Sorry, we're closed Opens today at 9:00 am

Redaksi

Agus Flores: Kepemimpinan Prabowo dan Kapolri Listyo Sigit Prabowo Memang Menjadi Harapan Besar Rakyat Indonesia

JAKARTA || Jejak-indonesia.id - Agus Flores, S.H., Ketua Umum DPP PW-FRN Fast Respon Nusantara, menyampaikan rasa hormat dan kepercayaan penuh kepada Prabowo Subianto dan Listyo Sigit Prabowo atas dedikasi besar mereka dalam mengemban amanah bangsa.

Di tengah tantangan bangsa yang semakin kompleks, kepemimpinan yang tegas, tulus, dan berpihak kepada rakyat menjadi kebutuhan utama Indonesia.

Agus Flores menilai, Presiden Prabowo Dengan semangat pengabdian yang lahir dari perjalanan panjang perjuangan untuk bangsa. Kebijakan dan langkah-langkah strategis yang diambil dinilai menjadi bukti nyata bahwa negara harus hadir untuk melindungi, mengayomi, dan mensejahterakan rakyat tanpa membeda-bedakan golongan.

Di sisi lain, Kapolri Jenderal Listyo Sigit dinilai telah menunjukkan komitmen kuat dalam menjaga keamanan dan ketertiban nasional dengan pendekatan humanis, responsif, dan profesional.

Bagi Agus Flores, Polri hari ini menjadi Garda terdepan dalam menjaga rasa aman masyarakat serta penegakan hukum yang berkeadilan.

“Bangsa ini membutuhkan pemimpin yang bekerja dengan hati, bukan hanya dengan kekuasaan. Presiden Prabowo dan Kapolri Listyo Sigit telah membuktikan bahwa pengabdian kepada rakyat adalah panggilan jiwa,” ungkap Agus Flores dalam keterangannya.

Ia menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah dan institusi kepolisian merupakan fondasi penting dalam menjaga persatuan bangsa. Menurutnya,

"ketika pemimpin negara dan aparat penegak hukum berjalan dalam satu visi pengabdian, maka rakyat akan merasakan kehadiran negara secara nyata." Ujarnya Agus Flores.

PW-FRN Fast Respon Nusantara, lanjut Agus Flores, siap berdiri di garis depan untuk mendukung langkah-langkah positif pemerintah dan Polri, sekaligus menjadi bagian dari kontrol sosial yang konstruktif demi kepentingan rakyat, bangsa, dan negara.

Di akhir pernyataannya, Agus Flores mengajak seluruh elemen bangsa untuk terus menjaga persatuan, mendukung kepemimpinan nasional, dan mendoakan agar Presiden Prabowo Subianto serta Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo senantiasa diberikan kekuatan, kesehatan, dan kebijaksanaan dalam membawa Indonesia menuju masa depan yang lebih kuat, aman, dan bermartabat.Pungkasya,"

Tim Redaksi Wakil Ketua DPC PW-FRN DPC Banyuwangi (Buang)

Pemusnahan Rokok Ilegal Dinilai Sekadar Seremonial, Aliansi Poros Tengah Soroti Kinerja Bea Cukai Pasuruan

PASURUAN || Jejak-indonesia.id — Kegiatan pemusnahan barang kena cukai ilegal berupa rokok tanpa pita cukai yang dilakukan Bea Cukai Pasuruan kembali menuai sorotan. Aliansi Poros Tengah menilai langkah tersebut hanya bersifat seremonial dan belum menyentuh akar persoalan utama, yakni keberadaan pabrik rokok ilegal yang terus beroperasi.

Dalam pernyataannya, perwakilan Aliansi Poros Tengah menyebut bahwa pemusnahan barang bukti yang kerap dipublikasikan ke publik tidak memberikan efek jera signifikan terhadap para pelaku industri rokok ilegal.

“Yang dimusnahkan itu hanya produk akhirnya. Sementara pabrik-pabrik yang memproduksi rokok ilegal seolah tetap aman dan terus berjalan. Ini yang kami nilai sebagai kegagalan dalam penindakan yang menyentuh akar masalah,” tegasnya (27/4/2026).

Aliansi menilai, tanpa upaya serius membongkar jaringan produksi dan distribusi, praktik peredaran rokok ilegal akan terus berulang. Bahkan, mereka menduga adanya kelemahan dalam pengawasan serta penindakan yang terkesan tebang pilih.

Selain itu, mereka juga mempertanyakan efektivitas strategi Bea Cukai dalam memberantas peredaran rokok ilegal di wilayah Pasuruan dan sekitarnya, yang selama ini dikenal sebagai salah satu daerah dengan aktivitas industri rokok cukup tinggi.

“Kalau hanya dimusnahkan lalu selesai, ini seperti lingkaran setan. Besok ada lagi, dimusnahkan lagi. Harusnya yang dikejar itu produsen dan aktor intelektual di baliknya,” lanjutnya.

Aliansi Poros Tengah mendesak agar Bea Cukai tidak hanya fokus pada penindakan di hilir, tetapi juga berani melakukan investigasi mendalam terhadap sumber produksi, termasuk menindak tegas pabrik-pabrik ilegal yang diduga masih beroperasi.

Mereka juga meminta adanya transparansi dalam penanganan kasus rokok ilegal serta pelibatan aparat penegak hukum lainnya untuk memperkuat penindakan.
Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, pihak Bea Cukai Pasuruan belum memberikan tanggapan resmi terkait kritik yang disampaikan oleh Aliansi Poros Tengah.

Dengan maraknya peredaran rokok tanpa cukai yang merugikan negara dari sisi penerimaan, publik kini menunggu langkah konkret yang lebih tegas dan menyeluruh, bukan sekadar aksi simbolik yang berulang setiap tahunnya.

 

(RED)

Wakapolda Jambi Tinjau Langsung Tes Psikologi Penerimaan Bintara Polri T.A 2026

JAMBI || Jejak-indonesia.id – Wakapolda Jambi Brigjen Pol. B. Ali, melakukan peninjauan langsung pelaksanaan tes psikologi dalam rangka Penerimaan Bintara Polri Tahun Anggaran 2026 yang digelar di Kampus Unama Tehok, Senin (27/4/2026)

Dalam kegiatan tersebut, Wakapolda Jambi didampingi oleh Irwasda Polda Jambi, Karo SDM, Kabid Propam, serta Dirtahti Polda Jambi. Peninjauan ini dilakukan sebagai bentuk pengawasan untuk memastikan seluruh tahapan seleksi berjalan secara transparan, objektif, dan akuntabel.

Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar melalui Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji, menyampaikan bahwa kehadiran pimpinan dalam proses seleksi merupakan komitmen Polda Jambi dalam menjaga integritas penerimaan anggota Polri.

“Wakapolda Jambi bersama para pejabat utama turun langsung untuk memastikan pelaksanaan tes psikologi berjalan sesuai prosedur, transparan, serta bebas dari praktik kecurangan,” ujar Kabid Humas

Ditambahkannya bahwa tes psikologi menjadi salah satu tahapan penting dalam seleksi penerimaan Bintara Polri guna menjaring calon anggota yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga kesiapan mental dan kepribadian yang baik.

“Diharapkan melalui proses seleksi yang ketat dan objektif ini, Polri dapat memperoleh sumber daya manusia yang unggul, profesional, serta berintegritas tinggi,” lanjutnya.

Kabid Humas Polda Jambi menegaskan bahwa seluruh proses penerimaan anggota Polri di wilayah Polda Jambi dilaksanakan secara bersih, transparan, akuntabel, dan humanis (BETAH).

“Kami memastikan setiap tahapan seleksi, termasuk tes psikologi, dilaksanakan secara profesional dan diawasi secara ketat. Tidak ada ruang bagi praktik percaloan maupun kecurangan dalam proses rekrutmen Polri,” tegasnya.

Kapolda Jambi juga mengimbau kepada seluruh peserta dan masyarakat untuk tidak mudah percaya terhadap pihak-pihak yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan tertentu.

“Percayalah pada kemampuan diri sendiri, karena kelulusan sepenuhnya ditentukan oleh hasil kerja keras dan kompetensi masing-masing peserta,” pungkasnya.

Beri Arahan dan Cek Kesiapan Penanganan Karhutla Polres Kotim, Ini Penekanan Wakapolda Kalteng

PALANGKARAYA || Jejak-indonesia.id - Wakil Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah (Wakapolda Kalteng) Brigjen Pol Drs. Yosi Muhamartha, melaksanakan kunjungan kerja ke Mako Polres Kotawaringin Timur (Kotim), Senin (27/4/2026) siang.

Dalam kunker tersebut, Wakapolda Kalteng yang didampingi Dirpamobvit dan sejumlah pejabat utama Polda disambut hangat Kapolres Kotim AKBP Resky Maulana Zulkarnain, beserta jajarannya.

Mengawali kegiatan, Wakapolda Kalteng berkesempatan melakukan tatap muka bersama seluruh personel Polres Kotim.

Dalam arahannya, Brigjen Pol Yosi menekankan kepada seluruh personel Polres Kotim agar selalu melaksanakan tugas pokok dan fungsi (Tupoksi) sesuai dengan Standart Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku.

"Selain itu jaga selalu kedisiplinan dan integritas dalam bekerja sesuai harapan masyarakat dengan mengedepankan keramahan, tegas kepada penjahat serta pelayanan yang baik," tutur Wakapolda.

Brigjen Yosi juga berpesan kepada seluruh personel Polres Kotim agar meningkatkan kewaspadaan serta merespons cepat dan tuntas terhadap setiap laporan masyarakat.

"Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, perkuat soliditas internal dan hindari pelanggaran sekecil apapun yang dapat mencoreng citra Polri di mata masyarakat," tegasnya.

Sementara itu, Kabidhumas Kombes Pol Budi Rachmat menambahkan bahwa dalam kegiatan ini Wakapolda juga turut melakukan peninjauan kesiapan personel dalam menghadapi dan menanggulangi karhutla.

"Adapun kesiapan yang ditinjau oleh Wakapolda tersebut, yaitu beberapa peralatan pemadam karhutla seperti mesin pompa air, kendaraan, selang, jet shooter hingga alat pelindung diri," beber Kabidhumas.

Ditempat yang sama, Kapolres Kotim menyampaikan apresiasi atas kunjungan kerja dan arahan bapak Wakapolda di Mapolres Kotim.

"Kunjungan ini menjadi motivasi bagi kami, khususnya personel Polres Kotim untuk selalu meningkatkan pelayanan terbaik dan menjaga kamtibmas serta kepercayaan masyarakat sebagai prioritas," tutupnya. (adji)

Wujud Pengawasan, Propam Polda Kalteng Pastikan Seleksi Penerimaan Anggota Polri Tahun 2026 Berjalan Sesuai Prinsip BETAH

PALANGKARAYA || Jejak-indonesia.id - Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Kalimantan Tengah (Kalteng) memastikan proses seleksi penerimaan anggota Polri Tahun Anggaran 2026 berjalan lancar dan sesuai prinsip Bersih, Transparan, Akuntabel dan Humanis (BETAH).

“Kami dari Propam bersama pengawas internal dan eksternal terus melakukan pemantauan agar seluruh tahapan seleksi berjalan sesuai SOP yang berlaku,” ujar Kabidpropam Polda Kalteng Kombes Pol Rudi Asriman, Senin (27/4/2026).

Kabidpropam menegaskan bahwa pengawasan dilakukan terhadap seluruh tahapan rekrutmen, baik untuk Akpol, Bintara, maupun Tamtama yang saat ini tengah berlangsung.

Untuk hari ini, tahapan yang dilaksanakan adalah tes psikologi bagi calon Bintara Polri sebagaimana disampaikan panitia seleksi.

“Kami menurunkan personel baik secara terbuka maupun tertutup, seperti Paminal dan Provost, yang melekat di setiap ruang ujian,” katanya.

Selain itu, pengawasan juga dilakukan sejak sebelum pelaksanaan tes dimulai, termasuk pemeriksaan terhadap peserta.

Peserta diperiksa untuk memastikan tidak membawa barang yang dilarang masuk ke dalam ruang ujian serta diingatkan untuk mematuhi seluruh aturan yang berlaku.

“Kami melakukan pemeriksaan terhadap peserta dan mengingatkan agar mengikuti seluruh ketentuan yang telah ditetapkan,” jelasnya.

Propam juga ikut mengawasi kesiapan sarana dan prasarana yang digunakan dalam pelaksanaan tes, termasuk peralatan yang disiapkan panitia.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh proses berjalan transparan dan sesuai ketentuan.

“Kami melekat dalam setiap tahapan, termasuk pengecekan peralatan, untuk menjamin pelaksanaan berjalan sesuai aturan,” tegasnya.

Selain pengawasan langsung, Propam juga menyediakan saluran pengaduan bagi peserta melalui sistem Dumas Presisi berbasis QR Code.

Melalui sistem tersebut, peserta dapat melaporkan jika menemukan indikasi kecurangan selama proses seleksi berlangsung.

“Kami sudah menyiapkan barcode pengaduan, sehingga jika ada indikasi pelanggaran bisa langsung dilaporkan dan akan kami tindak lanjuti,” ungkapnya.

Hingga saat ini, Propam menyatakan belum menerima laporan dari peserta maupun masyarakat terkait adanya kecurangan dalam proses seleksi.

“Kami pastikan sampai hari ini belum ada pengaduan, dan seluruh proses berjalan dengan baik,” pungkasnya. (adji)

error: Content is protected !!