Sorry, we're closed Opens Senin at 9:00 am

Redaksi

SMAN 1 Medan Unggul Sementara, Turnamen Kapolda Sumut Cup 2025 Semakin Seru Menuju Semifinal

MEDAN || jejakindonesia.id — Gelaran Kapolda Sumut Cup 2025 semakin memanas seiring berjalannya pertandingan menuju babak semifinal. Sejumlah sekolah menengah atas dari berbagai daerah di Sumatera Utara menunjukkan performa terbaik mereka dalam kompetisi yang berlangsung sejak 18 Oktober 2025.

Hingga pertengahan babak penyisihan, SMAN 1 Medan (Smansa) masih menjadi tim yang paling menonjol dengan torehan poin tertinggi di beberapa laga. Tim yang dikenal solid dan bermental juara ini tampil konsisten sejak awal pertandingan, menumbuhkan optimisme besar untuk melaju hingga partai puncak.

Pertandingan yang digelar di lapangan Polda Sumut berlangsung lancar dan meriah. Dukungan penonton yang memadati tribun turut menambah semangat para pemain di lapangan. Selain kategori Putra dan Putri (PA/PI) tingkat SMA Negeri dan Swasta, turnamen ini juga melibatkan kategori Mahasiswa, yang semuanya tampil dengan semangat sportivitas tinggi.

Kapolda Sumut melalui Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Dr. Ferry Walintukan, S.I.K.,S.H.,M.H menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya turnamen ini dengan sukses dan penuh antusiasme.

“Kapolda Sumut Cup bukan sekadar ajang olahraga, tetapi juga sarana pembinaan karakter generasi muda agar tumbuh dengan semangat sportivitas, disiplin, dan kerja sama. Kami sangat mengapresiasi semangat seluruh peserta, terutama SMAN 1 Medan yang tampil luar biasa dan menjadi inspirasi bagi tim lain,” ujar Kombes Ferry.

Ia menambahkan, kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian pembinaan dan kemitraan Polda Sumut dengan pelajar serta mahasiswa di wilayah Sumatera Utara untuk mempererat silaturahmi dan menanamkan nilai-nilai positif melalui kegiatan olahraga.

Dengan sisa laga penyisihan yang masih berlangsung, para peserta terus berjuang memperebutkan tiket menuju semifinal. Sorotan kini tertuju pada SMAN 1 Medan yang tampil dominan dan berpeluang besar membawa pulang Trofi Kapolda Sumut Cup 2025.

Satgas TMMD Ke-126 Kodim 0601/Pandeglang Terus Lanjutkan Pekerjaan Pengerasan Jalan, Capai Progres 72% di Hari Ke-17

PANDEGLANG || jejakindonesia.id — Anggota Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-126 Kodim 0601/Pandeglang terus menunjukkan dedikasi dan semangat pantang menyerah dalam melanjutkan pembangunan infrastruktur jalan di wilayah sasaran TMMD. Memasuki hari ke-17 pelaksanaan program, pekerjaan pengerasan jalan kini telah mencapai progres sekitar 72 persen.

Dalam kegiatan yang berlangsung pada hari ini, tampak anggota Satgas TMMD bekerja bahu membahu bersama warga masyarakat setempat melakukan proses penataan dan penyusunan batu sebagai bagian dari pengerasan badan jalan. Aktivitas dilakukan dengan penuh semangat meskipun kondisi medan cukup berat dan cuaca kadang berubah. Progres ini menjadi bukti nyata dari sinergi antara TNI dan masyarakat dalam membangun sarana dan prasarana yang dibutuhkan warga desa.

Dandim 0601/Pandeglang Letkol Inf Afri Swandi Ritonga, S.I.P., selaku Dansatgas TMMD ke-126, menyampaikan bahwa pembangunan jalan ini merupakan salah satu sasaran fisik utama TMMD yang ditujukan untuk membuka akses transportasi warga, sehingga dapat meningkatkan mobilitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat pedesaan.

“Pengerasan jalan ini sangat penting untuk mendukung aktivitas warga dalam mengangkut hasil pertanian dan memperlancar akses antar dusun. Kami akan terus maksimalkan tenaga dan waktu agar target dapat tercapai sesuai rencana,” ujar Dansatgas.

Selain itu, kegiatan TMMD ini juga mencerminkan nilai-nilai kemanunggalan TNI dengan rakyat. Melalui gotong royong dan kebersamaan, pekerjaan yang berat menjadi ringan dan penuh semangat. Warga sekitar tampak antusias membantu para prajurit dalam mengangkat dan menata batu, menunjukkan bahwa semangat kebersamaan masih hidup kuat di tengah masyarakat pedesaan.

Dengan semangat kerja keras dan kebersamaan ini, diharapkan seluruh sasaran fisik TMMD ke-126 dapat terselesaikan tepat waktu dan memberikan manfaat besar bagi masyarakat. Tidak hanya membangun infrastruktur, TMMD juga diharapkan mampu membangun semangat nasionalisme serta mempererat hubungan emosional antara TNI dan rakyat.

Pelaksanaan TMMD ke-126 Kodim 0601/Pandeglang ini menjadi bukti nyata bahwa TNI senantiasa hadir di tengah rakyat untuk membantu percepatan pembangunan daerah, khususnya di wilayah pedesaan, demi mewujudkan kesejahteraan dan kemandirian masyarakat.

Sumber: Pendim 0601 Pandeglang

Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Satgas Yonif 521/DY Manfaatkan Lahan Kosong di Sekitar Pos

Memberamo Tengah || jejakindonesia.id - Dalam upaya mendukung program ketahanan pangan nasional, Personil Satgas Pamtas Kewilayahan Yonif 521/DY Pos Kelila melaksanakan Berkebun meningkatkan ketahanan Pangan di Pos Kelila, di Distrik Kelila Kabupaten Mamberamo Tengah (25/10/2025). Mengoptimalkan pemanfaatan lahan kosong di lingkungan Pos guna meningkatkan produktivitas pangan dengan menanam berbagai jenis sayuran dan tanaman pangan lainnya.

Letda Inf Imam Akbar S.Tr(Han) Satgas Yonif 521/DY Pos Kelila, Terus berkomitmen untuk mendukung ketahanan pangan melalui berbagai program kreatif dan bermanfaat, Salah satunya adalah Kebun Sayuran, sebuah inisiatif mandiri untuk memanfaatkan lahan yang ada menjadi sumber penghasil bahan pangan.

Di kebun ini, prajurit Yonif 521/DY menanam berbagai jenis tanaman seperti sayur-sayuran, dan umbi-umbian, Yang tidak hanya mendukung kebutuhan sehari-hari, tetapi juga memberikan contoh nyata kepada masyarakat di sekitar Distrik Kelila, pentingnya memanfaatkan lahan produktif.

Selain itu, program ini hasil panen berkualitas yang nantinya akan dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan pangan serta didistribusikan kepada masyarakat sekitar sebagai bentuk kepedulian sosial.

Komandan Satgas Yonif 521/DY Letkol Inf Rahadyan Surya Murdata,S.E,M.I.P,
Bahwa langkah ini merupakan bagian dari kontribusi nyata TNI dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. “Dengan memanfaatkan lahan yang ada, kami berharap dapat memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar serta mendukung kesejahteraan anggota dan masyarakat,”.

Dengan adanya optimalisasi lahan kosong ini, Satgas Yonif 521/DY tidak hanya turut serta memperkuat sektor ketahanan pangan, namun juga membangun kemandirian dan kepedulian terhadap lingkungan serta menjadi sarana edukasi bagi personel dan masyarakat dalam mengelola pertanian serta memaksimalkan lahan secara mandiri diharapkan dapat terus berkembang dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.

*Prajurit Macan Kumbang Berhasil (Yonif 521/DY)*

Kapolda Papua Barat Daya Terima Kunjungan Kepala Staf Koarmada III

PAPUA || jejakindonesia.id - Kepala Kepolisian Daerah Papua Barat Daya Brigjen Pol. Gatot Haribowo S.I.K., M.A.P., didampingi para Pejabat Utama (PJU) menyambut kedatangan Kepala Staf Koarmada III Laksamana TNI Anung Sutanto berserta rombongan di Mako Ditpolairud Polda Papua Barat Daya, Kamis (23/10/2025).

Kedatangan Kepala Staf Koarmada III adalah untuk mewakili Pangkoarmada III Laksamana Muda Hudiarto Krisno Utomo, M.A., M.M.S., P.S.C.(Joint)., CHRMP. yang akan berpindah tugas menjadi Asisten Perencanaan Kepala Staf Angkatan Laut (Asrena Kasal).

Kepala Staf Koarmada III menyampaikan permintaan maaf atas nama Pangkoarmada III, yang sekaligus menginformasikan ketidakhadiran Pangkoarmada III karena adanya jadwal dinas lain yang tidak bisa ditinggalkan.

Sementara itu, Kapolda Papua Barat Daya mengucapkan rasa terimakasih dan apresiasi atas kunjungan serta sinergi yang selama ini terjalin.

"Kami menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas kunjungan Kepala Staf Koarmada III, Salam dan doa terbaik saya untuk beliau. Semoga sukses," ucap Kapolda.

Pertemuan ini diselenggarakan dalam rangka membangun sinergi dan mempererat silaturahmi antara Polri dan TNI, yang diharapkan menjadi landasan kerja sama yang kuat dalam pelaksanaan tugas kedepan. Diakhir pertemuan, dilaksanakan penyerahan plakat kenang-kenangan.

Audiensi Dengan Menhut, Kapolri Siap Bersinergi Hadapi Karhutla

JAKARTA || jejakindonesia.id - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menggelar audiensi dengan Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (24/10/2025). Sejumlah pembahasan dan isu dibahas keduanya dalam kesempatan tersebut.

Dalam pertemuan tersebut, Sigit menekankan soal optimalisasi kepolisian dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di Indonesia.

"Saya baru saja menerima audiensi dari Menteri Kehutanan untuk memperkuat koordinasi dan mengoptimalkan pelaksanaan tugas dalam penanggulangan kebakaran hutan dan lahan," kata Sigit.

Menurut Sigit, saat ini, Indonesia mulai memasuki musim hujan yang diprediksi terjadi pada periode September hingga November 2025. Puncak musim hujan diperkirakan berlangsung pada November 2025 hingga Februari 2026, yang dimulai dari wilayah Indonesia bagian barat dan secara bertahap bergerak ke bagian timur. Namun, karhutla masih harus diwaspadai di sejumlah titik.

"Meski demikian, BMKG juga menjelaskan saat ini masih terjadi kondisi panas ekstrem di beberapa wilayah Indonesia di antaranya yang terjadi di Majalengka, Surabaya, Gorontalo, Kupang, hingga Sentani," ujar Sigit.

Sigit memapatkan, berdasarkan hasil monitoring titik hotspot pada periode Januari sampai 22 Oktober 2025, terdapat 2.517 titik hotspot dengan tingkat kepercayaan tinggi (confidence level high).

Menurutnya, angka ini menurun sebanyak 833 titik atau 24,8 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2024. Adapun wilayah dengan titik hotspot tertinggi terjadi di wilayah Riau, Kalimantan Barat dan Kalimantan Timur.

"Kondisi ini disebabkan oleh rendahnya curah hujan, kondisi cuaca kering, angin kencang yang menyebabkan penyebaran titik api dengan cepat serta karakteristik wilayah yang sebagian besar merupakan lahan gambut," ucap Sigit.

Sigit memastikan, dalam penanggulangan Karhutla, Polri bersama stakeholders terkait, termasuk Kementerian Kehutanan, telah melakukan langkah-langkah mitigasi untuk mengoptimalkan penanggulangan Karhutla.

Pada tahun 2025, Polri telah melaksanakan 27.621 kegiatan sosialisasi dan 11.949 kegiatan patroli. Selain itu, hingga saat ini Polri bersama stakeholders terkait telah membangun 4.032 embung atau kanal serta 1.457 menara pantau di beberapa wilayah rawan kebakaran hutan.

"Dalam menghadapi ancaman karhutla yang berpotensi mengganggu stabilitas lingkungan, ekonomi, dan sosial masyarakat, Polri bersama Kementerian dan Lembaga terkait berkomitmen melakukan langkah-langkah cepat, terpadu, dan berkesinambungan," papar Sigit.

Upaya tersebut diawali dengan peningkatan kesiapsiagaan personel dan Sarpras, serta pendirian Posko Tanggap Darurat terpadu di wilayah rawan Karhutla.

"Kami juga menerapkan early warning system dalam rangka monitoring dan deteksi dini terhadap potensi Karhutla melalui pemanfaatan aplikasi Geospatial Analytic Center (GAC), yang terpadu dan berkesinambungan dengan
aplikasi instansi lainnya seperti SiPongi (Kemenhut), Fire Danger Rating System, Himawari (BMKG), dan TMAT (KLHK)," papar Sigit.

Kemudan, melakukan patroli darat maupun udara terpadu yang melibatkan TNI, BPBD, Manggala Agni, dan masyarakat peduli api untuk mendeteksi dan memverifikasi titik hotspot secara real time. Ketika, ditemukan adanya titik Karhutla, maka dilakukan upaya pemadaman dengan melibatkan melalui personel dan Sarpras pada jalur darat ataupun operasi modifikasi cuaca.

Selanjutnya, Sigit menuturkan, terkait penegakan hukum, pihaknya mengedepankan tindakan tegas dan profesional. Pada periode
Januari sampai 23 Oktober 2025, Polri telah menangani 86 kasus tindak pidana Karhutla dengan menetapkan 83 tersangka perorangan.

"Adapun modus operandi dari para pelaku yaitu melakukan pembakaran lahan untuk kegiatan usaha, khususnya perkebunan. Terakhir, saya mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar, karena selain dapat merusak lingkungan, tindakan tersebut juga membahayakan kesehatan dan keselamatan banyak orang," tutup Sigit.