Sorry, we're closed Opens today at 9:00 am

mbah semar

Aparat Diduga Jadi Tameng Perjudian Di Desa Belung Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang, Warga Dibungkam Ketakutan

Kabupaten Malang, ||  Jejak - Indonesia.id |  27 Agustus 2025, Di Desa Belung Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang, Jawa Timur, praktik perjudian telah menjelma menjadi tontonan haram yang dilegalkan secara diam-diam. Arena sabung ayam berdiri permanen, judi dadu berputar bebas, dan uang taruhan mengalir deras tanpa hambatan. Semua berlangsung di depan mata, seolah hukum sudah mati di tanah Kabupaten Malang.

Pantauan pada Rabu, 27 Agustus 2025, memperlihatkan ratusan orang berkerumun di lokasi. Kendaraan keluar masuk silih berganti, seakan masuk ke tempat wisata resmi. Ironisnya, tidak ada satu pun aparat kepolisian yang terlihat. Tidak ada razia. Tidak ada patroli. Lokasi itu bagaikan “zona aman” bagi para penjudi, tapi berubah menjadi zona teror bagi warga yang mencoba bersuara.

“Sudah lama kami resah. Tapi siapa yang mau dengar keluhan kami? Lapor ke mana pun percuma. Takutnya malah kami yang dibungkam,” ungkap seorang warga dengan wajah penuh ketakutan.

Ketiadaan tindakan dari Polres Malang menimbulkan tanda tanya besar. Mustahil aparat tidak tahu adanya aktivitas sebesar ini. Dugaan pembiaran bahkan keterlibatan oknum mencuat kuat. Jika benar, maka yang terjadi bukan lagi sekadar kelalaian, melainkan pengkhianatan terhadap rakyat dan hukum itu sendiri.

Perjudian jelas dilarang dan diancam pidana berdasarkan Pasal 303 KUHP dan UU No. 7 Tahun 1974 tentang Penertiban Perjudian. Namun kenyataannya, hukum di Kabupaten Malang hanya tajam ke bawah dan tumpul ke atas. Rakyat kecil bisa ditindak tegas hanya karena kasus ringan, sementara bisnis judi raksasa dibiarkan hidup leluasa.

Masyarakat Kabupaten Malang kini menanti keberanian institusi lebih tinggi. Jika aparat lokal tidak berdaya atau justru menjadi bagian dari permainan kotor ini, maka Polda Jatim bahkan Mabes Polri wajib turun tangan. Negara tidak boleh kalah oleh mafia perjudian. Jika dibiarkan, bukan hanya hukum yang busuk, tetapi juga masa depan generasi yang akan digadaikan di meja judi.

Ketum TKN Kompas Nusantara & Ketum Pagar Unri Prabowo–Gibran untuk Indonesia, Adi Warman Lubis, Puji Sosok Bunda Indah di Milad Majelis Taklim Halimah

Medan || Jejak - Indonesia.id |  Ketua Umum (Ketum) TKN Kompas Nusantara sekaligus Ketua Umum Pagar Unri Prabowo–Gibran untuk Indonesia, Adi Warman Lubis, menghadiri Milad ke-12 Majelis Taklim Halimah sekaligus Haul ke-4 putra tercinta Bunda Indah, Almh. Risky Adiguna, di Medan, Rabu (27/8/2025). Kehadiran tokoh nasional itu disambut hangat ribuan jamaah yang memadati lokasi acara.

Dalam sambutannya, Adi Warman menegaskan bahwa Bunda Indah adalah teladan sejuta umat yang konsisten membina masyarakat melalui dakwah, silaturahmi, dan gerakan sosial keummatan. Ia menyebut Majelis Taklim Halimah telah menjadi benteng ukhuwah Islamiyah yang menjaga nilai agama sekaligus memperkuat persatuan umat.

Acara tersebut juga dirangkai dengan launching Gerakan UMKM Sejuta Ummat, program pemberdayaan ekonomi kerakyatan yang mendapat dukungan penuh dari Adi Warman. Ia menekankan bahwa kiprah dakwah Bunda Indah tidak hanya dalam ceramah, tetapi juga nyata dalam meningkatkan kesejahteraan umat. “Bunda Indah adalah inspirasi yang layak diteladani. Kita doakan perjuangannya terus membawa manfaat bagi bangsa dan negara,” pungkasnya.

(Adel)

Kemenimipas Gelar Pengobatan Gratis dan Bansos untuk 5.000 Warga Cipinang Besar Utara

Jakarta, Jejak – Indonesia.id |  Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) melalui Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasya rakatan, menyelenggarakan kegiatan pengobatan gratis dan pemberian bantuan sosial bagi 5000 warga di Kelurahan Cipinang Besar Utara, Jakarta Timur, pada Rabu (27/8). ““Kami ada untuk masyarakat, menjadi solusi bagi masalah-masalah yang dihadapi. Hari ini menjadi lanjutan momentum untuk memperkuat persatuan, menebar manfaat, dan kepedulian terhadap sesama, khususnya kali untuk warga Cipinang Besar Utara,” ujar Agus Andrianto, Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan.

Lebih lanjut ia mengungkapkan selain terus berupaya memberikan layanan dan manfaat bagi masyarakat, kegiatan ini merupakan bentuk dukungan nyata terhadap program-program asta cinta Presiden Prabowo, “ Ini hanya sedikit kontribusi kami dari Kemenimipas, dibanding apa yang sudah Pak Presiden lakukan dengan program Asta Cita seperti program Makan Bergizi Gratis, Rumah rakyat, Sekolah Rakyat, pengecekan Kesehatan Gratis, seperti yang saat ini kita lakukan di Kelurahan Cipinang Besar Utara. Kami akan terus support nyata program – program Asta Cita.

Menteri Agus, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi bukti nyata kehadiran pemerintah bagi masyarakat.”Ini juga menjadi rangkaian gelora semangat kami memaknai arti kemerdekaan Republik Indonesia ke 80, Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia maju,”
Ia juga menegaskan bahwa pengecekatan kesehatan dan pengobatan gratis merupakan salah satu program prioritas yang terus digalakkan di berbagai unit kerja Imigrasi dan Pemasyarakatan.

Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Mashudi, mengamini dan menekankan kembali bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen pemerintah dalam mendukung hak dasar masyarakat atas kesehatan dan kesejahteraan. “Kami berharap kegiatan ini dapat meringankan beban masyarakat dan menjadi langkah nyata dalam membangun sumber daya manusia yang lebih sehat dan berdaya saing,” ujarnya.

Kepala kantor wilayah Ditjenpas Jakarta, Heri Azhari, menyampaikan kegiatan yang berlangsung sepanjang hari tersebut meliputi skrining dan pemeriksaan kesehatan, edukasi kesehatan, pengobatan gratis bagi 5.000 warga dari 14 RW, serta pemberian bantuan sosial kepada 3.717 penerima. Pelaksanaan dilakukan secara bertahap mulai pukul 07.00 hingga 16.00 WIB dengan melibatkan 1.283 petugas PPSU, kader kesehatan, Dasa Wisma, dan Jumantik.
Terpantau masyrakat Cipinang Besar Utara terus berdatangan dan memenuhi fasilitas layanan gratis yang disediakan. Dalam kesempatan trersebut juga diberikan paket bantuan sosial kepada mereka.
Selain layanan kesehatan, kegiatan ini juga mengenalkan layanan Rumah Sakit Umum Pemasyarakatan Jakarta kepada masyarakat. Melalui upaya ini, Kemenimipas berharap dapat memperluas akses pelayanan publik, memperkuat solidaritas sosial, dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat di wilayah padat penduduk tersebut.

Acara ini merupakan bagian dari 13 Program Akselerasi Kemenimipas serta mendukung Asta Cita Presiden Prabowo dalam meningkatkan kesejahteraan dan kesehatan masyarakat.

Kelompok Kerja Komunikasi Ditjenpas

Satpolairud Polresta Banyuwangi Meningkatkan Patroli Dialogis Diwilayah Pesisir Pantai Bulusan

Banyuwangi, Jejak - Indonesia.id | Polresta Banyuwangi melalui Satpolairud Polresta Banyuwangi jajaran Polda Jawa Timur terus meningkatkan patroli dialogis diwilayah pesisir pantai khususnya kampung nelayan yang berada dikawasan pesisir pantai Bulusan, Desa Ketapang, Kecamatan Kalipuro, Kabupaten Banyuwangi dan sekitarnya. Rabu, (27/8/2025) pagi.

Kegiatan patroli dan pemantauan yang dilaksanakan menggunakan satu unit kendaraan dinas roda empat dengan nopol 1001-44.

Dalam kegiatan tersebut, Personel Gakkum Satpolairud Polresta Banyuwangi Aipda Ida Bagus Permadi, S.H. mengatakan kegiatan patroli yang dilaksanakan bersama Kajaga Regu 2 Bripka I Nyoman Suma dan Bripda Marvelino dalam rangka melakukan patroli rutin dikawasan kampung nelayan dan sekitarnya.

Selain melakukan patroli rutin, pada giat tersebut personel Satpolairud Polresta Banyuwangi memberikan himbauan kepada masyarakat pesisir khususnya mereka yang berprofesi sebagai nelayan untuk selalu mengutamakan keselamatan pada saat melakukan aktivitas mencari ikan.

Lebih lanjut, Aipda Ida Bagus mengingatkan kepada pengunjung untuk selalu menjaga barang, seperti barang berharga yang ditinggalkan disaat pergi memancing maupun mandi di pantai, untuk kendaraan sepeda motor agar menggunakan kunci ganda, agar aman dan terhindar dari korban kejahatan,” pesannya.

“Kami ingin masyarakat dapat menikmati waktu bersantai tanpa khawatir akan tindak kejahatan. Oleh karena itu, kami secara rutin melakukan patroli di berbagai lokasi strategis, termasuk kekawasan kampung nelayan dan pesisir pantai," jelas Aipda Ida Bagus.

Patroli dialogis menjadi salah satu cara dalam melakukan pendekatan yang efektif dalam membangun komunikasi dengan masyarakat.

Guna meminimalisir terjadinya tindakan kriminalitas khususnya 3C dan penyakit masyarakat personel Polairud mengajak peran serta masyarakat dan kelompok nelayan pantai meneng untuk berperan aktif dalam memberikan informasi yang berkembang ditengah-tengah masyarakat.

Segera laporkan kepada pihak keamanan atau menghubungi Call Center 110 atau bisa menghubungi call center Satpolairud di nomer telepon 08113448222 jika ada hal mencurigakan atau tindak kejahatan. (red)

Ketum FRN Counter Polri Agus Flores Desak Kapolda Riau Evaluasi Kasat Reskrim Polres Pelalawan

Pekanbaru, Jejak - Indonesia.id | Terkait maraknya pembalakan liar di kawasan hutan konservasi suaka margasatwa Kerumutan, ketua umum perkumpulan wartawan fast respon nusantara ( FRN ) counter polri Agus Flores memberikan arahan kepada wartawan yang tergabung dalam wadah organisasi FRN untuk menelusuri adanya informasi yang di berikan masyarakat, serta mengumpul kan data data yang akurat dan autentik untuk di berikan informasi tersebut kepihak kepolisian agar di tindak lanjuti.

Akan tetapi beda dengan kasat reskrim polres Pelalawan, ketika di berikan rekaman video terkait adanya tumpukkan kayu olahan ilegal logging di aliran sungai dan juga video truk Pengangkut Kayu Olahan Ilegal logging yang sarat akan muatan kayu olahan ilegal logging, kasat reskrim polres pelalawan slow respon dan bungkam, ada apa dengan kasat reskrim polres Pelalawan....????

Agus Flores ketua umum PW FRN mendesak Kapolda Riau agar mengevaluasi kasat reskrim polres pelalawan diduga slow respon dan bungkam terkait maraknya pembalakan liar di kawasan hutan konservasi suaka margasatwa Kerumutan kabupaten Pelalawan provinsi Riau.

Agus Flores Apakah lebih tinggi pangkatnya kasat reskrim dari pada Kapolres Pelalawan.....???

Beda hal nya dengan Kapolres Pelalawan Fast Respon langsung merespon laporan tim wartawan saya.

Serta mengarahkan untuk menghubungi kasat Reskrim dan memberikan langsung nomor kasat reskrim polres pelalawan.

Namun sangat di sayangkan kasat Reskrim polres Pelalawan slow respon dan bungkam.

Ketua umum perkumpulan wartawan fast respon nusantara mengapresiasi kinerja Kapolres Pelalawan AKBP Jhon Louis Letedera S.I.K respon cepat dan tanggap terkait laporan tim saya di lapangan, kabupaten Pelalawan Riau Selasa 26 Agustus 2025.

Kapolres Pelalawan AKBP Jhon Louis Letedera S.I.K patut di acungi jempol dan di berikan apresiasi setinggi-tingginya karena cepat merespon laporan anggota saya , akan tetapi tidak sama hal nya dengan tim anggota polres pelalawan yang di perintahkan Kapolres Pelalawan diduga kuat tim yang di perintahkan langsung oleh AKBP Jhon Louis Letedera S.I.K diduga kuat ada yang berkhianat.

Ketika Kapolres AKBP Jhon Louis Letedera S.I.K turun kan tim nya untuk melakukan Lidik terkait laporan anggota FRN pada hari Senin 18 Agustus 2025 informasi tersebut kuat dugaan sudah terlebih dulu sampai ke bos bos ilegal logging sehingga kayu olahan yang sudah standby di aliran sungai untuk di muat ke mobil nya pada malam hari di sembunyikan kembali ke rerumputan yang ada di aliran sungai sehingga tim yang di bentuk oleh AKBP Jhon Louis Letedera S.I.K tidak menemukan tumpukan hasil kayu olahan ilegal logging yang berasal dari hutan konservasi suaka margasatwa Kerumutan.

Hasil dokumentasi awak media FRN tampak tumpuk kan kayu di aliran sungai sekira pukul 09.40 wib berdasarkan video titik koordinat masih berada di sungai belum di sembunyikan lagi .

Ketika tim polres pelalawan turun ke sungai Kerumutan sekira pukul 11.00 wib lebih, menaiki pompong ( motor boat ) menyesusuri aliran sungai tumpukan kayu sudah tidak di temukan lagi kuat dugaan informasi bocor ke telinga bos ilegal logging kerna tim polres akan turun .

Ketum fast respon nusantara ( FRN ) counter polri Agus Flores desak Kapolres Pelalawan AKBP Jhon Louis Letedera S.I.K evaluasi TIM yang turun pada hari itu karena kuat dugaan ada yang berkhianat yang membocorkan informasi ke telinga bos bos ilegal logging.

Jangan kerena ada dugaan keterlibatan oknum tersebut diduga sudah terima setoran dari para Bos ilegal logging, rosak nama baik kepolisian polres Pelalawan, dimana nantinya rasa kepercayaan masyarakat hilang terhadap kepolisian polres pelalawan, dan jika benar ada Tim yang turun pada saat itu yang berkhianat pecat sahaja ( PTDH ) ," pinta ketum FRN Agus Flores.

Ketum fast respon nusantara ( FRN ) counter polri Agus Flores tegaskan negara tidak boleh kalah sama pemain ilegal logging, apalagi , karena kelestarian alam dan hutan serta lingkungan bukan sahaja Atensi Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit sahaja akan tetapi Atensi Presiden Prabowo Subianto juga hal itu harus di garis bawahi dan harus di jalan kan dan di laksanakan," tutup Agus Flores. (red)

error: Content is protected !!