Sorry, we're closed Opens today at 9:00 am

Redaksi

Tegas Tanpa Ampun, Polsek Dolok Batu Nanggar Sikat Peredaran Narkoba di Simalungun

SIMALUNGUN || Jejak-indonesia.id – Komitmen kuat tanpa negosiasi dalam memberantas peredaran narkoba kembali ditunjukkan jajaran Polsek Dolok Batu Nanggar, Polres Simalungun. Dalam keterangannya pada Selasa, 28 April 2026 sekitar pukul 20.45 WIB, Kasi Humas Polres Simalungun, AKP Verry Purba, menegaskan bahwa langkah tegas tersebut merupakan bentuk nyata kehadiran Polri yang berintegritas dan humanis dalam melayani serta melindungi masyarakat.

“Ini adalah wujud nyata komitmen Polri dalam menjaga masyarakat dari bahaya narkoba. Kami tidak memberikan ruang sedikit pun bagi pelaku penyalahgunaan maupun peredaran narkotika,” ujar AKP Verry Purba.

Keberhasilan tersebut diungkap langsung oleh Kapolsek Dolok Batu Nanggar, AKP Gunawan Sembiring, SH., yang menjelaskan bahwa pengungkapan kasus terjadi pada Rabu, 22 April 2026 sekitar pukul 13.30 WIB di wilayah hukumnya. Lokasi kejadian berada di sebuah rumah milik Opung Horas di Kelurahan Serbelawan, Kecamatan Dolok Batu Nanggar, Kabupaten Simalungun, yang diduga kerap dijadikan tempat transaksi dan penyalahgunaan narkotika jenis sabu.

AKP Gunawan Sembiring mengungkapkan bahwa pengungkapan kasus ini berawal dari informasi masyarakat yang resah terhadap aktivitas mencurigakan di lokasi tersebut. “Kami menerima laporan dari masyarakat yang menyebutkan bahwa rumah tersebut sering dijadikan tempat penyalahgunaan narkotika. Informasi itu langsung kami tindaklanjuti dengan cepat dan terukur,” ucapnya.

Menindaklanjuti laporan tersebut, personel Unit Reskrim Polsek Dolok Batu Nanggar segera melakukan penyelidikan ke lokasi. Sekitar pukul 13.20 WIB, petugas tiba di tempat kejadian perkara dan mendapati tiga orang laki-laki yang diduga sedang menggunakan narkotika jenis sabu. Namun, saat melihat kedatangan petugas, ketiganya berupaya melarikan diri.

“Petugas langsung melakukan pengejaran. Dari tiga orang tersebut, satu berhasil diamankan, sementara dua lainnya melarikan diri dan saat ini masih dalam pengejaran,” ungkap Kapolsek.

Tersangka yang berhasil diamankan diketahui bernama Azhari Ahmad, laki-laki berusia 19 tahun, warga Kelurahan Aman Sari, Kecamatan Dolok Batu Nanggar. Dari hasil pemeriksaan dan penggeledahan di lokasi, petugas menemukan sejumlah barang bukti yang menguatkan dugaan penyalahgunaan narkotika.

Barang bukti yang diamankan antara lain 21 bungkus plastik klip kecil berisi diduga sabu, satu set alat hisap berupa botol dan pipa menyerupai bong, satu unit handphone, mancis, pipa kecil, bungkus rokok, vape, serta gunting. “Barang bukti ini cukup kuat untuk membuktikan adanya aktivitas penyalahgunaan narkotika di lokasi tersebut,” jelas AKP Gunawan.

Dari hasil interogasi awal, tersangka Azhari Ahmad mengaku bahwa dua rekannya yang melarikan diri bernama Domu dan Alfin. Saat ini, pihak kepolisian masih terus melakukan pengejaran terhadap keduanya guna mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.

Selanjutnya, tersangka beserta seluruh barang bukti telah diserahkan ke Satuan Reserse Narkoba Polres Simalungun untuk proses penyidikan lebih lanjut. Langkah ini dilakukan guna memastikan penanganan kasus berjalan secara profesional dan sesuai prosedur hukum yang berlaku.

AKP Gunawan Sembiring menegaskan bahwa pihaknya tidak akan berhenti dalam memberantas narkoba di wilayah hukumnya. “Kami tegas, tidak ada kompromi terhadap pelaku narkoba. Ini adalah komitmen kami untuk menjaga generasi muda dan masyarakat dari ancaman bahaya narkotika,” tegasnya.

Ia juga mengapresiasi peran aktif masyarakat yang telah memberikan informasi sehingga kasus ini berhasil diungkap. “Kami mengajak seluruh masyarakat untuk terus bekerja sama dengan kepolisian. Informasi sekecil apa pun sangat berarti dalam upaya pemberantasan narkoba,” ungkapnya.

Kegiatan ini sekaligus menjadi bukti nyata bahwa Polri, khususnya Polsek Dolok Batu Nanggar, terus menunjukkan profesionalisme dalam menjalankan tugasnya. Dengan pendekatan yang tegas namun tetap humanis, diharapkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri semakin meningkat.

Polres Simalungun pun menegaskan akan terus meningkatkan intensitas penindakan terhadap peredaran narkoba demi menciptakan lingkungan yang aman, bersih, dan bebas dari narkotika.

Wakapolda Kalteng Tekankan Transformasi Pelayanan Polri, Saat Kunker di Polres Seruyan

SERUYAN || Jejak-indonesia.id - Wakil Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah, (Wakapolda Kalteng) Brigjen Pol Drs. Yosi Muhamartha, menekankan pentingnya transformasi pelayanan Polri saat memberikan arahan kepada jajaran Polres Seruyan di Aula Patriatama 95, Senin (27/4/2026) sore.

Arahan tersebut disampaikan usai Wakapolda meninjau sarana dan prasarana penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Seruyan.

Dalam arahannya, Brigjen Yosi menegaskan bahwa peningkatan kualitas pelayanan kepolisian harus lebih profesional, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

"Transformasi pelayanan Polri harus terus kita tingkatkan. Masyarakat menilai kinerja kita dari seberapa cepat dan humanis kita dalam memberikan pelayanan," tegasnya.

Ia juga mengingatkan seluruh personel Polres Seruyan untuk mengedepankan sikap humanis, profesional, dan proporsional dalam bertugas.

"Saya minta kedepankan pelayanan prima kepada masyarakat. Dimana hal ini merupakan cerminan keberhasilan transformasi Polri yang Presisi," tutup Wakapolda.

Sebagai informasi, hadir mendampingi Wakapolda dalam kunker di Polres Seruyan Dirpamobvit, Kabidhumas dan Kabidkum Polda Kalteng. (adji)

Antisipasi Dampak Eskalasi Global, Kapolri Gelar Rakor Strategis Bersama Menteri Kabinet Merah Putih

JAKARTA || Jejak-indonesia.id - Kapolri Jenderal Pol. Drs. Listyo Sigit Prabowo M.Si., menggelar rapat koordinasi (rakor) lintas sektoral bersama sejumlah menteri Kabinet Merah Putih dan pimpinan lembaga tinggi negara di Gedung Utama Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (28/4/2026). Pertemuan strategis ini difokuskan pada langkah mitigasi dalam menghadapi eskalasi global yang berpotensi memengaruhi stabilitas keamanan dan ekonomi di dalam negeri.

Sejumlah pejabat tinggi yang hadir dalam rakor tersebut di antaranya Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, dan Menteri Ketenagakerjaan Yassierli. Turut hadir pula Ketua OJK Friderica Widyasari, Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti, serta perwakilan dari Kementerian Dalam Negeri dan Bank Indonesia (BI).

"Kami baru saja melaksanakan rapat koordinasi untuk membahas isu-isu terkait dampak eskalasi global yang tentunya berpengaruh terhadap situasi di dalam negeri," ujar Jenderal Pol. Listyo Sigit seusai pertemuan.

Menurut Kapolri, koordinasi ini sangat krusial untuk menyelaraskan kebijakan antarlembaga. Melalui pertemuan ini, Polri mendapatkan gambaran utuh dari para pemangku kebijakan strategis guna memastikan program-program pemerintah tetap berjalan sesuai rencana di tengah ketidakpastian dunia.

"Ini menjadi langkah penting dan strategis agar kita bersama-sama dapat menjaga capaian yang telah diraih pemerintah Indonesia saat ini," imbuhnya.

Salah satu poin utama pembahasan adalah menjaga tren pertumbuhan ekonomi nasional. Jenderal Pol. Listyo Sigit menekankan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia yang saat ini bertahan di angka lima persen harus terus dikawal ketat agar tetap tumbuh positif.

Selain sektor ekonomi, rakor ini juga membahas pengawalan program-program prioritas dalam Asta Cita. Kapolri menegaskan bahwa Polri bersama instansi terkait telah memetakan berbagai risiko eksternal yang mungkin muncul demi memitigasi hambatan di masa depan.

"Program-program kebijakan dalam Asta Cita harus terus berjalan. Kami berkomitmen untuk memitigasi berbagai risiko yang mungkin timbul akibat dinamika global," tegas Jenderal Pol. Listyo Sigit.

Meski optimis dengan ketahanan nasional saat ini, Kapolri mengingatkan seluruh pihak untuk tidak lengah. Ia meminta kewaspadaan terus ditingkatkan agar seluruh capaian pemerintah dapat dipertahankan.

"Kita masih memiliki ketahanan yang baik, namun kita harus tetap waspada terhadap eskalasi yang ada sehingga seluruh capaian pemerintah ini terus bisa kita pertahankan," pungkasnya.

POLRES BATU BARA LAKSANAKAN GEREBEK SARANG NARKOBA, DUA PELAKU DIAMANKAN

BATU BARA || Jejak-indonesia.id – Dalam rangka mendukung program Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN), Satuan Reserse Narkoba Polres Batu Bara melaksanakan kegiatan Gerebek Sarang Narkoba (GSN) pada Senin (27/04/2026) sore.

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 15.00 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Kasat Resnarkoba Polres Batu Bara AKP Arifin Purba, S.H., M.H., dengan melibatkan personel Satresnarkoba, Sat Samapta, Polsek Talawi, serta didampingi perangkat desa setempat.

Operasi GSN dilaksanakan di dua lokasi berbeda, yakni di Dusun V Desa Indrayaman, Kecamatan Talawi, serta di Gang Setia Dusun IV Desa Suka Maju, Kecamatan Tanjung Tiram, Kabupaten Batu Bara.

Dalam penggerebekan di lokasi pertama, petugas berhasil mengamankan seorang pria berinisial D.S. (31), yang berprofesi sebagai nelayan. Dari tangan pelaku, petugas menemukan sejumlah barang bukti berupa tiga klip plastik berisi diduga narkotika jenis sabu, satu unit timbangan elektrik, alat hisap sabu (bong), serta mancis.

Selanjutnya, tim bergerak ke lokasi kedua dan kembali berhasil mengamankan seorang pria berinisial I (56), yang juga berprofesi sebagai nelayan. Dari lokasi ini, petugas menyita dua klip plastik diduga berisi sabu, dua unit handphone, uang tunai sebesar Rp100.000, serta satu bungkus plastik klip kosong.

Selain melakukan penindakan, petugas juga memberikan imbauan kepada masyarakat sekitar agar turut berperan aktif dalam pemberantasan narkoba dengan segera melaporkan apabila mengetahui adanya aktivitas mencurigakan terkait peredaran narkotika.

Kapolres Batu Bara melalui Kasat Resnarkoba menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam memberantas peredaran narkoba hingga ke akar-akarnya serta menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah hukum Polres Batu Bara.

“Dengan dilaksanakannya kegiatan GSN ini, diharapkan dapat menekan angka peredaran dan penyalahgunaan narkotika di tengah masyarakat,” ujarnya.

Saat ini kedua pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Polres Batu Bara guna proses hukum lebih lanjut.

Polres Dairi Paparkan Hasil Ungkap Kasus Narkoba Sejak Bulan Januari, 43 Tersangka Turut Diamankan

DAIRI || Jejak-indonesia.id - Polres Dairi menggelar konferensi pers terkait hasil pengungkapan narkotika yang berlangsung sejak Bulan Januari hingga April 2026 di halaman Mapolres Dairi, Selasa (28/4/2026).

Dalam konferensi pers tersebut, Kapolres Dairi, AKBP Otniel Siahaan mengatakan sebanyak 31 kasus sudah berhasil diungkap tim Sat Narkoba Polres Dairi.

"Berdasarkan hasil pengungkapan selama 4 bulan, sudah ada 31 kasus yang berhasil kami ungkap, " ujarnya.

Dalam 31 kasus tersebut, sebanyak 43 tersangka berhasil diringkus, dimana 1 diantaranya merupakan seorang wanita.

Katanya, dari 43 tersangka, beberapa alat bukti narkoba turut diamankan, dimana salah satunya narkotika jenis sabu dan narkotika jenis Ganja.

"Untuk narkotika jenis sabu, sebanyak 30,91 gram berhasil kami ungkap, kemudian Ganja seberat 423,40 gram, serta 10 batang pohon ganja. Ini juga salah satunya pengungkapan 3 batang Ganja di Desa Bangun Induk, " jelasnya.

Otniel menegaskan bahwa ini merupakan bukti konsisten dari Polres Dairi guna memberantas narkoba.

"Narkoba adalah atensi utama kami. Kami tidak akan memberi ruang bagi pelaku peredaran gelap narkotika yang merusak generasi bangsa. Penindakan ini juga merupakan hasil kolaborasi solid antara Polres Dairi dengan Masyarakat maupun Kodim 0206/Dairi," tegas Otniel

Orang nomor 1 di Polres Dairi itu mengajak kepada seluruh masyarakat, untuk bersama - sama memerangi narkoba yang dapat merusak generasi bangsa.

"Kami tentu tidak dapat bergerak sendiri tanpa adanya dukungan dari masyarakat. Mari kita bersama - sama menjaga Kabupaten Dairi ini agar bebas dari narkoba, " pintanya.

Menutup konferensi pers tersebut, Kapolres Dairi menyampaikan apresiasinya kepada masyarakat dan rekan media. Ia meminta warga Kabupaten Dairi untuk proaktif dan tidak takut melaporkan setiap aktivitas mencurigakan di lingkungan mereka.

"Dengan kerja sama yang kuat antara aparat dan masyarakat, kita optimis dapat menciptakan lingkungan yang aman dan benar-benar terbebas dari bahaya laten narkoba," pungkasnya.

Hadir mendampingi Kapolres dalam kegiatan tersebut, Kabag Ops Kompol Luhut B. Sihombing, Kasat Narkoba, IPTU Marlon Hutapea, serta Kasi Humas AKP Syahril Ramadhan.

error: Content is protected !!