Sorry, we're closed Opens Senin at 9:00 am

Redaksi

STRATEGI JADI “PEMAIN DI BALIK LAYAR” 🎯

Jejak-indonesia.id || Tidak semua kekuatan harus terlihat.Ada yang memilih tampil di depan,tapi ada juga yang memilih mengendalikan arah dari balik layar.Yang membedakan bukan siapa yang paling terlihat,tapi siapa yang paling paham cara memainkan situasi.

1. Kumpulkan Informasi Secara CerdasInformasi adalah aset utama.Amati pola perilaku orang di sekitarmu.Pahami siapa berpengaruh, apa kebiasaan mereka, dan di mana titik lemahnya.Dari situ, kamu punya “peta” untuk mengarahkan keadaan tanpa terlihat memaksa.

2. Berpengaruh Tanpa Terlalu TerlihatSemakin sedikit sorotan, semakin aman posisimu.Biarkan orang lain berada di depan, sementara kamu bekerja dari belakang.Jangan terlalu sering menunjukkan ambisi secara terbuka.

3. Bangun Relasi yang BerkualitasTidak perlu banyak koneksi, yang penting tepat.Fokus pada orang-orang yang punya pengaruh dan akses.Kepercayaan adalah mata uang utama dalam permainan ini.

4. Kendalikan Emosi & SituasiTetap tenang, bahkan dalam tekanan.Orang yang mampu mengontrol diri, lebih mudah mengontrol keadaan.Biasakan membaca situasi sebelum mengambil langkah.

5. Gunakan Kata Secara StrategisBicara seperlunya, tapi berdampak.Satu kalimat yang tepat bisa mengubah arah keputusan.Hindari bicara berlebihan yang justru membuka niatmu.

6. Buat Orang Lain Merasa Itu Ide MerekaStrategi paling halus adalah membuat orang lain merasa keputusan itu datang dari mereka sendiri.Dengan begitu, kamu tetap di belakang layar—tapi arah permainan tetap kamu yang pegang.

7. Konsisten & SabarIni bukan permainan instan.Butuh waktu, ketenangan, dan konsistensi.Semakin halus caramu bergerak, semakin kuat.

 

pengaruhmu.
#mindsetkuat
#strategihidup
#selfimprovement
#carapintar
#berkembang

Polda Bali Serahkan 96 Ekor Hewan Kurban Untuk Hari Raya Idul Adha

BALI || Jejak-indonesia.id – Menyambut Hari Raya Idul Adha 1447 H, Kepolisian Daerah (Polda) Bali turut berbagi kebahagiaan dan kepedulian sosial melalui penyerahan puluhan ekor hewan kurban.

Prosesi penyerahan secara simbolis ini dipimpin langsung oleh Kapolda Bali Irjen Pol. Daniel Adityajaya, S.H., S.I.K., M.Si., dan di ikuti oleh Wakapolda Bali Brigjen Pol. I Made Astawa, S.I.K., beserta Irwasda Polda Bali Kombes Pol Asep Ahdiatna, S.I.K., M.H.. di Masjid Al-Taqwa, lingkungan Mapolda Bali, pada Senin (26/5/2026).

Aksi religi berbalut sosial ini menjadi bukti nyata hadirnya Polri di tengah masyarakat, khususnya dalam menjaga tali silaturahmi dan toleransi antarumat beragama di Pulau Dewata.

Pada Idul Adha tahun ini, jumlah hewan kurban yang berhasil dihimpun oleh internal Polda Bali mengalami angka yang cukup signifikan. Secara simbolis, unsur pimpinan tertinggi Polda Bali menyerahkan hewan kurban tersebut kepada panitia kurban Masjid Al-Taqwa untuk segera disembelih dan didistribusikan.

Adapun jumlah kurban yang diserahkan oleh Polda Bali diantaranya di Masjid AT Taqwa Polda Bali 16 ekor sapi 29 ekor kambing serta jajaran Polda Bali 19 ekor sapi dan 32 ekor kambing.

Dalam penyampaiannya, Kapolda Bali menegaskan bahwa ibadah kurban bukan sekadar ritual tahunan, melainkan sebuah momentum untuk mengasah keikhlasan dan kepedulian personel kepolisian terhadap masyarakat yang membutuhkan.

"Kurban ini adalah simbol keikhlasan. Kami berharap, daging kurban yang disalurkan nanti tidak hanya membawa berkah bagi yang menerima, tetapi juga mempererat hubungan emosional yang harmonis antara Polri dan seluruh elemen masyarakat di Bali," ujar Kapolda Bali.

Nantinya, puluhan ekor sapi dan kambing ini akan disembelih oleh panitia kurban dengan menerapkan protokol kebersihan yang baik. Daging kurban tersebut dijadwalkan segera didistribusikan kepada masyarakat yang berhak (mustahik), panti asuhan, serta warga di sekitar lingkungan mapolda dan jajaran yang membutuhkan.

Melalui semangat Idul Adha ini, Polda Bali berkomitmen untuk terus menanamkan nilai-nilai pengorbanan dan keikhlasan dalam wujud pelayanan prima yang prediktif, responsibilitas, dan transparansi berkeadilan kepada masyarakat.

Evaluasi dan Koordinasi, Kalapas Tabanan Rapatkan Jajaran Pengamanan

TABANAN || Jejak-indonesia.id – Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tabanan menggelar rapat evaluasi dan koordinasi bersama jajaran pengamanan sebagai langkah memperkuat kedisiplinan, kesiapsiagaan, serta profesionalisme petugas dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di lingkungan Lapas, Selasa (26/05). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya deteksi dini terhadap potensi gangguan kamtib sekaligus penguatan komitmen petugas untuk menjalankan tugas sesuai standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku.

Bertempat di Aula Candra Prabhawa, kegiatan diikuti oleh jajaran pengamanan yang terdiri dari anggota regu jaga dan staf Kesatuan Pengamanan Lapas (KPLP). Dalam arahannya, Kepala Lapas Tabanan, Prawira Hadiwidjojo, menekankan pentingnya membangun komunikasi yang solid antar jajaran pengamanan sebagai fondasi dalam menciptakan lingkungan Lapas yang aman, tertib, dan kondusif.

Prawira menjelaskan bahwa penguatan terhadap jajaran pengamanan dilaksanakan sebagai langkah peningkatan kewaspadaan mengingat peran strategis petugas pengamanan sebagai garda terdepan di lingkungan Pemasyarakatan.

“Jajaran pengamanan merupakan garda terdepan dalam menjaga lingkungan Lapas sehingga memiliki peran yang sangat krusial untuk memastikan kondisi Lapas tetap aman, tertib, dan kondusif. Karena itu, kewaspadaan, kesiapan, dan koordinasi harus terus diperkuat,” tegasnya.

Selain aspek pengamanan, Kalapas juga mengingatkan pentingnya menjaga integritas sebagai nilai utama dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. “Seluruh jajaran pengamanan harus memiliki komitmen menjaga marwah Pemasyarakatan dengan tidak terlibat dalam berbagai bentuk penyimpangan serta melaksanakan tugas sesuai SOP yang berlaku,” tambahnya.

Melalui forum evaluasi dan penguatan seperti ini, diharapkan tercipta pola komunikasi kerja yang lebih selaras, respons yang lebih cepat terhadap potensi permasalahan, serta kesamaan komitmen dalam menjalankan tugas. Dengan petugas yang disiplin, sigap, dan memegang teguh etika profesi, stabilitas keamanan di lingkungan Lapas dapat terus terjaga secara berkelanjutan.

Kontributor: Humas Lapas Tabanan

Polda Banten Gelar Sholat Idul Adha 1447 H di Masjid Baiturrahman

SERANG || Jejak-indonesia.id - Polda Banten melaksanakan Sholat Hari Raya Idul Adha 10 Zulhijah 1447 Hijriah/2026 Masehi yang mengusung tema “Idul Adha Meningkatkan Iman, Taqwa, Rela Berkorban dan Kepedulian Sosial Personel Polri”. Bertempat di Masjid Baiturrahman Polda Banten pada Rabu (27/05).

Hadir dalam Kegiatan tersebut Kapolda Banten Irjen Pol Hengki, Wakapolda Banten Brigjen Pol Hendra Wirawan, Pejabat Utama Polda Banten, serta Personel Polda Banten.

Dalam kesempatannya, Kapolda Banten Irjen Pol Hengki mengajak masyarakat untuk menjadikan semangat berkurban sebagai wujud keikhlasan, kepedulian, serta pengabdian kepada sesama.

“Selamat Hari Raya Idul Adha 1447 H. Semoga semangat berkurban dan keikhlasan senantiasa menjadi landasan setiap langkah ibadah kita,” ujar Kapolda Banten.

Usai pelaksanaan sholat, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan dan penyembelihan hewan kurban yang nantinya akan dibagikan kepada masyarakat.

(Bidhumas).

Idul Adha di Pekuncen RT 04 RW 02: Semangat Kurban Pererat Kerukunan dan Gotong Royong Warga

PASURUAN || Jejak-indonesia.id - Momentum Hari Raya Idul Adha di lingkungan Pekuncen RT 04 RW 02 berlangsung penuh khidmat dan kebersamaan. Tradisi penyembelihan hewan kurban yang rutin dilaksanakan setiap tahun kembali menjadi simbol kuatnya kerukunan warga serta semangat gotong royong masyarakat setempat.

Kegiatan kurban tahun ini dikelola oleh takmir musala bersama warga RT 04 RW 02 yang secara sukarela bergotong royong mulai dari persiapan hingga pendistribusian daging kurban kepada masyarakat. Suasana kekeluargaan begitu terasa, terutama dari keterlibatan para ibu-ibu kampung yang turut aktif membantu seluruh rangkaian kegiatan.

Wakil takmir musholah attaqwa Ustat mudhofar menyampaikan bahwa pelaksanaan kurban bukan sekadar tradisi tahunan, melainkan bentuk nyata kepedulian sosial dan penguatan nilai kebersamaan di tengah masyarakat.

“Alhamdulillah, kegiatan ini dapat berjalan dengan baik berkat kerukunan warga. Semoga ke depan masyarakat semakin semangat untuk berkurban dan terus menjaga kebersamaan di lingkungan kampung,” ujarnya (27/5/2026).

Dalam refleksi momentum Idul Adha tahun ini, ia menegaskan bahwa esensi perayaan tetap sama sebagaimana tahun-tahun sebelumnya, yakni meneladani keikhlasan Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail dalam menjalankan perintah Allah SWT.

Menurutnya, nilai utama dari ibadah kurban adalah keikhlasan dan harapan akan ridho Allah SWT, sekaligus menjadi doa agar masyarakat diberikan keberkahan rezeki dan kemampuan untuk terus berbagi kepada sesama.

“Semoga warga kampung ini rizkinya terus diberkahi dan dilipatgandakan. Harapannya, di tahun-tahun mendatang semakin banyak warga yang mampu berkurban,” tuturnya

Momentum Idul Adha di Pekuncen RT 04 RW 02 pun menjadi gambaran bahwa semangat kebersamaan, kepedulian sosial, dan nilai religius tetap hidup di tengah masyarakat kampung, sekaligus mempererat hubungan antarwarga dalam suasana penuh syukur dan kekeluargaan.

 

(ER)