Sorry, we're closed Opens today at 9:00 am

Redaksi

LANAL BANYUWANGI TERIMA PENGHARGAAN KASAL DALAM PENEGAKAN HUKUM DI WILAYAH KERJA

BANYUWANGI || Jejak-indonesia.id – Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhamad Ali, S.E., M.M., M.Tr.Opsla. menyerahkan Piagam Penghargaan kepada 25 perwakilan Prajurit TNI Angkatan Laut yang berprestasi dalam pelaksanaan tugas penegakan hukum serta pengamanan wilayah perairan Indonesia. Kegiatan tersebut berlangsung di Auditorium Denma Mabesal, Jakarta Timur, sebagai bentuk apresiasi pimpinan TNI AL atas dedikasi, integritas, dan profesionalisme Prajurit dalam menjaga kedaulatan laut nasional, Senin (4/5/2026).

Dari 25 personel perwakilan penerima penghargaan, dua di antaranya merupakan perwakilan dari Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Banyuwangi. Keberhasilan mengungkap kasus penyelundupan 2.014 botol minuman keras jenis arak tanpa cukai, mengamankan 85.000 ekor Benih Baby Lobster (BBL) dari praktik perdagangan ilegal, menindak praktik illegal fishing menggunakan bahan peledak serta menggagalkan pengiriman 66 ekor babi tanpa dokumen menjadi kunci sukses meraih penghargaan tersebut.

Penghargaan tersebut mencerminkan komitmen TNI AL dalam menegakkan hukum di laut secara tegas dan terukur, sekaligus memperkuat peran satuan kewilayahan dalam mendukung stabilitas keamanan maritim.

Prestasi ini diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh Prajurit Lanal Banyuwangi untuk terus meningkatkan kesiap siagaan operasional, profesionalisme, serta sinergitas dengan instansi terkait dalam menjaga kedaulatan dan keamanan wilayah perairan Indonesia.

#tnial
#tni_angkatan_laut
#koarmada_ri
#kodaeral_v
#lanal_banyuwangi
#jalesvevajayamahe
#indonesiannavy

Polres Simalungun Ucapkan Selamat Ulang Tahun ke-57 Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Wujud Nyata Polri Humanis dan Berintegritas

SIMALUNGUN || Jejak-indonesia.id – Dalam suasana penuh kebersamaan dan rasa hormat kepada pimpinan tertinggi Korps Bhayangkara, Kepolisian Resor (Polres) Simalungun, jajaran Polda Sumatera Utara, menyampaikan ucapan selamat ulang tahun kepada Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., yang genap berusia 57 tahun. Momentum tersebut sekaligus menjadi wujud nyata komitmen Polri dalam mengedepankan institusi yang berintegritas dan humanis dalam melayani masyarakat.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Seksi Hubungan Masyarakat (Kasi Humas) Polres Simalungun, AKP Verry Purba, saat dikonfirmasi pada hari Sabtu, 25 April 2026, sekira pukul 17.17 WIB. Menurut AKP Verry Purba, kegiatan penyampaian ucapan selamat ulang tahun ini bukan sekadar tradisi seremonial biasa, melainkan sebuah bentuk penghormatan tulus dari seluruh keluarga besar Polres Simalungun kepada sosok pemimpin yang telah memberikan dedikasi luar biasa bagi institusi kepolisian dan bangsa Indonesia.

"Ini adalah bentuk nyata Polri untuk masyarakat, di mana Polres Simalungun sebagai bagian dari Polda Sumatera Utara terus berkomitmen untuk hadir secara humanis dan berintegritas dalam setiap pelayanan kepada masyarakat," ujar AKP Verry Purba kepada awak media.

Ucapan selamat ulang tahun tersebut disampaikan secara resmi oleh Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Simalungun, AKBP Marganda Aritonang, S.H., S.I.K., M.M., beserta seluruh staf jajaran Polres Simalungun dan Bhayangkari. Turut mendampingi, istri Kapolres Simalungun, Ny. Nanik M. Aritonang, sebagai bagian dari keluarga besar Bhayangkari yang juga berperan aktif dalam mendukung kegiatan sosial kemasyarakatan di wilayah Simalungun.

Dalam ucapan selamat yang disampaikan, Kapolres Simalungun AKBP Marganda Aritonang beserta staf dan Bhayangkari mengungkapkan rasa syukur dan harapan yang tulus kepada Kapolri. "Selamat Ulang Tahun Ke-57 kepada Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia, Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. Semoga di usia ini, senantiasa dilimpahkan keberkahan, kekuatan, dan kesuksesan dalam mengemban amanah, serta kebahagiaan yang berlimpah dari Tuhan Yang Maha Esa," ucap AKBP Marganda Aritonang dalam penyampaian resmi tersebut.

AKP Verry Purba menambahkan, peringatan ulang tahun Kapolri ini juga menjadi momentum bagi seluruh personel Polres Simalungun untuk merefleksikan kembali semangat pengabdian kepada masyarakat. Polres Simalungun, lanjut AKP Verry Purba, akan terus menjadikan nilai-nilai humanis dan integritas sebagai landasan utama dalam setiap pelaksanaan tugas, baik di bidang penegakan hukum, pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, maupun pelayanan publik.

"Kami di Polres Simalungun menjadikan momen ini sebagai pengingat bahwa tugas kami adalah mengayomi, melindungi, dan melayani masyarakat dengan sepenuh hati. Spirit yang ditunjukkan oleh Bapak Kapolri adalah inspirasi bagi kami semua untuk terus berbenah dan meningkatkan kualitas pelayanan," ungkap AKP Verry Purba.

Kegiatan ini mencerminkan budaya organisasi Polri yang menjunjung tinggi rasa kebersamaan dan kekeluargaan, sekaligus mempererat hubungan antara institusi kepolisian dengan masyarakat yang dilayaninya. Di bawah kepemimpinan AKBP Marganda Aritonang, Polres Simalungun terus berupaya mewujudkan Polri yang modern, profesional, dan dipercaya oleh seluruh lapisan masyarakat di wilayah Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara.

Dengan semangat ulang tahun ke-57 Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, seluruh jajaran Polres Simalungun berharap institusi Polri semakin kuat, berwibawa, dan terus menjadi pelayan terdepan bagi masyarakat Indonesia.

Kapolda Bali Kawal dan Antar Keberangkatan Menteri Pertahanan RI dan Menteri Pertahanan Jepang

DENPASAR || Jejak-indonesia.id – Kepala Kepolisian Daerah Bali Irjen. Pol. Daniel Adityajaya, S.H., S.I.K., M.Si. turut mengantarkan keberangkatan Menteri Pertahanan Republik Indonesia bersama Menteri Pertahanan Jepang beserta rombongan usai melaksanakan rangkaian kegiatan pertemuan bilateral di Bali. Kegiatan pelepasan berlangsung di VIP Room 2 Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali. Senin, (4/5/2026).

Sebelumnya, Menteri Pertahanan RI dan Menteri Pertahanan Jepang telah melaksanakan agenda pertemuan bilateral yang diselenggarakan di Bali. Pertemuan tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat hubungan kerja sama strategis antara Indonesia dan Jepang, khususnya di bidang pertahanan, keamanan, serta stabilitas kawasan.

Dalam kegiatan pengantaran keberangkatan tersebut, Kapolda Bali hadir bersama sejumlah pejabat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Bali dan unsur TNI, di antaranya Gubernur Bali, Pangdam IX/Udayana, Danrem, Danlanal, Danlanud, serta Konsul Jenderal Jepang.

Suasana kegiatan berlangsung aman, tertib, dan penuh kehangatan. Kehadiran Kapolda Bali bersama jajaran menunjukkan sinergitas kuat antara TNI-Polri dan pemerintah daerah dalam mendukung kelancaran agenda kenegaraan internasional yang berlangsung di wilayah Bali.

Polda Bali berkomitmen untuk terus memberikan pengamanan maksimal terhadap seluruh kegiatan nasional maupun internasional yang diselenggarakan di Bali, guna menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif serta memperkuat citra Bali sebagai daerah yang aman dan nyaman bagi dunia internasional.

PIJAR Tak Terlibat Aksi 6 Mei, Mahfud: Aspirasi Harus Konstitusional dan Berbasis Data

BANYUWANGI || Jejak-indonesia.id -  Ketua Bidang Aksi dan Advokasi Lembaga Diskusi Kajian Sosial (LDKS) Pilar Jaringan Aspirasi Rakyat (PIJAR), Mahfud Wahib, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan berpartisipasi dalam rencana aksi yang akan digelar pada 6 Mei 2026 di depan Kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi.

Aksi tersebut diketahui mengusung tagline “turunkan Bupati dan Wakil Bupati”. Namun, Mahfud memastikan bahwa PIJAR memilih untuk tidak terlibat.

“Saya sudah bilang ke teman-teman dan ke mas Bondan selaku ketua umum untuk tidak ikut dalam aksi tersebut. Saya pun juga telah menginfokan junior-junior kami mahasiswa di beberapa kampus untuk tidak ikut aksi itu,” ujar Mahfud. Selasa, 5 Mei 2026.

Mahfud menjelaskan, fokus utama PIJAR saat ini adalah mengawal isu terkait Surat Edaran (SE) Nomor: 00.8.3/442/429.107/2026 tentang pengaturan jam operasional dan kepatuhan regulasi bagi sejumlah tempat usaha, seperti minimarket, supermarket, karaoke keluarga, kafe, hingga billiard center yang tengah menimbulkan gejolak di masyarakat.

Menurutnya, langkah konkret yang ditempuh adalah melalui jalur audiensi atau hearing dengan DPRD Banyuwangi. Permohonan hearing tersebut diajukan oleh Ketua Umum PIJAR, Bondan, bersama Abdul Kadir dan Eko Sukartono.

“Setelah SE itu ditandatangani Sekda, Ketum kami mas Bondan bersama Pak Abdul Kadir dan Pak Eko Sukartono mengajukan permohonan hearing ke DPRD Banyuwangi. Dan alhamdulillah hari ini hearing tersebut dijadwalkan, dan hasilnya cukup memuaskan meskipun harus dilakukan pengawalan kembali,” jelasnya.

Mahfud juga menegaskan bahwa dalam negara demokrasi, penyampaian aspirasi merupakan hak setiap warga negara. Namun demikian, ia mengingatkan agar setiap aksi tetap dilakukan secara konstitusional dan berbasis data yang valid.

“Kami menghargai setiap pihak yang akan menyampaikan aspirasi dan melakukan aksi, namun publik harus cermat dalam menyikapi setiap ajakan aksi. Terlebih narasi yang dibangun seperti turunkan Bupati dan Wakil Bupati harus berbasis fakta dan mekanisme hukum yang jelas, bukan sekadar opini,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan masyarakat dan mahasiswa agar tidak mudah terprovokasi oleh ajakan aksi yang berpotensi ditunggangi kepentingan tertentu.

“Jangan sampai masyarakat ataupun mahasiswa justru dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang memiliki kepentingan tertentu,” imbuhnya.

Di akhir pernyataannya, Mahfud kembali menegaskan bahwa keputusan PIJAR untuk tidak ikut serta dalam aksi tersebut merupakan hasil musyawarah internal setelah pelaksanaan hearing.

“Sekali lagi kami tegaskan, PIJAR tidak akan turun ataupun berpartisipasi dalam aksi tersebut. Ini keputusan bersama hasil kajian seluruh anggota,” pungkasnya.

Ia juga menanggapi spekulasi publik terkait keterlibatan tokoh yang kerap dijuluki “Raja Demo”.

“Pasti semua bertanya-tanya apakah ‘Si Raja Demo’ akan ikut juga pada saat aksi? Saya jawab langsung dengan tegas di sini, tidak akan ikut ataupun terlibat di dalamnya,” tutup Mahfud.

PW PII Banten Gelar Aksi di Depan Polda, Desak Kapolri Evaluasi hingga Copot Kapolda

SERANG || Jejak-indonesia.id – Pengurus Wilayah Pelajar Islam Indonesia Banten (PW PII Banten) menggelar aksi demonstrasi di depan Markas Polda Banten, Kota Serang, sebagai bentuk penyampaian aspirasi pelajar terkait situasi keamanan dan penegakan hukum di wilayah tersebut.

Aksi yang diikuti puluhan massa dari kalangan pelajar ini berlangsung tertib dengan pengawalan aparat kepolisian. Para peserta menyuarakan sejumlah persoalan yang dinilai berdampak pada menurunnya rasa aman masyarakat serta kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.

Ketua PW PII Banten, Baehaki, dalam orasinya menegaskan bahwa aksi tersebut merupakan bentuk kepedulian pelajar terhadap kondisi sosial di Banten.
“Ini adalah bentuk kepedulian kami sebagai pelajar. Kami melihat ada persoalan serius yang berdampak pada rasa aman masyarakat dan kepercayaan publik terhadap kepolisian,” ujar Baehaki di lokasi aksi.

Menurutnya, terdapat sejumlah isu krusial yang menjadi perhatian, di antaranya dugaan penganiayaan terhadap pelajar di kawasan KP3B Serang, maraknya tawuran antar pelajar, serta munculnya kelompok gengster remaja yang dinilai meresahkan masyarakat.

Selain itu, massa aksi juga menyoroti perlunya langkah pencegahan yang lebih efektif serta pembinaan terhadap pelajar. Mereka juga menilai pengawasan internal terhadap anggota kepolisian perlu diperkuat guna mencegah pelanggaran.

Dalam aksi tersebut, PW PII Banten menyampaikan sejumlah tuntutan kepada Kepolisian Negara Republik Indonesia melalui Kapolri, antara lain mendesak pencopotan Kapolda Banten, melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja Polda Banten, serta menindak tegas oknum anggota yang terbukti melanggar hukum.

Tak hanya itu, mereka juga mendorong adanya langkah konkret dalam penanganan tawuran pelajar dan gengster remaja, serta upaya pemulihan kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.

Baehaki menegaskan bahwa aksi dilakukan secara damai dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

“Kami hadir membawa suara pelajar dan masyarakat. Harapan kami, ada perubahan nyata demi terciptanya keamanan dan keadilan di Banten,” tegasnya.

PW PII Banten menyatakan akan terus mengawal isu tersebut hingga ada langkah konkret dari pihak terkait.

error: Content is protected !!