Sorry, we're closed Opens Senin at 9:00 am
Beranda » Peristiwa » Halaman 881

Peristiwa

IMG-20250830-WA0036

Demonstrasi di Berbagai Kota, LDII Sampaikan Keprihatinan dan Minta Para Elit Dengarkan Aspirasi Rakyat

JAKARTA || jejakindonesia.id - Kerusuhan di Jakarta dan beberapa daerah akibat meninggalnya pengemudi ojek online (ojol), diharapkan tidak meluas dan berakibat krisis sosial. Semua pihak harus menjaga diri demi keamanan dan ketertiban bersama, sekaligus menata kembali kehidupan dan berbangsa dan bernegara.

“Peristiwa tragis ini tidak hanya menimbulkan korban jiwa, tetapi juga memicu ketegangan sosial di tengah masyarakat. Kami mengucapkan bela sungkawa yang sedalam-dalamnya atas meninggalnya saudara Affan Kurniawan, dalam peristiwa unjuk rasa massa pada hari Kamis malam (28/8) di Jakarta. Semoga almarhum mendapat balasan terbaik di sisi Allah SWT serta keluarga yang ditinggalkan dapat menghadapi dengan sabar, memperoleh keadilan yang semestinya. Kami berharap peristiwa ini tidak menimbulkan krisis sosial yang berkelanjutan, yang ditandai degan kerusuhan dan penjarahan,” ujar Ketua Umum DPP LDII KH Chriswanto Santos dalam acara di Muswil LDII Provinsi Jawa Timur di Ponpes Sabilurrosyidin, Surabaya, Sabtu (30/8).

DPP LDII menekankan pentingnya aparat keamanan bertindak lebih humanis dan mengutamakan prinsip perlindungan terhadap masyarakat sipil dalam setiap operasi di lapangan. Menurut LDII, segenting apapun yang dihadapi, aparat keamanan seharusnya terlatih dan tetap memperhatikan aspek keselamatan warga agar dapat menghindari korban.

“Tugas aparat dalam menjaga keamanan dan ketertiban adalah pekerjaan berat, tetapi keselamatan rakyat tetap harus menjadi prioritas utama. Jangan sampai rakyat kecil justru menjadi korban dan semakin jauh dari rasa aman. Kami mengajak semua pihak untuk menahan diri. Mari percayakan proses hukum kepada pihak berwenang, sebagaimana janji Kapolri untuk bertindak secara professional dan transparan dalam menyelesaikan permasalahan. Diharapkan peristiwa ini tidak menimbulkan luka sosial yang lebih mendalam,” tegasnya.

LDII juga menyerukan pada masyarakat agar menahan diri, tidak terprovokasi dan menghindari tindakan anarkis yang justru memperkeruh keadaan. Jangan sampai terprovokasi oleh kepentingan pihak-pihak yang ingin membuat kekacauan politik dan instabilitas negara dan menambah jatuhnya korban dari masyarakat sipil maupun aparat keamanan.

“Kami minta agar para elit politik, para pejabat negara, anggota legislatif, para pengambil kebijakan dan pimpinan TNI serta Polri agar lebih sensitif terhadap aspirasi masyarakat dengan perilaku yang mengedepankan kesantunan, kesederhanaan, dan kepedulian yang tinggi kepada masyarakat. Para elit ini harus lebih mawas diri, melakukan introspeksi, dan jangan bertindak yang dapat melukai hati rakyat. Masyarakat harus diberikan keteladanan bukan tontonan yang provokatif,” tegas Chriswanto.

LDII juga menyerukan seluruh elemen bangsa untuk mengedepankan musyawarah, dialog, dan penyelesaian damai. Dengan demikian, suasana tetap kondusif dan tidak ada pihak lain yang menunggangi situasi untuk kepentingan tertentu.

“Kami minta agar para elit politik, para pejabat negara, anggota legislatif, para pengambil kebijakan dan pimpinan TNI serta Polri agar lebih sensitif terhadap aspirasi masyarakat dengan perilaku yang benar-benar santun, kesederhanaan, dan kepedulian yang tinggi kepada masyarakat. Para elit ini harus lebih mawas diri, melakukan introspeksi, dan jangan melukai hati rakyat. Masyarakat harus diberikan keteladanan yang tulus dan jangan membohongi rakyar,” tegas Chriswanto.

LDII meminta secara khusus pada aparat kepolisian segera melakukan instropeksi diri dan investigasi secara transparan dan adil, agar keluarga korban serta masyarakat secara umum memperoleh kejelasan hukum. Menurut LDII, penyelesaian yang tegas dan terbuka akan membantu meredakan ketegangan di masyarakat.

“Keadilan harus ditegakkan, aparat yang terlibat perlu diperiksa sesuai prosedur hukum agar peristiwa seperti ini tidak terulang lagi. Namun di sisi lain, masyarakat jangan mengambil langkah sendiri yang berpotensi merusak keamanan dan ketertiban umum,” pesan KH Chriswanto.

LDII juga menyerukan seluruh elemen bangsa untuk mengedepankan musyawarah, dialog, dan penyelesaian damai. Dengan demikian, suasana tetap kondusif dan tidak ada pihak lain yang menunggangi situasi untuk kepentingan tertentu.

“Marilah kita menahan diri, mengendalikan emosi, dan memanjatkan doa agar keluarga korban diberi ketabahan. Bangsa ini membutuhkan kedamaian, bukan kerusuhan. Mari kita jaga persatuan kesatuan bangsa dan keselamatan bersama,” tegas KH Chriswanto.

Terakhir, LDII berpesan kepada Presiden Prabowo Subianto, bahwa tahun 2025 adalah momentum krusial. Pemerintahan baru saat ini menghadapi ekspektasi besar untuk memperbaiki penegakan hukum, mewujudkan kesejahteraan rakyat, dan menjaga nilai-nilai demokrasi. LDII mendukung komitmen Presiden Prabowo Subianto, bahwa dalam menjalankan pemerintahan akan selalu berpijak pada konstitusi dan berorientasi pada kepentingan rakyat. “Kekuasaan adalah milik rakyat, dimana di dalam setiap pengambilan kebijakan harus mengedepankan manfaat dan keadilan bagi rakyat. Dan komitmen tersebut harus didukung dan dilaksanakan oleh seluruh jajaran elite, baik itu ekskutif, yudikatif, maupun legislatif,” tegas KH.Chriswanto.
(Redho)

IMG-20250830-WA0035

Polres Gresik dan Komunitas Ojol Bersatu, Sholat Gaib dan Doa Bersama untuk Almarhum Affan

GRESIK || jejakindonesia.id - Suasana haru menyelimuti Masjid Al-Aziz Polres Gresik pada Jumat (29/8/2025) siang. Ratusan anggota komunitas ojek online (ojol), Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), dan jajaran kepolisian berkumpul dalam satu majelis doa, melaksanakan Sholat Gaib, doa bersama, serta makan siang untuk mendoakan almarhum Affan, seorang driver ojol yang meninggal dunia dalam insiden di Jakarta.

Kegiatan ini dihadiri langsung Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu, Wakapolres Kompol Danu Anindhito Kuncoro, serta para Pejabat Utama (PJU) Polres Gresik.

Dari pihak komunitas hadir Eka (Ketua PDOI Gresik), Usman (Korlap Frontal Gresik), dan Abdul Wahab (Korlap LSM Gepal Gresik) bersama puluhan driver ojol dan anggota LSM.

Dalam sambutannya, AKBP Rovan Richard Mahenu menyampaikan duka cita mendalam.

"Kami mewakili jajaran Polres Gresik turut berbelasungkawa atas meninggalnya saudara kita, driver ojol Affan, di Jakarta," ujarnya.

Ia menegaskan bahwa kasus ini telah menjadi perhatian serius Kapolri.

Menurutnya, proses hukum tengah berjalan, termasuk tindakan tegas terhadap oknum anggota Brimob yang terlibat.

"Personel yang diduga terlibat sudah diserahkan ke Divisi Propam Mabes Polri. Proses hukum akan berjalan sesuai aturan yang berlaku," imbuhnya.

Kapolres Gresik juga menekankan bahwa kegiatan doa bersama ini bukan hanya bentuk penghormatan terakhir, tetapi juga momentum memperkuat kepedulian sosial.

Ia memastikan Polres Gresik berkomitmen menjaga keamanan dan melayani masyarakat, baik dalam penyampaian aspirasi maupun dalam kehidupan sehari-hari.

Dukungan juga datang dari komunitas. Usman, Korlap Frontal Gresik, mengapresiasi keterbukaan Polres Gresik yang telah memfasilitasi acara ini.

Ia berharap sinergitas antara ojol dan kepolisian terus terjaga demi menciptakan keamanan di Gresik.

Hal senada diungkapkan Abdul Wahab, Korlap LSM Gepal Gresik. Ia menyampaikan duka cita sekaligus permohonan maaf atas aksi spontanitas yang sempat dilakukan pihaknya beberapa waktu lalu.

"Kami berharap insiden seperti di Jakarta tidak terjadi di Gresik. Kami juga berharap hubungan baik dengan Polres Gresik dapat terus terjalin," ungkapnya.

Ia turut menyuarakan harapan agar rekan-rekan mahasiswa dari PMII yang kini masih ditahan di Polda Metro Jaya dapat segera dibebaskan.

Acara ditutup dengan makan bersama dan foto bersama, menjadi simbol eratnya kebersamaan antara aparat kepolisian, komunitas ojol, dan LSM di Gresik.

Dalam suasana penuh kekeluargaan, kegiatan ini menghadirkan pesan kuat: solidaritas, kepedulian, dan persaudaraan tetap menjadi pijakan utama dalam menghadapi setiap ujian.

IMG-20250828-WA0063

WA MISTERIUS Pesan Misterius Soal Demo 3 September, Adu Domba, Fakta, atau Ketar-Ketir?

SURABAYA || jejakindonesia.id -Warga Jawa Timur dihebohkan oleh beredarnya pesan singkat dari nomor tak dikenal yang diduga berasal dari layanan blasting. Isi pesan tersebut menyebut bahwa demo anarkis di Kabupaten Pati adalah hasil hasutan dan provokasi dari Cak Sholeh, yang diklaim menyebabkan kerusakan pada 4 mobil, 2 motor, dan melukai 39 orang.

Tak berhenti di situ, pesan tersebut juga mempertanyakan keikhlasan warga Jatim atas kerusakan dan korban yang disebut sebagai dampak dari demo yang direncanakan oleh Cak Sholeh pada 3 September 2025. Menariknya, pesan ini mencatut nama MUI Jatim, meski belum ada klarifikasi resmi dari pihak terkait.

Kutipan pesan:
“Demo anarkhis di Kab Pati itu wujud HASUTAN & PROVOKASI CAK SHOLEH yg akibatkan 4 mbl, 2 roda dua dirusak & 39 orang luka2. Apakah warga Jatim ikhlas terjadi kerusakan & saudara kita jadi korban akibat demo yg sdh direncanakan Cak Sholeh tgl 3 Sept 2025 — MUI JATIM”

Fenomena ini memunculkan beragam spekulasi, apakah ini bentuk gertakan, adu domba, atau justru indikasi ketar-ketir dari pihak tertentu menjelang aksi demonstrasi yang disebut akan digelar di Gedung Negara Grahadi, Surabaya mendatang?

Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari aparat kepolisian maupun MUI Jatim terkait kebenaran isi pesan tersebut. Publik pun diimbau untuk tetap tenang, kritis, dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi.

Menjelang 3 September, masyarakat Jawa Timur tampaknya akan terus dibayangi oleh ketegangan dan pertanyaan besar, siapa yang benar, dan siapa yang sedang memainkan opini?

(Redho)

IMG-20250828-WA0060

Tambang Emas Ilegal Tetap Beroperasi, Diduga Dibackup Oleh Aparat Penegak Hukum.

Mandailing Natal || jejakindonesia.id - Keberadaan pertambangan emas ilegal menggunakan alat berat dan mesin diesel (dompeng) hingga kini terus beroperasi. Beroperasinya tambang emas ilegal ini diduga akibat dibackup oleh aparat penegak hukum (APH).

Seperti keberadaan tambang emas ilegal di Dusun Batang Lobung Desa Pulo Padang Kecamatan Linggabayu Kabupaten Mandailing Natal, informasi yang berhasil dihimpun oleh media ini, Kamis (28/825) mereka para penambang tetap beroperasi karena dibackup oleh aparat penegak hukum.

Diketahui, dilokasi tersebut ada satu unit alat berat (excavator) yang beroperasi. Alat tersebut merupakan milik salah satu pengusaha tambang yang ada di wilayah tersebut.

Pengusaha tambang emas ilegal itu berinisial O L dan satu lagi rekanannya S T G. Mereka bebas beroperasi merusak dan mengeruk butiran emas yang ada di lokasi itu tanpa takut berurusan dengan hukum.

Salah satu sumber yang enggan disebutkan namanya menyebut, O L dan S T G ini menambang dilokasi tersebut dengan begitu bebas tanpa ada sedikitpun rasa takut kepada hukum karena memiliki backing aparat di Kecamatan Linggabayu.

"Mereka tidak takut dan secara terang terangan melakukan penambangan emas tanpa izin dilokasi itu, karena dari info dan cerita ditengah tengah masyarakat mereka itu selalu anggar anggar backing," terangnya.

Sementara itu, dalam pasal 158 undang – undang Nomor 3 tahun 2020 tentang perubahan atas undang – undang 4 tahun 2009 tentang pertambangan mineral dan batubara( UU minerba) pasal ini mengatur bahwa setiap orang yang melakukan penambangan tanpa izin dipidana penjara paling lama 5 tahun dan denda paling banyak Rp. 100.milliar. selain sanksi pidana, pelaku tambang ilegal juga dapat dikenai sanksi administratif dan sanksi tambahan, seperti perampasan barang yang digunakan dan keuntungan yang diperoleh dari kegiatan ilegal tersebut.

Hingga saat ini, pemangku kepentingan baik dari pemerintahan dan kepolisian khususnya di Kecamatan tersebut tidak pernah menertibkan aktivitas tambang ilegal tersebut, pun sudah banyak memakan korban jiwa.(S.N)

IMG-20250828-WA0049

YKB Jatim Resmikan Aplikasi SI KEMBANG, Wujudkan Transparansi dan Akuntabilitas Keuangan

SURABAYA || jejakindonesia.id - Yayasan Kemala Bhayangkari (YKB) Daerah Jawa Timur resmi meluncurkan aplikasi Sistem Informasi Keuangan Kemala Bhayangkari (SI KEMBANG Jatim) di Gedung Mahameru Mapolda Jatim, pada Rabu (27/8/2025).

Peluncuran ini ditandai dengan sambutan Ketua Pengurus YKB Jatim, Ny. Dewi Nanang Avianto, yang menegaskan pentingnya transformasi digital dalam tata kelola keuangan yayasan.

Dalam acara yang turut dihadiri Kapolda Jatim Irjen Pol Drs. Nanang Avianto, M.Si, Wakapolda Jatim, pejabat utama Polda Jatim, perwakilan Bank Mandiri dan BRI, serta jajaran pengurus Bhayangkari dan YKB se-Jawa Timur, Ny. Dewi menekankan bahwa SI KEMBANG hadir sebagai langkah strategis menuju pengelolaan keuangan yang lebih transparan, akuntabel, dan efisien.

“Melalui aplikasi ini, seluruh proses administrasi keuangan, mulai penerimaan hingga pelaporan, dapat berjalan lebih cepat, tepat waktu, dan akurat. Dengan begitu, kepercayaan orang tua siswa, komite sekolah, dan seluruh pemangku kepentingan semakin meningkat,” ujarnya.

SI KEMBANG Jatim merupakan aplikasi untuk Yayasan Kemala Bhayangkari Daerah Jawa Timur, yang dibuat dan dikembangkan oleh BidTIK Polda Jatim, guna membantu Yayasan Kemala Bhayangkari Daerah Jawa Timur untuk lebih berkembang dan siap menghadapi perubahan.

Program aplikasi SI KEMBANG Jatim selain digunakan untuk keuangan digital seluruh bendahara YKB se-Jatim, juga dapat digunakan di sekolah-sekolah YKB se-Jatim untuk sistem absensi online, dengan Face Recognition, jadwal mata pelajaran, informasi kepada siswa dan orang tua siswa melalui Whatsapp blast.

Selain itu SI KEMBANG Jatim juga dapat memberikan kemudahan pembayaran sekolah melalui dukungan Bank BRI dan Bank Mandiri, dengan sistem pembayaran virtual account, Qris, Indomart, Alfamart, Alfamidi, Ovo, ShopeePay, Dana, GoPay, Virgo, Link aja, E-Wallet, serta di 11.307 mandiri agent yang tersebar diseluru Jawa Timur.

Kelebihan utama SI KEMBANG Jatim adalah kemampuannya menyajikan informasi secara realtime.

Hal ini memungkinkan untuk Ketua Pengurus Yayasan Kemala Bhayangkari Daerah Jawa Timur, serta seluruh Ketua Cabang se-Jawa Timur memantau kondisi keuangan dimana saja melalui perangkat digital komputer, laptop, dan Handphone.

Dengan begitu, proses pengawasan, evaluasi, serta pengambilan keputusan dapat dilakukan lebih cepat, efektif, dan berbasis data yang akurat.

Dengan hadirnya SI KEMBANG Jatim, Yayasan Kemala Bhayangkari Jawa Timur selangkah lebih maju dalam mewujudkan tata kelola keuangan yang profesional, modern, terpercaya dan presisi.

Peluncuran SI KEMBANG Jatim diharapkan membawa manfaat besar bagi kemajuan pendidikan, khususnya dalam lingkungan sekolah Kemala Bhayangkari di seluruh Jawa Timur.

“Mari kita bersama-sama mendukung dan mengoptimalkan penggunaan aplikasi ini demi kemajuan pendidikan dan pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara,” pungkas Ny. Dewi Nanang Avianto. (*)

error: Content is protected !!