Sorry, we're closed Opens today at 9:00 am

Redaksi

1 Mei Jadi Momentum Refleksi Sejarah dan Persatuan Papua dalam NKRI

PAPUA || Jejak-indonesia.id — Semangat persatuan dan pentingnya memahami sejarah bangsa kembali disuarakan oleh Steve R. E. Mara, M.Han., mahasiswa program doktoral asal Papua yang tengah menempuh studi di Inggris sekaligus Ketua Melanesian Youth Diplomacy Forum. Dalam pandangannya, pemahaman yang utuh terhadap sejarah Papua menjadi kunci untuk memperkuat persatuan dan mendorong generasi muda berkontribusi dalam pembangunan.

Steve menekankan bahwa proses integrasi Papua ke dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia merupakan bagian dari dinamika panjang dekolonisasi yang melibatkan berbagai pihak di tingkat internasional. Ia menggarisbawahi bahwa berbagai tahapan, mulai dari Konferensi Meja Bundar hingga Perjanjian New York 1962, merupakan proses diplomasi yang sah dan diakui dunia internasional.

Menurutnya, tanggal 1 Mei 1963 menjadi momentum penting dalam perjalanan sejarah tersebut, karena pada saat itu Papua secara resmi diserahkan kepada Indonesia melalui mekanisme yang difasilitasi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Ia menilai momentum ini seharusnya dipahami sebagai bagian dari perjalanan bangsa menuju persatuan, bukan dipersepsikan secara keliru.

“Ini adalah bagian dari sejarah yang harus dipahami secara utuh. Integrasi Papua merupakan hasil proses panjang yang melibatkan hukum internasional dan kesepakatan global,” ujarnya.

Lebih jauh, Steve mengajak generasi muda Papua untuk tidak terjebak dalam perdebatan masa lalu, melainkan fokus pada upaya membangun masa depan. Ia menekankan pentingnya peningkatan kapasitas diri melalui pendidikan serta keterlibatan aktif dalam pembangunan di berbagai sektor.

“Generasi muda Papua harus mengambil peran. Kita perlu meningkatkan kualitas diri dan bersama-sama membangun daerah serta bangsa ini,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan agar masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang tidak akurat atau narasi yang dapat memecah belah persatuan. Menurutnya, menjaga keutuhan bangsa adalah tanggung jawab bersama yang harus dijaga oleh seluruh elemen masyarakat.

Dengan semangat tersebut, Steve berharap Papua dapat terus berkembang melalui sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan generasi muda, sehingga tercipta kondisi yang aman, damai, dan kondusif sebagai fondasi utama pembangunan berkelanjutan di Tanah Papua.

Refleksi dan Harapan, Lapas Tabanan Gelar Syukuran HBP ke-62

TABANAN || Jejak-indonesia.id – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tabanan menggelar acara syukuran dalam rangka memperingati Hari Bakti Pemasyarakatan (HBP) ke-62 Tahun 2026 di Aula Candra Prabhawa, Senin (27/04). Kegiatan ini dihadiri oleh stakeholder eksternal serta rekan media sebagai bentuk kebersamaan dalam mendukung pelaksanaan tugas Pemasyarakatan.

Mengusung tema “Pemasyarakatan Kerja Nyata, Pelayanan Prima”, kegiatan ini menjadi momentum untuk merefleksikan capaian yang telah diraih sekaligus meneguhkan komitmen dalam meningkatkan kualitas pelayanan ke depan.

Kebersamaan yang terjalin antara Lapas Tabanan dengan para stakeholder yakni Kementerian Agama Kabupaten Tabanan, Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (UKM) dan Tenaga Kerja, serta Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Tabanan turut menjadi faktor penting dalam mendukung keberhasilan berbagai program pembinaan dan pelayanan.

Kepala Lapas Tabanan, Prawira Hadiwidjojo, menyampaikan bahwa peringatan HBP tidak hanya dimaknai sebagai seremonial, tetapi juga sebagai refleksi perjalanan yang telah dilalui.

“Syukuran ini menjadi momentum untuk melihat kembali apa yang telah kita capai, sekaligus menegaskan harapan dan langkah ke depan agar Pemasyarakatan semakin baik dan bermanfaat bagi masyarakat,” ungkap Prawira.

Prawira juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh stakeholder dan rekan media atas dukungan yang telah diberikan selama ini. “Kami mengucapkan terima kasih atas sinergi dan dukungan yang telah terjalin. Peran stakeholder dan media sangat membantu kami dalam menjalankan program serta menyampaikan informasi kepada masyarakat,” tambahnya.

Perwakilan Dinas Koperasi UKM dan Tenaga Kerja, Ibu Made menjelaskan bahwa pihaknya siap membantu Lapas Tabanan untuk menjalankan program-program yang ada. “Kami melihat Warga Binaan Lapas Tabanan memiliki potensi yang sangat baik. Terbukti beberapa kali hasil karya Warga Binaan Lapas Tabanan mendapat respon yang sangat baik pada acara-acara pameran yang kami selenggarakan,” ujarnya.

Pada acara ini juga Lapas Tabanan memberikan bantuan 1 buah gerobak jualan bagi salah satu keluarga Warga Binaan sebagai wujud kehadiran Lapas bagi Masyarakat. Ibu Wayan selaku penerima bantuan mengucapkan rasa terima kasih atas bantuan yang diberikan. “Kami merasa terharu atas pemberian gerobak jualan ini. Tentunya ini sangat membantu untuk kelancaran kami berjualan,” ucapnya.

Melalui momentum HBP ke-62 ini, Lapas Tabanan menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan pembinaan, serta memperkuat kolaborasi dengan seluruh pihak demi mewujudkan Pemasyarakatan yang semakin profesional dan berorientasi pada masa depan.

Kontributor: Humas Lapas Tabanan

Kapolres Pematangsiantar Pembina Upacara Bendera di SMA Sultan Agung, Jauhi Narkoba

PEMATANGSIANTAR || Jejak-indonesia.id - Kapolres Pematangsiantar AKBP Sah Udur T.M. Sitinjak SH. SIK. MH hadir menjadi pembina upacara bendera di SMA Sultan Agung Kota Pematangsiantar, Senin 27 April 2026 pagi sekira pukul : 07.30 Wib.

Upacara bendera tersebut diikuti Kepala sekolah SMA Anton Kusuma L. B.Bus, M.Pd, Wakil Kepala sekolah Bidang kesiswaan Emilvon Behring Girsang, S.Pd, Para Dewan Guru, Para Staf dan siswa siswi SMA Sultan Agung.

Dalam amanatnya, Kapolres Pematangsiantar AKBP Sah Udur T.M. Sitinjak SH. SIK. MH mengajak seluruh siswa siswi untuk senantiasa disiplin, rajin belajar, serta menjauhi segala bentuk kenakalan remaja seperti penyalahgunaan narkoba, Balap Liat, pergaulan bebas, dan aksi bullying.

"Para siswa siswi juga diimbau untuk bijak dalam menggunakan media sosial serta tidak mudah terpengaruh berita hoaks," ujarnya.

Kapolres juga menekankan pentingnya membangun karakter yang kuat, berakhlak baik, serta memiliki rasa tanggung jawab sebagai generasi penerus bangsa.

"Saya berharap para siswa dapat menjadi pribadi yang membanggakan orang tua, sekolah, dan masyarakat," Pungkas AKBP Sah Udur.

Pihak sekolah SMA Sultan Agung Pematangsiantar menyambut baik kehadiran Kapolres dan menyampaikan apresiasi atas perhatian serta motivasi yang diberikan kepada para siswa. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif dalam membentuk karakter dan kedisiplinan pelajar.

Upacara diakhiri dengan sesi foto bersama dan interaksi antara Kapolres Pematangsiantar dengan para siswa, yang berlangsung dengan penuh akrab./Humas P Siantar

Sat Narkoba Polres Pelabuhan Belawan Tangkap Pengedar Sabu di Marelan

BELAWAN || Jejak-indinesia.id - Satuan Reserse Narkoba (Sat Narkoba) Polres Pelabuhan Belawan kembali berhasil mengungkap kasus peredaran narkotika jenis sabu di wilayah hukumnya. Penangkapan dilakukan pada Rabu (22/4/2026) di Jalan AMD, Kelurahan Rengas Pulau, Kecamatan Medan Marelan.

Tersangka yang berhasil diamankan berinisial F (32). Dari tangan tersangka, petugas menyita barang bukti berupa 1 plastik klip berisi sabu, 1 unit timbangan elektrik, 1 bungkus plastik klip kosong, 1 buah dompet emas, 1 buah pipet dengan ujung runcing, serta uang tunai sebesar Rp21.000,-.

Kasat Narkoba Polres Pelabuhan Belawan AKP A.R. Riza, SH., MH., pada Senin (27/4/2026) menjelaskan bahwa penangkapan tersebut berawal dari informasi masyarakat terkait adanya aktivitas peredaran narkoba di lokasi tersebut.

“Penangkapan terhadap tersangka dilakukan berdasarkan informasi dari warga. Setelah dilakukan penyelidikan, kami kemudian melaksanakan penggerebekan di lokasi,” ujar AKP A.R. Riza.

Ia menambahkan, saat dilakukan penggerebekan, tersangka berada di dalam kamar rumahnya.

“Pada saat penggerebekan, tersangka ditemukan berada di dalam kamar, dan barang bukti didapatkan dari atas lemari pakaian yang berada di dalam kamar tersebut,” jelasnya.

Dari hasil interogasi awal, tersangka mengakui kepemilikan barang bukti narkotika tersebut.

“Tersangka mengakui bahwa barang bukti tersebut adalah miliknya, dan saat ini yang bersangkutan sedang menjalani proses penyidikan lebih lanjut di Sat Narkoba Polres Pelabuhan Belawan,” tambahnya.

Pihak kepolisian menegaskan akan terus melakukan upaya pemberantasan narkoba di wilayah hukum Polres Pelabuhan Belawan serta mengajak masyarakat untuk aktif memberikan informasi.

“Kami mengajak masyarakat untuk terus berperan aktif dalam memberikan informasi guna memberantas peredaran narkoba demi menciptakan lingkungan yang bersih dan aman,” tutup AKP A.R. Riza.

Perintis Presisi Polresta Banyuwangi Salurkan Sembako ke Panti Asuhan

BANYUWANGI || Jejak-indonesia.id — Perintis Presisi Polresta Banyuwangi menggelar bakti sosial dengan menyalurkan bantuan sembako ke Panti Asuhan Mutiara Insan, Jalan Borobudur, Banyuwangi, Senin (27/4/2026).

Bantuan yang disalurkan berupa 50 kilogram beras, 10 liter minyak goreng, mi instan, serta telur ayam. Bantuan tersebut diterima langsung oleh pengelola panti, Anton.

Kegiatan sosial ini menjadi bentuk kepedulian anggota Perintis Presisi terhadap masyarakat, khususnya anak-anak panti asuhan yang membutuhkan dukungan.

Kasat Samapta Polresta Banyuwangi Kompol Suhartanto SH. MM, melalui
Kanit Perintis Presisi, Ipda Eko Cuk Sudarsono, mengatakan kegiatan tersebut murni merupakan inisiatif pribadi jajaran Perintis Presisi sebagai langkah nyata berbagi manfaat.

“Ini murni giat Perintis pribadi, dan nantinya kami setiap bulan akan melakukan kegiatan sosial yang bermanfaat,” ujarnya.

Menurutnya, kegiatan sosial tersebut diharapkan tidak hanya menjadi bantuan sesaat, tetapi juga membangun semangat kepedulian berkelanjutan.

Ia menegaskan, kehadiran aparat kepolisian tidak hanya dalam konteks menjaga keamanan, tetapi juga harus mampu memberi manfaat sosial secara langsung kepada masyarakat.

“Sebaik-baiknya manusia adalah yang bermanfaat bagi manusia lainnya,” tambahnya.

Pihak panti asuhan menyambut baik bantuan tersebut dan berharap kegiatan serupa terus berlanjut untuk membantu kebutuhan anak-anak asuh.

Melalui program ini, Perintis Presisi Polresta Banyuwangi berkomitmen menjadikan kegiatan sosial sebagai agenda rutin bulanan guna memperkuat hubungan kemanusiaan antara kepolisian dan masyarakat. (***)

error: Content is protected !!