We're open Closes at 5:00 pm

Redaksi

Operasi Kestib LLAJ 2026 di Terminal Brawijaya Banyuwangi, Petugas Tindak Pelanggar dan Edukasi Pengendara

BANYUWANGI || Jejak-indonesia.id – Dalam upaya menekan angka kecelakaan sekaligus meningkatkan kedisiplinan pengguna jalan, tim gabungan lintas instansi menggelar Operasi Sadar Keselamatan dan Ketertiban (Kestib) Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ) Tahun 2026. Kegiatan ini dipusatkan di kawasan Terminal Brawijaya, Banyuwangi, Kamis pagi (23/04/2026).

Operasi tersebut melibatkan berbagai unsur, mulai dari TNI-Polri, Subdenpom Banyuwangi, Satlantas Polresta Banyuwangi, Resmob Satreskrim Polresta Banyuwangi, Polsek Kota Banyuwangi, Dishub Jatim UPT P3 LLAJ Banyuwangi, Dishub Kabupaten Banyuwangi, Jasa Raharja, hingga Bapenda.

Kepala UPT P3 LLAJ Banyuwangi, Agung Heru Prasongko melalui Kasi Dalops Dishub Jatim, Bambang Hermanto, menjelaskan bahwa operasi ini menyasar kendaraan penumpang dan angkutan barang. Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh terhadap kelengkapan administrasi seperti buku KIR dan STNK.

“Jika ditemukan pelanggaran, langsung kami lakukan penindakan tilang. Kami juga mengimbau masyarakat untuk selalu tertib administrasi dan mematuhi aturan lalu lintas sesuai undang-undang yang berlaku,” ujar Bambang.

Sementara itu, Kasat Lantas Polresta Banyuwangi AKP I Gusti Bagus KF melalui Kanit Turjawali Lantas Ipda Rudi menegaskan, penindakan dalam operasi ini tetap mengedepankan pendekatan edukatif.

“Terdapat lima pelanggar yang kami tindak dengan tilang manual, mayoritas karena tidak memiliki SIM. Bahkan ditemukan pengemudi truk yang masih berusia sangat muda dan belum mengantongi izin mengemudi,” ungkapnya.

Selain penindakan, petugas bersama Jasa Raharja dan Bapenda juga memberikan edukasi serta apresiasi kepada pengendara yang telah melengkapi administrasi kendaraannya. Bagi pemilik kendaraan yang masa pajaknya hampir habis, diimbau untuk segera melakukan perpanjangan.

Operasi ini tidak hanya menyasar kendaraan umum, tetapi juga kendaraan pribadi dengan pemeriksaan meliputi SIM, STNK, hingga kelaikan kendaraan. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung lancar, aman, dan kondusif.

Melalui operasi ini, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keselamatan berlalu lintas semakin meningkat, sehingga mampu menekan angka kecelakaan di wilayah Banyuwangi.

Menjelang Maghrib, Personel Polsek Simpang Jernih Ajarkan Mengaji, Dekatkan Polisi dengan Generasi Bangsa

ACEH || Jejak-indonesia.id - Menjelang waktu Maghrib, suasana di Desa Simpang Jernih, Kecamatan Simpang Jernih, Kamis (23/04/2026) petang, tampak berbeda. Sejumlah personel Polsek Simpang Jernih, Polres Aceh Timur, Polda Aceh hadir di tengah anak-anak pengajian untuk memberikan pelajaran mengaji sekaligus menanamkan nilai-nilai keagamaan sejak dini.

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 17.30 WIB tersebut merupakan bagian dari upaya pembinaan masyarakat, khususnya generasi muda, agar memiliki akhlak yang baik dan terhindar dari pengaruh negatif.

Adapun personel yang terlibat dalam kegiatan ini yakni Aiptu Imanudin Awal Nirwana selaku Kanit Provost, Aipda Bambang Setiawan sebagai Bhabinkamtibmas, serta Bripka Fajar Sahputra Kasium Polsek Simpang Jernih.

Kapolsek Simpang Jernih, Ipda Safwadinur, S.H., M.H., mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk pendekatan humanis Polri kepada masyarakat, khususnya anak-anak sebagai generasi penerus bangsa.

“Kegiatan ini bertujuan untuk mendekatkan Polri dengan masyarakat sejak usia dini, sekaligus memberikan pemahaman agama kepada anak-anak agar mereka tumbuh menjadi pribadi yang berakhlak baik,” ujar Ipda Safwadinur.

Ia menambahkan, kehadiran anggotanya di tengah masyarakat tidak hanya dalam konteks penegakan hukum, tetapi juga sebagai pembina dan pelindung yang turut berperan dalam membangun karakter generasi muda.

Menurutnya, melalui kegiatan seperti ini diharapkan tercipta hubungan yang harmonis antara Polri dan masyarakat, serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.

Anak-anak yang mengikuti kegiatan tampak antusias dan bersemangat dalam belajar mengaji. Suasana hangat dan penuh kebersamaan pun terasa hingga menjelang waktu berbuka puasa.

Kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan mendapat respons positif dari masyarakat setempat.

Saweu Keude Kopi, Cara Kapolsek Idi Tunong Merawat Kedekatan dengan Warga

ACEH || Jejak-indonesia.id - Upaya membangun kedekatan dengan masyarakat terus dilakukan Polsek Idi Tunong, Polres Aceh Timurm, Polda Aceh. Salah satunya melalui kegiatan “Saweu Keude Kopi” atau menyambangi warung kopi yang menjadi ruang interaksi warga sehari-hari.

Seperti pada Kamis (23/04/2026) siang, Kapolsek Idi Tunong, Saiful Bahri, S.E. turun langsung bersama personel menyapa warga di sebuah warung kopi di Gampong Keude Keumuneng, Kecamatan Idi Tunong. Kegiatan ini turut diikuti Kanit Intelkam Aiptu Hendra Syamsir dan Kanit Binmas Aipda Yusniadi. Di tempat itu, Kapolsek bersama anggota berdialog santai dengan tokoh masyarakat dan warga Gampong Keumuneng.

Dalam kesempatan tersebut Ipda Saifu Bahri menyampaikan beberapa imbauan kamtibmas, kamtibmas diantaranya; Warga diingatkan agar tetap waspada terhadap berbagai informasi yang beredar, baik melalui media sosial maupun sumber lainnya. Penggunaan telepon genggam juga diminta dilakukan secara bijak guna menghindari penyebaran informasi yang tidak benar.

Selain itu, masyarakat diminta berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan, termasuk segera melaporkan apabila menemukan indikasi penyalahgunaan maupun peredaran narkoba, serta gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat lainnya.

Ipda Saifu Bahri menegaskan, saweu keude kopi menjadi strategi pendekatan humanis yang efektif dalam memperkuat komunikasi antara polisi dan masyarakat. Melalui cara ini, diharapkan terbangun kepercayaan serta sinergi dalam menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin lebih dekat dengan masyarakat, mendengar langsung aspirasi mereka, sekaligus menyampaikan pesan-pesan kamtibmas secara santai namun tetap tepat sasaran,” ujar Ipda Saifu Bahri.

Kehadiran polisi di tengah aktivitas warga di warung kopi dinilai menjadi langkah sederhana, tetapi memiliki dampak signifikan dalam mempererat hubungan serta menciptakan rasa aman di lingkungan masyarakat.

Sentuhan Humanis Polsek Peureulak Barat Hadir di Tengah Duka Warga

ACEH || Jejan-indonesia.id - Kehadiran aparat kepolisian di tengah masyarakat tidak selalu identik dengan penegakan hukum. Di Kecamatan Peureulak Barat, Kabupaten Aceh Timur, personel Kepolisian justru menunjukkan sisi humanis dengan hadir langsung memberikan dukungan kepada warga yang sedang berduka.

Pada Kamis (23/04/2026) siang, personel Polsek Peureulak Barat, Polres Aceh Timur, Polda Aceh menyalurkan bantuan berupa 15 kotak air mineral kepada keluarga yang tengah berduka di sejumlah desa.

Adapun keluarga yang menerima bantuan tersebut adalah ahli waris dari almarhum Zainal Abidin (69), warga Dusun Lhok Dalam, Gampong Alue Bu Tuha, yang meninggal dunia akibat sakit jantung; almarhumah Asiah (90), yang juga merupakan warga setempat dan meninggal karena sakit menahun; serta almarhumah Putri Balqis (27), warga Dusun Tgk Nyak Banda, Desa Tualang, yang meninggal dunia karena sakit.

Dalam kegiatan tersebut, bantuan diserahkan langsung oleh personel Polsek Peureulak Barat kepada pihak keluarga.

Kapolsek Peureulak Barat Ipda Faisal Hadi Siregar, S.H., menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya Polri untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam situasi keamanan, tetapi juga dalam momen kemanusiaan.

“Ini adalah wujud kepedulian kami. Kehadiran kita diharapkan dapat sedikit meringankan beban keluarga yang sedang berduka,” ujarnya.

Warga menilai, langkah yang dilakukan Polsek Peureulak Barat mencerminkan semangat pelayanan Polri yang semakin dekat dengan masyarakat. Kehadiran aparat di tengah suasana duka dinilai mampu memperkuat hubungan emosional antara polisi dan warga.

“Melalui kegiatan, Polsek Peureulak Barat berkomitmen dalam mewujudkan semboyan “Polri untuk Masyarakat”, dengan pendekatan yang lebih humanis dan menyentuh langsung kehidupan warga.” Terang Kapolsek Peureulak Barat Ipda Faisal Hadi Siregar, S.H.

Gerak Cepat Kapolsek Peureulak Respons Titik Api Terpantau Aplikasi Lancang Kuning

ACEH || Jejak-indonesia.id - Respons cepat ditunjukkan Kapolsek Peureulak, Polres Aceh Timur, Polda Aceh, AKP Syamsul Bahri, S.H. dan anggotanay setelah terdeteksi titik api melalui aplikasi pemantauan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Kamis (23/04/2026). Informasi awal diperoleh sekitar pukul 12.00 WIB dari aplikasi Lancang Kuning yang menunjukkan koordinat 4.69538, 97.7704 di Gampong Cek Mbon, Kecamatan Peureulak.

Kapolsek Peureulak AKP Syamsul Bahri, S.H., bersama personel segera bergerak menuju lokasi. Sekitar pukul 13.00 WIB, tim tiba di lokasi dan berkoordinasi dengan perangkat gampong setempat untuk memastikan titik lokasi yang dimaksud.

Satu jam kemudian, petugas berhasil menemukan titik panas (hotspot) sesuai dengan data aplikasi. Namun, saat tiba di lokasi, api yang sebelumnya terpantau sudah padam. Meski demikian, masih terlihat sisa-sisa pembakaran berupa tumpukan batang pohon dan tanaman yang hangus.

“Setelah dilakukan pengecekan, api memang sudah padam, namun masih terdapat bekas pembakaran di lokasi,” ujar Kapolsek Peureulak, AKP Syamsul Bahri.

Dari hasil identifikasi di lapangan, lahan yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar dua hektare dan diduga kebakaran terjadi akibat aktivitas pembukaan lahan dengan cara membakar tumpukan tanaman liar serta batang pohon yang telah dibersihkan oleh pekerja.

Kapolsek memastikan, hingga saat ini kondisi di lokasi dalam keadaan aman dan terkendali. Pihaknya juga mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara dibakar karena berpotensi menimbulkan kebakaran yang lebih luas serta melanggar hukum.

“Situasi sudah aman, namun kami tetap mengingatkan masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan, karena selain merusak ekosistem, membakar hutan lahan juga dapat dipidana.” Tegas Kapolsek Peureulak AKP Syamsul Bahri, S.H.