Sorry, we're closed Opens today at 9:00 am

Redaksi

Pengabdian Imipas untuk Negeri, Lapas Banyuwangi Bantu Perbaikan Tempat Wudu Masjid

BANYUWANGI jejakindonesia.id – Dalam rangkaian kegiatan memperingati Hari Bakti Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) Ke-1 Tahun 2025, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banyuwangi turut serta mengimplementasikan program ‘Pengabdian Imipas untuk Negeri’. Program ini diwujudkan melalui kegiatan bakti sosial dengan melakukan perbaikan dan pembersihan fasilitas umum.

Kali ini, sasaran kegiatan adalah tempat wudu di Masjid Nurul Yasin Fatimah yang terletak di Kelurahan Pakis, Banyuwangi. Fokus dari kegiatan ini adalah memperbaiki dan meningkatkan kebersihan fasilitas tersebut agar dapat digunakan dengan lebih baik oleh jamaah masjid.

Adapun rangkaian pekerjaan yang dilakukan meliputi pengecetan ulang seluruh area tempat wudu serta pembersihan secara menyeluruh. Upaya ini tidak hanya memperindah tampilan fisik, tetapi juga menciptakan lingkungan yang lebih bersih.

Kepala Lapas Banyuwangi, I Wayan Nurasta Wibawa, menegaskan tujuan kegiatan ‘Pengabdian Imipas untuk Negeri’ untuk menjadikan fasilitas umum yang semula kurang layak menjadi lebih layak, berfungsi optimal, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Kegiatan ini menjadi bentuk komitmen kami untuk membawa manfaat pada masyarakat,” ujarnya, Sabtu (15/11).

Lebih lanjut, Wayan menyampaikan harapannya agar perbaikan yang telah dilakukan dapat memberikan dampak positif dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

“Kami berharap dengan perbaikan ini, tempat wudu Masjid Nurul Yasin Fatimah menjadi lebih bersih dan nyaman, sehingga dapat meningkatkan kenyamanan jamaah dalam beribadah,” pungkasnya.

Kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen jajaran Kemenimipas, dalam hal ini Lapas Banyuwangi, untuk turut peduli dan berkontribusi langsung terhadap masayarakat sekitar.

Jatanras Polres Simalungun Berhasil Bekuk Pelaku Pembunuhan dalam Tempo 9 Jam

SIMALUNGUN || jejakindonesia.id - Unit Jatanras (Kejahatan Jalanan dan Transnasional) Satuan Reserse Kriminal Polres Simalungun berhasil menangkap pelaku pembunuhan yang menewaskan Edward Sembiring (52) hanya dalam waktu sembilan jam setelah kejadian. Pelaku berinisial Dolmansen Sipayung (36) diamankan di perbukitan tempat persembunyiannya pada Jumat pagi, 14 November 2025, sekitar pukul 08.00 WIB.

Kasat Reskrim Polres Simalungun AKP Herison Manulang, SH, saat dikonfirmasi pada Sabtu, 15 November 2025, sekitar pukul 11.00 WIB, menjelaskan bahwa penangkapan ini merupakan bentuk reaksi cepat Polri dalam melayani masyarakat.

"Kami bergerak cepat setelah menerima laporan polisi. Tim Jatanras langsung melakukan pencarian dan berhasil mengamankan pelaku di perbukitan tempat dia melarikan diri," ujar AKP Herison Manulang.

Kasus bermula dari perselisihan sepele saat bermain biliar. Pada Kamis malam, 13 November 2025, sekitar pukul 23.30 WIB, pelaku dan korban bersama dua orang saksi bermain biliar di warung Royandi Saragih, Dusun Dolok Maraja, Nagori Saran Padang, Kecamatan Dolok Silau, Kabupaten Simalungun.

Kanit Jatanras Sat Reskrim Polres Simalungun IPDA Ivan Purba, SH, menjelaskan kronologi kejadian tersebut secara rinci. "Awalnya, korban dan tersangka terlibat keributan akibat perselisihan giliran bermain biliar. Sempat terjadi perkelahian antara korban dengan tiga pemain lainnya. Para saksi kemudian meminta pelaku untuk pulang ke rumah guna meredakan situasi," ungkap IPDA Ivan Purba.

Namun, situasi justru memanas sesampainya pelaku di kediaman. Tidak lama setelah tiba di rumah, Dolmansen Sipayung hendak keluar dan menemukan Edward Sembiring menunggu di jalan. Korban langsung menyerang pelaku dan melukai tangan kiri Dolmansen Sipayung, kemudian lari kembali ke rumahnya.

"Merasa dilukainya, pelaku mengambil pisau dari rumahnya dan kembali menemui korban tepat di depan rumah pelaku yang berjarak sekitar 15 meter dari rumah korban," jelas IPDA Ivan Purba menjelaskan alur kejadian.

Di lokasi tersebut, korban dan pelaku kembali berkelahi. Perkelahian fatal itu mengakibatkan korban mengalami luka yang diduga akibat sabetan pisau pelaku. Setelah kejadian, pelaku langsung melarikan diri, sementara masyarakat sekitar segera membawa korban ke Puskesmas Saran Padang. Namun, nyawa Edward Sembiring tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia di puskesmas.

Laporan polisi dengan nomor LP/B/487/XI/2025/SPKT/POLRES SIMALUNGUN/POLDA SUMATERA UTARA dibuat pada 14 November 2025 oleh pelapor berinisial SIS (33), petani asal Dusun Dolok Maraja. Tempat kejadian perkara berada di jalan depan rumah pelaku, Dusun Dolok Maraja Barat, Nagori Saran Padang.

Dalam penangkapan ini, petugas mengamankan beberapa barang bukti, yaitu satu helai baju dan sendal warna hitam milik korban, serta satu buah sarung pisau. Tiga orang saksi telah memberikan keterangan, yakni RPT (47), RS (33), dan RS (42), semuanya berprofesi sebagai petani dan beralamat di Dusun Dolok Maraja.

"Pelaku saat ini telah diamankan di Polres Simalungun untuk dimintai keterangan lebih lanjut dan akan diproses sesuai hukum yang berlaku," ucap AKP Herison Manulang memastikan proses hukum akan berjalan.

Kasus ini ditangani secara profesional dengan melibatkan penyidik dari Satuan Reserse Kriminal Polres Simalungun. Pelaku terancam dijerat dengan pasal penganiayaan yang mengakibatkan hilangnya nyawa seseorang. Penangkapan cepat ini menunjukkan keseriusan Polri dalam memberikan rasa aman dan keadilan kepada masyarakat.

Masyarakat sekitar mengapresiasi kecepatan kerja aparat kepolisian dalam mengungkap kasus pembunuhan ini. Keluarga korban berharap proses hukum dapat berjalan dengan adil dan pelaku mendapat hukuman setimpal atas perbuatannya yang menghilangkan nyawa Edward Sembiring, seorang ayah dan pencari nafkah keluarga.

Kepedulian Aipda Siswandy Sianturi Bhabinkamtibmas Polsek Sunggal Melayat Warga Binaannya

MEDAN || jejakindonesia.id - Bhabinkamtibmas Polsek Sunggal Desa Helvetia melaksanakan kegiatan Door to Door System (DDS) serta monitoring wilayah binaan sekaligus melayat ke rumah duka Kepala Dusun II Desa Helvetia, Sdr. Agustikno, yang telah meninggal dunia karena sakit, jum'at (14/11) pukul 11.30 wib s/d selesai di jln.Peinggan Gg.Swasdaya No.15, Dusun II, Desa Helvetia, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang

‎Bhabinkamtibmas Polsek Sunggal Desa Helvetia, Aipda Siswandy Sianturi, melakukan kegiatan melayat ke rumah duka almarhum Agustikno. Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian dan dukungan moril kepada keluarga yang ditinggalkan, sekaligus sebagai sarana untuk mempererat silaturahmi dan berinteraksi langsung dengan warga masyarakat.

‎Bhabinkamtibmas menyampaikan kata-kata penghiburan kepada pihak keluarga, mengajak untuk tetap ikhlas, sabar, dan tabah dalam menghadapi kepergian almarhum Agustikno yang sangat dicintai keluarga. Hal ini dilakukan untuk memberikan kekuatan mental dan spiritual kepada keluarga yang berduka.

‎Bhabinkamtibmas memberikan dukungan materiil kepada keluarga yang ditinggalkan sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas Polri terhadap masyarakat, agar keluarga tetap tegar menghadapi musibah yang menimpa.

‎Keluarga yang berduka menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas kunjungan dan kata-kata penghiburan yang disampaikan oleh Bhabinkamtibmas. Kehadiran Bhabinkamtibmas dinilai sangat berarti dan memberikan ketenangan bagi keluarga yang sedang berduka.

‎Kegiatan ini juga memperkuat hubungan emosional antara Polri dengan masyarakat, khususnya di wilayah Desa Helvetia, serta menunjukkan bahwa Polri senantiasa hadir di tengah-tengah masyarakat, tidak hanya dalam situasi tugas keamanan dan ketertiban, tetapi juga dalam kondisi suka maupun duka.

‎Kegiatan melayat dan DDS yang dilaksanakan oleh Bhabinkamtibmas Polsek Sunggal merupakan wujud nyata dari program community policing yang mengedepankan kedekatan dengan masyarakat. Polsek Sunggal berkomitmen untuk terus hadir dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat di wilayah hukumnya.

Polres Blitar Launching SPPG di Jimbe Wujudkan Dukungan Polri Terhadap Generasi Sehat

BLITAR || jejakindonesia.id - Kapolres Blitar AKBP Arif Fazlurrahman, memimpin langsung kegiatan Launching Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polres Blitar Polda Jatim yang berlokasi di Desa Jimbe, Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar,Kamis (13/11/25).

Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran Forkopimda Kabupaten Blitar, pejabat utama Polres Blitar Polda Jatim perwakilan Dinas Kesehatan, tokoh masyarakat, serta para tenaga pendidik dan pelajar dari berbagai sekolah di Kabupaten Blitar.

Dalam sambutannya, Kapolres Blitar menyampaikan bahwa pembentukan SPPG merupakan langkah nyata Polres Blitar Polda Jatim dalam mendukung program pemerintah Makan Bergizi Gratis (MBG), guna memastikan anak-anak di Kabupaten Blitar memperoleh asupan gizi yang cukup dan seimbang.

Kapolres Blitar mengatakan SPPG ini dibentuk untuk memenuhi kebutuhan gizi anak-anak sekolah di Kabupaten Blitar, agar mereka dapat tumbuh sehat, kuat, dan mampu belajar dengan optimal.

"Kami ingin memastikan tidak ada anak yang kekurangan gizi, karena mereka adalah generasi penerus bangsa yang harus kita jaga bersama,” ujar AKBP Arif Fazlurrahman.

Lebih lanjut, Kapolres Blitar menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor, terutama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar, dalam memastikan program ini berjalan efektif dan sesuai standar kesehatan.

Ia juga mengajak masyarakat, pendidik, serta para pengelola lembaga pendidikan untuk turut berpartisipasi aktif dalam pengawasan dan pelaksanaan program ini.

“Kami berharap dukungan penuh dari Dinas Kesehatan dalam hal edukasi dan pemantauan gizi, sehingga pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis ini benar-benar tepat sasaran dan memberikan manfaat maksimal bagi anak-anak,” tambahnya.

SPPG Yayasan Kemala Bhayangkari ini bekerja sama dengan pihak swasta PT. Kampung Coklat yang merupakan mitra Polres Blitar Polda Jatim.

Peluncuran SPPG Polres Blitar Polda Jatim menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam upaya mewujudkan Kabupaten Blitar yang sehat, cerdas, dan sejahtera.

Dengan adanya Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi ini, Polres Blitar berkomitmen untuk terus berperan aktif tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga dalam mendukung peningkatan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat, terutama generasi muda di Kabupaten Blitar.

Lapas Banyuwangi Hadir untuk Masyarakat dengan Berikan Layanan Kesehatan Gratis

BANYUWANGI || jejakindonesia.id - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banyuwangi terus menunjukkan komitmennya untuk memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat luas. Kali ini, komitmen tersebut diwujudkan dengan menyelenggarakan layanan kesehatan gratis bagi warga, yang dilaksanakan di depan Taman Makam Pahlawan (TMP) Wisma Raga Satria, Banyuwangi, Jumat (14/11).

Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bakti Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) yang ke-1. Melalui agenda ini, Lapas Banyuwangi ingin semakin mendekatkan diri dan berbagi dengan masyarakat di sekitarnya.

Kepala Lapas (Kalapas) Banyuwangi, I Wayan Nurasta Wibawa, menegaskan bahwa kegiatan tersebut menjadi bukti nyata eksistensi Lapas di tengah masyarakat.

"Ini adalah bukti nyata bahwa Lapas Banyuwangi, selain memiliki fungsi utama dalam membina warga binaan, juga memiliki komitmen kuat untuk hadir dan memberikan manfaat secara langsung bagi masyarakat," ujarnya.

Layanan kesehatan gratis ini ditangani secara langsung oleh tenaga kesehatan profesional yang dimiliki oleh Lapas Banyuwangi, yaitu dokter dan perawat.

Kehadiran mereka di lokasi disambut dengan sangat antusias oleh warga. Masyarakat tampak memanfaatkan dengan baik layanan positif ini, terlihat dari ramainya warga yang datang untuk memeriksakan kesehatan mereka.

Salah seorang warga yang memanfaatkan layanan, mengungkapkan rasa terbantunya. "Saya sangat terbantu bisa dapat cek kesehatan gratis seperti ini. Terima kasih kepada Lapas Banyuwangi. Semoga kegiatan yang bermanfaat seperti ini bisa terus berlangsung ke depannya," ujarnya penuh harap.

error: Content is protected !!