Sorry, we're closed Opens today at 9:00 am

mbah semar

Satpolairud Polresta Banyuwangi Terus Meningkatkan Intensitas Patroli Rutin dan Pemantauan Keamanan Diwilayah Dermaga Muncar

Banyuwangi, Jejak - Indonesia.id | Polresta Banyuwangi melalui Satpolairud Polresta Banyuwangi jajaran Polda Jawa Timur terus meningkatkan intensitas patroli rutin dan pemantauan keamanan diwilayah dermaga muncar dan sekitarnya. Selasa, (26/8/2025).

Dalam kegiatan tersebut, Kapos Satpolairud unit Muncar Bripka I Wayan W mengatakan giat patroli dan binmas yang dilaksanakan berada diatas kapal Slerek Bintang Baru yang sedang legoh jangkar Pelabuhan Muncar.

Menghimbau kepada Nahkoda dan ABK kapal yang sedang memperbaiki mesin kapal untuk selalu berhati-hati dan selalu melengkapi diri dengan alat keselamatan kerja.

Selain memberikan himbauan kepada ABK, kegiatan dilanjutkan dengan melakukan patroli kesejumlah titik strategis dikawasan pelabuhan muncar dan sekitarnya.

Mengingatkan kepada masyarakat pesisir khususnya mereka yang berprofesi sebagai nelayan untuk selalu menggunakan alat tangkap yang ramah lingkungan dan selalu mengutamakan keselamatan pada saat melakukan aktivitas bongkar muat, mencari ikan di laut dan menjaga kamtibmas secara bersama-sama.

Saat dikonfirmasi melalui saluran media WhatsApp, Kasat Polairud Polresta Banyuwangi Kompol Muchammad Wahyudi, A.Md, S.H. mengatakan kegiatan patroli dan pemantauan yang dilaksanakan sebagai upaya Preventif Satpolairud Polresta Banyuwangi dalam menciptakan situasi lingkungan dan dermaga yang aman, nyaman dan kondusif.

Dengan adanya patroli dan pemantauan yang dilaksanakan dapat memberikan rasa aman dan mencegah terjadinya tindak kriminal di wilayah dermaga dan sekitarnya.

Mengingatkan kepada masyarakat pesisir, tenaga bongkar muat dan nelayan agar tetap memperhatikan keselamatan saat beraktivitas.

Kegiatan patroli dan pemantauan yang dilaksanakan merupakan langkah preventif dan preemtif Polresta Banyuwangi dalam mencegah potensi gangguan kamtibmas di wilayah perairan. Selain itu, kami juga terus mengingatkan masyarakat dan kelompok nelayan agar selalu berhati-hati, menjaga keselamatan diri saat beraktivitas di laut, serta ikut bersama-sama menjaga keamanan dan kebersihan lingkungan pesisir,” ujar kasat.

Harapannya dengan adanya kegiatan ini, dapat memberikan pemahaman kepada masyarakat akan pentingnya menjaga kawasan pesisir dan lingkungan tempat tinggal dalam aman, nyaman dan kondusif.

Segera laporkan kepada pihak keamanan atau menghubungi Call Center 110 atau bisa menghubungi call center Satpolairud di nomer telepon 08113448222 jika ada hal mencurigakan atau tindak kejahatan. (GP).

Diduga Alfa Mafia BBM Mempunyai Storan ke APH, Masyarakat Menilai Polres Minahasa Tenggara Bungkam

Minahasa Tenggara, Jejak - Indonesia.id | kegiatan penyalahgunaan bahan bakar BBM jenis solar bersubsidi sangat marak di wilayah Minahasa Tenggara (Mitra),ada salah satu lokasi diduga gudang penimbunan BBM ilegal milik dari mafia berinisial A alias Alfa yang kebal hukum.26 Agustus 2025

Hasil pantauan investigasi awak media lokasi gudang penimbunan BBM milik dari Alfa terpantau ada beberapa mobil-mobil tab yang sedang melakukan aktivitas tanpa tersentuh oleh hukum dari pihak Polres Minahasa Tenggara.Diduga Aparat Penegak Hukum (APH),hanya diam atau tutup mata dengan adanya aktivitas tersebut.

Gudang yang diduga menjadi sarang mafia BBM ini berlokasi di Jalan Ratahan-Kotamobagu Kecamatan Belang, Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra). Warga sekitar mengungkapkan bahwa gudang ini telah beroperasi dalam waktu yang lama, namun tidak pernah ada tindakan hukum yang tegas.

Informasi yang beredar menyebutkan bahwa otak di balik bisnis haram ini adalah Alfa alias atau biasa di panggil bos Alfa seorang mafia BBM yang disebut-sebut kebal hukum. Diduga ada keterlibatan aparat penegak hukum (APH) semakin kuat setelah muncul kabar bahwa Alfa diduga mempunyai storan ("memberikan upeti "),kepada oknum tertentu agar operasinya tetap berjalan lancar tanpa gangguan dari siapa pun.

Seorang warga yang tinggal di dekat lokasi gudang mengungkapkan, "Alfa ini sudah lama menjalankan bisnis haramnya. Semua orang tahu, tapi anehnya tidak ada yang berani bertindak. Kalau rakyat kecil salah sedikit langsung diproses, tapi kalau mafia besar seperti ini, aman-aman saja.

Apa karena ada setoran ke aparat?"Aktivitas penimbunan BBM ilegal ini diduga sudah berlangsung selama bertahun-tahun. Namun, hingga kini tidak ada tindakan tegas dari aparat penegak hukum. Masyarakat mempertanyakan, apakah hukum hanya tajam ke bawah dan tumpul ke atas.

Kami masyarakat menantang kepada Kapolda Sulut untuk mengambil tindakan tegas terhadap mafia berinisial A alias Alfa ini, yang sudah terang-terangan melakukan pelanggaran maka dari itu Tangkap dan Proses Secara hukum yang berlaku.Tegas Masyarakat

Tim Investigasi.

Satuan Polisi Perairan dan Udara Polresta Banyuwangi Melaksanakan Kegiatan Patroli Dikawasan Pesisir Pantai Meneng

Banyuwangi, Jejak - Indonesia.id | Polresta Banyuwangi melalui Satuan Polisi Perairan dan Udara Polresta Banyuwangi jajaran Polda Jawa Timur melaksanakan kegiatan patroli dikawasan pesisir pantai Meneng dan sekitarnya. Senin, (26/8/2025).

Dalam kegiatan tersebut Kajaga Regu 1 Aiptu I Gede Eka D mengatakan giat patroli dan pemantauan yang dilaksanakan bersama Briptu Bintang dan Aipda Aditya WP dengan menyambangi masyarakat dan kelompok nelayan yang berada dikawasan pesisir pantai meneng Kelurahan Bulusan, Kecamatan Kalipuro.

Selain melakukan patroli, pada kesempatan tersebut Aiptu I Gede Eka D menghimbau kepada masyarakat pesisir khususnya mereka yang berprofesi sebagai nelayan untuk menjaga kelestarian pesisir pantai dengan cara membuang sampah pada tempatnya dan menjaga biota ekosistem laut.

Mengingatkan kepada kelompok nelayan untu menggunakan alat tangkap yang ramah lingkungan agar tidak merusak ekosistem laut, melarang menggunakan pukat harimau, bahan peledak, potasium, obat bius dan racun dalam melakukan kegiatan perikanan di laut," imbuhnya.

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya untuk memberikan rasa aman, nyaman, dan menciptakan situasi yang kondusif kepada masyarakat pesisir, penyedia jasa perahu ojekan, kelompok nelayan dan ABK yang sedang membeli sembako.

Segera laporkan kepada pihak keamanan atau menghubungi Call Center 110 atau bisa menghubungi call center Satpolairud di nomer telepon 08113448222 jika ada hal mencurigakan atau tindak kejahatan. (GP)

BNNK + RKBK + LPSS + BCM = Squad Anti Narkoba, CFD Jadi Arena Edukasi Seru

Banyuwangi, Jejak - Indonesia.id | Minggu pagi (24/8/2025) di Taman Blambangan terasa istimewa. Biasanya, Car Free Day (CFD) hanya diwarnai peluh para pejoging, goweser dan aroma sate, tapi kali ini ada pemandangan unik: pelapak UMKM Banyuwangi Creative Market (BCM) berjualan sembari mengenakan pakaian adat Nusantara. Meriah, warna-warni, dan penuh semangat 80 Tahun Indonesia Merdeka. 🇮🇩✨

Selesai melayani pembeli, para pelapak langsung geser posisi: dari mode pedagang, mereka berubah jadi peserta Sosialisasi Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN). Bayangkan, habis nawarin kopi gula aren, langsung serius dengerin materi bahaya narkoba. Multitalenta banget!

Acara yang dipandu Rachmad Hidayat, S.Kom Ketua BCM dan Hakim Said, SH Ketua Rumah Kebangsaan Basecamp Karangrejo (RKBK) itu menghadirkan squad lengkap: Yayasan Anti Narkoba LPSS, BNNK Banyuwangi, Bakesbangpol, Dinsos PPKB, UMKM BCM, sampai Klinik KDS Gitik Rogojampi.

Yudhi Erwanto mewakili Bakesbangpol bilang: “Saya lihat tadi UMKM BCM bisa kompak jualan di CFD, kita dari pemerintah daerah juga harus kompak hadir lawan narkoba. Semangat pagi ini bukti Banyuwangi kuat, guyub, dan nggak bisa dikalahkan narkoba.”

Ivan dari Dinsos PPKB menambahkan: “Pemkab Banyuwangi apresiasi penuh. Narkoba itu bukan hanya masalah hukum, tapi juga sosial. Kalau masyarakat dan UMKM ikut turun tangan, Banyuwangi pasti benar-benar Bersinar, bersih dari narkoba.”

Sementara itu, Hakim Said, SH, yang juga Ketua Yayasan Anti Narkoba Lapor Pulih Sehat Sejahtera (YAN LPSS), dengan semangat menyampaikan aspek hukum narkoba: “Narkoba itu musuh bersama. Kalau masih ada peredaran, jangan harap anak muda kita bisa sejahtera. Mari lawan, mari pulihkan, mari sejahterakan!”

Dari dunia UMKM, Rachmad Hidayat, S.Kom, Ketua BCM nyeletuk sambil bikin penonton ngakak: “Di CFD yang laku itu kopi, sate, dan kreativitas. Kalau narkoba? Cancel aja bos! Pelapak BCM itu anti narkoba, pro dagangan laris.”

Narasumber dari BNNK Banyuwangi, dari Seksi Berantas, mengupas gamblang soal bahaya narkoba. “Gerakan seperti ini penting, karena lawan narkoba itu kerja bareng, bukan cuma urusan polisi.”

Rudi Purwantoro, S.Kep., Ns. dari LPSS menambahkan:“Korban narkoba jangan dijauhi. Mereka harus kita pulihkan. Rehabilitasi itu kunci.”

Dari sisi kesehatan, Diah Fitrianingsih, S.Keb, Owner Klinik KDS sekaligus Divisi Kesehatan RKBK, berpesan: “Hidup bebas narkoba itu investasi kesehatan. Badan sehat, pikiran sehat, rejeki juga lancar.”

Sesi tanya jawab jadi makin seru sewaktu Mbah Gabut, salah satu pelapak BCM, angkat tangan. “Kalau narkoba sudah jelas No, miras juga No. Tapi kalau dagangan saya sepi di CFD, ada solusinya nggak? Apa BNNK bisa bantu promosi?”😀

Satu selasar pun ketawa bareng. Narasumber menimpali dengan santai: “Solusinya gampang, Mbah. Dekatkan lapak dengan kreativitas, jauhi narkoba. Barang bagus pasti laku. BCM kan sudah terbukti, Yes… Yes… Yes!”

Acara ditutup dengan yel-yel kompak:
💊 Narkoba, NO!
🍻 Miras-Minol, NO!
🤼‍♀️ Prestasi, YES!
🌞 Banyuwangi Bersinar, YES!
👑 BCM ? YES… YES… YES!!!

Sosialisasi P4GN kali ini bukan cuma soal edukasi, tapi juga bukti bahwa perang melawan narkoba bisa dikemas santai, penuh canda, tapi tetap serius makna. Banyuwangi pun makin yakin: bersih narkoba itu keren, kreatif tanpa narkoba itu juara! (red)

Dirgahayu Hari Kemerdekaan RI Ke-80, PPGB Adakan Potong Tumpeng dan Hiburan Musik

Banyuwangi, Jejak - Indonesia.id | Malam puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80 di Dusun Guwo, Desa Grogol Kecamatan Giri, Kabupaten Banyuwangi berlangsung meriah. Meskipun Sederhana, kegiatan yang dilakukan oleh Pemuda Pemudi Guwo Bersatu (PPGB), membuat warga setempat tumpah ruah di area peringatan untuk melakukan tasyakuran potong tumpeng dan makan bersama, Minggu (24/8/2025) malam.

Sebelum malam puncak, Minggu pagi (24/8/2025) di isi dengan acara lomba-lomba yang berlangsung meriah dan penuh semangat dari para peserta dan warga.

Pembjna PPGB Sholihin menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pemuda dan pemudi, warga dan pihak-pihak yang telah mendukung berpartisipasi dalam kegiatan ini.

“Kami sangat bersyukur acara ini dapat berjalan lancar dan menjadi momen menggugah nasionalisme bagi warga Dusun Guwo, Desa Grogol,” katanya.

Nampak, potong Tumpeng sebagai simbol rasa syukur atas kemerdekaan Indonesia dan rasa syukur atas tidak terjadi kenaikan pajak bumi bangunan (PBB) di Banyuwangi. Potong tumpeng dilakukan oleh tokoh pemuda Taufiq diberikan kepada Bhabinkamtibmas Giri dan Ketua DPC GRIB Banyuwangi, Yahya Umar, dilanjutkan dengan makan bersama sebagai wujud kebersamaan dan persaudaraan warga Guwo.

Ketua DPC GRIB Banyuwangi, Yahya Umar mengapresiasi dan bangga kepada pemuda pemudi Guwo dalam memperingati hari kemerdekaan. "Saya melihat pemuda sini penuh kesemangatan dalam pengadaan kegiatan seperti ini. Ayo kita tingkatkan terus rasa nasionalisme yang tinggi, karena dengan pemuda yang tangguh, yang hebat maka akan tangguh pula suatu daerah tersebut," ujar Yahya.

Pasca potong Tumpeng, kegiatan diisi dengan hiburan musik baik penyanyi lokal dan artis-artis Banyuwangi.

Sementara itu pembina Pemuda Pemudi Guwo Bersatu, Sholihin menuturkan bahwa anggaran dalam kegiatan ini bersumber dari para pemuda dan para donatur. "Alhamdulillah, kegiatan ini bersumber dari para pemuda dan dibantu oleh para donatur, sehingga kegiatan pada hari ini berjalan dengan lancar dan sukses," tuturnya.

Hiburan musik yang dimeriahkan oleh artis-artis Banyuwangi menambah semarak suasana peringatan Agustusan malam ini. Peringatan HUT RI ke-80 di Dusun Guwo, Desa Grogol ini menjadi ajang untuk mempererat tali persaudaraan dan meningkatkan semangat nasionalisme di kalangan pemuda dan warga. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat menuju Dusun Guwo Desa Grogol bahagia, makmur dan membanggakan. (tfq)

error: Content is protected !!