Opening soon Opens today at 9:00 am

Redaksi

Polda Papua Barat Daya Resmi Tempati Mako Baru di Eks-UNIPA: Babak Baru Pengamanan Bumi Cenderawasih

SORONG || jejakindonesia.id - Kepolisian Daerah (Polda) Papua Barat Daya (PBD) secara resmi mulai menempati Markas Komando (Mako) yang baru di Jalan Sadiwon, Distrik Aimas, Kabupaten Sorong, pada Sabtu (15/11/2025). Mako Polda Papua Barat Daya sebelumnya, yang berlokasi di Tampa Garam, Kota Sorong, kini beralih menempati gedung eks Universitas Papua (UNIPA) yang penggunaannya masih berstatus pinjam pakai.

Pemindahan Mako ditandai dengan acara syukuran, doa bersama, pemotongan tumpeng, serta prosesi pemindahan Pataka Polda Papua Barat Daya, sekaligus menandai resminya pengoperasian markas baru di Jalan Sadiwon, Distrik Aimas, Kabupaten Sorong.

Prosesi pemindahan Pataka “Gana Diranutama” menjadi agenda puncak peresmian tersebut. Pataka sebelumnya disemayamkan di Mako Polair Brimob Polda Papua Barat Daya sebelum diarak dan dilepas secara resmi oleh Kapolda Papua Barat Daya, Brigjen Pol Gatot Haribowo, di Alun-Alun Aimas.

Dari titik tersebut, seluruh jajaran Polda, yang dipimpin oleh Kapolda dan diikuti oleh para Kapolres serta personel dari berbagai satuan, melaksanakan kirab dengan berjalan kaki menuju markas baru.

Kirab berlangsung khidmat dan tertib, diiringi drumband serta antusiasme masyarakat yang turut menyaksikan perjalanan rombongan. Pemindahan Pataka tahun ini mengusung tema “Nabowoti Ninikei”, yang berarti melindungi dan melayani.

Dalam sambutannya, Kapolda Brigjen Pol Gatot Haribowo, S.I.K., M.AP menyampaikan rasa haru yang mendalam atas peresmian lokasi baru tersebut. Dalam sambutannya, ia mengenang awal mula proses pinjam pakai dari UNIPA dan rehabilitasi yang dilakukan terhadap markas komando (Mako) baru itu.

Brigjen Pol Gatot Haribowo menuturkan bahwa kondisi bangunan saat pertama kali dikunjungi sangat jauh dari layak. Namun berkat kerja keras dan dedikasi, kini bangunan ini telah bertransformasi menjadi markas komando yang representatif dan siap digunakan.

"Saat pertama saya menginjakkan kaki di tempat ini, kondisinya tidak seperti sekarang. Atap banyak yang bocor, dipenuhi lumut, dan terdapat pohon-pohon tinggi. Bagian tengah bangunan pun berbeda bentuknya. Jika hujan, air menggenang hingga sekitar 30 sentimeter sehingga tidak memungkinkan digunakan untuk apel," ucap Kapolda Papua Barat Daya.

Kapolda Papua Barat Daya menyebutkan perpindahan Markas Komando (Mako) ini sebagai momen bersejarah dan menyampaikan apresiasi kepada semua pihak, termasuk Pemerintah Daerah (Pemda), atas dukungan dalam penyediaan lokasi kantor sementara.

“Kita bersyukur Tuhan memberikan kesempatan sehingga kita dapat berada di tempat ini. Meski belum menempati lokasi yang menjadi hak kita secara penuh, Pemda telah memberikan tempat sementara,” ungkap Brigjen Pol. Gatot Haribowo

Nantinya, untuk lokasi permanen Mako Polda Polda Papua Barat Daya masih dalam proses kordinasi dengan pihak Pemda.

Penanganan Humanis di Dairi: 10 Personel Terluka, Polda Sumut Tegaskan Komitmen Jaga Kamtibmas

DAIRI || jejakindonesia.id - Situasi sempat memanas di Mapolres Dairi setelah sekelompok massa melakukan aksi pelemparan batu, botol, dan cabai giling ke arah petugas pada Rabu siang (12/11/2025).

Aksi tersebut terjadi saat massa yang sebagian besar merupakan perempuan tiba menaiki mobil pick-up dan meminta agar pelaku kasus perusakan PT Gruti berinisial PS dibebaskan.

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Dr. Ferry Walintukan, S.I.K., S.H., M.H., menjelaskan bahwa sejak awal Polres Dairi telah mengedepankan langkah persuasif agar situasi tetap kondusif.

“Petugas kami sudah memberikan imbauan agar massa tidak melakukan tindakan anarkis. Penyampaian pendapat di muka umum pada prinsipnya dilindungi undang-undang, namun harus dilakukan dengan cara yang tertib, humanis, dan sesuai aturan hukum,” ujar Kabid Humas.

Saat itu, katanya Kapolres Dairi, AKBP Otniel Siahaan, berdiri di garis depan sejak pukul sepuluh. bersama para perwira, anggota Dalmas, personel TNI, Satpol PP, hingga BKO dari Polres Pakpak Bharat.

Meski demikian, situasi berubah ketika dari arah mobil pick-up mulai dilemparkan batu dan botol kaca ke arah petugas. Untuk mengantisipasi eskalasi, personel Polres Dairi yang dibantu TNI dan Satpol PP sudah bersiaga menggunakan tameng dan perlengkapan pengamanan.

“Petugas sempat memberikan tembakan peringatan ke udara untuk menghentikan tindakan anarkis tersebut. Namun karena tidak diindahkan, beberapa pelaku pelemparan kemudian diamankan agar situasi tidak semakin memburuk,” jelas Ferry Walintukan.

Tak berhenti di situ, sebagian massa menyiram air cabe ke wajah aparat. Di tengah kepulan emosi itu, polisi bertahan menjaga barisan, menjaga Mako rumah mereka sendiri.

Akibat aksi pelemparan itu, sejumlah personel mengalami luka-luka. Berdasarkan laporan Polres Dairi, terdapat sedikitnya 10 personel yang terluka, dua di antaranya mengalami luka pada bagian kepala dan telinga sehingga harus mendapat perawatan di RSUD Sidikalang.

“Kapolres Dairi bersama para pejabat utama Polres langsung menjenguk personel yang dirawat untuk memastikan kondisi mereka dan memberikan dukungan moril. Kita berharap seluruh personel segera pulih,” ungkap Kabid Humas.

Sementara itu, massa yang diamankan saat kejadian sedang menjalani pemeriksaan lebih lanjut bersama barang bukti yang berhasil disita.

Di akhir keterangannya, Kabid Humas Polda Sumut kembali mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Dairi untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban.

“Polda Sumut berkomitmen menjaga situasi tetap aman dan damai. Kami mengajak seluruh pihak untuk menyelesaikan setiap permasalahan dengan cara yang bijak serta menghindari tindakan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain,” pungkasnya.

Polda Sumut dan Polres Dairi Dampingi Kepulangan Masyarakat Parbuluan VI dengan Situasi Aman dan Kondusif

DAIRI || jejakindonesia.id — Kepolisian Resor Dairi mengawal proses pemulangan masyarakat Desa Parbuluan VI yang sebelumnya mengungsi di Gedung Olahraga Kabupaten Dairi, Jumat (14/11/2025). Kegiatan pendampingan tersebut berlangsung aman, tertib, dan penuh suasana kekeluargaan.

Pemulangan ini dihadiri sejumlah unsur pimpinan Polda Sumut, Pemerintah Kabupaten Dairi, serta perangkat desa terkait. Hadir di antaranya Auditor Kepolisian Madya TK.III Itwasda Polda Sumut Kombes Pol Budi P. Saragih, S.I.K., M.H, Penata Kebijakan Kapolri Madya TK.III Polda Sumut Kombes Pol Yudhi S.M. Pinem, S.I.K., M.H, Wakil Bupati Dairi Wahyu Daniel Sagala, Kapolres Dairi AKBP Otniel Siahaan, S.I.K., M.I.K, jajaran PJU Polres Dairi, serta Kepala Desa Parbuluan VI Parasian Nadeak.

Dalam arahannya, Kombes Pol Budi P. Saragih mengajak seluruh masyarakat Parbuluan VI untuk tetap menjaga ketenangan, tidak mudah terprovokasi, serta mengedepankan komunikasi apabila terdapat informasi atau persoalan yang perlu ditindaklanjuti.

“Apabila ada isu atau informasi yang berkembang, segera sampaikan kepada Polres Dairi. Jangan mengambil tindakan sendiri yang dapat memicu kembali permasalahan," tegasnya.

Ia juga menambahkan bahwa pemerintah daerah dan perusahaan terkait sedang berupaya mencari solusi yang cepat dan damai agar situasi dapat kembali seperti sediakala.

Warga yang kembali ke desa juga diimbau untuk menjaga kerukunan, menghindari perkataan yang memicu kesalahpahaman, serta bersama menjaga suasana damai demi kebaikan seluruh pihak.

Kapolres Dairi AKBP Otniel Siahaan, S.I.K., M.I.K memastikan proses pendampingan berjalan aman dan lancar. Selain itu, Polres Dairi juga berkomitmen menjaga keberlanjutan keamanan pascakembali masyarakat ke tempat tinggal masing-masing.

Kegiatan pendampingan ini menjadi bukti nyata kolaborasi antara kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan serta menciptakan penyelesaian yang humanis dan berkelanjutan.

Polresta Deli Serdang Perkuat Pengawasan Malam Melalui Patroli Blue Light dan Dialogis

DELI SERDANG || jejakindonesia.id - Upaya menjaga keamanan di wilayah hukum Polresta Deli Serdang terus dilakukan secara konsisten. Melalui pelaksanaan patroli blue light dan patroli dialogis, jajaran Polsek bersama personel Polresta turun langsung ke lapangan untuk memastikan kondisi tetap aman dari berbagai potensi gangguan.

Patroli tersebut menyasar titik-titik yang dianggap rawan, termasuk ruas jalan yang sering dilintasi pengendara malam, area pemukiman, hingga lokasi yang kerap dijadikan tempat berkumpulnya remaja. Selain berkendara sambil menyalakan rotator biru sebagai tanda kehadiran polisi, personel juga berdialog dengan warga untuk memberikan pesan kamtibmas dan mengajak masyarakat berperan aktif menjaga lingkungan.

Kapolresta Deli Serdang, Kombes Pol Hendria Lesmana, SIK, MSi, saat dikonfirmasi Sabtu (15/11/2025) menyampaikan bahwa patroli ini merupakan langkah penting dalam mengantisipasi tindak pidana 3C (curas, curat, curanmor), serta mencegah balap liar, geng motor, dan tawuran yang kerap muncul di malam hari.

“Kami terus memperkuat kegiatan patroli untuk menekan berbagai potensi kerawanan. Dengan kehadiran polisi di lapangan, kami ingin memastikan masyarakat merasa aman dan terlindungi, khususnya pada jam-jam rawan,” ujar Kapolresta.

Ia menjelaskan bahwa dukungan masyarakat sangat penting dalam menjaga stabilitas keamanan. “Kami berharap masyarakat dapat menjadi mitra kami. Jika melihat adanya aktivitas yang mencurigakan atau berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas, segera laporkan kepada petugas,” lanjutnya.

Melalui kegiatan yang berjalan secara konsisten ini, Polresta Deli Serdang tetap berkomitmen menciptakan suasana yang kondusif dan aman bagi seluruh warga, serta memastikan aktivitas masyarakat dapat berjalan tanpa hambatan.

Ribuan Pelari Ramaikan Trisula Heroes Run 2025 di Timika

TIMIKA || jejakindonesia.id - Semangat Kepahlawanan Bergema di Tanah Papua, benar-benar terasa di jantung Kota Timika. Lebih dari 1.500 pelari tumplek di sekitar Gedung Eme Neme Yauware, titik start dan finish dari ajang bergengsi Trisula Heroes Run 2025 yang digelar oleh Kogabwilhan III pada Sabtu pagi, (15/11/2025).

Dengan mengusung tema Heroes Run, kegiatan ini bukan hanya sekadar perlombaan lari, tetapi momentum untuk menyalakan nilai-nilai keberanian, sportivitas, persatuan, dan kebersamaan di Tanah Papua.

Lomba yang dimulai pukul 06.30 WIT ini menghadirkan tantangan untuk semua kalangan, mulai dari atlet profesional hingga pelajar:
5K diikuti 1.000 peserta, dan
10K diikuti 500 peserta

Ribuan peserta dari berbagai komunitas lari, instansi, sekolah, hingga masyarakat umum berbaur dan berlari bersama penuh energi di jalanan Timika.

Sorak semangat dan musik motivasi menambah meriah suasana pagi itu.

Kegiatan ini semakin istimewa dengan hadirnya para pejabat penting, yang juga ikut berlari untuk memberikan semangat kepada peserta, antara lain:

Pangkogabwilhan III, Letnan Jenderal TNI Bambang Trisnohadi, Kaskogabwilhan III, Marsda TNI Ir. Joko Sugeng Sriyanto, M.Sc., Wapangkoops TNI Habema, Brigjen TNI Fikri Musmar, Para Asisten Kogabwilhan III, Perwakilan Bupati Mimika dan seluruh Forkopimda Timika, Ketua PASI dan Ketua FORMI.

Kehadiran para pemimpin tersebut menjadi bukti nyata komitmen bersama untuk mendorong aktivitas positif, memperkuat soliditas, dan memajukan budaya hidup sehat di Papua.

Hadiah Bergengsi dan Doorprize Menggairahkan Arena Finish, dengan 9 kategori yakni Atlit Putra, Atlit Putri, Umum Putra dan Umum Putri untuk nomor 5K, Atlit Putra, Atlit Putri, Umum Putra dan Umum Putri untuk nomor 10K, serta Under 15thn di jarak 5K.
Para pemenang dari setiap kategori masing-masing menerima dana pembinaan yang menggiurkan:
Juara 1: Rp5.000.000
Juara 2: Rp3.000.000
Juara 3: Rp2.000.000

Selain itu, panitia juga menyediakan doorprize spektakuler yang membuat peserta semakin bersemangat berupa:
3 unit sepeda listrik
3 unit sepeda MTB
5 unit handphone

Suasana di garis finish pecah oleh teriakan antusias peserta yang menunggu pengundian doorprize. Kemeriahan pun berlangsung hingga acara penutupan.

Dengan pendaftaran gratis, Trisula Heroes Run 2025 menjadi salah satu event lari terbesar dan paling inklusif di Timika. Antusiasme masyarakat dari berbagai usia dan latar belakang ikut serta, bahkan kuota 1.500 orang peserta tersebut telah terpenuhi hanya dalam waktu 2 hari pendaftaran, ini menunjukkan tingginya minat terhadap kegiatan positif dan sehat.

Agenda ini menjadi simbol kuat bahwa olahraga mampu merangkul berbagai elemen masyarakat Papua dalam kebersamaan yang harmonis. Kogabwilhan III berharap kegiatan ini menjadi inspirasi bagi generasi muda dan masyarakat luas untuk terus menjaga kesehatan, memperkuat persatuan, serta memelihara semangat juang.

Semangat Kebersamaan yang Menguatkan Papua

Kogabwilhan III untuk Indonesia

Sumber: Pen Kogabwilhan III

error: Content is protected !!