Sorry, we're closed Opens Senin at 9:00 am

Redaksi

DPD LPKAN INDONESIA Provinsi Jawa Timur Apresiasi Kinerja Jatanras Polda Jatim dalam Menekan Kejahatan Jalanan, Dinilai Layak Jadi Contoh Praktik Baik Nasional

SURABAYA || Jejak-indonesia.id – Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Pengawas Kinerja Aparatur Negara Indonesia Provinsi Jawa Timur (DPD LPKAN INDONESIA Jatim) menilai keberhasilan Subdit 3 Jatanras Ditreskrimum Polda Jawa Timur dalam menekan kejahatan jalanan 3C: Curat, Curas, dan Curanmor layak menjadi rujukan praktik baik penegakan hukum di tingkat nasional.

Keberhasilan ini dinilai relevan dengan program Polri Presisi yang menekankan respons cepat, penindakan tegas, dan transparansi publik. Jika pola operasi ini diadopsi secara konsisten, dampaknya tidak hanya pada rasa aman masyarakat, tapi juga pada iklim investasi dan mobilitas ekonomi di Jawa Timur.

“Jawa Timur adalah barometer ekonomi dan lalu lintas logistik nasional. Ketika kejahatan jalanan ditekan, efeknya langsung ke kepercayaan publik dan arus distribusi barang. Inilah kenapa kinerja Jatanras Polda Jatim perlu dilihat dalam konteks nasional,” ujar Mohammad Syarifudin Abdillah SH MH, Ketua DPD LPKAN INDONESIA Provinsi Jawa Timur.

*Capaian Operasional yang Dinilai Signifikan*

Berdasarkan rilis resmi Humas Polda Jatim, Subdit 3 Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim menjalankan operasi rutin dan penindakan sindikat lintas provinsi dengan hasil konkret:

*1. Pembongkaran Sindikat Lintas Provinsi – Mei 2026*
Tim Jatanras menangkap 3 pelaku pencurian kendaraan bermotor dan pencurian dengan pemberatan. Dari penangkapan ini petugas mengamankan barang bukti kendaraan dan bahan peledak jenis low explosive seberat 3 kg yang diduga akan digunakan pelaku untuk melawan petugas.

*2. Pengungkapan 23 TKP Kejahatan Jalanan*
Petugas mengamankan 9 pelaku tindak pidana pencurian dengan kekerasan, Curat, dan Curanmor yang meresahkan masyarakat di berbagai wilayah Jawa Timur.

*3. Operasi Sikat Semeru*
Jatanras Polda Jatim menjadi motor penggerak operasi cipta kondisi untuk memberantas premanisme, begal, dan kejahatan jalanan. Operasi ini berhasil mengamankan puluhan tersangka dan mengembalikan barang bukti motor curian secara langsung dan gratis kepada para korban.

*4. Tindakan Tegas Terukur di Lapangan*
Menghadapi pelaku kejahatan jalanan yang sadis dan melawan menggunakan senjata tajam atau bom ikan, tim Jatanras melakukan tindakan tegas terukur sesuai prosedur hukum.

“Data ini menunjukkan Subdit 3 Jatanras tidak hanya reaktif, tapi juga proaktif membongkar jaringan dan menekan ruang gerak pelaku. Perubahan ini yang dirasakan langsung masyarakat Jawa Timur,” tegas Abdillah.

*Rekomendasi Kebijakan ke Depan*

DPD LPKAN INDONESIA Jatim mendorong 3 hal agar capaian ini berkelanjutan dan bisa direplikasi:

1. *Standardisasi Operasi 3C Nasional*: Mabes Polri dapat menjadikan pola operasi Sikat Semeru sebagai SOP tambahan untuk Ditreskrimum Polda se-Indonesia.

2. *Publikasi Data Berkala*: Publikasi rekap 3C tiap triwulan di tingkat Polda dan Mabes Polri agar publik dan DPR bisa melakukan pengawasan berbasis data.

3. *Sinergi Lintas Sektor*: Perkuat kolaborasi dengan Pemda, Dishub, dan komunitas ojol untuk memperluas pemetaan titik rawan dan sistem early warning.

“DPD LPKAN INDONESIA Jatim siap menjadi mitra kritis dan konstruktif bagi Polda Jatim. Keamanan Jawa Timur adalah tanggung jawab bersama. Kalau arahnya sudah benar seperti sekarang, tugas kita mengawal agar tidak berhenti,” tutup Abdillah.

(Redho)

Kapolresta Serang Kota Pimpin Apel Personel, Tekankan Disiplin dan Pelayanan Humanis

SERANG || Jejak-indonesia.id - Kapolresta Serang Kota Kombes Pol. Yudha Satria, S.H., S.I.K., M.H.,memimpin apel personel Polresta Serang Kota yang dilaksanakan di Lapangan Hitam Polresta Serang Kota pada Senin (25/05/2026).

Kegiatan apel diikuti oleh personel Polresta Serang Kota sebagai bentuk pengecekan kesiapan serta penyampaian arahan pimpinan kepada seluruh anggota.

Dalam arahannya, Kapolresta Serang Kota menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh personel yang tetap semangat menjaga kedisiplinan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. Menurutnya, disiplin merupakan modal utama bagi setiap anggota Polri dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab kepada masyarakat.

Selain itu, Kapolresta juga mengucapkan terima kasih atas kerja keras seluruh personel sehingga seluruh kegiatan pengamanan selama satu minggu terakhir dapat berjalan dengan baik dan situasi kamtibmas di wilayah hukum Polresta Serang Kota tetap aman dan terkendali.

Kapolresta Serang Kota menekankan kepada seluruh personel agar dalam setiap pelaksanaan tugas selalu bertindak sesuai prosedur dan tidak melakukan tindakan yang berlebihan maupun pelanggaran yang dapat merugikan institusi.

“Berikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dengan menggunakan hati nurani, mengedepankan empati dan sikap humanis,” tegas Kapolresta.

Lebih lanjut, Kapolresta Serang Kota kembali mengingatkan seluruh personel untuk menghindari segala bentuk pelanggaran sekecil apa pun yang dapat mencederai nama baik institusi Polri. Seluruh pelayanan kepada masyarakat harus dilaksanakan sesuai standar operasional prosedur (SOP).

Dalam penegasannya, Kapolresta juga mengingatkan personel agar menjauhi penyalahgunaan narkoba. Ia menegaskan tidak akan mentolerir anggota yang terlibat, terlebih jika berperan aktif dalam peredaran narkoba.

“Jauhi penyalahgunaan narkoba. Apabila ada personel yang terlibat, terlebih menjadi bagian dari peredaran narkoba, akan ditindak tegas dengan sanksi pemecatan,” tegasnya.

Kegiatan apel berlangsung dengan tertib dan menjadi momentum penguatan disiplin, profesionalisme, serta komitmen pelayanan humanis Polresta Serang Kota kepada masyarakat.

Humas

Pererat Silaturahmi dengan Masyarakat, Polres Palas Gelar Jum’at Curhat Sekaligus Jumat Berkah

PADANG LAWAS || Jejak-indonesia.id - kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun kedekatan dengan masyarakat melalui kegiatan Jum’at Curhat sekaligus Jum’at Curhat di wilayah Hukumnya, yang digelar di Masjid Al-Amanah Komplek Mapolres Palas dan Di Mesjid Al-Abror Desa Gunung Baringin, Kecamatan Sosa, Kabupaten Padang Lawas Jumat (22/05/2026).

Kegiatan yang dimulai sebelum dan usai pelaksanaan Shalat Jumat didua lokasi berbeda tersebut di dipimpin langsung oleh Kapolres Padang Lawas AKBP Dodik Yuliyanto, SIK, yang diwakilkan oleh Wakapolres Padang Lawas, Kompol Sugianto, S.Pd, didampingi para Pejabat Utama (PJU), Personil Polres Padang Lawas serta Kasat Binmas Polres Padang Lawas, dan Kanit serta personil Polsek Sosa. Turut hadir tokoh agama, dan tokoh masyarakat, Tokoh Pemuda bersama masyarakat setempat.

Dalam sesi Jum’at Curhat, Kapolres Padang Lawas AKBP Dodik Yuliyanto, SIK., melalui Wakapolres Padang Lawas Kompol Sugianto, S.Pd menyampaikan sejumlah isu penting terkait situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Kabupaten Padang Lawas. Ia menyoroti penyalahgunaan narkoba, serta tindak pencurian Buah kelapa sawit yang cenderung meningkat seiring memasuki musim panen.

“Kami mengimbau kepada seluruh orang tua agar lebih mengawasi pergaulan anak-anaknya, guna mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan,” ujar Wakapolres.

Selain itu, ia juga mengapresiasi menurunnya aksi balap liar, yang merupakan hasil dari intensifikasi patroli malam oleh jajaran Polres Padang Lawas bersama masyarakat. Namun demikian, pengawasan dari keluarga tetap menjadi kunci utama dalam mencegah kenakalan remaja.

Wakapolres juga menjelaskan bahwa kegiatan Jum’at Curhat ini merupakan program Bapak Kapolri, program tersebut sebagai bagian dari upaya menjaga komunikasi aktif dengan masyarakat.

"Sementara itu, Dalam rangkaian Jum’at Berkah, Polres Padang Lawas membagikan paket nasi kotak kepada jamaah sebagai bentuk kepedulian dan upaya mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat. Kegiatan ini disambut hangat oleh warga yang hadir". Pungkas Wakapolres Padang Lawas Kompol Sugianto, S.Pd.

Lebih lanjut Ps Kasubsi Penmas Polres Padang Lawas Bripka Ginda K Pohan, kepada awak media menambahkan, Dalam kesempatan tersebut, perwakilan tokoh masyarakat di kedua mesjid tersebut, menyampaikan apresiasi atas kehadiran jajaran Polres Padang Lawas. Mereka berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan.

“Kami sangat berterima kasih atas kunjungan dan perhatian dari Polres Padang Lawas. Kami juga siap mendukung dalam menjaga keamanan lingkungan, khususnya dalam mengawasi generasi muda,” ungkap mereka.

Hingga selesai situasi dalam keadaan amn dan kondusif, Tutur Kasubsi Penmas. (Humas Polres Padang Lawas)

Curi Kerbau, Pria di Palas Diringkus Warga dan Polisi, Pelaku Diamankan di Sat Reskrim Polres Padang Lawas

PADANG LAWAS || Jejak-indonesia.id – Aksi pencurian hewan ternak dengan pemberatan kembali terjadi di wilayah hukum Polres Padang Lawas. Seorang petani berinisial JP (45), warga Desa Parsombaan, Kecamatan Lubuk Barumun, Kabupaten Padang Lawas, terpaksa harus berurusan dengan aparat penegak hukum setelah tertangkap basah mencuri seekor kerbau betina milik warga.

Kasus ini resmi bergulir setelah adanya laporan polisi bernomor LP/B/163/V/2026/SPKT/POLRES PADANG LAWAS/POLDA SUMATERA UTARA. Korban dalam peristiwa ini diketahui bernama Hj. Forkis Hasibuan, yang mengalami kerugian materiil ditaksir mencapai Rp40 juta.

Kapolres Padang Lawas melalui Kasat Reskrim Polres Padang Lawas, AKP Irwansah Sitorus, membenarkan adanya penangkapan terhadap seorang terduga pelaku tindak pidana pencurian dengan pemberatan (curat) tersebut.

"Benar, saat ini satu orang terlapor berinisial JP sudah diamankan di Polres Padang Lawas bersama sejumlah barang bukti untuk menjalani proses hukum lebih lanjut," ujar AKP Irwansah Sitorus saat dikonfirmasi, Minggu (24/5/2026).

Peristiwa penangkapan tersebut bermula pada Senin sore (18/5/2026) sekitar pukul 17.30 WIB di kawasan perkebunan masyarakat di Jalan Desa Hutalombang, Kecamatan Lubuk Barumun.

Saat itu, perwakilan korban, Sutan Arifin Hasibuan, sedang melakukan pengecekan rutin terhadap hewan ternak kerbau peliharaan mereka yang digembalakan di area tersebut.

Di tengah perjalanan, Sutan melihat dua orang pria, yakni JP dan seorang rekannya berinisial MP, sedang duduk-duduk di pinggiran hutan tempat kerbau digembalakan. Merasa curiga dengan keberadaan kedua pria itu di lokasi yang sepi, Sutan menghampiri dan menanyakan tujuan mereka. Saat itu, kedua pelaku berkilah bahwa mereka tengah mencari hewan ternak milik mereka sendiri yang hilang.

Tak langsung percaya, Sutan melanjutkan pencarian dan pengecekan kerbaunya. Tak jauh dari lokasi pertemuan tersebut, ia terkejut saat mendapati seekor kerbau betina miliknya sudah dalam kondisi terikat dengan kepala tertutup karung goni.

Menyadari aksinya telah terbongkar, kedua pelaku langsung menghampiri Sutan untuk meminta maaf dan membujuknya agar bersedia menyelesaikan masalah tersebut secara damai. Namun, Sutan menolak dan segera menghubungi warga serta sejumlah saksi, di antaranya Sawal Hasibuan, Kaharuddin Hasibuan, dan Jainuddin Pasaribu, untuk meminta bantuan evakuasi dan pengamanan.

Melihat massa dan para saksi mulai berdatangan ke Tempat Kejadian Perkara (TKP), kedua pelaku panik. Dalam situasi tersebut, salah satu pelaku berinisial MP berhasil meloloskan diri dan melarikan diri dari kepungan. Sementara itu, JP berhasil diamankan oleh Sutan bersama warga sekitar.

Pelaku JP kemudian digelandang ke Mapolres Padang Lawas bersama barang bukti berupa 1 ekor kerbau betina, 1 buah karung goni yang digunakan untuk menutup kepala kerbau, serta 1 tali tambang pengikat.

Pihak Satreskrim Polres Padang Lawas bergerak cepat dengan melakukan pemeriksaan berita acara pemeriksaan (BAP) terhadap pelapor dan para saksi, melakukan proses serah terima tersangka dari pelapor, serta menitipkan rawat barang bukti berupa hewan ternak kepada pihak korban demi alasan keamanan dan pemeliharaan.

Atas perbuatannya, pelaku JP dijerat dengan Pasal 477 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) mengenai pencurian dengan pemberatan yang menyasar hewan ternak.

"Rencana tindak lanjut kami adalah segera melaksanakan gelar perkara untuk penetapan status tersangka secara resmi, mengirimkan Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP,red), melakukan penahanan terhadap tersangka, dan merampungkan berkas perkara untuk segera dilimpahkan ke Jaksa Penuntut Umum (JPU)," tegas AKP Irwansah Sitorus.

Pihak kepolisian juga mengimbau kepada masyarakat peternak di wilayah Padang Lawas agar meningkatkan kewaspadaan saat menggembalakan hewan ternak mereka guna mengantisipasi kejadian serupa. Sementara itu, pengejaran terhadap satu pelaku lain yang melarikan diri terus diintensifkan.***

Sukseskan Penutupan MTQ ke-16 Padang Lawas, Sat Reskrim Pastikan Acara Berlangsung Aman dan Kondusif

PADANG LAWAS || Jejak-indonesia.id – Jajaran Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Padang Lawas sukses mengawal jalannya acara penutupan Seleksi Musabaqoh Tilawatil Qur'an (MTQ) ke-16 tingkat Kabupaten Padang Lawas. Kegiatan pengamanan intensif ini dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim Polres Padang Lawas, AKP Irwansah Sitorus.

Pengamanan yang berlangsung sejak Sabtu malam hingga Minggu dini hari (23–24 Mei 2026) dipusatkan di Lapangan Bola Desa Hasahaatan Julu, Kecamatan Barumun Baru, Kabupaten Padang Lawas. Langkah ini diambil guna memastikan seluruh rangkaian acara keagamaan tersebut berjalan dengan tertib tanpa ada gangguan kamtibmas.

Sebelum personel diterjunkan ke titik-titik keramaian, AKP Irwansah Sitorus memimpin apel kesiapan di lokasi. Dalam arahannya, beliau menekankan pentingnya sikap humanis namun tetap waspada dalam menjaga keamanan masyarakat yang antusias menghadiri acara tersebut.

"Kehadiran polisi di tengah masyarakat adalah untuk memberikan rasa aman. Kita ingin memastikan bahwa seluruh warga yang hadir, baik peserta maupun pengunjung, dapat menikmati jalannya penutupan MTQ ini dengan khusyuk dan nyaman," ujar AKP Irwansah.

Selain Kasat Reskrim, sejumlah personel kunci turut dikerahkan dalam operasi pengamanan ini, di antaranya Katim Opsnal Polres Padang Lawas AIPDA Zulkarnaen, BRIPTU Frans Nasution, dan BRIPDA Farhan Azhari Siregar.

Selama acara berlangsung, personel Sat Reskrim tidak hanya berjaga, tetapi juga aktif membaur dengan warga guna menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas. Masyarakat diimbau untuk tetap menjaga ketertiban, waspada terhadap barang bawaan pribadi, serta bersama-sama mencegah potensi tindakan kriminal yang memanfaatkan keramaian.

Langkah preventif ini terbukti efektif. Hingga acara resmi ditutup pada pukul 01.00 WIB, situasi di sekitar Lapangan Bola Desa Hasahaatan Julu terpantau aman, tertib, dan terkendali.

Berkat kesigapan personel Polres Padang Lawas dan kerja sama yang baik dari masyarakat, seluruh rangkaian Seleksi MTQ ke-16 Kabupaten Padang Lawas berhasil ditutup dengan sukses dalam suasana yang kondusif.