Sorry, we're closed Opens Senin at 9:00 am

Redaksi

Polres Lhokseumawe Data Warga Bibir Sumbing untuk Operasi Gratis HUT Bhayangkara ke-80

LHOKSEUMAWE || Jejak-indonesia.id – Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80, Polsek Meurah Mulia melaksanakan kegiatan bakti sosial berupa pendataan masyarakat penderita bibir sumbing dan langit-langit mulut sumbing di Kecamatan Meurah Mulia, Senin (25/5/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Gampong Teungoh Reuba tersebut dipimpin langsung Kapolsek Meurah Mulia, Ipda Mukhlis, S.H., bersama personel Polsek Meurah Mulia serta didampingi Geuchik setempat.

Pendataan ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian sosial Polri terhadap masyarakat yang membutuhkan penanganan medis, khususnya operasi bibir sumbing secara gratis.

Dalam kegiatan tersebut, petugas mendata salah satu warga atas nama Abdurrahman, kelahiran Teungoh Reuba, 7 September 1990, yang berprofesi sebagai petani dan berdomisili di Gampong Teungoh Reuba. Selain pendataan, personel juga menyerahkan bantuan sosial kepada warga yang bersangkutan.

Kapolres Lhokseumawe AKBP Dr. Ahzan., S.H., S.I.K., M.S.M., M.H melalui Kapolsek Meurah Mulia IPDA Mukhlis.,.S.H mengatakan, kegiatan bakti sosial ini merupakan wujud perhatian dan kepedulian Kapolres Lhokseumawe kepada masyarakat dalam momentum Hari Bhayangkara ke-80.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap masyarakat penderita bibir sumbing dapat memperoleh kesempatan menjalani pengobatan maupun operasi massal gratis yang akan dilaksanakan dalam rangka HUT Bhayangkara ke-80,” ujarnya.

Jelang Idul Adha, Kapolres Lhokseumawe Instruksikan Peningkatan Patroli Antisipasi Guantibmas

LHOKSEUMAWE || Jejak-indonesia.id -  Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Kapolres Lhokseumawe AKBP Dr. Ahzan, S.H., S.I.K., M.S.M., M.H. menginstruksikan seluruh personel untuk meningkatkan patroli guna mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (guantibmas) di wilayah hukum Polres Lhokseumawe.

Instruksi tersebut disampaikan Kapolres saat memimpin apel pagi di Mapolres Lhokseumawe, Senin (25/5/2026) pagi. Dalam arahannya, Kapolres menegaskan bahwa momentum libur panjang Idul Adha diperkirakan akan meningkatkan aktivitas masyarakat, sehingga potensi kerawanan kamtibmas juga perlu diantisipasi sejak dini.

“Menjelang Idul Adha aktivitas masyarakat akan meningkat, baik di pusat keramaian, kawasan wisata, maupun di jalan raya. Karena itu patroli harus ditingkatkan guna memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat,” ujar Kapolres.

Kapolres juga menekankan kepada personel agar fokus melakukan patroli di titik-titik rawan tindak kriminalitas, khususnya aksi begal dan kejahatan jalanan yang menyasar kelompok rentan seperti perempuan, remaja, dan lanjut usia.

Selain itu, personel diminta lebih aktif melakukan patroli dialogis serta memberikan imbauan kamtibmas kepada masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi tindak kejahatan, terutama saat beraktivitas pada malam hari maupun ketika meninggalkan rumah dalam keadaan kosong saat libur panjang.

Kapolres mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi keamanan lingkungan dengan meningkatkan kepedulian dan kewaspadaan. Warga juga diminta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan aktivitas mencurigakan atau gangguan kamtibmas di lingkungan masing-masing.

“Kami berharap sinergi antara kepolisian dan masyarakat terus terjalin dengan baik sehingga situasi kamtibmas menjelang dan selama Idul Adha tetap aman, nyaman, dan kondusif,” tutupnya.

Aktivis Kritik Pengaspalan Malam di Curug, Diduga Langgar KIP dan Minim Pengawasan

TANGERANG || Jejak-indonesia.id — Pengerjaan aspal atau hotmix di malam hari di Kp. Pabuaran RT 002 RW 06, Kelurahan Curug Kulon, Kecamatan Curug, kembali menuai kritik. Pekerjaan yang dilakukan pukul 23.00 WIB hingga menjelang subuh dinilai rawan gagal mutu dan minim transparansi.

Berdasarkan pantauan awak media Selasa pagi (26/5/2026), pekerjaan hotmix dimulai pukul 23.00 WIB dan selesai sekitar pukul 02.45 WIB. Dua mobil dump truck pengangkut aspal terlihat terparkir di lokasi, menurut warga yang meminta identitasnya disamarkan.

Ketua LSM Harimau PAC Kecamatan Curug A. Jaeni atau Bang Jack mengatakan pengerjaan malam hari tidak dianjurkan. Suhu dingin dan kelembapan tinggi membuat aspal gagal merekat sempurna sehingga jalan mudah rusak, bergelombang, dan berlubang.

Bang Jack menjelaskan suhu malam menyebabkan aspal cepat membeku sebelum proses pemadatan selesai. Akibatnya lapisan aspal mudah terkelupas karena penurunan suhu drastis setelah dihamparkan.

Selain soal waktu pengerjaan, Bang Jack juga menyoroti dugaan tidak adanya papan proyek di lokasi. Hal ini dinilai melanggar Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik dan menghambat kontrol masyarakat terhadap penggunaan anggaran.

Bang Jack meminta pihak kecamatan, inspektorat, dan BPK segera turun tangan. Ia menilai keterlibatan lembaga pengawas penting untuk memastikan proyek berjalan sesuai prosedur dan tidak merugikan keuangan negara.

Bang Jack menduga proyek jatuh ke kontraktor yang tidak kompeten dan kurang profesional. Ia juga menilai kinerja Satker Kecamatan Curug kurang maksimal sehingga masih banyak pemborong nakal yang berani berbuat curang.

Bang Jack menghimbau anggota DPRD kabupaten dan provinsi agar tidak sembarangan menunjuk penyedia jasa. Kesalahan penunjukan dinilai merugikan masyarakat sekaligus mencoreng nama dewan pengusung aspirasi.

Aktivis menegaskan proyek infrastruktur harus transparan dan akuntabel. Pengawasan ketat dibutuhkan agar anggaran negara digunakan tepat sasaran dan hasil pekerjaan bisa dirasakan masyarakat dalam jangka panjang.

(Red/team)

Pantau Situasi Malam Idul Adha, Kapolres Aceh Utara dan Personel Laksanakan Patroli Wilayah

LHOKSUKON || Jejak-indonesia.id - Memperingati hari raya Idul Adha 1447 H / 2026, Kapolres Aceh Utara AKBP Trie Aprianto S.H., M.H., pimpin langsung patroli Kamtibmas di wilayah hukum Polres Aceh Utara. Selasa, (26/5/2026) malam.

Dalam kegiatan ini Kapolres Aceh Utara turut didampingi oleh Wakapolres dan sejumlah pejabat utama serta beberapa personel Polres.

Patroli menggunakan kendaraan dinas (Randis) R2 dan R4 ini diawali dengan Apel malam dalam rangka pengamanan, pengaturan, dan patroli malam perayaan malam takbiran hari raya Idul Adha 1447 H/2026.

Kapolres Aceh Utara melalui kasi humas Akp Bambang Sutrisno menjelaskan bahwa kegiatan kali ini sebagai wujud Polres Aceh Utara hadir di tengah masyarakat yang melaksanakan perayaan takbir keliling.

“Malam ini kita melaksanakan patroli malam perayaan Idul Adha di wilayah Kabupaten Aceh Utara, dengan harapan masyarakat yang melaksanakan takbir keliling maupun ditempat dapat melaksanakan dengan aman, nyaman dan lancar.” Ungkapnya.

Amatan tribratanews, terpantau selama perjalanan patroli menyusuri wilayah kota lhoksukon yang dipimpin oleh Kapolres, situasi terpantau aman terkendali.

"Kami berikan pengamanan dan patroli bagi masyarakat yang melaksanakan takbir keliling malam ini, tentunya kami berikan himbauan untuk tetap hati hati dalam perjalanan, mematuhi arahan panitia maupun personel Polri yang mengamankan kegiatan. Sehingga perayaan Idul Adha dapat berjalan dengan aman, lancar, kondusif dan tidak mengurangi arti perayaan tersebut.” Pungkasnya.

BRI Dorong Pemberdayaan Ekonomi Desa dan Penguatan UMKM melalui Program BRI Peduli TJSL di Banyuwangi

BANYUWANGI || Jejak-indonesia.id - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk terus memperkuat komitmennya dalam mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat dan penguatan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui program BRI Peduli Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).

Sebagai wujud nyata dukungan tersebut, BRI menyalurkan bantuan sarana penunjang usaha kepada Kelompok Masyarakat (POKMAS) UMKM Serba Usaha Maju Bersama yang berada di Desa Pakistaji, Kecamatan Kabat, Banyuwangi.

Bantuan berupa pengadaan barang sarana dan prasarana UMKM dengan total nilai Rp78.550.000 tersebut diserahterimakan pada 1 April 2026 sebagai bagian dari upaya BRI dalam mendukung peningkatan kapasitas usaha masyarakat desa agar lebih produktif dan berdaya saing.

Branch Office Head BRI Banyuwangi, Muh. Rosyid Hudaya, menyampaikan bahwa sektor UMKM memiliki peran penting sebagai penggerak ekonomi masyarakat, sehingga perlu mendapatkan dukungan berkelanjutan agar dapat terus tumbuh dan berkembang.

“BRI berkomitmen untuk terus mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui penguatan sektor UMKM. Kami berharap bantuan sarana penunjang usaha ini dapat meningkatkan produktivitas pelaku usaha, memperkuat ekonomi desa, serta membuka peluang usaha yang lebih luas bagi masyarakat,” ujar Muh. Rosyid Hudaya.

Menurutnya, penguatan UMKM tidak hanya berdampak pada peningkatan pendapatan pelaku usaha, tetapi juga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dan menciptakan lapangan pekerjaan di lingkungan sekitar.

Ketua POKMAS UMKM Serba Usaha Maju Bersama, Murtadlo. HR, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan yang diberikan BRI kepada kelompok usaha masyarakat di Desa Pakistaji.

“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada BRI atas bantuan yang diberikan. Bantuan ini sangat membantu kelompok UMKM kami untuk meningkatkan kualitas dan kapasitas usaha sehingga ke depan diharapkan dapat memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat sekitar,” ungkap Murtadlo. HR.

Dalam pelaksanaan program tersebut, BRI juga menggandeng vendor lokal, UD. Alra Technik, sebagai mitra pengadaan sarana dan prasarana usaha guna mendukung kelancaran pelaksanaan bantuan.

Melalui program BRI Peduli TJSL, BRI terus berupaya menghadirkan kontribusi nyata yang tidak hanya berfokus pada aspek bisnis, tetapi juga memberikan dampak sosial dan ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat.