Sorry, we're closed Opens Senin at 9:00 am

Redaksi

Polres Pasuruan Gelar Patroli Skala Besar Cegah Gangguan Kamtibmas Malam Akhir Pekan

PASURUAN || jejakindonesia.id — Polres Pasuruan bersama unsur TNI, Satpol PP, Dishub, Senkom, Banser, dan IPSI menggelar patroli skala besar pada Sabtu malam (1/11/2025) untuk menjaga kondusifitas wilayah dan mencegah potensi gangguan keamanan di malam akhir pekan.

Kapolres Pasuruan, AKBP Jazuli Dani Iriawan, S.I.K., M.Tr.Opsla, mengatakan kegiatan ini dilakukan sebagai langkah antisipatif terhadap berbagai bentuk pelanggaran hukum di malam hari.

“Patroli ini bertujuan menjaga situasi tetap aman dan terkendali, terutama mencegah aksi balap liar, gangster, dan aktivitas kelompok muda yang berpotensi menimbulkan keresahan masyarakat,” ujar Kapolres.

Patroli dimulai pukul 20.35 WIB usai apel bersama di Mapolres Pasuruan dan berlangsung hingga pukul 04.00 WIB. Rute patroli mencakup wilayah Bangil, Beji, Gempol, Pandaan, Prigen, Sukorejo, Purwosari, dan Purwodadi, sebelum kembali ke Mapolres Pasuruan.

Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 59 personel gabungan diterjunkan. Terdiri dari anggota Polri, TNI Kodim Pasuruan, Satpol PP, Dishub, Senkom, Banser, dan IPSI. Patroli dilaksanakan secara estafet dan berkesinambungan bersama unsur tiga pilar di masing-masing wilayah.

Kapolres menambahkan, sinergi antarinstansi merupakan kunci utama dalam menjaga keamanan di Kabupaten Pasuruan.
“Kami mengedepankan kerja sama dengan semua unsur. Polsek dan Koramil menjadi ujung tombak karena mereka paling memahami tingkat kerawanan di wilayahnya,” jelasnya.

Polres Pasuruan juga mengimbau masyarakat agar ikut berperan menjaga keamanan lingkungan dengan aktif menghidupkan Poskamling dan segera melapor jika menemukan potensi gangguan kamtibmas.

Dengan kegiatan patroli skala besar ini, Polres Pasuruan berharap keamanan dan kenyamanan warga di malam hari dapat terus terjaga, serta menekan angka kriminalitas di wilayah hukum setempat.

Polisi Gelar Razia Pengemudi Usai Pesta Halloween di Surabaya, Antisipasi Laka Lantas

SURABAYA || jejakindonesia.id – Polrestabes Surabaya Polda Jatin menggelar razia di kawasan Jalan Gubernur Suryo pada Sabtu (1/11/2025) dini hari.

Operasi ini bukan hanya memeriksa kelengkapan surat kendaraan seperti SIM dan STNK, tetapi juga menyoroti kadar alkohol para pengemudi yang baru saja pulang dari pesta kostum seram.

Pantauan di lokasi menunjukkan petugas dari Satlantas Polrestabes Surabaya fokus menghentikan kendaraan roda empat yang melintas.

Sejumlah pengemudi bahkan masih mengenakan atribut pesta Halloween lengkap dengan riasan wajah menyeramkan yang mulai luntur, tanda baru saja usai berpesta.

Razia berlangsung sejak pukul 00.55 hingga 02.00 WIB dan menghasilkan temuan mengejutkan.

Polisi mendapati berbagai jenis minuman keras, mulai dari bir hingga arak, di beberapa kendaraan.

Tak sedikit pula pengemudi yang terindikasi berada di bawah pengaruh alkohol.

Wakasatlantas Polrestabes Surabaya, Kompol Su’ud, menegaskan bahwa operasi ini dilakukan sebagai langkah pencegahan terhadap potensi kecelakaan lalu lintas akibat pengaruh alkohol.

“Beberapa waktu lalu, ada kecelakaan tunggal yang ternyata pengemudinya dalam pengaruh alkohol. Makanya, malam ini kita gelar razia khusus mobil untuk tes kandungan alkohol,” ujar Kompol Su’ud.

Puluhan pengemudi menjalani pemeriksaan menggunakan alat breathalyzer.

Dari sekitar 40 hingga 45 pengemudi yang diperiksa, mayoritas menunjukkan kadar alkohol 0,0.

“Ada 40 sampai 45 pengemudi yang kita periksa. 90% menunjukkan 0,0 alkohol,” jelas Su’ud.

Namun, sekitar 10 persen pengemudi terdeteksi mengonsumsi alkohol meski dengan kadar rendah.

Kepolisian memberikan teguran simpatik kepada mereka sebagai bentuk edukasi.

Di antara para pengemudi tersebut, satu orang dinyatakan positif dengan kadar alkohol 0,08.

Polisi menilai kondisi tersebut sangat berbahaya bagi keselamatan berkendara.

“Kita dapati satu pengemudi dengan kandungan alkohol 0,08. Ini sangat membahayakan! Kita langsung tilang dan antar pulang ke rumah. Kita pastikan sampai rumah dengan selamat, baru kita tilang berdasarkan Pasal 283,” ungkap Su’ud.

Selain menilang pengemudi tersebut, petugas juga menemukan sejumlah minuman keras di beberapa kendaraan.

Barang bukti itu tidak seluruhnya disita karena sebagian merupakan bawaan kerja.

“Tadi rekan-rekan juga memeriksa barang bawaan. Ada yang membawa bir karena profesinya di restoran. Ada juga arak yang kita tahan karena belum diminum,” tambahnya.

Kompol Su’ud menegaskan bahwa operasi ini merupakan langkah pre-emptive Polrestabes Surabaya untuk memberikan efek jera kepada masyarakat.

Menurutnya, pesta boleh dilakukan, namun keselamatan di jalan raya harus tetap menjadi prioritas utama.

“Razia ini langkah awal untuk mengingatkan masyarakat. Kita juga akan berkoordinasi dengan Pemkot Surabaya untuk memberikan penyuluhan di tempat-tempat hiburan malam. Boleh pesta, tapi keselamatan harus diperhatikan!” pungkasnya.

Razia pengemudi mabuk pasca Halloween di Surabaya menjadi pengingat penting bagi masyarakat akan bahaya mengemudi di bawah pengaruh alkohol.

Tindakan tegas dan humanis dari kepolisian menunjukkan komitmen dalam menjaga keselamatan pengguna jalan, khususnya di momen-momen perayaan malam seperti Halloween. (*)

Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Tinjau Kesiapan SPPG, Dukung Program Pemenuhan Gizi Nasional

TANJUNGPERAK || jejakindonesia.id – Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Wahyu Hidayat, S.I.K., M.H bersama Kabag Log meninjau langsung kesiapan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polres Pelabuhan Tanjungperak Polda Jatim di Jl. Teluk Kumai Timur no 83-A Kelurahan Tanjung Perak , Kecamatan Pabean Cantikan, Surabaya.

Kunjungan tersebut bertujuan untuk memastikan kesiapan sarana dan prasarana pendukung program Pemenuhan Gizi Nasional, yang menjadi bagian dari implementasi kebijakan pemerintah pusat di Wilayah Kota Surabaya.

Dalam kegiatan tersebut, Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak melihat langsung kondisi fasilitas, ketersediaan logistik, serta kesiapan personel yang akan mendukung pelaksanaan program di lapangan.

“Kesiapan fasilitas seperti SPPG ini penting agar pelayanan berjalan optimal dan tepat sasaran,” ujar AKBP Wahyu, Minggu (2/11).

Ia menegaskan Polres Pelabuhan Tanjungperak Polda Jatim berkomitmen untuk mendukung penuh program pemerintah, termasuk upaya pemenuhan gizi masyarakat.

Selain memastikan kesiapan teknis, AKBP Wahyu juga menekankan pentingnya sinergi antar instansi, mulai dari pemerintah daerah, tenaga kesehatan, hingga unsur masyarakat, dalam menyukseskan program tersebut.

“Kami terus mendorong koordinasi lintas sektor agar pelaksanaan program ini bisa berjalan lancar dan membawa manfaat nyata bagi penerima manfaat nantinya, khususnya kelompok rentan gizi,” tambahnya.

Kapolres Pelabuhan Tanjungperak juga berpesan agar seluruh elemen pelaksana tetap menjaga kebersihan, ketertiban, serta memastikan keamanan di area pelayanan.

Melalui langkah ini, Polres Pelabuhan Tanjungperak Polda Jatim menunjukkan dukungan aktif terhadap program-program sosial pemerintah yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.

“Kami berharap program SPPG dapat memberikan dampak positif bagi peningkatan kualitas gizi dan kesehatan warga Kota Surabaya,” pungkasnya. (*)

Polisi Bersama Pemkab Ponorogo Sidak Sejumlah SPBU Cek BBM Pertalite

PONOROGO || jejakindonesia.id - Antisipasi terhadap dugaan pencampuran air pada bahan bakar jenis Pertalite, Polres Ponorogo Polda Jawa Timur bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo melakukan inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) wilayah Ponorogo, Jumat (31/10/2025).

Langkah ini merupakan upaya preventif menyusul munculnya laporan dari beberapa daerah di Jawa Timur terkait kendaraan bermotor yang mengalami masalah setelah mengisi Pertalite.

Dalam kegiatan tersebut, petugas gabungan melakukan pengecekan langsung di lapangan.

Bahan bakar Pertalite diambil langsung dari nozzle dan ditampung menggunakan botol bening untuk melihat kejernihan sekaligus memastikan tidak ada indikasi campuran air.

Kasatreskrim Polres Ponorogo, AKP Imam Mujali, memastikan hasil pengecekan menunjukkan bahan bakar di SPBU Ponorogo dalam kondisi aman dan sesuai standar.

“Aman ini, bisa dilihat sendiri. Tidak ditemukan Pertalite yang tercampur air,” tegas AKP Imam Mujali.

Ia menambahkan, kegiatan pengecekan ini bukan karena adanya laporan dari masyarakat Ponorogo, melainkan bagian dari langkah antisipasi untuk memastikan kenyamanan dan keamanan warga dalam menggunakan bahan bakar.

“Alhamdulillah, hasilnya aman. Tidak ada campuran air. Warga tidak perlu khawatir, Insya Allah Pertalite di Ponorogo dalam kondisi baik,” ujarnya.

Selain pemeriksaan oleh aparat dan Pemkab, pihak pengelola SPBU juga telah menerapkan sistem kontrol internal secara rutin untuk menjaga kualitas bahan bakar yang disalurkan ke masyarakat.

Ditempat terpisah, Kapolres Ponorogo AKBP Andin Wisnu menegaskan, apabila di kemudian hari ditemukan laporan masyarakat terkait bahan bakar bermasalah, pihaknya siap menindaklanjuti dengan penyelidikan lebih mendalam.

“Kami siap turun jika ada laporan masyarakat. Namun sejauh ini, tidak ditemukan adanya Pertalite yang terkontaminasi air,” pungkas Kapolres AKBP Andin

Gubernur Sulteng Buka Secara Resmi Korps Kadet Republik Indonesia (KKRI) Tahun 2025, Pangdam XXIII/Palaka Wira: Membangun Generasi Muda yang Cinta Tanah Air

PALU || jejakindonesia.id – Udara pagi di Kota Palu dipenuhi semangat kebangsaan ketika barisan pelajar berseragam Korps Kadet Republik Indonesia (KKRI) berderap gagah di Lapangan di Mayonif 711/Raksatama Jl. Emmy Saelan, Kelurahan Tatura Selatan, Kota Palu, Sulawesi Tengah, Sabtu (31/10/2025). Dengan penuh khidmat, Gubernur Sulawesi Tengah Dr. H. Anwar Hafid, M.Si., secara resmi membuka kegiatan Persami Korps Kadet Republik Indonesia (KKRI) Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Kodam XXIII/Palaka Wira.

Kegiatan yang berlangsung mulai 31 Oktober hingga 2 November 2025 ini dihadiri oleh Pangdam XXIII/Palaka Wira Mayjen TNI Jonathan Binsar Parluhutan Sianipar, Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, Kapolda Sulteng, Kajati Sulteng, Kasdam XXIII/Palaka Wira, Kapoksahli Pangdam XXIII/Palaka Wira, Danrem 132/Tdl, Danlanal Palu, unsur Forkopimda Provinsi Sulawesi Tengah, pejabat TNI-Polri, para kepala sekolah, serta ratusan pelajar SMK peserta KKRI dari berbagai wilayah Sulawesi Tengah.

Program Korps Kadet Republik Indonesia (KKRI) merupakan salah satu program pembinaan generasi muda di bawah binaan Kementerian Pertahanan dan TNI, yang dalam pelaksanaannya di Sulawesi Tengah dikoordinasikan oleh Kodam XXIII/Palaka Wira. Program ini bertujuan menanamkan semangat bela negara, nasionalisme, disiplin, serta kepemimpinan sejak dini. Kegiatan ini sekaligus menjadi wadah untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air, semangat kebangsaan, dan jiwa kepemimpinan, selaras dengan amanat UUD 1945 serta Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Sumber Daya Nasional untuk Pertahanan Negara.

Selama kegiatan berlangsung, para kadet akan menerima berbagai pembekalan penting, sepertii Pengetahuan kebangsaan dan nilai-nilai Pancasila, Sejarah perjuangan bangsa dan wawasan kebangsaan, Kepemimpinan berwawasan bela negara, Kedisiplinan, pelatihan PBB dan PPM, survival, pionir, SAR, serta pembinaan mental kebangsaan oleh prajurit TNI AD.

Gubernur Sulawesi Tengah Dr. H. Anwar Hafid, M.Si, dalam amanat yang dibacakannya, menyampaikan penghargaan dan rasa bangga kepada seluruh jajaran Korps Kadet Republik Indonesia di wilayah Sulawesi Tengah atas dedikasi dan loyalitas tinggi dalam mengikuti kegiatan ini.

Gubernur menegaskan bahwa di tengah kemajuan teknologi dan arus globalisasi, generasi muda menghadapi berbagai tantangan terhadap nilai-nilai moral, karakter, dan kebangsaan. Untuk itu, KKRI harus tampil sebagai garda terdepan dalam menjaga semangat nasionalisme dan jati diri bangsa.

“Kadet bukan sekadar pelajar yang memakai seragam kebesaran, tetapi simbol disiplin, tanggung jawab, dan pengabdian tanpa pamrih. Jadilah contoh bagi lingkungan sekolah, kampus, dan masyarakat tentang bagaimana pemuda Indonesia berpikir maju tanpa meninggalkan jati dirinya sebagai bangsa Indonesia,” tegas Gubernur.

Beliau juga menambahkan Melalui kegiatan ini, kita belajar menjadi generasi yang cerdas dan bijak, memahami bahaya narkoba, serta menggunakan media sosial secara bertanggung jawab. Melalui kegiatan ini, mari kita wujudkan semangat kebersamaan dan persaudaraan tanpa batas,” ujar Gubernur.

Menutup amanatnya, Gubernur berpesan agar para kadet selalu menjaga kehormatan dan nama baik Korps Kadet Republik Indonesia.

“Bangsa yang besar lahir dari generasi muda yang disiplin, berjiwa ksatria, dan mencintai tanah airnya lebih dari dirinya sendiri. Jadilah sumber inspirasi dan teladan di manapun kalian berada,” pungkasnya.

Sementara itu, Pangdam XXIII/Palaka Wira Mayjen TNI Jonathan Binsar Parluhutan Sianipar menyampaikan apresiasi atas antusiasme peserta dan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung kegiatan KKRI.
“KKRI adalah bentuk nyata kepedulian TNI terhadap masa depan bangsa. Melalui kegiatan ini, kita menyiapkan generasi muda yang tangguh, disiplin, dan berkarakter, agar siap mengabdi bagi bangsa dan negara,” ujar Pangdam.

Pangdam juga menekankan bahwa Kodam XXIII/Palaka Wira akan terus berperan aktif dalam pembinaan generasi muda melalui kegiatan yang menanamkan nilai-nilai kejuangan, kepemimpinan, serta semangat bela negara.
“Dengan semangat Palaka Wira, mari kita bentuk generasi muda yang tangguh, berani, dan setia kepada NKRI,” tambahnya.

Upacara pembukaan berlangsung dengan penuh semangat nasionalisme dan diakhiri dengan penyematan tanda peserta kepada perwakilan KKRI. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam membentuk generasi muda Sulawesi Tengah yang cinta tanah air, berkarakter kuat, dan siap berkontribusi demi kejayaan bangsa Indonesia

Sumber: Pendam XXIII Palaka Wira

error: Content is protected !!