Sorry, we're closed Opens today at 9:00 am

Redaksi

Kunjungi Mako Ditpolairud, Wakapolda Kalteng Tekankan Personel Jauhi Judi Online dan Jaga Integritas di 11 Aliran Sungai

SAMPIT || Jejak-indonesia.id - Wakil Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah (Wakapolda Kalteng) Brigjen Pol Drs. Yosi Muhamartha, melakukan kunjungan kerja ke Mako Direktorat Polisi Perairan dan Udara Polda Kalteng, Senin (27/4/2026).

Di hadapan Dirpolairud Kombes Pol. Dony Eka Putra, S.I.K., M.H. beserta para pejabat dan personel Ditpolairud, Wakapolda menegaskan dua atensi utama, yakni personel wajib bersih dari judi online dan optimalkan pengamanan wilayah perairan.

"Saya tegaskan, tidak ada toleransi bagi anggota yang terlibat judi online. Ini merusak diri sendiri, keluarga, dan marwah Polri. Kalau terbukti, sanksi tegas dari sidang disiplin, kode etik, sampai PTDH," ujar Brigjen Yosi.

Wakapolda juga mengingatkan bahwa beban tugas Ditpolairud Kalteng tidak ringan dan bertanggung jawab atas keamanan 11 aliran sungai besar di Kalteng, termasuk DAS Barito, Kapuas, Kahayan, Mentaya, dan Seruyan yang didukung 13 markas unit yang tersebar di wilayah pesisir dan DAS.

"Dengan 13 markas unit dan 11 sungai yang jadi nadi transportasi serta ekonomi masyarakat, godaan pasti ada. Jangan sampai anggota malah backing kegiatan ilegal atau habis gajinya untuk judol. Pengawasan melekat harus jalan," tegasnya.

Selain penekanan internal, Wakapolda juga meminta Ditpolairud masifkan langkah preemtif ke masyarakat.

"Sosialisasi bahaya judi online harus sampai ke warga pesisir dan bantaran sungai, karena modus transaksi judol kini banyak memanfaatkan jalur perairan," tutup Wakapolda. (adji)

Beri Arahan dan Cek Kesiapan Penanganan Karhutla Polres Kotim, Ini Penekanan Wakapolda Kalteng

PALANGKARAYA || Jejak-indonesia.id - Wakil Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah (Wakapolda Kalteng) Brigjen Pol Drs. Yosi Muhamartha, melaksanakan kunjungan kerja ke Mako Polres Kotawaringin Timur (Kotim), Senin (27/4/2026) siang.

Dalam kunker tersebut, Wakapolda Kalteng yang didampingi Dirpamobvit, Kabidhumas dan Kabidkum disambut hangat Kapolres Kotim AKBP Resky Maulana Zulkarnain, beserta jajarannya.

Mengawali kegiatan, Wakapolda Kalteng berkesempatan melakukan tatap muka bersama seluruh personel Polres Kotim.

Dalam arahannya, Brigjen Pol Yosi menekankan kepada seluruh personel Polres Kotim agar selalu melaksanakan tugas pokok dan fungsi (Tupoksi) sesuai dengan Standart Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku.

"Selain itu jaga selalu kedisiplinan dan integritas dalam bekerja sesuai harapan masyarakat dengan mengedepankan keramahan, tegas kepada penjahat serta pelayanan yang baik," tutur Wakapolda.

Brigjen Yosi juga berpesan kepada seluruh personel Polres Kotim agar meningkatkan kewaspadaan serta merespons cepat dan tuntas terhadap setiap laporan masyarakat.

"Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, perkuat soliditas internal dan hindari pelanggaran sekecil apapun yang dapat mencoreng citra Polri di mata masyarakat," tegasnya.

Sementara itu, Kabidhumas Kombes Pol Budi Rachmat menambahkan bahwa dalam kegiatan ini Wakapolda juga turut melakukan peninjauan kesiapan personel dalam menghadapi dan menanggulangi karhutla.

"Adapun kesiapan yang ditinjau oleh Wakapolda tersebut, yaitu beberapa peralatan pemadam karhutla seperti mesin pompa air, kendaraan, selang, jet shooter hingga alat pelindung diri," beber Kabidhumas.

Ditempat yang sama, Kapolres Kotim menyampaikan apresiasi atas kunjungan kerja dan arahan bapak Wakapolda di Mapolres Kotim.

"Kunjungan ini menjadi motivasi bagi kami, khususnya personel Polres Kotim untuk selalu meningkatkan pelayanan terbaik dan menjaga kamtibmas serta kepercayaan masyarakat sebagai prioritas," tutupnya. (adji)

Reset Total Lapas, Menteri Agus Andrianto Pindahkan Ribuan Napi dan Ratusan Pegawai ke Nusakambangan

JAKARTA || Jejak-indonesia.id - Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas), Jenderal Pol. (Purn) Drs. Agus Andrianto S.H., M.H., menegaskan komitmennya untuk melakukan "reset total" terhadap sistem lembaga pemasyarakatan (lapas) di Indonesia. Langkah ini diambil guna memberantas peredaran narkoba, hingga pungutan liar (pungli) yang selama ini mencoreng citra institusi.

Dalam peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62 di Tangerang, Senin (27/4/2026), Menteri Agus Andrianto menyebut momentum ini sebagai titik balik fundamental untuk bekerja dengan paradigma baru.

"Jangan sampai publik merasa berdirinya kementerian ini tidak membawa perubahan. Kita harus menghapus praktik narkoba, pungli, hingga penyiksaan oleh oknum pegawai," tegas Menteri Agus Andrianto.

Sebagai bukti keseriusan, Kementerian Imipas telah memindahkan 2.554 warga binaan ke Lapas Nusakambangan. Dari jumlah tersebut, sebanyak 83% merupakan narapidana kasus narkotika, sementara sisanya adalah warga binaan dengan tingkat risiko tinggi.

Tindakan tegas tidak hanya menyasar narapidana. Sebanyak 365 pegawai lapas yang terdeteksi malas, melanggar SOP, hingga terlibat pungli juga ikut "dibuang" ke Pulau Nusakambangan untuk menjalani pembinaan mental dan disiplin.

Selain mutasi besar-besaran, Menteri Agus Andrianto memastikan pihaknya rutin menggelar razia gabungan dan tes urine sebagai pesan keras melawan peredaran gelap narkotika. Meski bertindak tegas, kementerian juga memberikan apresiasi berupa penghargaan kepada UPT, pegawai berprestasi, serta mitra kerja yang dinilai memiliki dedikasi tinggi dalam pelayanan dan pembinaan.

"Ketegasan menindak harus sejalan dengan penghormatan bagi mereka yang berdedikasi. Jadikan prestasi ini sebagai tolok ukur kinerja kita ke depan," pungkasnya.

Kapolda Sulsel Berikan Pengarahan kepada Personel Polres Luwu Utara, Tekankan Profesionalitas dan Disiplin Anggota

MAKASAR || Jejak-indonesia.id - Kapolda Sulawesi Selatan Irjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro, S.H., M.H., melaksanakan kunjungan kerja sekaligus memberikan pengarahan kepada personel Polres Luwu Utara yang berlangsung di Mako Polres Luwu Utara, Senin (27/04/2026).

Kedatangan Kapolda Sulsel bersama rombongan Pejabat Utama Polda Sulsel disambut langsung oleh Kapolres Luwu Utara AKBP Nugraha Pamungkas, S.I.K., M.H., beserta jajaran dengan prosesi adat berupa pengalungan sarung, penyerahan bucket bunga, serta penampilan tari Padduppa yang dilanjutkan dengan jajar kehormatan.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan tatap muka bersama seluruh personel Polres Luwu Utara. Turut hadir dalam kegiatan tersebut para Pejabat Utama Polres, para Kapolsek jajaran, perwira staf serta para perwira Batalyon D Pelopor.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Luwu Utara menyampaikan situasi kamtibmas di wilayah hukumnya yang secara umum dalam keadaan aman dan kondusif. Ia juga menyampaikan bahwa kunjungan kerja Kapolda Sulsel ini menjadi motivasi bagi seluruh personel untuk terus meningkatkan profesionalitas dalam pelaksanaan tugas kepolisian.

Selanjutnya, dalam arahannya, Kapolda Sulsel menekankan pentingnya peningkatan kinerja, khususnya dalam penyelesaian perkara agar masyarakat dapat segera memperoleh kepastian hukum. Ia juga menyoroti peran layanan Call Center 110 sebagai garda terdepan dalam pelayanan Polri kepada masyarakat.

Menurutnya, kecepatan, ketepatan, serta sikap humanis petugas dalam merespons setiap laporan masyarakat menjadi cerminan kehadiran negara di tengah masyarakat.

Selain itu, Kapolda juga mengingatkan seluruh personel untuk senantiasa menjaga nama baik institusi serta meningkatkan pengawasan melekat (waskat) oleh atasan kepada anggota guna mencegah terjadinya pelanggaran.

“Pelanggaran anggota, terutama penyalahgunaan narkoba, tidak ada toleransi dan akan diproses secara hukum serta sidang etik hingga pemberhentian tidak dengan hormat,” tegas Kapolda.

Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh personel Polres Luwu Utara semakin termotivasi untuk meningkatkan kinerja, memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, serta menjaga kepercayaan publik terhadap institusi Polri.

Resmikan Pelatihan Operator ETLE 2026, Kakorlantas: Penegakan Hukum 95% Berbasis Teknologi!

BOGOR || Jejak-indonesia.id – Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol. Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum. resmi membuka pelatihan petugas Operator Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) Sistem Penindakan Pelanggaran (Dakgar) T.A. 2026, di Bogor, Senin (27/4).

Irjen Pol. Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum. menegaskan, pentingnya kehadiran Polri di tengah masyarakat sebagai pelayan publik, khususnya dalam penegakan hukum lalu lintas berbasis teknologi.

“Atas petunjuk Bapak Kapolri bahwa bagaimana kita bisa hadir di tengah masyarakat untuk melayani. Hari ini, Pak Dirgakkum dengan sekalian panitia melakukan pelatihan operator ETLE. Karena penegakan hukum ini penting,” ujar Kakorlantas Polri Irjen Pol. Drs. Agus Suryonugroho S.H., M.Hum

Dalam hal ini, Kakorlantas Polri menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya pelatihan Operator ETLE. Hal ini dapat mendorong seluruh anggota lalu lintas untuk mampu mengoperasikan sistem ETLE secara optimal.

“Saya menyampaikan apresiasi kegiatan ini agar seluruh anggota lalu lintas bisa melayani masyarakat dengan ikhlas, bisa mengoperasionalkan dengan ETLE karena ETLE ini adalah jawaban daripada era digital. Sudah saatnya, menertibkan pengguna jalan itu menggunakan salah satunya adalah ETLE,” tambah Kakorlantas Polri.

Kebijakan Polri dalam penegakan hukum lalu lintas 95% mengedepankan ETLE, 5% menggunakan tilang manual. Dengan pelatihan yang berlangsung, anggota dapat mengoperasionalkan ETLE baik di lapangan maupun sebagai operator.

“Ada kebijakan kami yang sudah seizin bapak Kapolri adalah 95% penegakan hukum menggunakan ETLE, dan 5% baru kita menggunakan tilang. Maka dari itu hari ini sudah betul Pak Dirgakkum dan Kasubdit Dakgar melakukan pelatihan seluruh Indonesia untuk bisa mengoperasionalkan daripada ETLE. Baik operasional di lapangan, termasuk juga operator,” jelas Irjen Pol. Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum.

Terakhir, Irjen Pol. Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum. berharap masyarakat dapat patuh dan tertib terhadap diri sendiri agar mengurangi pelanggaran serta dapat menekan fatalitas korban kecelakaan.

“Semoga pelatihan ini bisa menciptakan rasa keadilan pada saat proses penegakan hukum dan tentunya menuju keselamatan lalu lintas,” pungkas Kakorlantas Polri.

error: Content is protected !!