Sorry, we're closed Opens Senin at 9:00 am

Redaksi

Utamakan Pendekatan Pembinaan, Polda Gorontalo Batalkan Penetapan Tersangka Mahasiswa

GORONTALO || jejakindonesia.id - Kepolisian Daerah Gorontalo membatalkan penetapan tersangka terhadap sejumlah mahasiswa yang sebelumnya diduga terlibat dalam aksi unjuk rasa anarkis di Gorontalo beberapa waktu lalu.

Keputusan tersebut disampaikan langsung oleh Kapolda Gorontalo Irjen Pol. Drs. Widodo, dalam keterangan persnya pada Senin (27/10/2025).

Kapolda menjelaskan, pembatalan status tersangka ini merupakan hasil evaluasi dan koordinasi antara Polda Gorontalo bersama sejumlah Rektor Perguruan Tinggi di Gorontalo sebagai tindak lanjut penanganan kasus unjuk rasa pada Selasa (2/9/2025).

“Dalam penanganannya, perbuatan para mahasiswa ini sebenarnya telah memenuhi unsur pidana, terutama dalam kasus pembakaran fasilitas umum. Namun kami mempertimbangkan aspek psikologis, moral, dan sosiologis, sehingga kasus ini tidak kami lanjutkan,” ungkap Kapolda.

Kapolda menambahkan bahwa langkah tersebut diambil atas dasar prinsip keadilan, kepastian hukum, dan kemanfaatan hukum, serta sebagai bentuk kepedulian terhadap masa depan mahasiswa.

“Kami ingin memberikan pembinaan, bukan hanya penegakan hukum semata. Harapannya, adik-adik mahasiswa ini dapat menjadi contoh bagi rekan-rekannya tentang bagaimana menyampaikan aspirasi dengan cara yang baik tanpa anarkis,” jelasnya.

Dalam pertemuan tersebut, Kapolda bersama para pimpinan universitas sepakat untuk menyelesaikan perkara ini melalui pendekatan pembinaan dan kemitraan antara Polri dan kampus.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Gorontalo Kombes Pol. Desmont Harjendro A.P., S.I.K., menegaskan bahwa Polri tidak pernah melarang aksi unjuk rasa selama dilakukan sesuai aturan yang berlaku.

“Unjuk rasa adalah bentuk ekspresi aspirasi dan solidaritas dari mahasiswa. Namun perlu diingat bahwa kebebasan tersebut harus disertai tanggung jawab agar tidak merugikan masyarakat,” jelasnya.

Kabid Humas menambahkan, pada unjuk rasa yang terjadi September lalu, terdapat tiga titik lokasi aksi. Dua di antaranya berjalan kondusif, namun satu titik berujung anarkis dengan insiden pembakaran water barrier dan gangguan terhadap aktivitas masyarakat.

“Pelaku anarkis sempat diamankan dan diproses sesuai prosedur. Namun setelah dilakukan koordinasi dengan pimpinan perguruan tinggi, Kapolda memutuskan pendekatan pembinaan lebih tepat diterapkan, sejalan dengan konsep Polisi Sahabat Kampus,” ujar Kabid Humas.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa ke depan Polda Gorontalo akan mengintensifkan kegiatan pembinaan, kunjungan, dan dialog di kampus-kampus di seluruh Provinsi Gorontalo guna mempererat sinergitas antara Polri dan civitas akademika.

Keenam mahasiswa yang sebelumnya menjadi calon tersangka masing-masing berinisial JH, FM, MR, MH, MF, dan MA, yang berasal dari berbagai perguruan tinggi ternama di Provinsi Gorontalo.

“Langkah ini menjadi wujud nyata komitmen Polda Gorontalo dalam mengedepankan prinsip keadilan restoratif serta memperkuat hubungan harmonis antara Polri dan dunia pendidikan,” tutup Kabid Humas.

Kapolda Maluku Utara Hadiri Deklarasi Forum Keberagaman Nusantara di Kedaton Ternate

MALUKU || jejakindonesia.id - Kapolda Maluku Utara, Irjen Pol Waris Agono, M.Si, mewakili Kapolri dalam menghadiri Deklarasi Forum Keberagaman Nusantara yang mengusung tema “Merajut Akar Bangsa, Membangkitkan Rasa Nusantara untuk Mewujudkan Indonesia Emas”. Acara tersebut digelar di Kedaton Kesultanan Ternate, Senin (27/10/2025).

Deklarasi dihadiri oleh Ketua Dewan Pembina Pimpinan Nasional Forum Keberagaman Nusantara, Prof. Dr. (H.C.) K.H. Ma’ruf Amin, Sultan Ternate Hidayat Mudaffar Sjah, S.IP, M.I.P, Danrem 152/Baabullah, Kajati Maluku Utara, serta berbagai tamu undangan dari lintas daerah dan elemen masyarakat.

Dalam arahannya, K.H. Ma’ruf Amin menekankan pentingnya merawat semangat kebangsaan dan menjaga warisan perjuangan para pendiri bangsa.

“Pendiri bangsa dalam mendirikan negara ini tidak mudah. Jika kita tidak merawat dan menjaganya, berpotensi menimbulkan konflik,” ujar Ma’ruf Amin.

Ia menambahkan, keberagaman yang terbentang dari Sabang sampai Merauke merupakan kekuatan bangsa yang patut disyukuri.

“Alhamdulillah, kita mampu merawat keberagaman ini. Bahkan negara lain datang ke Indonesia untuk belajar tentang toleransi. Mereka menganggap bangsa paling toleran di dunia adalah Indonesia,” ucapnya.

Menurutnya, momentum deklarasi ini menjadi kesempatan penting untuk memperkuat peran tokoh daerah, pemangku adat, dan para sultan dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Salah satu butir penting dalam deklarasi tersebut ialah dukungan penuh terhadap pelaksanaan Pasal 33 UUD 1945, yang menegaskan bahwa kekayaan alam Indonesia dikelola sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat.

K.H. Ma’ruf Amin juga menyebutkan empat bingkai utama dalam menjaga kerukunan bangsa, yakni bingkai politis, teologis, sosiologis, dan yuridis. Keempatnya menjadi pilar yang memperkuat NKRI dengan landasan Pancasila, UUD 1945, dan semangat kebangsaan.

Kapolda Banten Dampingi Wapres RI Gibran Taman Mangrove di Tangerang

BANTEM || jejakindonesia.id - Kapolda Banten Irjen Pol Hengki mendampingi Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka dalam kegiatan Perlindungan dan Pengelolaan Ekosistem Mangrove yang digelar di Taman Mangrove Ketapang, Desa Ketapang, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, pada Senin (27/10).

Hadir dalam kegiatan tersebut Gubernur Banten Andra Soni, Danlantamal III Laksamana Pertama (Laksma) TNI Uki Prasetia, Kepala Staf Kodam Jaya/Jayakarta (Kasdam Jaya) Brigjen TNI Zulhadrie S. Mara, Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah dan forkopimda Provinsi Banten.

Acara ini merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah dalam menjaga ekosistem pesisir dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pelestarian hutan mangrove. Selain kegiatan penanaman, juga digelar pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat sekitar, sebagai wujud kepedulian sosial terhadap warga pesisir. Kegiatan tanam mangrove ini sebagai upaya mengembalikan ratusan ribu hektare kawasan mangrove yang telah beralihfungsi.

Dalam kesempatan tersebut Kapolda Banten menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan hanya sebatas simbolik, tetapi juga merupakan bentuk komitmen bersama untuk menjaga keberlanjutan alam bagi generasi mendatang.

“Penanaman mangrove ini memiliki makna yang mendalam. Selain menjaga ekosistem pesisir, kita juga menanam harapan bagi masa depan anak cucu kita. Polda Banten berkomitmen mendukung seluruh program pemerintah dalam pelestarian lingkungan, karena keamanan dan kelestarian alam berjalan beriringan,” ujar Kapolda Banten.

Selain itu Kapolda Banten menambahkan bahwa pihaknya siap mendukung penuh berbagai program pelestarian lingkungan yang digagas pemerintah, baik melalui pendekatan keamanan maupun pemberdayaan masyarakat.

“Polda Banten berkomitmen menjaga keamanan dan mendukung kelestarian ekosistem mangrove. Kami juga terus mengedukasi masyarakat agar lebih peduli terhadap lingkungan karena kelestarian alam adalah investasi untuk masa depan,” tambahnya.

Diakhir Kapolda Banten berharap kegiatan seperti ini dapat menjadi inspirasi dalam menjaga kelestarian alam. “Semoga kegiatan ini menjadi inspirasi bagi kita semua untuk terus mencintai dan melestarikan lingkungan. Dengan menjaga alam, kita menjaga kehidupan,” tutup Kapolda Banten.

Kapolda Jambi Terima Penghargaan Presisi Award Lemkapi 

JAMBI || jejakindonesia.id - Kepolisian Daerah Jambi terima kunjungan dari Direktur Lembaga Kajian Strategis Kepolisian Indonesia (Lemkapi) sekaligus Penasihat Kapolri, Dr. Drs. Edi Saputra Hasibuan, S.H., M.H., beserta staf Lemkapi pada Senin (27/10/2025)

Pertemuan tersebut dilaksanakan di ruang kerja Wakapolda Jambi. Turut hadiri Wakapolda Jambi Brigjen Pol. M. Mustaqim, Irwasda Polda Jambi Kombes Pol. Jannus Parlindungan Siregar, Karoops Polda Jambi Kombes Pol. Dr. M. Edi Faryadi, serta para Pejabat Utama (PJU) Polda Jambi.

Direktur Lemkapi Edi Saputra Hasibuan menyerahkan berupa penghargaan Lemkapi Presisi Award kepada Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar. Penghargaan ini diberikan atas dedikasi, loyalitas, dan komitmen tinggi Kapolda Jambi bersama jajarannya dalam meningkatkan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat.

“Kami dari Lemkapi memberikan Presisi Award kepada Kapolda Jambi sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi, loyalitas, dan kerja nyata beliau bersama jajarannya dalam meningkatkan pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat,” ujar Dr. Edi Saputra Hasibuan.

Lemkapi juga menilai bahwa Kapolda Jambi aktif menjalin silaturahmi dengan masyarakat, memperkuat ketahanan pangan, serta mendukung pembangunan SPPG dan program Makanan Bergizi Gratis (MBG) sebagai bagian dari implementasi program Asta Cita Presiden RI Prabowo Subianto dan kebijakan Presisi Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si.

Selain menyerahkan penghargaan, Lemkapi melakukan pengecekan pelayanan publik di SPKT Polda Jambi, sekaligus memberikan apresiasi dan dukungan moral terhadap kinerja Polda Jambi dalam menjaga stabilitas Kamtibmas, meningkatkan inovasi pelayanan, dan memperkuat kepercayaan publik terhadap Polri.

Di akhir kegiatan, Dr. Edi Saputra Hasibuan juga memberikan motivasi dan masukan akademik kepada personel Polda Jambi agar terus meningkatkan profesionalitas, dedikasi, serta menjadi polisi yang dicintai masyarakat.

Sementara itu, Wakapolda Jambi Brigjen Pol. M. Mustaqim, S.I.K. menyampaikan apresiasinya atas kunjungan dan penghargaan yang diberikan Lemkapi.

“Kami berterima kasih atas perhatian dan penghargaan yang diberikan Lemkapi. Ini menjadi motivasi bagi seluruh personel Polda Jambi untuk terus bekerja profesional, melayani dengan hati, dan menjaga kepercayaan masyarakat,” tutup Wakapolda.

Kapolresta Banyuwangi: Hari Sumpah Pemuda Jadi Momentum Kebangkitan dan Persatuan Bangsa

BANYUWANGI || jejakindonesia.id – Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-97 tahun 2025 menjadi momentum penting untuk meneguhkan kembali semangat kebangkitan dan persatuan generasi muda dalam mengisi kemerdekaan.

Polresta Banyuwangi melaksanakan upacara bendera memperingati Hari Sumpah Pemuda di halaman Mako Polresta Banyuwangi, Selasa pagi (28/10/2025). Upacara dipimpin oleh Kabag SDM Polresta Banyuwangi, Kompol A. Ali Masduki, S.H., M.H., dan diikuti oleh Pejabat Utama, perwira, bintara, serta ASN Polresta Banyuwangi.

Selaku Inspektur Upacara Kabag SDM Kompol A. Ali Masduki,S.H., M.H., membacakan amanat dari menteri Pemuda dan Olahraga di hadapan peserta Upacara.

Sementara itu, Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol. Rama Samtama Putra, S.I.K., M.Si., M.H., turut menghadiri upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda yang digelar di halaman Kantor Pemkab Banyuwangi.

Dalam keterangannya, Kombes Pol. Rama Samtama Putra,S.I.K., M.Si., M.H., menegaskan bahwa semangat Sumpah Pemuda harus terus hidup dalam diri setiap pemuda dan pemudi Indonesia.

“Harapan kami, semangat Sumpah Pemuda ada dalam diri generasi muda agar terus mengikatkan diri dalam kesatuan dan berjuang mengisi kemerdekaan yang telah diperoleh dengan susah payah,” ujarnya.

Lebih lanjut, Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol. Rama Samtama Putra,S.I.K., M.Si., M.H., mengajak para pemuda di Banyuwangi untuk menjadikan peringatan Hari Sumpah Pemuda sebagai momentum meningkatkan kapasitas diri dan memperkuat kontribusi dalam mewujudkan visi besar Indonesia Emas 2045.

“Pemuda harus produktif, berkreasi, dan berinovasi agar mampu berperan aktif dalam pembangunan Banyuwangi, Jawa Timur, dan Indonesia,” jelasnya.

Kombes Pol. Rama Samtama Putra,S.I.K., M.Si., M.H., juga berpesan agar semangat dan energi pemuda disalurkan ke arah yang positif di tengah derasnya arus teknologi informasi.

“Jangan hanyut dalam perkembangan teknologi yang berdampak negatif, tetapi gunakan untuk mengembangkan diri dan menyesuaikan dengan kemajuan zaman secara positif,” pungkasnya

error: Content is protected !!