Tuud Danramil 0825/09 Tegaldlimo, “Kami dari pihak TNI sangat mengapresiasi dan mendukung penuh inisiatif mulia ini. Kesehatan dan gizi yang baik adalah fondasi penting bagi ketahanan nasional. Program ini sejalan dengan upaya kita bersama untuk menciptakan generasi penerus yang kuat, sehat, dan cerdas. Semoga sinergi antara yayasan, pemerintah, dan masyarakat terus terjalin untuk kesejahteraan bersama.” Ucapnya.

Wasito, Kepala Desa Wringinpitu, “Atas nama pemerintah dan seluruh warga Desa Wringinpitu, saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Yayasan Barokah Sinergi Terpadu. Program Makan Bergizi Gratis ini bukan hanya sekadar pembagian makanan, tetapi juga wujud kepedulian yang sangat berharga bagi warga kami. Kami siap mendukung kelancaran program ini agar manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat, khususnya anak-anak kita.” Tandasnya.

Acara ditutup dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Yayasan Barokah Sinergi Terpadu dan pihak sekolah, oleh Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Tegaldlimo, H.M. Nursyukroini, S.Pd., M.Pd. dan Ketua Yayasan Barokah Sinergi Terpadu, Sudarsono, S.T., Hal ini menjadi simbol komitmen bersama untuk keberlanjutan program dalam menjamin akses gizi yang merata. Dengan adanya program ini, diharapkan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Banyuwangi, khususnya Kecamatan Tegaldlimo, dapat terus meningkat. Tutup (Bangun.09)

IMG-20250825-WA0042

Kasus Hanania, Klinik Siaga Medika Porong Sampaikan Klarifikasi Resmi

SIDOARJO || jejakindonesia.id – Menyusul pemberitaan mengenai dugaan kelalaian medis dalam perawatan balita Hanania, pihak Klinik Siaga Medika memberikan klarifikasi resmi. Manajemen klinik menegaskan bahwa prosedur medis sudah dijalankan sesuai standar kedokteran sejak pasien pertama kali masuk.

Dokter E, yang menangani langsung Hanania, menjelaskan bahwa pasien masuk pada 30 Mei 2025 dengan keluhan demam tinggi mencapai 39,2 derajat Celcius. Hasil pemeriksaan laboratorium awal menunjukkan kondisi darah masih normal sehingga diagnosis awal lebih mengarah ke tifus dan belum mengindikasikan demam berdarah.

“Pada hari kedua hingga keempat kondisi pasien sempat membaik dan keluarga bahkan meminta pulang. Namun kami sarankan observasi tambahan. Kondisi baru memburuk pada hari kelima, dengan kejang dan penurunan kesadaran. Pemeriksaan ulang menunjukkan penurunan trombosit signifikan sehingga pasien dirujuk ke RSUD Sidoarjo,” jelas dr. E.

Terkait biaya, pihak klinik menyebut keluarga pasien awalnya menjalani perawatan mandiri karena status BPJS tidak aktif. Total tagihan mencapai Rp3.020.000, namun klinik memberi kelonggaran pembayaran. “Kami tidak pernah menghalangi rujukan meski biaya belum lunas. Bahkan, setelah mediasi dengan pihak desa dan LBH, seluruh biaya akhirnya kami bebaskan,” tegas Nina, Direktur Klinik Siaga Medika.

Sementara itu, Afandi, owner klinik, menyampaikan duka mendalam atas wafatnya Hanania. “Kami turut berempati kepada keluarga dan siap memberikan keterangan tambahan kepada pihak terkait demi kejelasan informasi.”

Dari pihak keluarga, ibu korban, Siti Nuraini, menyampaikan bahwa mereka tetap akan memperjuangkan keadilan bagi putrinya. “Kami ingin mendapat kepastian tentang penyebab meninggalnya putri kami. Kami juga berharap ada perhatian dari pemerintah,” ungkapnya dengan wajah menahan tangis. Ia menambahkan, keluarga akan berusaha memohon audiensi langsung dengan Wakil Bupati Sidoarjo, Mimik Indayana, guna meminta pendampingan dan bantuan mendapatkan keadilan.

Di sisi lain, awak media juga mencoba meminta tanggapan dari pemerintah desa setempat. Namun Nurhadi, Kepala Desa Candi Pari, mengatakan masih akan menunggu waktu. “Saya masih banyak kegiatan hari ini, ingin bersama keluarga dulu. Besok, Senin, baru saya bisa memberikan pernyataan,” ujarnya.
(Redho)

IMG-20250825-WA0039

Pelaku Tambang Ilegal didaerah Megalitikum Sulteng, Orang Tak Beruntung

Sulawesi || jejakindonesia.id - Kawasan Lembah Bada di Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, resmi mendapat sorotan internasional setelah UNESCO mencatat situs ini sebagai salah satu kawasan budaya dengan lebih dari 1.000 peninggalan megalitik. Penemuan ini menempatkan Lembah Bada sejajar dengan peradaban besar dunia, termasuk kerajaan-kerajaan Yunani kuno.

Terletak di dalam Taman Nasional Lore Lindu, Lembah Bada dikenal luas sebagai “Negeri Seribu Megalit”. Ribuan arca batu antropomorfik dan zoomorfik, kalamba (kubur batu), serta wati baula tersebar di berbagai titik lembah. Di antara temuan itu, Patung Palindo menjadi ikon utama dengan ekspresi wajah tersenyum, sehingga dijuluki “Sang Penghibur”.

Hingga kini, siapa pembuat patung-patung tersebut dan tujuan pembangunannya masih menjadi misteri besar. Sejumlah arkeolog memperkirakan peninggalan ini sudah ada sejak ribuan tahun lalu, bahkan sezaman dengan puncak kejayaan kerajaan-kerajaan besar dunia.

Ketua Umum Perkumpulan Wartawan Fast Respon Nusantara (PW.FRN), Agus Flores, menyampaikan apresiasinya atas perhatian dunia terhadap Lembah Bada. Ia menegaskan bahwa keberadaan situs ini adalah bukti kejayaan peradaban Nusantara yang harus dijaga bersama:

“Ini adalah warisan dunia yang berada di tanah kita sendiri. Jangan sampai kekayaan budaya ini hilang atau terabaikan. Pemerintah pusat, pemerintah daerah, akademisi, media, dan masyarakat harus bersinergi untuk melindungi, meneliti, dan mempromosikan Lembah Bada. Nusantara memiliki peradaban setara dengan dunia Barat, dan Lembah Bada adalah buktinya,” tegas Agus Flores.

PW.FRN juga menyatakan kesiapan untuk menjadi garda terdepan dalam menyuarakan perlindungan warisan budaya Indonesia, termasuk mendorong percepatan penetapan Lembah Bada sebagai Warisan Dunia UNESCO.

Dengan kekayaan arkeologi yang masih menyimpan banyak misteri, Lembah Bada berpotensi menjadi pusat perhatian peneliti internasional sekaligus destinasi wisata budaya kelas dunia.

Diakhiri Pembicaraannya, Jangan Warisan Sejarah dirusakin dengan Manusia Tak Beruntung.

" Manusia Tak Beruntung Itu Yang Merusak Alam Cakar Budaya Megalitikum," tegas.

error: Content is protected !!