Sorry, we're closed Opens Senin at 9:00 am

Redaksi

Polres Malang Gelar Khitan Massal Gratis, Puluhan Anak Dapat Bingkisan dan Sembako

MALANG || jejakindonesia.id – Kepolisian Resor (Polres) Malang Polda Jatim menggelar kegiatan khitan massal gratis bagi masyarakat di halaman Mapolres Malang, Minggu (19/10/2025).

Kegiatan sosial ini diikuti antusias oleh warga dari berbagai kalangan, mulai dari anak para pengemudi ojek online, buruh, santri pondok pesantren, hingga masyarakat sekitar Mapolres.

Sebanyak 80 anak mengikuti proses khitan yang ditangani langsung oleh tim medis dari Urkes Polres Malang dan tenaga kesehatan mitra.

Usai dikhitan, para peserta mendapat paket bingkisan menarik, sementara orang tua mereka menerima paket sembako sebagai bentuk kepedulian Polri kepada masyarakat.

Suasana penuh kehangatan tampak sejak pagi. Anak-anak datang bersama keluarga dengan wajah ceria, sebagian terlihat tegang namun bersemangat.

Para personel Polres Malang Polda Jatim pun turut membantu menenangkan dan menghibur anak-anak sebelum tindakan khitan dilakukan.

Kapolres Malang AKBP Danang Setiyo P.S. mengatakan, kegiatan khitan massal ini merupakan wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, bukan hanya dalam bidang keamanan, tetapi juga sosial kemanusiaan.

“Kami ingin masyarakat merasakan langsung manfaat dari keberadaan Polri. Khitan massal ini tidak hanya membantu meringankan beban keluarga, tapi juga mempererat hubungan antara polisi dan warga,” ujar AKBP Danang, Minggu (19/10).

Ia menambahkan, kegiatan sosial seperti ini akan terus digalakkan, baik dalam bentuk bakti kesehatan, khitanan massal, donor darah, maupun program bantuan sosial lain yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

“Semangat kami sederhana: Polri hadir untuk melayani dan melindungi dengan hati. Terima kasih atas kepercayaan masyarakat yang telah ikut berpartisipasi,” tutupnya.

Salah satu orang tua peserta, Siti (34), warga Kepanjen, mengaku sangat bersyukur anaknya bisa mengikuti program khitan gratis ini.

“Saya senang sekali, anak saya bisa dikhitan tanpa biaya. Layanan dari polisi juga ramah, bahkan anak saya dikasih bingkisan dan dia senang sekali,” ungkapnya sambil tersenyum.

Polres Pasuruan Bersama Toga Tomas dan Komunitas Gelar Touring Bersholawat Untuk Kamseltibcarlantas

PASURUAN || jejakindonesia.id - Bukan sekadar seremoni, touring bersholawat Satlantas Polres Pasuruan Polda Jatim bersama komunitas motor, tokoh agama (Toga) dan tokoh masyarakat (Tomas) di Kabupaten Pasuruan yang digelar Jumat (17/10) adalah bentuk ikhtiar bersama antara Polisi dan masyarakat.

Di setiap titik yang dianggap black spot atau rawan kecelakaan, rombongan berhenti sejenak untuk berdoa bersama untuk keamanan,keselamatan,ketertiban dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas).

Gus Romy Syib memimpin lantunan sholawat yang diikuti seluruh peserta touring dengan penuh khidmat.

Sementara itu Kasatlantas Polres Pasuruan, AKP Derie Fradesca mengatakan kegiatan touring bersholawat ini merupakan salah satu cara kreatif untuk mengedukasi masyarakat agar lebih tertib di jalan.

Ia berharap semua pengendara yang melintas di jalur tersebut mendapat perlindungan dan dijauhkan dari musibah.

“Kami panjatkan doa agar seluruh pengguna jalan selalu dalam lindungan Allah SWT. Ini langkah kecil namun penuh makna untuk mengingatkan pentingnya keselamatan,” ujar AKP Derie.

Selain doa bersama, petugas juga membagikan brosur keselamatan dan stiker imbauan kepada pengendara yang ditemui di jalan.

Aksi simpatik ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran baru bahwa berkendara bukan hanya soal cepat sampai, tetapi juga aman sampai tujuan.

AKP Derie menerangkan kegiatan tersebut adalah salah satu upaya Polres Pasuruan Polda Jatim menekan angka kecelakaan Lalu Lintas di wilayah Kabupaten Pasuruan yang dilakukan dengan cara unik dan religius.

Melalui pendekatan spiritual, pihaknya berharap pesan keselamatan dapat lebih mudah diterima oleh semua kalangan.

Dengan mengusung tema “Setiap Putaran Roda, Menyatukan Doa, Demi Jalan yang Aman dan Penuh Berkah”, touring dimulai dari kawasan Bangil dan melintasi sejumlah titik rawan kecelakaan hingga berakhir di wilayah Pandaan.

Selama perjalanan, rombongan melewati jalur nasional yang dalam beberapa waktu terakhir kerap terjadi insiden lalu lintas — mulai dari kecelakaan sepeda motor hingga kendaraan roda empat.

“Tujuan utama kami adalah memberikan edukasi dan sosialisasi kepada pengguna jalan agar sadar pentingnya keselamatan,” ujar AKP Derie.

Ia menegaskan, ketaatan terhadap aturan lalu lintas tetap menjadi faktor utama dalam mencegah kecelakaan.

“Gunakan helm, bawa surat-surat kendaraan, pastikan kondisi motor atau mobil layak jalan, dan jangan ugal-ugalan,” tutupnya.

Respons Cepat Pamapta Polres Metro Jakbar Tangani Orang Tersasar di Daan Mogot

JAKARTA || jejakindonesia.id — Sigap dan tanggap, Anggota Piket Pamapta I Polres Metro Jakarta Barat mengantarkan lansia yang tersesat. Kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian dan rasa kemanusiaan Polri terhadap sesama (19/10/2025).

Pamapta 1 Polres Metro Jakarta Barat Ipda Muhammad Nico Saputra, S.Tr.K mengatakan, Sekitar pukul 19.00 WIB, kami menerima informasi dari seorang pengemudi ojek online tentang keberadaan seorang pria tersesat di Jl. Daan Mogot, tepat di seberang Mapolres Metro Jakarta Barat.

Tanpa menunggu lama, kami segera bergerak menuju lokasi.

" Setibanya di lokasi, kami memastikan kondisi orang (lansia) tersebut dalam keadaan aman dan tidak mengalami gangguan kesehatan serius," ujarnya, Minggu, 19/10/2025.

Dengan penuh empati, petugas kemudian mengantarkan yang bersangkutan ke Kantor Kelurahan Pekojan, Kecamatan Tambora, untuk mendapatkan penanganan dan bantuan lebih lanjut.

Pihak kelurahan bersama ketua RT setempat langsung melakukan koordinasi guna menghubungi pihak keluarga.

Tak butuh waktu lama, berkat kerja sama yang baik antara polisi, aparat kelurahan, dan warga sekitar, Pria lansia yang terlantar tersebut akhirnya berhasil dipertemukan kembali dengan keluarganya dalam keadaan selamat.

“Ini adalah bentuk kepedulian kami. Siapapun yang membutuhkan pertolongan, akan kami bantu sebisa mungkin,” tambah IPDA Muhammad Nico Saputra.

( *Humas Polres Metro Jakarta Barat* )

Kiprah Kombes Ferry Walintukan, Mulai dari Ancam Wartawan Saat Konfirmasi Hingga Pernyataan Blundernya Selama Menjabat

MEDAN || jejakindonesia.id - Sosok Kombes Ferry Walintukan dalam mengemban tugas sebagai Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Sumatera Utara kian disorot. Mulai dari pernyataannya yang melarang wartawan memuat hasil konfirmasi hingga pernyataan blundernya.

Berawal saat kru media ini mengkonfirmasi tentang aktivitas perjudian yang kian marak didua Kabupaten yakni di Kabupaten Deli Serdang dan Kabupaten Serdang Bedagai.

Dalam percakapan kru media ini yang telah memperkenalkan diri dan menyebutkan asal media wartawan serta menyampaikan tujuan konfirmasi. Akan tetapi diakhir wawancara berlangsung, Kombes Ferry Walintukan melarang wartawan untuk mempublikasikan hasil wawancara tersebut tanpa seizinnya dengan ancaman pidana Undang - undang ITE.

" Anda tau tidak Kode Etik Jurnalistik?, tau nggak aturan dewan pers, kalau saya tidak mengizinkan untuk direkam. Sebelum anda berbuat ya, saya kasih tau terlebih dahulu sangsi hukum " ancam Ferry Walintukan, Kamis (16/10).

Dalam sesi wawancara tersebut juga Ferry Walintukan mengatakan selepas konfirmasi tersebut ia tidak akan lagi menjawab konfirmasi wartawan.

" Habis ini saya sudah tidak menjawab lagi ya bro, terimakasih, sudah cukup saya tanggapi ya, lain kesempatan saya tidak mau lagi menanggapi " kata dia.

Dilain sisi, tujuh bulan sudah sudah Kombes Ferry Walintukan menjabat sebagai Kabid Humas di Polda Sumatera Utara yang dilantik pada (24/3/2025) lalu. Ia sebelumnya mengemban tugas sebagai Analis Kebijakan Madya Bidang Pio Divhumas Polri.

Sejak menjadi Kabid Humas Polda Sumut, Ferry menerapkan sejumlah aturan. Dibawah komandonya dikehumasan ia mengotak kotakkan wartawan dengan memilah milah asal media wartawan.

Seperti khusus di wadah group whatshap Mitra Penmas Sumut besutan Ferry Walintukan mengumpulkan sejumlah wartawan didalamnya dengan kategori khusus.

Group kedua ia bentuk dengan nama Sahabat Media. Dalam dua group khusus itu dibentuk dengan tujuan untuk rilis bahan pemberitaan Polda Sumut sebagai pendongkrak kinerja Polda Sumut itu.

Ironisnya, ada aturan dan sangsi jika tidak mengikuti aturan. Jika rilis berita yang disuguhkan tidak dipublikasi, maka wartawan tersebut akan dikeluarkan dari group whatshap tersebut.

Hal ini diketahui dari Staf Humas Polda Sumut Briptu Fajaransyah saat berbincang dengan Lintas10.com. Menurut Fajar, ia menjalankan perintah Kabid Humas Kombes Pol Ferry Walintukan, jika rilis yang disuguhkan didalam group tak dinaikkan maka akan dilakukan penyortiran.

" Per tiga bulan, kami akan lakukan penyegaran. Kami akan melihat feed back dari wartawan yang ada didalam group " ujar Fajar, Sabtu (18/10/2025).

Disoal, tentang kerja jurnalistik bahwa tidak semua rilis atau bahan berita ujuk - ujuk naik menjadi pemberitaan dan perlu melakukan pendalaman serta cek dan ricek sebelum dipubliksikan, dan juga peran wartawan sebagai kontrol sosial dapat terindikasi melemah dengan adanya aturan yang seolah wartawan patuh aturan untuk menaikkan berita semaunya humas.

Mendengar hal itu, Briptu Fajaransyah mengatakan bahwa rilis atau bahan berita yang diberikan humas di dominasi berita peristiwa, jadi tak perlu melakukan kroschek terlebih dahulu. Fajar juga mengatakan fungsi dari dua group yang mereka bentuk. Khusus di group Sahabat Media berfungsi untuk menempah wartawan agar rajin menaikkan rilis berita tentang kinerja jajaran Polda Sumut.

" Khusus di group Sahabat Media wartawan pemula/baru kita gabungkan disitu. Nanti kita lihat, kalau rajin menaikkan rilis nanti kita gabungkan di Group Mitra Penmas Sumut " ujarnya.

Pernyatan Blunder Kombes Pol Ferry Walintukan Saat Menanggapi Mobil Dinas Polisi Yang Menabrak Pengendara Lain

Masih segar di ingatan mengenai peristiwa viral beberapa waktu yang lalu. Mobil dinas oknum polisi menabrak pengendara lain.

Usut punya usut, ternyata mobil tersebut dikemudikan oleh anak oknum polisi bersama seorang wanita.

Sosok wanita yang terekam video bersama anak Plt Kasi Propam Polres Tapsel saat mengemudikan mobil dinas polisi tersebut pun sempat memantik ragam reaksi publik.

Dalam peristiwa tersebut, Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Ferry Walintukan, mengatakan bahwa wanita yang bersama anak Plt Kasi Propam Polres Tapsel saat membawa mobil dinas itu merupakan gurunya.

“Hal itu kita ketahui bahwa wanita itu sebagai gurunya berdasarkan hasil klarifikasi terhadap anak yang membawa mobil dinas tersebut,” ujarnya kepada awak media saat itu.

Sementara itu pernyataan berbeda diutarakan mantan Kapolres Tapsel, AKBP Yasir Ahmadi, menyebutkan sosok perempuan yang ada di dalam mobil propam bersama remaja berusia 16 tahun itu merupakan pacarnya.

Meski belakangan hal ini telah diklarifikasi, Mantan Kapolres Tapanuli Selatan mengklarifikasi ucapannya yang sempat mengatakan sesosok wanita satu mobil dengan anak Kasi Propam Polres Tapsel itu merupakan pacarnya.

Kini, AKBP Yasir menyebut wanita berpakaian mini dan ketat itu merupakan guru dari AP (16) anak Plh Kasi Propam.

Ia mengatakan, apa yang diucapkan sebelumnya baru dugaan awal. (Red/TIM)

Kenyamanan Masyarakat Paling Utama, Polresta Deli Serdang Berikan Rasa Aman Dengan Patroli Dialogis

DELI SERDANG || jejakindonesia.id - Dalam upaya menjaga kondusivitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), khusunya di wilkum Polresta Deli Serdang terus gencarkan pelaksanaan patroli Presisi. Sabtu (19/10/25)

Petugas patroli bukan hanya melaksanakan patroli dengan berkeliling di jalan namun petugas juga berdialog dengan masyarakat dan remaja untuk berikan himbauan dan edukasi kepada msayarakat untuk bersama sama menjaga situasi kamtibmas. ‎

‎Pada kesempatan itu Kapolresta Deli Serdang Kombes Pol Hendria Lesmana, S.IK, M.Si mengatakan bahwsanya Patroli ini bertujuan untuk memberikan himbauan langsung kepada masyarakat, khususnya para remaja, mengenai pentingnya menjaga keamanan, menghindari perbuatan yang merugikan diri sendiri dan tidak terlibat dalam kegiatan yang dapat merusak ketertiban umum.

”Dalam kegiatan patroli ini, polisi tidak hanya melakukan pengawasan, tetapi juga melakukan pendekatan humanis agar masyarakat merasa nyaman dan aman karena kehadiran polri,” Tegas Kapolresta.

‎Selama pelaksanaan patroli petugas juga memberikan pesan pesan positif kepada remaja yang masih berkumpul mengenai pentingnya kedisiplinan dan kewajiban untuk saling menghormati antar sesama. Petugas mengingatkan agar anak muda menghindari tawuran, kekerasan, dan perbuatan yang dapat merugikan diri sendiri dan orang lain.

‎Polresta Deli Serdang mengajak para remaja untuk lebih aktif berpartisipasi dalam kegiatan positif, seperti olahraga, seni, dan organisasi kepemudaan, yang dapat mengasah keterampilan serta mempererat rasa kebersamaan.

‎”Kami berharap agar para remaja ini bisa menjadi agen perubahan di tengah masyarakat dengan menularkan hal-hal positif kepada teman-teman sebayanya,” pungkasnya.